Benarkah perempuan saat ditanya mau makan apa jawabnya terserah?

Berdasarkan pengalaman pribadi dalam bergaul dengan teman-teman perempuan, saya mendapati nyaris 90% di antara mereka selalu mengandalkan jawaban terserah saat waktu makan tiba dan pertanyaan mau makan apa muncul. Jawaban terserah ini bagi saya terasa menjengkelkan, karena akan membuat bahasan mau makan apa menjadi semakin berlarut-larut. Dari pengalaman ini, saya jadi penasaran kenapa perempuan sangat sulit memilih makanan. Kalau kata teman laki-laki saya, alasannya adalah karena saat pertama kali perempuan menentukan mau makan apa, ia dikeluarkan dari surga :rofl:. Bagaimana pendapat kalian?

4 Likes

Jangankan laki-laki, saya sendiri sebagai perempuan juga suka bingung. Jawaban “terserah” seperti sudah jadi tabiat alaminya perempuan, termasuk juga saya. Hanya saja kalau saya pribadi, di belakang kata “terserah”, selalu menyertakan opsi, misalnya ada yang tanya ‘Mau makan apa?’, seringnya jawaban saya seperti ‘Terserah sih, tapi antara bakso dan mi ayam ya.’, jadi kesimpulannya jelas hanya antara dua pilihan itu.

Herannya, teman-teman perempuan di sekitar saya—sesuai pengamatan saya—lebih cenderung memberi jawaban “terserah” seperti memang itu jawaban wajib mereka tanpa perlu menimbang atau berpikir dahulu, seperti benar-benar hal lumrah, kebiasaan. Padahal ketika akhirnya sudah ditentukan oleh si penanya, misal ‘Yaudah kita makan ini aja ya.’, si teman ini justru jawab lagi ‘Jangan deh, yang lain aja.’, dan itu berulang sampai kadang yang nanya ice mocchi (red: emosi) hahaha

Jadi, kemungkinan besar menurut saya, jawaban “terserah” itu menandakan dibanding laki-laki, perempuan lebih kesulitan membuat keputusan. Bisa jadi benar-benar bingung, atau (seperti saya) memang ingin menyerahkan keputusan pada si penanya.

Sepertinya kasus ini akan tetap menjadi tanda tanya besar. Jadi, tidak perlu terlalu dipikir, nanti sakit kepala hahaha

4 Likes

Wkwkwkwk…

Berarti kasusnya sama ya @danialbramanta . Atau emang “semua” cewek punya kebiasaan ngomong terserah kalau ditanya makan apa ? :sweat_smile:

Pengalaman saya ngga hanya kalau ditanya mau makan apa, pertanyaan mau nongkrong dimana nih ? enaknya nonton film apa ? juga selalu dijawab “terserah”. Dan yang konyolnya lagi, kalau langsung kita putusin, biasanya dapet komentar “kok ngga nanya2 dulu ?”.

Ditanyain ngga dikasi jawaban, giliran ngga ditanyain langsung sewot :rage:

Kalau aku liat-liat, ada beberapa kemungkinan kenapa cewek kalau ditanyain jawabannya selalu terserah. Pertama, mereka malas mikir. Untuk sesuatu yang bagi mereka ngga terlalu penting, biasanya ngga terlalu dipikirin. Intinya, kalau pas kena kasus seperti ini, tandanya mereka malas think from scratch. Ngga percaya, coba aja kasih jawaban, “makan bakso yuk”, jawabannya bisa iya bisa ngga. Terus aja kasih pilihan, sampai dia jawab iya. So, mereka yang milih, kita yang mikir :joy:

Tapi kadang ngga cukup sampai situ aja, setelah ketemu jenis makanannya, restonya pun juga kita yang harus ngasih banyak pilihan, sampai muncul jawaban yang pas, makan bakso di resto A…

Kedua, ngga mau disalahin. Kalau misalnya makanan yang dipilih ngga sesuai ekspetasi kita atau bahkan mereka sendiri ngakui kalau pilihannya salah, jangan sekali-kali komentar, “pilihanmu ngga pas nih”. Cewek adalah makhluk yang ngga bisa salah, dan kalaupun salah, ya tetep jangan disalahin wkwkwk… So, kalau mereka lagi ingin main aman, maka kita yang harus memutuskan makan apa dan dimana. Kalau nanti ngga sesuai ekspetasi, dengan santainya mereka nyalahin pilihan kita. Tapi, kalau makanan atau restonya wow, mereka yang harus mendaptkan kredit atas “keputusan” milih makanan apa.

Intinya, cowok hanya ngasih pilihan, cewek yang memutuskan. Kalau keputusannya bener, cewek yang dapat kredit, tapi kalau keputusannya salah, maka yang ngasih pilihanlah yang salah. “salahmu sendiri ngasih pilihan makan disini” wkwkwkwk

Ketiga, dan ini yang paling susah, cowok harus tau apa yang ada dipikirannya. Semua orang harus bisa ngertiin mereka, walupun tanpa mereka kasih tau seperti apa yang ada dipikirannya. Bener-bener kudu belajar jadi dukun nih :joy:

Aku kasih kasus lucu. Pas jalan bareng ama cewek, kita nanyain, “kamu laper ngga ?” Jawabnya “iya laper nih”. Jelas aja laper udah jam 2 siang ini. “Mau makan apa ?”, jawabannya as usual, “terserah” wkwkwk. Akhirnya diputusin makan soto ayam.

Nah langsung “gas pol” aja kita ke warung soto ayam yang menurutku paling enak, tanpa nanya-nanya lagi. Tapi apa yang terjadi, dia ngga mau makan dengan alasan belum laper (bingung kan). Pas selesai makan, “dipaksa-paksa” ngasih jawaban, akhirnya muncul juga jawabannya. “Warungnya kecil gitu, jadi ngga selera lagi mau makan”. Whaaat… salah lagi. Bagi dia, kita harus ngerti kalau makan itu ngga hanya rasa, tetapi tempat juga penting. :sob: Cowok emang dituntut jadi “sherlock holmes” kalau udah berurusan sama cewek wkwkwk.

Keliatannya memang seperti itu, cewek adalah makhluk yang paling susah dimengerti, dan disaat yang sama, selalu minta untuk dimengerti…

2 Likes

Jawaban terserah itu bukan berlaku kepada lawan jenis saja loh, bahkan sesama teman perempuanpun kalau tiba-tiba ada ajakan makan bareng hampir dipastikan jawabnya terserah kecuali dia memang sedang betul-betul menginginkan menu tertentu. Bisa jadi karena perempuan yang ditanya memberi kesempatan bagi orang lain untuk lebih dahulu memberikan ide barulah kemudian dia akan menyetujui atau tidak, sesuai dengan seleranya atau tidak, sesuai dengan moodnya atau tidak, sesuai dengan warna bajunya atau tidak eh…
Atau mungkin perempuan takut di kecewakan seandainya memberi ide duluan kemudian tidak tidak di setujui oleh yang lainnya, bisa-bisa langsung hilang selera makan dan milih pulang.

3 Likes

Oh baru tau aku kalau dikalangan mereka sendiri juga suka jawab terserah. Beda banget kalau cowok, bisa sampai rebutan mau makan apa. Istilahnya cepet2an milih, yang milih duluan yang menang hahaha…

Berarti cewek kalau kumpul-kumpul bareng jadi sosok yang suka mengalah ya…

Pertanyaan ini agak menimbulkan suatu anggapan bahwa cewe itu makhluk yang ga punya pendirian dan cenderung susah di mengerti

Kata “Terserah” ini menggambarkan tidak adanya keputusan yang dibuat sebelumnya dan tidak adanya tujuan yang ingin dicapai. Jadi kayak kalo mau makan sesuatu waktu lagi ngedate, gak menentukan dan berkeinginan untuk makan sesuatu, jadi jawaban andalan adalah “terserah” ketika ditanya “mau makan apa?” sama di doi.

Tetapi saya ingin disclaimer aja, sebenarnya ungkapan “terserah” ini tidak hanya timbul dari bibir perempuan saja. Laki-laki juga sama adanya. Ini merupakan pengalaman pribadi yaa.
Menurut saya, bahkan ketika doi bertanya “mau makan apa?”, dan selanjutnya kita perempuan bertanya balik “kalau kamu mau makan apa?”, Jawabannya juga sama “TERSERAH” ditambah “aku ngikut kamu aja” padahal sebenarnya dia juga bingung dan tidak punya keputusan sebelumnya mau makan apa, jadi dilimpahin ke si wanitanya.

Jadi kesimpulan pendapat saya, proporsi untuk laki-laki mengucapkan kata “TERSERAH” sama dengan perempuan ketika kegiatan dan tujuan yang akan dilakukan belum diputuskan sebelumnya.

1 Like

Hahaha. Hal ini bisa jadi benar. Kalau saya berhadapan dengan perempuan yang saya tau dia sebetulnya sudah punya keinginan atau preferensi makanan tertentu tapi bilang terserah, maka sebelum dia balik bertanya ke saya, saya akan bilang :

“Aku juga terserah, bebas kamu yang nentuin mau apa. Aku omnivora”.

Saya merasa perlu menegaskan status saya sebagai omnivora untuk mendorong keberanian cewek tersebut dalam menentukan makanan. Bisa jadi dia bilang terserah karena ragu dan khawatir kalau saja partnernya ternyata tidak suka dengan pilihannya atau dia bakal terdengar egois karena terkesan memaksakan keinginannya. Padahal menurut saya, kebanyakan cowok nggak akan terlalu mikirin makan apa dan di mana, yang penting jelas, praktis dan sama kamu tentunya :money_mouth_face: