Ben Hindman, Sang 'Ilmuwan Pesta'

sumber : linkedin.com

Biografi, Ben Hindman


PEKERJAAN

  • Co – founder dan CEO dari SplashThat.com (Maret 2012 – saat ini)

AFILIASI LAINNYA

  • Manager acara nasional Thrillist (2008 – 2010)
  • Founder dan CEO DC By Foot, Free Walking Tours (Juli 2007 – Desember 2009)

TEMPAT LAHIR
Boston

KEWARGANEGARAAN
Amerika Serikat

PENDIDIKAN
Vanderbilt University
Bachelor’s degree, Human & Organizational Development

TOTAL KEKAYAAN
$7,5 juta - IDR 1 triliun (2016)

RIWAYAT HIDUP


Ben Hindman adalah seorang pendiri Splashthat.com atau Splash, sebuah website yang memfasilitasi pengorganisasian sebuah acara/event tertentu yang kini telah
membantu jutaan orang untuk mempersiapkan acara dengan baik. Hindman lahir di Boston. Ia menempuh pendidikan di Vanderbilt University dan meraih gelar sarjana Human & Organizational Development.

Selama ia kuliah, Hindman pernah dikenal sebagai pemain beatbox. Dia pernah tampil bersama Naughty by Nature dalam acara Vanderbilt University’s Rites of Spring
Music Festival tahun 2007. Ketika ia menjadi seorang pemain beatbox, ia memakai nama Benny Beatbox dan pernah tampil di Gedung Putih Amerika Serikat.

Sebelum ia mendirikan Splash, Ben adalah seorang pengarah acara di Thrillist, dimana ia menghasilkan acara dengan skala besar, mulai dari konser hingga acara pesta ulang tahun. Dia juga bergabung dengan Summit Series, sebuah acara seminar bagi para pengusaha di dunia. Sebelumnya, ia pernah mendirikan DC By Foot, kemudian menjualnya.

RIWAYAT KARIR


Beberapa saat setelah Hindman lulus dari Vanderbilt University, ia dan teman sekampusnya, Brody Davis, mendirikan DC By Foot pada Juli 2007. Davis adalah mahasiswa ilmu politik dan sejarah dari Sarasota, Florida. Mereka berdua berkolaborasi menciptakan sesuatu yang unik di Washington dan segala sejarah eksentrik dengan anekdot, lelucon, dan humor yang unik untuk menceritakan kisah tentang Amerika. Seperti mengapa Abraham Lincoln memiliki janggut, dan mengapa Benjamin Franklin mengalirkan listrik pada seekor kalkun. Oleh karena itu mereka membuat perusahaan tour berjalan gratis yang dinaman DC By Foot.

Setelah sekian lama berjuang, akhirnya perjuangan mereka membuahkan hasil. DC By Foot membutuhkan perizinan. Pada hari peluncurannya, mereka mengadakan tour bernama “BenefacTOURS”. Semua hasil dari tour ini disumbangkan ke badan amal DC lokal. Mereka juga menawarkan fasilitas DC by Phone, yang mana pengguna dapat mengaksesnya dimana saja.

Tahun 2008, Hindman pun mulai bekerja di bidang manajemen acara. Dia menjabat sebagai anggota pendiri dan ketua wisata dari Summit Series, sebuah acara seminar khusus para wirausahawan. Adam Rich dan Ben Lerer, dua orang di balik Thrillist, sebuah surat kabar online, juga datang dalam seminar itu. Mereka melihat Ben yang melemparkan lelucon dan melakukan beatbox. Apa yang Hindman lakukan membuat orang – orang merasa baik, dan itulah yang Rich dan Lerer butuhkan untuk diterapkan dalam perusahaan mereka sendiri.

Kemudian Rich dan Lerer menawarkan jabatan manajer event nasional Thrillist pada Hindman. Dua bulan kemudian, Hindman menjual DC on Foot dan pindah ke New York untuk memulai karir barunya sebagai manajer event nasional Thrillist.

Sebelum Hindman bergabung di Thrillist, Thrillist belum pernah menjadi tuan rumah lebih dari 15 acara dalam 3 tahun pertamanya. Hindman melakukan banyak hal untuk mempromosikan Thrillist, salah satunya adalah membantu perusahaan mencari perusahaan alkohol yang dulu pernah memfasilitasi beberapa pesta cocktail.

Pendapatan Thrillist meningkat dan telah memiliki pendapatan tahunan mendekati $ 10 juta. Ini adalah prestasi besar sejak tahun keduanya beroperasi. Di tahun keduanya,
Hindman bekerja pada kapasitas lebih besar seperti merencanakan peluncuran
Hotel Thrillist di Miami tahun 2010, penyelenggaraan pesta pantai di Hamptons,
dan menjadi tuan rumah dari perayaan ulang tahun kelima belas yang menggabungkan unsur acara yang telah ada di New York.

Tahun 2010, Hindman berhenti bekerja di Thrillist dan mulai mendirikan OnceClipboard.com, sebuah perusahaan software untuk memanajemen acara secara online. Ia terinspirasi oleh poster event pada zaman dahulu, dimana orang – orang memakai poster yang sangat mencolok dan artistik untuk mengumumkan acara besar. Sebelumnya mereka pernah ditolak oleh 47 investor sebelum mereka mendapat investor yang pertama. Januari 2012, perusahaan telah menyempurnakan softwarenya dan mengganti nama menjadi Splash. Keadaan pun berubah. Pada konferensi SXSW, Splash telah digunakan untuk merancang 25 acara. Ia dan Brett Boskoff pun dikenal sebagai pendiri Splash.

Splash adalah sebuah layanan yang memungkinkan para penggunanya merancang acara mereka dengan membuat halaman web sesuai keinginan mereka. Splash memungkinkan pengguna membuat pengalaman acara yang mengesankan melalui desain yang cantik dan berbagai fitur lainnya.

Splash mengklaim bahwa ia adalah satu satunya wadah untuk mengatur acara secara online yang memungkinkan para pengguna mengelola alur acara mereka sendiri. Fitur yang ditawarkan seperti mengirim undangan online, mengatur kontak, menjual tiket, dan membuat album foto seusai acara. Untuk individual, Splash menggunakan model freemium. 70 % dari 35000 pengguna tidak membayar untuk merencakan ultah dan pernikahan mereka. Mereka membayar untuk add-ons, seperti menghapus logo Splash di undangan mereka. Perusahaan klien membayar 5 dolar per bulan untuk event yang tak terbatas. Splash juga mendapat untung 1 dolar setiap penjualan tiket, ditambah dengan 2 persent dari harga tiket. Dan selama ini telah mendapat $750,000 untuk penjualan tiket sejak Splash diluncurkan.

Saat ini banyak perusahaan besar yang telah menggandeng Splash dalam
menyelenggarakan acara yang besar. Client dari Splash saat ini adalah Uber,
Anheuser-Busch, Nike, Facebook, Spotify, Twitter, WeWork and Bark & Co.

Tahun 2015, Splash meraih pendapatan $7.5 juta dan di tahun 2016, Splash telah membantu lebih dari 1 juta acara pada produk – produk terkenal mulai dari Sweetgreen hingga Salesforce. Tercatat bahwa sebanyak 1.5 juta orang menghadiri acara yang terdaftar di Splash, $750,000 tiket online terjual di Splash, dan 35,000 jumlah pengguna yang terdaftar hingga saat ini.

Fakta


  • Hindman memulai mendirikan perusahaan tahun 2012 setelah ia bekerja sebagai manajer acara Thrillist, pendiri peursahaan tur berjalan di Washington D.C , dan petugas perjalanan utama untuk Summit Series.
  • Hindman tidur 6 jam semalam.
  • Hindman menyebut dirinya sebagai ‘ilmuwan pesta’
  • Sarapan favoritnya adalah pisang, madu, oatmeal, dan protein.
  • Sekarang ia membaca buku berjudul How Posters Work. Ia menyukai buku yang menggambarkan sejarah mengenai komunikasi secara visual tersebut. Ia percaya bahwa komunikasi visual merupakan bentuk komunikasi paling kuat di abad 21 ini.
  • Pekerjaan yang paling menarik menurutnya ialah membangun teknologi untuk seniman. Ia merasa senang ketika orang – orang dapat membuat perusahaan mereka terlihat luar biasa dengan produknya.
  • Di saat ia memulai bisnis Splash-nya, Eben Pagan memberi nasehat pada Hindman yang kemudian menjadi nasehat terbaik yang pernah ia terima. “Dream big and never stop working, but know when you’re lying to yourself.”
  • Tak lama setelah lulus, Hindmand dan Brody Davis mendirikan DC By Foot, sebuah perusahaan tour pada Juli 2007. Hindman pun menjual perusahaan tersebut tahun 2009 dan pindah ke New York City.

Quote


“Surprise is everything” Ben Hindman

“The best things in life are free … tours.” Ben Hindman

“(What keeps me up at night is) that I’m going to somehow miss out on an opportunity to change the world.” Ben Hindman

“It’s all practice. Don’t focus too much on your mistakes; they’re just a distraction.” Ben Hindman

Referensi

Use Online RSVP Tool to Help Your Party Make A Splash, Alissa Skelton
Capitol Idea, Nelson Bryan
Thrillist Courts New Readers, Sponsors with Young Events Manager, Michael O’Connell
15 Questions with Ben Hindman, Sarah Ashley O’Brien
The Startup that Stole the Spotlight at SXSW, Reshma Memon Yaqub
How Splash Helps Brands Capitalize on Experiences, J Jennings Moss
Made in NY - Ben Hindman, CEO & Co-Founder of Splash, Alleywatch
Ben Hindman, LinkedIn
Ben Hindman CEO Splash
Ben Hindman, Huffingtonpost
Ben Hindman (Splash)
Ben Hindman (Splash), Bizjournals

Panggil saja dia ilmuwan partai. Ben Hindman, 32, membantu merek utama - mulai dari Uber sampai Spotify hingga Anheuser Busch - menerapkan teknologi pada perencanaan pesta. Dia mendirikan Splash pada tahun 2012 setelah menghabiskan dua tahun melempar acara di Thrillist.

Splash, yang berbasis di New York City, menyediakan platform untuk membuat undangan digital yang indah, mengumpulkan RSVP dan membuatnya lebih mudah untuk check in di acara. Untuk merek, nilainya jauh melampaui itu, meskipun, termasuk analisis post-event sehingga mereka bisa menjadi cerdas tentang siapa yang menghadiri pesta mereka - dan bagaimana cara tetap berhubungan dengan mereka lama setelah acara berakhir. Pada tahun 2015, Splash - yang telah menghasilkan dana sebesar $ 7.5 juta - telah membantu menjalankan lebih dari 1 juta acara di seluruh dunia - termasuk kunjungan Paus ke Central Park.

  1. Bagaimana dengan pekerjaan Anda yang paling menggairahkan Anda?
    Bahwa kita sedang membangun teknologi untuk para seniman. Saya suka ketika orang bisa membuat perusahaan mereka atau merek pribadi mereka terlihat menakjubkan di platform kami. Ketika seorang desainer menyelesaikan sesuatu yang benar-benar indah di Splash, itu adalah perasaan yang luar biasa.

  2. Berapa jam kamu tidur?
    Saya mendapatkan sekitar 6 jam per malam.

  3. Kamu sarapan apa?
    Aku terpikat pada smoothie ini dari bodega di jalan: pisang, oatmeal, honey dan protein. Sangat baik.

  4. Jika Anda bisa berbicara kepada satu orang, siapa yang akan melakukannya?
    Diplo. Tidak ada yang mengerti kekuatan pengalaman hidup lebih dari sekedar seorang DJ, dan dia berinovasi lebih cepat dari yang pernah saya lihat. Saya pikir dia akan mendapatkan apa yang kita kerjakan lebih dari kebanyakan.

  5. Apa yang ada di layar utama Anda?
    Latar belakangnya adalah foto istriku, Julie. Dia menatapku sepanjang hari.

  6. Seberapa sering Anda berolahraga?
    Saya mencoba berolahraga 2 kali seminggu. Aku mengetuk kembali super keras.

  7. Aplikasi apa yang tidak bisa kamu jalani tanpa?
    Aplikasi NPR. Saya kecanduan Balas Semua podcast sekarang.

  8. Apa kota favoritmu dan mengapa?
    Kota New York. Di sini, Anda punya kursi barisan depan untuk semuanya. Orang yang tidak tinggal di kota terpesona dengan apa yang terjadi di sini. Saya suka berada tepat di tengah semua itu.

  9. Apa perusahaan terpenting yang belum pernah kita dengar?
    Splash

  10. Adakah platform sosial yang tidak Anda ikuti?
    Yik Yak. Saya tidak percaya pada aplikasi anonimitas. Menurut saya penting untuk mengatakan siapa diri Anda sebenarnya, terutama di Internet.

  11. Apa yang kamu baca sekarang
    Saya masuk ke buku baru berjudul How Posters Work. Buku terhebat yang pernah ada. Penjelasannya sangat padat namun indah tentang keseluruhan sejarah komunikasi visual. Saya percaya bahwa komunikasi visual adalah bentuk komunikasi paling kuat di abad ke-21.

  12. Apa pendapat anda tentang gelembung teknologi?
    Itu pertanyaan besar. Tentu, saya pikir ada beberapa perusahaan di luar sana yang terlalu over-hyped, tapi saya juga melihat satu ton startup teknologi yang luar biasa mendapatkan modal yang layak. Tidak, saya tidak berpikir kita berada dalam gelembung teknologi. Tech akan selalu menjadi investasi yang berharga.

  13. Sepotong nasihat terbaik yang pernah Anda berikan?
    Mimpi besar dan jangan pernah berhenti bekerja, tapi ketahuilah kapan Anda berbohong kepada diri sendiri. Eben Pagan mengatakan ini saat aku baru memulai Splash. Saran bagus

  14. Apa yang membuatmu bangun di malam hari?
    Bahwa saya akan kehilangan kesempatan untuk mengubah dunia.

  15. Jika Anda bisa memberi tahu diri Anda yang berusia 18 tahun, apakah itu?
    Saya akan mengatakan pada diri sendiri: Itu semua adalah latihan. Jangan terlalu fokus pada kesalahan Anda; mereka hanya gangguan Entah itu, atau: "Mulailah perusahaan roller busa. Jangan mempertanyakannya. Hal-hal ini akan terjadi di mana-mana dalam beberapa tahun. "

Selama ia kuliah, Hindman pernah dikenal sebagai pemain beatbox. Dia pernah tampil bersama Naughty by Nature dalam acara Vanderbilt University’s Rites of Spring
Music Festival tahun 2007. Ketika ia menjadi seorang pemain beatbox, ia memakai nama Benny Beatbox dan pernah tampil di Gedung Putih Amerika Serikat.

Sebelum ia mendirikan Splash, Ben adalah seorang pengarah acara di Thrillist, dimana ia menghasilkan acara dengan skala besar, mulai dari konser hingga acara pesta ulang tahun. Dia juga bergabung dengan Summit Series, sebuah acara seminar bagi para pengusaha di dunia. Sebelumnya, ia pernah mendirikan DC By Foot, kemudian menjualnya.

Quotes
• “(What keeps me up at night is) that I’m going to somehow miss out on an opportunity to change the world.” Ben Hindman
• “It’s all practice. Don’t focus too much on your mistakes; they’re just a distraction.” Ben Hindman

Sumber :

The Startup that Stole the Spotlight at SXSW, Reshma Memon Yaqub
Use Online RSVP Tool to Help Your Party Make A Splash, Alissa Skelton
Ben Hindman (Splash)
Ben Hindman, Huffingtonpost
How Splash Helps Brands Capitalize on Experiences, J Jennings Moss
Ben Hindman1, LinkedIn
Ben Hindman CEO Splash
Made in NY - Ben Hindman, CEO & Co-Founder of Splash1, Alleywatch
Ben Hindman (Splash)
Thrillist Courts New Readers, Sponsors with Young Events Manager, Michael O’Connell
Capitol Idea, Nelson Bryan
http://money.cnn.com/interactive/technology/15-questions-with-ben-hindman/

Ben Hindman adalah seorang pengusaha Amerika di industri event management. Dia merupakan salah satu pendiri dan CEO Splash, sebuah perusahaan yang menyediakan pengorganisasian dan manajemen acara online yang telah membantu banyak orang mempersiapkan acara.

Hindman sempat belajar di Vanderbilt University, di mana dia menerima gelar sarjana dalam pengembangan manusia dan organisasi. Selama ia kuliah, Hindman pernah dikenal sebagai pemain beatbox. Dia pernah tampil bersama Naughty by Nature dalam acara Vanderbilt University’s Rites of Spring Music Festival tahun 2007. Ketika ia menjadi seorang pemain beatbox, ia memakai nama Benny Beatbox dan pernah tampil di Gedung Putih Amerika Serikat.

Tak lama setelah lulus, Hindman dan Brody Davis mendirikan DC By Foot. DC By Foot merupakan sebuah perusahaan wisata. Ia dan teman sekampusnya, Brody Davis, mendirikan DC By Foot pada Juli 2007. Meskipun ada kritik dari Washington, D.C., pemandu wisata DC By Foot banyak dihadiri oleh para turis. Hindman mengoperasikan DC By Foot sampai 2009, saat ia menjual perusahaan tersebut untuk pindah ke New York City.

Sejak meninggalkan DC By Foot, Hindman bekerja di event management. Dia menjabat sebagai anggota pendiri dan chief travel officer dari Summit Series, sebuah acara seminar khusus para wirausahawan dan organisasi perusahaan perhotelan untuk pengusaha muda. Adam Rich dan Ben Lerer, dua orang di balik perusahaan Thrillist, sebuah surat kabar online, juga datang dalam seminar itu. Mereka melihat Ben yang melemparkan lelucon dan melakukan beatbox. Apa yang Hindman lakukan membuat orang – orang merasa senang dan tertarik, dan itulah yang Rich dan Lerer butuhkan untuk diterapkan dalam perusahaan mereka sendiri

Kemudian Rich dan Lerer menawarkan jabatan manajer event nasional Thrillist pada Hindman. Dua bulan kemudian, Hindman menjual DC on Foot dan pindah ke New York untuk memulai karir barunya sebagai manajer event nasional Thrillist. Dia mengorganisir acara yang berfokus memamerkan bisnis lokal dan mempromosikan merek Thrillist.com. Pendapatan Thrillist meningkat dan telah memiliki pendapatan tahunan mendekati $ 10 juta.

Ini adalah prestasi besar sejak tahun keduanya beroperasi. Di tahun keduanya, Hindman bekerja pada kapasitas lebih besar, seperti merencanakan peluncuran Hotel Thrillist di Miami tahun 2010, penyelenggaraan pesta pantai di Hamptons, dan menjadi tuan rumah dari perayaan ulang tahun kelima belas yang menggabungkan unsur acara yang telah ada di New York.

Pada tahun 2010, Hindman mendirikan OneClipboard.com, sebuah perusahaan perangkat lunak manajemen acara online. Pada bulan Februari 2012, OneClipboard.com memperkenalkan Splash, sebuah layanan yang memungkinkan pengguna mengelola acara mereka dengan membuat halaman web kustom. Splash memungkinkan pengguna mengarsipkan dan menyimpan foto dan konten media lainnya untuk dijadikan pengingat acara. Perusahaan ini berbasis di New York City.

Splash adalah sebuah layanan yang memungkinkan para penggunanya merancang event mereka dengan membuat halaman web sesuai keinginan mereka. Splash memungkinkan pengguna membuat pengalaman acara yang mengesankan melalui desain yang cantik dan berbagai fitur menarik lainnya.

Splash mengklaim diri sebagai satu satunya wadah untuk mengatur acara secara online yang memungkinkan para pengguna mengelola alur acara mereka sendiri. Fitur yang ditawarkan seperti mengirim undangan online, mengatur kontak, menjual tiket, dan membuat album foto seusai acara. Untuk individual, Splash menggunakan model freemium. 70 % dari 35000 pengguna tidak membayar untuk merencakan ulang tahun dan pernikahan mereka. Mereka membayar untuk add-ons, seperti menghapus logo Splash di undangan mereka. Perusahaan klien membayar 5 dolar per bulan untuk event yang tak terbatas. Splash juga mendapat untung 1 dolar setiap penjualan tiket, ditambah dengan 2 persent dari harga tiket. Dan selama ini telah mendapat $750,000 untuk penjualan tiket sejak Splash diluncurkan.

Sumber artikel :


https://www.meetup.com/sug-phoenix/events/236182654/
https://www.linkedin.com/in/ben-hindman-a7928834/