Bedak tabur vs bedak padat

Bedak adalah pelengkap makeup. Bedak juga akan menghilangkan kilap di wajah akibat minyak berlebihan yang muncul. Terdapat dua tekstur yaitu tabur dan padat. Mana yang lebih bagus?

Sebenarnya, dalam menilai kedua jenis bedak tersebut sungguh relatif karena kondisi masih-masing kulit setiap orang berbeda. Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan.

Jenis kulit
Jenis kulit berminyak dan normal lebih disarankan untuk menggunakan bedak tabur. Hal ini dikarenakan hasil pengaplikasian bedak tabur lebih ringan dan tidak menutup pori-pori wajah. Namun, jika jenis kulit berminyak dan normal ingin menggunakan bedak padat, pilihlah formula bedak padat yang ringan dan mengandung bahan-bahan non-comedogenic.
Sementara, jenis kulit kering disarankan menggunakan bedak padat. Rata-rata, formula bedak padat dilengkapi dengan kandungan minyak yang dapat membuat kulit terasa matte dan lembap. Jangan lupa, gunakan pelembap sebelum menggunakan bedak, ya! Agar kulit wajah tetap terlindungi dan terjaga kesegarannya.

Kondisi Kulit
Jika kondisi kulitmu sedang berjerawat dengan kondisi yang meradang, ada baiknya kamu menggunakan bedak tabur terlebih dahulu. Hal ini ditujukan untuk meminimalisir kondisi wajah yang berminyak sehingga dikhawatirkan dapat menimbulkan jerawat yang semakin parah. Untuk itu, menggunakan bedak tabur secara merata dengan polesan yang tipis adalah langkah terbaik.
Jika kamu memiliki noda hitam dan bekas jerawat yang perlu ditutupi, kamu bisa menggunakan bedak padat atau bedak two way cake yang memiliki daya coverage yang lebih kuat dan tahan lama. Bagi kondisi kulit normal dan tidak bermasalah, kamu bisa lebih bebas memilih bedak padat atau bedak tabur. Cukup sesuaikan dengan jenis kulitmu saja.

Hasil Pemakaian
Hasil pemakaian bedak tabur dan bedak padat tentu berbeda. Pada bedak tabur, riasan yang dihasilkan cenderung lebih ringan, tipis, dan tidak menutup noda-noda pada wajah. Selain itu, hasil riasan bedak tabur juga tidak bertahan lama, sehingga kamu perlu mengulangi pemakaiannya setidaknya setiap 3 jam sekali. Terlebih lagi jika kamu banyak beraktivitas di luar ruangan.
Sementara, hasil pemakaian bedak padat jauh lebih bisa diandalkan. Biasanya, daya coverage bedak padat bertahan hingga 5-6 jam. Hasil riasan bedak padat lebih mudah diratakan dan terlihat matte pada wajah. Bedak padat bisa menutupi noda hitam dan bekas jerawat pada wajah. Hal ini membuat bedak padat lebih diminati daripada bedak tabur.

Kepraktisan
Dari segi kepraktisan pemakaian, bedak padat tentu juaranya. Selain lebih praktis digunakan, penyimpanan bedak padat pun lebih mudah. Tidak ada lagi kekhawatiran bedak yang tumpah saat diletakkan di dalam tas atau pouch makeup.
Biasanya, bedak padat juga dikemas secara praktis dengan kaca kecil sebagai pelengkapnya. Hal ini jauh berbeda dengan bedak tabur, yang biasanya hanya dikemas dalam bentuk jar tanpa kaca.

Warna
Pemilihan warna bedak yang sesuai dengan warna kulit sangatlah penting. Dalam hal ini, bedak padat bisa dikatakan lebih unggul. Bedak padat lebih banyak menawarkan warna-warna yang sesuai dengan warna kulit, mulai dari cokelat muda, krem, cokelat tua, hingga kuning keemasan.
Sementara bedak tabur, memiliki warna-warna netral yang lebih umum, seperti putih, cokelat, krem, dan rose. Beberapa merk juga mengeluarkan translucent powder atau bedak tabur berwarna transparan yang berfungsi untuk memaksimalkan hasil makeup pada tahap akhir.

Formula
Formula bedak tabur tentu jauh lebih ringan. Bedak tabur biasanya terdiri dari komponen-komponen bedak saja, tanpa dilengkapi dengan pelembap, Sun Protector Factor (SPF), bahkan foundation. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa harga bedak tabur jauh lebih murah serta pemakaiannya terasa lebih ringan di wajah.
Sedangkan bedak padat, hadir dengan berbagai macam kelebihannya karena saat proses pemadatan, beragam formula bisa sekaligus dicampurkan. Saat ini, sudah banyak bedak padat yang dilengkapi dengan foundation (bedak two way cake), pelembap, bahkan SPF yang dapat melindungi kulit dari sinar matahari sekaligus.

Sumber: