Bahasa Pemrograman apa yang paling cocok untuk virtual games?

Akhir - akhir ini, banyak sekali permainan - permainan digital yang tidak lagi menggunakan layar LCD atau semacamnya, namun menggunakan teknologi Virtual Reality, sehingga pemain dapat merasakan pengalaman yang berbeda dan lebih nyata saat bermain.

Bahasa Pemrograman apa yang paling cocok untuk virtual games?

Untuk mendapatkan sebuah program virtual reality yang baik, kenyataan maya yang didapat oleh user harus benar - benar efektif, yang dimaksud efektif adalah memiliki perasaan sentuhan realisme yang baik. Dan ini menjadikan sebuah tantangan, apalagi virtual reality sangat diminta oleh bermacam - macam perusahaan.

DSL (domain-specific language) dapat langsung disesuaikan dengan banyak cara. hal ini juga berlaku di virtual reality. menyusun bahasa untuk virtual reality dengan berhati - hati akan memungkinkan developer menulis code yang lebih sedikit dimana itu akan memaksimalkan program.

Bahasa pemrograman visual saat ini yang dikenal adalah VPL , ditemukan oleh Jaron Lanier. VPL(visual Programming language) disebut juga bahasa pemrograman psot-symbolic dimana maksudnya program “ditulis” bukan hanya dengan huruf.

Microsoft membuat bahasa pemrogramman visual dengan nama yang sama yaitu “post-symbolic” yang mendeskripsikannya sebagai metode menulis program dengan menggambar.

Namun, virtual reality dapat dibuat dengan banyak bahasa pemrogramman, bukan hanya di atas, namun akan menjadi lebih efektif bila menggunakanbahasa pemrogramman “post-symbolic” untuk mendapat sentuhan “real” yang baik.



image

Virtual reality (VR) atau realitas maya adalah teknologi yang membuat pengguna dapat berinteraksi dengan suatu lingkungan yang disimulasikan oleh komputer (computer-simulated environment) dan mampu membangkitkan suasana tiga dimensi (3-D) sehingga membuat pemakai seolah-olah terlibat secara fisik.

Cara kerja sistem virtual reality pada prinsipnya adalah seperti berikut, pemakai melihat suatu dunia semu, yang sebenarnya berupa gambar-gambar yang bersifat dinamis. Melalui perangkat headphone atau speaker, pemakai dapat mendengar suara yang realistis. Melalui headset, glove dan walker, semua gerakan pemakai dipantau oleh sistem dan sistem memberikan reaksi yang sesuai sehingga pemakai seolahmerasakan sedang berada pada situasi yang nyata, baik secara fisik maupun secara psikologis.

Dalam pembuatan VR(Virtual Reality), bahasa pemrogaman yang digunakan adalah VRML. VRML (virtual reality modeling language) Merupakan suatu bahasa pemrogaman komputer untuk membuat model objek 3 dimensi dalam dunia virtual. Prinsip yang digunakan VRML adalah OP (object oriented programmating) atau bahasa pemrograman yang berbasis oriented object . VRML juga dapat digunakan untuk membuat modeling object yang bergerak.

Struktur file VRML tidak rumit. Setiap file VRML selalu diawaii dengan header pada baris pertama, dan diikuti dengan perintah dasar VRML. Ketika program VRML dibaca oleh suatu HTML browser yang dilengkapi dengan VRML browser, bagian header “#VRML.” akan menjadi petunjuk bagi HTML browser untuk tidak memrosesnya sebagai file HTML tetapi file VRML.

source:


http://justshareinfo.blogspot.co.id/2011/02/vrml-virtual-reality-modeling-language.html https://id.techinasia.com/review-google-cardboard

Virtual Reality adalah lingkungan buatan yang dibuat dengan menggunakan perangkat lunak, dan pengguna mengalaminya sedemikian rupa sehingga pengguna menganggapnya sebagai lingkungan yang nyata. Dalam Virtual Reality kita tidak melihat layar didepan muka kita, mereka mulai berinteraksi dengan dunia 3D. Dalam kenyataan maya, Anda benar-benar merasa seperti berada di dunia itu dan tetap percaya hal yang sama. Jika Anda bergerak di dunia VR, dunia juga bergerak dengan Anda dan lingkungan realistis 3D membuat Anda interaktif.

Membuat Virtual Games tidak lebih mudah adri membuat game pada umumnya. Bahasa yang digunakan juga tidak berbeda jauh. Bahasa yang digunakan untuk membuat Virtual Games adalah Virtual Reality Modelling Language (VRML). VRML adalah format file teks dimana, misal, simpul dan tepi untuk poligon 3D dapat ditentukan bersama dengan warna permukaan, tekstur yang dipetakan UV, tingkat keterangan, transparansi, dan sebagainya. URL dapat dikaitkan dengan komponen grafis sehingga browser web dapat mengambil halaman web atau file VRML baru dari Internet saat pengguna mengklik komponen grafis tertentu. Animasi, suara, pencahayaan, dan aspek lain dari dunia maya dapat berinteraksi dengan pengguna atau mungkin dipicu oleh peristiwa eksternal seperti penghitung waktu. Node Script khusus memungkinkan penambahan kode program (misal, Ditulis di Java atau ECMAScript) ke file VRML.

File VRML biasanya disebut “dunia” dan memiliki ekstensi .wrl (misalnya, island.wrl). File VRML ada dalam teks biasa dan umumnya kompres dengan baik menggunakan gzip, berguna untuk mentransfer melalui internet lebih cepat (beberapa file kompresi gzip menggunakan ekstensi .wrz). Banyak program pemodelan 3D dapat menyimpan objek dan adegan dalam format VRML.

sumber:


Virtual Reality adalah teknologi yang dapat berinteraksi dengan suatu lingkungan yang disimulasikan oleh komputer. Contoh teknologi virtual reality yang cukup sederhana adalah Google Cardboard. Google Cardboard tergolong sederhana serta mudah dalam proses pembuatannya yang hanya berbahan kardus serta lup (lensa)

Ada 4 elemen penting dalam virtual reality. Adapun 4 elemen itu adalah sebagai berikut:

  1. Virtual world, yaitu sebuah dunia virtual yang diciptakan sedemikian rupa sehingga memiliki bentuk,warna,tekstur, yang detail

  2. Immersion, sebuah sensasi yang membawa pengguna teknologi virtual reality merasakan seolah –olah sedang berada di dunia nyata.
    Immersion dibagi dalam 3 jenis, yakni:

    o Mental immersion, membuat mental penggunanya merasa seperti berada di dalam lingkungan nyata

    o Physical immersion, membuat fisik penggunanya merasakan suasana di sekitar lingkungan sehingga gerakan serta indra peraba ikut terlibat dalam hal ini

    o Mentally immersed, memberikan sensasi kepada penggunanya untuk larut dalam lingkungan yang dihasilkan virtual reality

  3. Sensory Feedback berfungsi untuk menyampaikan informasi dari virtual world ke indera penggunanya. Sehingga setiap aksi/gerakan yang dilakukan/ diberikan oleh pengguna kepada Virtual World tersebut akan mendapatkan reaksi

  4. Interactivity yang bertugas untuk merespon aksi dari pengguna. Sehingga setiap interaksi yang terjadi antara pengguna Virtual Reality dengan lingkungannya akan saling berhubungan satu sama lain

Salah Program yang dapat dipakai dalam pembuatan game Virtual Reality ialah Google Cardboard SDK for Unity

Sumber :