Bahan pangan apa saja yang bisa dijadikan sebagai sumber karbohidrat selain beras(nasi)?

Nasi merupakan sumber karbohidrat utama masyarakat Indonesia. Dalam ketahanan pangan harus ada diversifikasi pangan. Apa saja bahan pangan yang bisa dijadikan alternatif dari nasi?

Halo kak, saya izin menjawab yaa. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Mutakin (2016), sumber karbohidrat alternatif selain beras adalah jagung dan ketela pohon. Jagung memiliki kandungan karbohidrat tinggi dan memiliki kandungan asam folat dan serat yang baik untuk tubuh. Ketela pohon juga memiliki angka GI (glycemic index) yang rendah. Semakin rendah glycemic index, semakin kompleks karbohidratnya yang berarti pemecahan glukosa lebih lambat sehingga rasa kenyang akan terasa lebih lama. Semoga membantu yaa kak

1 Like

Bahan pangan yang dapat dijadikan sebagai sumber karbohidrat selain beras (nasi) yaitu terdapat beberapa bahan salah satunya yaitu singkong. Mengapa singkong? Karena singkong merupakan sumber makanan ketiga setelah padi dan jagung. Singkong juga memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi. Menurut Feliana et al (2014) kandungan karbohidrat singkong yaitu 46,87%.

Akan tetapi untuk mengonsumsi singkong harus mencuci terlebih dahulu agar sianida pada singkong tidak ikut tertelan. Karena jika tidak di cuci kemungkinan seseorang yang mengkonsumsi akan keracunan. Pengolahan singkong ini juga berbeda-beda di setiap negara. Selain direbus, singkong juga bisa menjadi bahan tepung tapioka untuk mengolah makanan lainnya.

Refrensi:
Feliana, F., A. H. Laenggeng., dan F. Dhafir. (2014). Kandungan Gizi Dua Jenis Varietas Singkong (Manihot esculenta) Berdasarkan Umur Panen di Desa Siney Kecamatan Tinombo Selatan Kabupaten Parigi Moutong. J. e-Jipbiol. 2 (3), 1-14.

Sumber karbohidrat tidak hanya dapat diperoleh dari jenis padi-padian seperti beras. Sebab terdapat tanaman-tanaman lain yang dapat dijadikan sebagai alternatif sumber karbohidrat selain beras. Penelitian A. Wahid Rauf dan Martina Sri Lestari pada tahun 2009, memberikan informasi terkait tanaman alternatif sumber karbohidrat selain padi-padian. Dimana tanaman ini banyak dijumpai di Papua. Adapun tanaman tersebut antara lain:

1. Ubi Jalar (Ipomoea batatas L.)

Ubi jalar memiliki kandungan karbohidrat yang tidak jauh berbeda dengan tanaman sumber karbohidrat lainnya. Dimana kandungan karbohidrat pada ubi jalar sebanyak 86,95%. Di Papua, ubi jalar menjadi makanan pokok sebagian besar penduduk di pedalaman, seperti di daerah pegunungan. Adapun tingkat konsumsi total ubi jalar di Papua mencapai 31.125 ton dan konsumsi per kapita sebesar 38,36 gram/hari.

Ubi Jalar

2. Sagu (Metroxylon sp.)

Berbeda dengan ubi jalar, sagu merupakan bahan pangan utama sebagian besar penduduk Papua yang ada di daerah pesisir. Namun, kandungan karbohidratnya tidak berbeda jauh dengan ubi jalar, yaitu sebesar 85,90%. Di Papua, derah pesisir merupakan tempat yang paling banyak ditumbuhi oleh berbagai jenis sagu secara alami. Potensi alam inilah yang menjadikan para petani di Papua mulai menyadari pentingnya melakukan pelestarian hutan dan melakukan budidaya sagu. Sehingga disamping menjadi sumber pangan alternatif penduduk, sagu juga sangat menjanjikan untuk memenuhi kebutuhan industri terhadap sagu.

3. Talas (Colocasia esculenta)

Tanaman talas memiliki kandungan karbohidrat sebesar 68,25%. Dimana tanaman ini dapat tumbuh di dataran rendah maupun dataran tinggi. Baik pada lahan basah maupun lahan kering. Sebagian besar penduduk Papua yang tinggal di daerah Ayamaru dan Biak Barat, menjadikan talas sebagai makanan pokok.

image

4. Gembili (Dioscorea spp.)

Gembili memiliki kandungan karbohidrat sebesar 81,40%. Di Papua, gembili biasanya dikonsumsi dalam bentuk rebus maupun bakar. Selain itu, gembili juga dapat dijadikan sebagai olahan berbagai kue maupun kolak gembili. Namun, tanaman gembili dibudidayakan secara terbatas. Hal ini dikarenakan terbatasnya ketersediaan bibit dan umur panen yang relatif lama sekitar 7-9 bulan. Sehingga untuk menjamin ketersediaan gembili, maka saat panen gembili akan disimpan di dalam rumah kecil yang terbuat dari bambu dan beratapkan kulit agar lebih tahan lama.

Referensi

Rauf, A. Wahid dan M. S. Lestari. (2009). Pemanfaatan Komoditas Pangan Lokal sebagai Sumber Pangan Alternatif di Papua. Jurnal Litbang Pertanian. 28(2).

Indonesia memiliki beragam bahan pangan lokal selain beras yang mengandung karbohidrat cukup tinggi, seperti ubi jalar, ubi kayu, talas, uwi, gadung, jewawut dan lain-lain. Bahan pangan tersebut dapat ditemui di seluruh pelosok tanah air. Bahkan diantaranya dikonsumsi oleh sebagian masyarakat sebagai bahan pangan pokok, seperti ubi jalar yang banyak dikonsumsi oleh orang Papua, jagung oleh masyarakat di Gorontalo, dan lain-lain. Selain itu Kementrian Pertanian Republik Indonesia (2018) menyatakan bahwa ada beberapa bahan pangan lokal yang mampu mengganti sumber karbohidrat dari nasi / beras diantaranya adalah sebagai berikut:

a. Ganyong

1. ganyong

Ganyong merupakan tanaman umbi-umbian yang dapat tumbuh di daratan rendah hingga tinggi (1-1000 mdpl) dengan curah hujan 1000-1200 mm/tahun. Rimpang atau umbi ganyong ini bisa digunakan / dikonsumsi jika sudah dewasa dengan ukuran sekepal tangan, namun terdapat pengolahan terlebih dahulu yaitu dengan dikukus atau direbus.

b. Garut

2. garut

Garut ini juga mirip dengan ganyong yaitu berupa umbi-umbian yang dapat dimakan jika sudah dikukus atau juga direbus. Garut juga bisa dibuat menjadi tepung untuk pembuatan makanan bayi karena garut memiliki karbohidrat yang tinggi dan juga kaya akan serat.

c. Jagung

3. jagung

Jagung merupakan salah satu tanaman palawija dan juga produk no 2 setelah beras untuk mengganti bahan pangan untuk karbohidrat. Jagung bisa dibudidayakan diseluruh wilayah Indonesia namun sentra dari produksi jagung adalah di Pulau Jawa (Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur). Produk olahan dari jagung bisa berupa tepung jagung, nasi jagung, cemilan/pop cron, jenang jagung, bahkan sirup jagung.

d. Ubi Kayu

4. singkong

Ubi kayu termasuk dalam keluarga umbi-umbian seperti garut maupun ganyong. Ubi kayu atau singkong ini adalah bahan pokok no 3 dalam pengganti karbohidrat setelah beras dan jagung. Sentra dari ubi kayu juga di Pulau Jawa (Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur). Produk olahan dari ubi kayu bisa berupa tepung mocaf, gaplek, gatot, tiwul, bahkan cemilan keripik singkong.
Referensi

Kementrian Pertanian. (2018). Bahan Pangan Lokal Sumber Karbohidrat. Jakarta. Kementan RI

Hai kak, izin menjawab. Selain nasi sebagai karbohidrat bagi tubuh, masih banyak beragam bahan pangan yang mengandung karbohidrat. Serat tertinggi pada ganyong terdapat pada daun, selain itu ganyong juga mengandung metrabolit sekunder seperti flavonoid, steroid dan alkaloid. Ganyong adalah tanaman herba berumbi dengan kandungan karbohidrat yang lebih tinggi (88,2%) dibandingkan umbi-umbian lainnya. Keunggulan tersebut menjadi alasan untuk menjadikan ganyong sebagai pengganti beras dalam rangka diversifikasi pangan (Noriko dan Arief, 2014).

Sumber
Noriko, Nita dan Arief Pambudi. (2014). Diversifikasi Pangan Sumber Karbohidrat Canna edulis Kerr. (Ganyong). J. AL-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI, Vol . 2, No. 4

Bismillah, Izin menjawab bahan alternatif yang dapat dijadikan sebagai pengganti sumber karbohidrat dari nasi yaitu berasal dari berbagai bahan palawija dan buah-buahan yaitu :

  1. Jagung
    Melalui situs resminya, Badan Litbang Pertanian Indonesia menyatakan bahwa jagung dapat dijadikan sebagai bahan makanan pengganti nasi karena jagung memiliki komposisi kimia yang terdiri dari 71,3% pati, 3,7% protein, 1,0% lemak, 86,7% serat kasar, dan 0,34 % gula. Jagung juga kaya akan kandungan vitamin A, B, serta vitamin E.
  2. Ubi Jalar
    Menurut sebuah studi menyebutkan, bahwa dalam setiap 200 gram ubi jalar terdiri dari 180 kalor, 41,4 karbohidrat, hingga 0,3 gram lemak. Selain itu, ubi jalar juga mengandung dua jenis serat penting, yaitu serat larut dan serat tidak larut.
  3. Singkong
    Menurut data dari Food and Agriculture Organization Corporate Statistical Database (FAOSTAT), Indonesia merupakan negara produsen singkong terbesar kedua di dunia pada tahun 2012. Singkong merupakan makanan alternatif pengganti nasi yang memiliki kandungan karbohidrat kompleks yang tinggi dan indeks glikemik yang rendah. Singkong juga bersifat gluten-free sehingga aman untuk dikonsumsi oleh siapa saja. Tak hanya itu, umbi yang satu ini juga mengandung zat saponin yang berguna untuk meredakan peradangan.
  4. Sagu
    Sagu dapat dijadikan sebagai makanan alternatif pengganti nasi, karena sagu memiliki kandungan gizi yang relatif lengkap. Sagu memiliki kandungan karbohidrat kompleks dalam jumlah yang tinggi, sehingga mampu menjadi sumber energi bagi tubuh. Sagu juga memiliki kandungan protein, vitamin, dan mineral meski jumlahnya tidak begitu banyak. Karena memiliki kandungan karbohidrat kompleks yang tinggi (dalam 100 gram sagu kering, 94 gram diantaranya merupakan karbohidrat kompleks), sagu dapat memberikan efek mengenyangkan lebih lama dibandingkan dengan nasi putih. Sagu juga tidak meningkatkan kadar gula darah dengan cepat, karena sagu memiliki indeks glikemik yang rendah.
  5. Sorgum
    Sorgum merupakan tanaman biji-bijian yang masih satu keluarga dengan padi, jagung, dan gandum. Biji sorgum merupakan sumber pangan yang dapat dijadikan alternatif makanan pokok pengganti nasi. Dilansir dari bbcgoodfood.com, Kerry Torrens juga menyatakan bahwa sorgum merupakan makanan yang kaya akan magnesium dan bermanfaat untuk mengontrol kadar gula darah. Selain itu, sorgum juga memiliki kadar gula yang rendah sehingga baik untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes. Sorgum memiliki segala potensi sebagai alternatif pangan untuk menggantikan nasi.
  6. Jelai
    Jelai, atau yang lebih dikenal sebagai barley, merupakan sumber karbohidrat alternatif yang dapat kita konsumsi sebagai makanan pengganti nasi. Seorang ahli gizi asal Inggris, Kerry Torrens, menyatakan bahwa jelai merupakan biji-bijian yang kaya akan serat, protein, dan juga mineral. Tak hanya itu, jelai juga mengandung zat beta-glucan yang mampu mengurangi kadar kolesterol jahat dalam tubuh.

untuk menjadikan bahan tersebut sebagai alternatif pengganti nasi dapat dijadikan berbagai olahan yang menarik dan sesuai selera.

referensi : https://www.adira.co.id/lebih-sehat-dengan-6-makanan-alternatif-pengganti-nasi/

Izin menjawab kak. Indonesia sangat kaya akan SDA nya, sangat banyak di alam Indonesia karbohidrat yg dapat dikonsumsi . selain nasi adapun karbohidrat lainnya seperti jagung, kentang, ubi, dan sagu kak

Ada beberapa makanan pengganti nasi yang bisa menjadi alternatif sumber [karbohidrat] untuk Anda pilih, diantaranya adalah:

  • Jagung
    Di sebagian daerah di Indonesia, bukanlah makanan asing. Nasi jagung bahkan sudah menjadi penganan sehari-hari pengganti nasi yang dikonsumsi secara turun-menurun. Dalam 100 gram biji jagung terdapat 86 kalori dan berbagai jenis vitamin B, seperti B1, B3, B5, dan B9 atau folat. Bahkan, kandungan vitamin B dalam jagung sudah memenuhi 10%-19% nilai harian yang harus dikonsumsi.Selain itu, makanan pengganti nasi ini juga mengandung serat, [magnesium], fosfor, dan vitamin C yang tentunya penting untuk tubuh. Serat pada jagung dapat membantu Anda [menurunkan kolesterol] dan mengatasi susah buang air besar.

  • Kentang
    kentang memiliki lebih banyak nutrisi penting, seperti vitamin B6, vitamin C, kalium, protein, omega-3, omega-6, dan zat besi. Kentang merupakan sumber serat yang baik. Selain itu, kentang juga membuat kenyang dan dapat menghilangkan nafsu makan yang terjadi setelah makan, dan tentunya akan berkontribusi untuk [mengontrol berat badan]

  • Singkong
    Kandungan gizi pada singkong mirip dengan kentang. Namun, singkong mengandung zat kimia glikosida sianogen yang dapat melepaskan sianida dalam tubuh. Oleh karena itu, singkong harus dibersihkan dengan benar sebelum dimakan untuk mencegah keracunan sianida.

  • Ubi
    Ubi jalar termasuk dalam makanan yang kaya akan [beta-karoten] selain itu juga mengandung vitamin A, B6, C, kalium, dan serat yang tinggi. Karena memiliki kandungan mangan dan kalium yang tinggi, ubi bermanfaat dalam menjaga kesehatan tulang, serta kesehatan jantung, pertumbuhan dan metabolisme.

Sumber: https://www.alodokter.com/makanan-pengganti-nasi-sebagai-variasi-sumber-karbohidrat