Bagaimanakah cerita asli dari Cinderella?

image
Cinderella merupakan dongeng yang telah lama diceritakan. Turun temurun. Bahkan telah ada animasinya.

Dalam dongeng dikisahkan, Cinderella akhirnya dibantu oleh seorang ibu peri yang membuatkan kereta kuda untuk mengantarnya menuju pesta dansa di istana. Di sana ia bertemu pangeran dan keduanya jatuh cinta. Namun sayangnya, sihir peri tak dapat berlangsung lama dan si gadis yang terburu-buru berlari tak sengaja menjatuhkan sepatu kaca miliknya. Sepatu kaca itu kemudian ditemukan sang pangeran yang kemudian dia berkeliling mencari pemilik sepatu kaca itu. Singkat cerita, setelah berhari-hari mencari pemilik sepatu kaca, akhirnya pangeran menemukan gadis pemilik sepatu kaca itu ternyata Cinderella, gadis pujaannya. Keduanya pun kemudian menikah.

Sungguh kisah yang sempurna bukan? Tapi sebenarnya cerita asli Cinderella yang diciptakan oleh Brothers Grimm tidak seindah dan sesempurna itu. Dilansir dari huffingtonpost.com, Sabtu (13/6), sebenarnya Cinderella tidak memiliki ibu peri, melainkan dia menanam sebuah pohon di dekat makam ibunya, tempat dia berdoa setiap hari. Dan gaun pesta yang dia gunakan dia temukan tergantung pada pohon tersebut. Binatang yang saat itu membantu Cinderella juga sebenarnya bukanlah tikus, melainkan burung merpati.

Kemudian, saat pangeran mencari gadis pemilik sepatu kaca, dua saudara tiri Cinderella rela memotong tumit dan jari-jari kaki mereka agar kaki mereka cocok dengan ukuran sepatu kaca tersebut. Namun, sang pangeran disadarkan oleh burung merpati, yang membantu Cinderella, bahwa ada darah yang tak sengaja membekas pada sepatu. Merpati itu juga memberi tahu bahwa masih ada gadis lain yang belum mencoba sepatu itu dan itulah Cinderella. Dan setelah dicoba, ternyata sepatu itu cocok dengan kaki Cinderella.

Kemudian, karena dua saudaranya sadar bahwa mereka harus mendapat maaf dari Cinderella yang nantinya akan menjadi ratu, kemudian mereka mencoba menghadiri pesta pernikahan Cinderella. Tapi ketika di sana, mata mereka dipatuk oleh burung-burung.

sumber : https://www.brilio.net/life/tak-seindah-yang-di-film-cerita-asli-cinderella-banyak-tragisnya-150613c.html