Bagaimanakah cara menanam pada sistem hidroponik?

Saat ini, banyak sekali masyarakat yang mengisi waktu luang dengan mulai bercocok tanam. Salah satunya dengan mulai menanam pada sistem hidroponik. Apakah ada yang tau bagaimana cara menanam pada sistem hidroponik khususnya bagi pemula?

Izin berbagi pengalaman saya ketika mulai mencoba menanam menggunakan sistem hidroponik :grin:

Hal pertama yang harus dilakukan adalah memutuskan akan menggunakan sistem hidroponik seperti apa yang akan digunakan. Sistem hidroponik sendiri ada beberapa jenis seperti sistem Wick, NFT, DFT, Ebb and Flow, Deep water Culture dan juga Drip.

Saya sendiri menggunakan sistem DFT (Deep Flow Technique)


Sistem DFT sendiri menggunakan sistem genangan nutrisi, sehingga akar tanaman akan tergenang didalam aliran nutrisi sedalam 3-5 cm. Keuntungan dari digunakannya sistem DFT ini adalah apabila terjadi pemadaman listrik, maka akan tetap ada cadangan nutrisi yang tersedia bagi akar tanaman, sehingga tanaman akan tetap segar dan tidak mati.

Setelah mengetahui sistem apa yang akan digunakan, selanjutnya adalah mulai memilih benih apa yang akan ditanam kedalam sistem hidroponik tersebut. Misalkan saja sawi, bayam, kangkung ataupun selada. Kemudian dilanjutkan dengan mulai menyemai benih tersebut menggunakan rockwool.

Caranya adalah dengan memotong rockwool dengan ketebalan 2,5 cm menggunakan pisau ataupun cutter. Kemudian potong rockwool menjadi bentuk dadu dan bagi menjadi 18 bagian namun tidak sampai putus. Apabila sudah, dilanjutkan dengan melubangi rockwool menggunakan pena, namun usahakan untuk tidak terlalu dalam maksimal hanya 0,5 cm. Hal tersebut dilakukan agar nantinya benih yang ditanam dapat tumbuh dengan mudah.
Kemudian basahi rockwool yang telah dilubangi tadi atau lebih baik ditaruh diatas nampan dan diisikan air disekelilingnya dan masukkan benih kedalam rockwool yang telah dilubangi tadi. Kemudian letakkan semaian tersebut ditempat yang gelap atau tutup dengan mengggunakan kain selama 1x24 jam.


Apabila biji telah pecah, maka langsung letakkan semaian tersebut ketempat yang terkena sinar matahari langsung. Setelah semaian telah berusia 10 hari atau lebih maka semaian akan siap untuk dipindahkan kedalam sistem

Cara pemindahannya juga cukup mudah, dengan memasukkan masing-masing rockwool kedalam netpot dan kemudian atur nutrisi sesuai dengan jenis tanaman. Biasanya untuk tanaman sawi akan dianjurkan untuk memberikan nutrisi AB mix hingga 1000 ppm. Dan kemudian tinggal dilanjutkan kegiatan perawatan dan pengontrolan nutrisi dari tanaman :grin: Cukup mudah bukan?

Selamat mencoba!

1 Like

Saran saya, sebaiknya menggunakan sistem yang sederhana terlebih dahulu. Mengingat harga instalasi hidroponik yang terbilang lumayan (kalau menurut saya). Kita dapat melakukannya dengan menggunakan botol air mineral bekas dan gelas mineral bekas.

Ini hasil hidroponik saya dengan botol bekas.

Kalau tidak mau ribet, kita bisa mencoba sistem wick. Paket hidroponik wick sudah banyak dijual online.

Untuk tanamannya, banyak para petani hidroponik yang menyarankan selada atau kangkung. Karena kedua tanaman tersebut lebih mudah untuk dibudidayakan dan memiliki tingkat kegagalan yang rendah.

Banyak digunakan rockwool sebagai media. Namun, rockwool dapat diganti dengan busa (ada petani hidroponik yang menggantinya dengan busa, dan hasilnya sama dengan yang menggunakan rockwool).

Semoga membantu :)))