Bagaimana tips menentukan prioritas dalam sebuah product roadmap?

Memutuskan apa-apa saja yang akan disertakan dalam rilis produk Kita di masa mendatang bisa menjadi sesuatu yang membingungkan. Prioritas produk bahkan lebih sulit ketika ada terlalu banyak kesempatan untuk memilih dan terlalu banyak pemangku kepentingan untuk memuaskan. Lantas bagaimana tips menentukan prioritas dalam sebuah product roadmap?

Salah satu cara untuk mengatasi proses ini adalah dengan ProductPlan’s Planning Board, sebuah kerangka kerja untuk membantu memprioritaskan peluang produk. Berdasarkan praktik terbaik manajemen produk, Badan Perencanaan membantu Kita dan tim Kita secara objektif menilai inisiatif baru. Lebih penting lagi, Badan Perencanaan memberi Kita sebuah proses untuk memandu diskusi strategis Kita.

Apakah Kita menggunakan spreadsheet atau Badan Perencanaan, metode ini dapat membuat proses perencanaan produk lebih produktif dan membantu Kita mendapatkan dukungan dari para pemangku kepentingan utama.

Think Benefit versus Cost

Setiap inisiatif potensial memiliki dua pertimbangan utama: Manfaat bisnis dan Biaya terkait untuk mengimplementasikannya. Manajer produk secara implisit atau eksplisit menggunakan perhitungan ini ketika memprioritaskan. Prioritas suatu inisiatif adalah gabungan dari Manfaat versus Biaya (jelas, item dengan Manfaat tinggi dan Biaya rendah mendapatkan prioritas lebih tinggi).

Manfaat dapat digambarkan sebagai nilai pelanggan, nilai strategis, potensi pendapatan, pengurangan biaya, atau tujuan strategis lainnya yang mungkin dimiliki perusahaan Kita.
Biaya sering termasuk upaya implementasi atau pengembangan sebagai salah satu kategori utama. Kita mungkin juga ingin memasukkan dampaknya ke biaya operasional yang sedang berlangsung, atau bahkan faktor risiko inisiatif.

Dengan Badan Perencanaan, Kita memprioritaskan peluang berdasarkan kumpulan kategori Manfaat dan Biaya yang disesuaikan.

Kategori Manfaat dan Biaya khusus perusahaan Kita akan berbeda - beberapa perusahaan berdasarkan kategori mereka pada serangkaian kriteria yang terus berevolusi, sementara yang lain menggunakan inisiatif strategis perusahaan sebagai basis. Apapun kategori yang Kita pilih, Badan Perencanaan dapat disesuaikan.
Badan Perencanaan mempertimbangkan pembobotan relatif dari setiap kategori yang Kita tetapkan (bobot dapat ditambahkan ke nomor apa pun yang Kita pilih). Mendiskusikan bobot setiap kategori dalam rapat perencanaan Kita adalah cara yang bagus untuk mendapatkan persetujuan tentang apa yang penting bagi organisasi.

The Scoring Discussion: It’s All Relative

Setelah Kita memiliki kesepakatan tentang kategori Manfaat dan Biaya, Kita dapat mulai menilai inisiatif.
Badan Perencanaan menggunakan skala 1-5 untuk memberi peringkat setiap peluang dalam suatu kategori: Satu (1) Keuntungan rendah atau Biaya rendah. Lima (5) adalah Benefit Tinggi atau Biaya tinggi. .

Penting bahwa Kita menilai item relatif terhadap item lain. Dengan kata lain, skor inisiatif hanya penting ketika Kita membandingkannya dengan inisiatif lain. Dan karena tujuan bisnis dapat berubah, skor dapat berubah juga.

Setelah Kita mendapat skor untuk setiap item, Kita dapat memiliki diskusi obyektif berbasis fakta dengan tim tentang apa yang harus dimasukkan dalam peta jalan produk. Tentu saja, hanya karena item memiliki skor tinggi tidak berarti Kita menambahkannya ke peta jalan. Kita masih perlu mempraktikkan manajemen produk yang baik, dan itu termasuk menilai lebih banyak variabel daripada yang bisa dimasukkan dalam kerangka prioritas produk.

Skor total dan peringkat adalah gabungan dari Manfaat versus Biaya dan memperhitungkan bobot setiap kolom. Misalnya, item dengan 5 di sisi Manfaat dan 1 di sisi Biaya akan menghitung skor maksimum.

Inisiatif apa yang harus Kita nilai? Di ProductPlan, kami menyarankan Kita menggunakan model ini hanya untuk fitur besar, tema, epos, dan inisiatif strategis daripada fitur yang lebih kecil. Dengan kata lain, gunakan kerangka kerja untuk mengevaluasi penggerak jarum yang membuat dampak pada tujuan strategis. Kami telah membuat Dewan Perencanaan cukup fleksibel sehingga Kita dapat menarik peluang dari backlog (Parking Lot) atau item yang sudah ada di peta jalan.

ProductPlan adalah perangkat lunak peta jalan produk berbasis web. Jika Kita bukan pelanggan ProductPlan, daftar untuk uji coba gratis.

referensi:
https://www.productplan.com/how-to-prioritize-product-roadmap/