Bagaimana strategi managemen produk yang baik untuk mengembangkan sebuah aplikasi mobile?

Manajemen produk pada mobile app masih tergolong baru, walaupun telah meningkat pesat sepanjang tahun lalu di seluruh perusahaan. Beberapa manajer produk senior di semua industri beralih menangani developing mobile apps, dan meskipun memiliki pengalaman bertahun - tahun, transisi untuk memanagement developing mobile apps masih dapat menimbulkan tantangan tersendiri.

Untuk mengembangkan produk app mobile menjadi app yang baik, membutuhkan strategi managemen produk yang tepat agar produk apps tersebut bisa diterima user dan menjadi apps yang berguna bagi mereka. Berikut beberapa strategi manajemen produk untuk pembuatan apps.

  1. Pastikan aplikasi menyelesaikan masalah
    Sebelum membuat aplikasi, kita harus melihat apakah suatu permasalahan akan teratasi dengan dibangunnya suatu aplikasi? Karena kita tidak bisa membuat aplikasi hanya karena sekarang semua berbasis mobile, kita harus mempertimbangkan hal terpenting yaitu apakah aplikasi kita bisa menyelesaikan permaslahan.

  2. Pahami user
    Mengerti keinginan user dan apa yang membuatnya nyaman bisa menjadi nilai plus untuk pembuatan aplikasi kita, seperti perancangan UX yang baik untuk mobile apps tersebut

  3. Pahami segmentasi pasar dan platform yang akan digunakan
    Sebelum membuat apps, kita harus melihat segmentasi pasar mana yang akan kita jadikan target marketing suatu produk apps kita. Apakah nantinya apps yang kita gunakan akan memiliki banyak pengguna, lalu platform apa yang biasa digunakan oleh calon pengguna kita juga perlu kita analisis.

  4. Gali requirement lebih dalam
    Dengan memperjelas requirement diawal akan mempermudah pengembangan aplikasi mobile

  5. Eksekusi dan iterasi
    Sebelum mendevelopment apps, pastikan telah menguji design prototype ke beberapa user sehingga kita bisa melakukan pembenahan pada aplikasi seperti UI,UX atau fungsionalitas lain sebelum aplikasi tersebut masuk kedalam tahap development.

  6. Tentukan life cycle projek yang akan diterapkan
    Dengan menganalisis berbagai kemungkinan dan keadaan, kita harus bisa menentuk Life cyle apa yang terbaik untuk pengembangan produk kita, apakah waterfall atau agile. Namun kebanyakan sekarang start up banyak menerapkan metode scrum dari agile, karena scrum lebih mudah di ikuti

Sumber: