Bagaimana Sistem respirasi, saraf & reproduksi tiram sang penghasil mutiara?

Siapa yang nggak kagum kalau melihat mutiara yang begitu indah? Mutiara berasal dari hewan, yang disebut tiram. Jenis tiram penghasil mutiara adalah Margaritifera sp. (Asia) dan Meleagrina sp. (Jepang dan Indonesia). Tiram sebenarnya merupakan hewan yang termasuk dalam kelas Pelecypoda (Hewan Berkaki Pipih). Pelecypoda merupakan salah satu kelas dalam filum Mollusca (hewan lunak).

  1. Sistem respirasi dan sirkulasi:
    • Tiram bernapas menggunakan insang untuk mengambil larutan oksigen di dalam air dan masuk dalam rongga mantel.
    • Pelepasan CO2 juga melalui insang.
    • Filamen insang mengandung pembuluh darah tempat O2 dan CO2 diangkut dalam aliran darah, lalu masuk ke jantung dan seterusnya.

  2. Sistem saraf dan sensori
    • Tiram punya tiga ganglion, yaitu sepasang esofagus, sepasang di dalam kaki, dan sepasang di dekat posterior massa viseral.
    • Alat sensor tiram peka banget terhadap sentuhan dan cahaya. Sel-sel sensorinya ada di sepanjang batas mantel.

  3. Sistem reproduksi
    • Tiram sangat unik, karena hewan ini ada yang hermafrodit, tetapi ada juga yang berkelamin jantan dan betina saja.
    • Pembuahan terjadi di dalam tubuh betina. Hasil pembuahan berupa zigot, yang kemudian menetas menjadi larva bersilia sehingga dapat keluar dari induknya, lalu berenang dan menempel pada insang ikan sebagai parasit.
    • Kalau sudah berumur 12 minggu, tiram muda akan melepaskan diri dari inangnya dan tumbuh menjadi tiram dewasa.