Bagaimana proses memahami kebutuhan pengguna menggunakan metode diary study?

Studi Diary

Studi Diary adalah sebuah bentuk penelitian pengguna dimana peserta melaporkan sendiri aktivitas mereka secara teratur untuk menciptakan data tentang aktivitas, sikap dan harapan mereka.

Bagaimana proses memahami kebutuhan pengguna menggunakan metode diary study ?

Langkah-langkah yang dilakukan dalam melakukan penelitian dengan metode Diary Study, adalah :

1. Siapakah pesertanya?

Bagaimana menjalankan studi ini tergantung pada siapa yang direkrut dan bagaimana topik penelitiannya. Berinteraksi dengan anak berusia 10 tahun akan sangat berbeda dengan bagaimana berkomunikasi dengan orang dewasa.

Meskipun bagus untuk menggunakan program keren dengan user log in, Anda dapat mengambil risiko kehilangan data penting oleh pengguna yang melupakan detailnya. Umumnya kami lebih suka menyimpan buku harian pengguna secara sederhana, menggunakan ponsel khusus untuk teks, dan alamat email khusus untuk entri email.

2. Pendahuluan & harapan

Setelah meluangkan waktu untuk mempertimbangkan berapa banyak informasi yang diperlukan untuk mendapatkan wawasan UX dari penelitian ini, penting untuk menentukan sesi pendahuluan yang terstruktur dengan baik dengan peserta. Hal ini bisa dilakukan secara individu, namun kelompok juga bisa bekerja cukup baik. Biasanya sesi ini memakan waktu sekitar 45 menit sampai 1 jam dan harus mencakup:

  • Pengantar tujuan dan alasan proyek untuk penelitian ini
  • Tanggal kunci untuk kontak dan tindak lanjut
  • Rincian kontak peneliti utama melibatkan pertanyaan
  • Contoh entri untuk digunakan sebagai praktik terbaik
  • Daftar pertanyaan yang harus disertakan setiap diary
  • Penjelasan yang jelas tentang harapan masuk minimum misal minimal 2 entri per minggu

3. Umpan balik & tindak lanjut

Umpan balik bagi peserta diary study untuk meyakinkan mereka bahwa mereka melakukan hal yang benar atau memberi petunjuk jika tidak. Pastikan untuk menyisihkan waktu pada awal penelitian untuk menanggapi masukan peserta. Hal ini juga membantu peserta merasa lebih terlibat dengan penelitian dengan mengetahui benar-benar ada seseorang di sisi lain yang memperhatikan.

4. Aktivitas

Jika diary study berlangsung selama beberapa minggu, ini adalah kesempatan bagus untuk mempertimbangkan beberapa kegiatan untuk memastikan mendapat beberapa informasi spesifik tentang area tertentu. Aktivitas memungkinkan untu fokus pada area tertentu yang penting bagi klien seperti proses check-out online dan dapat memberi masukan pada pemahaman tentang sikap, harapan, dan UX pengguna.

5. Monitoring

Waktu untuk memantau studi diary bisa diremehkan. Jika berurusan dengan 20 atau lebih peserta, ini dapat dengan mudah menjadi pekerjaan purna waktu selama masa studi berlangsung. DIary harus dipantau setiap hari untuk memastikan respons pertanyaan atau penyelidikan lebih detail saat entri masih segar dalam pikiran mereka.

Sebelum memulai penelitian, putuskan tag apa (misalnya perangkat, lokasi, jenis aktivitas) akan diterapkan ke data saat mengunggah informasi ke spreadsheet. Memutuskan hal ini di depan akan membuat proses monitoring lebih lancar dalam jangka panjang.

6. Analisis & Wrap up

Jika proyek memungkinkan, biarkan beberapa hari untuk menganalisis data dan menarik kesimpulan untuk divalidasi dalam sesi wrap up. Kembangkan alat khusus untuk kelompok pengguna dan topik untuk membantu peserta memperluas entri mereka. Sesi wrap up bisa dilakukan satu lawan satu atau dalam kelompok tergantung sensitivitas topik.

(Sumber : https://www.spotless.co.uk/insights/6-things-for-ux-diary-study/)