Bagaimana perjalanan Ernesr Dezentje menjadi pelukis Indonesia?


sumber gambar: artnet.com

Ernest Dezentjé dilahirkan di Jatinegara Jakarta tanggal 17 Agustus 1884. Ayahnya merupakan seorang warganegara Belanda keturunan Perancis yang menjadi pengusaha pabrik gula, sedangkan ibunya seorang Indonesia.

Bagaimana perjalanan Ernest Dezentjé menjadi pelukis Indonesia?

Perjalanan Ernest Dezentjé


Ernest Dezentjé adalah seorang pelukis otodidak yang mulai melukis pada usia 30 tahun. Sesekali teman-teman seangkatannya, G. Adolf, R. Bonnet, c.L. Dake, Willy Halwyn, dan Van Aken memberikan petunjuk-petunjuk melukis kepadanya. Ia merupakan anggota dari Bataviasche Kunstkring, semacam lingkar seni seniman-seniman Belanda di Hindia Belanda yang aktif sejak tahun 1920. Karya-karya Dezentjé telah berpartisipasi dalam beberapa pameran selama masa aktifnya di Bataviasche Kunstkring tersebut, sepanjang tahun 1936 - 1939.

Setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia, Dezentjé memilih menjadi warga negara Indonesia. Ia memang dikenal sebagai pelukis pemandangan terkemuka sejak awal, dan pernah tinggal di Sumatera selama 5 tahun untuk belajar melukis hutan, ngarai dan danau-danau. Karya Dezentjé dikoleksi oleh Sukarno, bahkan menjadi hadiah kenegaraan, misalnya untuk Presiden Tito dari Yugoslavia dan beberapa tamu negara lainnya. Dezentjé meninggal tahun 12 Januari 1972 di Jakarta.

sumber:
http://archive.ivaa-online.org