Bagaimana pengaturan cahaya pada kandang ayam pedaging (broiler)?

ayam
kandangayam

(Dictio Community) #1

Apakah pengaturan cahaya pada kandang ayam menjadi hal yang penting untuk diperhatikan ? Apakah ada pengaruhnya antara intensitas cahaya terhadap kesuksesan pembesaran ayam ? Kalau memang ada pengaruhnya, bagaimana mengatur cahaya pada kandang agar hasil yang kita dapatkan bisa maksimal ?


(Animal Husbandary) #2

Cahaya merupakan radiasi elektromagnetik yang tampak. Cahaya juga dapat diartikan sebagai kombinasi dari radiasi dan respon terhadapnya. Cahaya merupakan energi yang dapat membantu proses penglihatan, bergerak lurus ke semua arah, tidak dapat membelok dan dapat dipantulkan.

Dalam kandang tipe opened house, sumber cahaya umumnya berasal dari cahaya matahari secara langsung pada siang hari, dan lampu pijar pada malam hari. Dalam kandang closed house, sumber cahaya umumnya berasal dari lampu pijar.

Unggas adalah ternak yang peka terhadap cahaya. Cahaya merupakan faktor lingkungan yang mengontrol proses biologi tingkah laku unggas. Menurut lewis, pengaruh pencahayaan pada unggas antara lain terhadap konsumsi pakan, pertumbuhan, efisiensi konversi pakan menjadi energi, dan perkembangannya.

Cahaya memungkinkan unggas untuk mengatur ritme harian dan mensinkronisasikan beberapa fungsi penting di dalam tubuh seperti suhu tubuh dan bermacam tahapan metabolis yang terkait dengan pemberian pakan dan pencernaan.

Cahaya juga merangsang pola sekresi beberapa hormon yang mengontrol pertumbuhan pendewasaan, dan reproduksi (menurut Olanrewaju et al).

Program pencahayaan

Program pencahayaan pada tahap pertumbuhan awal, yaitu anak ayam yang berumur antara satu sampai tujuh hari digunakan intensitas minimum 20 lux yang diberikan secara terus menerus. Pada tahap pertumbuhan selanjutnya, dilakukan pembatasan intensitas cahaya dan lama pencahayaan antara dua sampai enam jam per hari (menurut Olanrewaju et al).

Cahaya berimplikasi pada perubahan struktur morfologi mata. Cahaya yang sangat rendah ( < 5 lux) dapat menyebabkan retina mata, bupthalmos, myopia, glaucoma, dan kerusakan lensa mata yang berakibat kebutaan.

Pemberian cahaya pada ayam broiler yang umum dilakukan peternak adalah secara terus-menerus (continous lighting) selama 24 jam dengan intensitas yang semakin menurun pada fase akhir (menurut Classen).

Pencahayaan terus-menerus akan meningkatkan waktu untuk makan, meningkatkan pertambahan bobot badan, dan meningkatkan pembentukan bulu,menurut Lavergne, tetapi menyebabkan terjadinya gangguan ritme harian (diurnal), kelainan kaki dan tulang, menurut Sanotra et al., yang mengakibatkan kesulitan pergerakan ayam broiler untuk mendapatkan pakan dan air minum (menurut Wong-Valle et al).

Ayam broiler yang tetap berada pada posisi ritme harian, mampu mengatur pola tingkah laku seperti makan, tidur, bergerak dan istirahat secara normal (menurut Olanrewaju).

Pencahayaan secara bergantian (intermitten lighting) akan mengurangi stres pada ayam broiler dibandingkan dengan ayam broiler yang diberikan cahaya secara terus-menerus yang diukur berdasarkan konsentrasi plasma kortikosteron. Menurut Puvadolpirod dan Thaxton, plasma kortikosteron akan meningkat pada ayam broiler yang mengalami stres.

Berikut pengaruh penggunaan program pencahayaan terhadap aktivitas minum ayam.

Sumber gambar : Michael Czarick, University of Georgia

Berikut pengaruh pencahayaan secara terus menerus terhadap aktivitas minum ayam

Sumber gambar : Michael Czarick, University of Georgia

Menurut Randen et al, program penggunaan cahaya secara bergantian untuk ayam broiler menggunakan aturan sebagai berikut :

  • Umur 0 – 7 hari : Intensitas cahaya 20.0 lux dengan 23 jam Terang ; 1 jam Gelap
  • Umur 8 – 14 hari : Intensitas cahaya 5.0 lux dengan 16 jam Terang ; 8 jam Gelap
  • Umur 15 – 21 hari : Intensitas cahaya 5.0 lux dengan 16 jam Terang ; 3 jam G ; 2 jam Terang ; 3 jam Gelap
  • Umur 22 – 28 hari : Intensitas cahaya 5.0 lux dengan 16 jam Terang ; 2 jam Gelap ; 4 jam Terang ; 2 jam Gelap
  • Umur 29 – 35 hari : Intensitas cahaya 5.0 lux dengan 16 jam Terang ; 1 jam Gelap ; 6 jam Terang ; 1 jam Gelap
  • Umur 36 – 49 hari : Intensitas cahaya 5.0 lux dengan 23 jam Terang ; 1 jam Gelap

Menurut Classen et al., pemberian lama pencahayaan selama 16 jam dapat menurunkan stres fisiologis, peningkatan respon kekebalan, peningkatan metabolisme tulang, peningkatan aktivitas total, dan peningkatan kesehatan kaki.

Berikut perbandingan antara penggunaan cahaya secara terus menerus dengan penggunaan cahaya secara bergantian.

Sumber gambar : aces.edu

Tidak ada perbedaan secara signifikan, terutama pada nilai FCR. Oleh karena itu, apabila dilihat dari kelebihan penggunaan cahaya secara bergantian yang menurunkan stres fisiologis, maka disarankan untuk menggunakan metode cahaya secara bergantian.

Hal tersebut juga dapat menghemat biaya listrik yang lumayan besar.

Spektrum cahaya

Pertumbuhan pada ayam pedaging dipengaruhi oleh spektrum cahaya. Menurut Lewis dan Morris, cahaya dengan panjang gelombang yang berbeda mempunyai efek yang bervariasi pada retina mata dan dapat mengakibatkan perubahan pola tingkah laku yang selanjutnya mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan ayam

Warna hijau mempercepat pertumbuhan otot ayam dan menstimulasi pertumbuhan badan pada usia muda, sedangkan warna biru menstimulasi pertumbuhan badan ayam pada usia yang lebih tua.

Sumber gambar : eltam-eh.com

Menurut Rozenboim et al., Ayam broiler dengan pencahayaan dibawah warna biru atau hijau akan berdampak pada berat ayam secara signifikan dibandingkan dengan ayam broiler dibawah pencahayaan warna merah atau putih.

Kemampuan ayam untuk memvisualisasikan warna sama dengan manusia, namun ayam tidak dapat melihat dengan baik ketika mendapat warna cahaya dengan panjang gelombang yang pendek (biru-hijau). Unggas akan sensitif pada panjang gelombang 415, 455, 508, dan 571 nanometer.

Sumber gambar : onceinnovations.com

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Davis et al., ayam broiler pada usia muda sebaiknya menggunakan pencahayaan dengan warna yang terang

Instalasi Lampu

Terkait jarak dan distribusi lampu di kandang ayam sebenarnya tidak ada ketentuan yang baku. Lampu dapat dipasang di tengah, atau di sisi kiri dan kanan, dengan jarak antar lampu dibuat sama. Sedangkan untuk ketinggiannya dari lantai, disarankan 2 meter.

Sebagai referensi dapat menggunakan aturan seperti gambar berikut.

Untuk perhitungan kebutuhan jumlah lampu per luas kandang, dapat menggunakan rumus sebagai berikut :

dimana,

N = Jumlah lampu
E = Lux yang diperlukan pada ruangan tersebut
A = Luas ruangan dalam meter pesegi
F = Lumen yang dikeluarkan sebuah lampu(biasanya tertera pada kemasan lampu)
(uf) F-utilisasi : faktor pemanfaatan (0,65)
(llf) F-depresi : faktor penyusutan cahaya (0,8)

Sumber :

  1. H.A. Olanrewaju, J.P. Thaxton , W.A. Dozier III , J. Purswell , W.B. Roush and S.L. Branton, A Review of Lighting Programs for Broiler Production, International Journal of Poultry Science 5 (4): 301-308, 2006
  2. Classen HL 1989. The role of photoperiod manipulation in broiler chicken management. University of Saskatchewan, Canada.
  3. LewisPD, Morris TR. 2000. Poultry and Colored Lights. Northcot, Hampshire.
  4. Puvadolpirod S, ThaxtonJP. 2000. Model of physiological stress in chickens 4. Digestion and Metabolism. Poult. Sci. 79 : 383-390.
  5. Renden JA, MoranET Jr., KincaidSA, 1996. Lighting programs for broilers that reduce leg problems without loss of performance or yield. Poultry. Sci.75: 1345-1350.
  6. Sanotra GS,Lund JD, Vestegergaard KS. 2002. Influence of lightdark schedules and stocking density on behaviour, risk of leg problems and occurrence of chronoic fear in broilers. Br. Poult. Sci. 43 : 34354.
  7. Wong-Valle J, McDanielGR, KulersDL, Bartels JE. 1993. Effect of lighting program and broiler line on the incidence of tibial dyschondroplasia at four and seven weeks age. Poult. Sci., 72 : 1855-1860.
  8. Michael Czarick, Poultry Housing Tips-Broiler Lighting Programs, University of Georgia
  9. Medion.co.id
  10. eltam-eh.com

(Cammelia) #5

Karena kandang ayam broiler kami masih belum menggunakan pakan dan minum otomatis, maka kami akan sangat kesulitan apabila menggunakan metode seperti menurut Randen et al,. Kendala yang paling utama adalah manajemen pegawai, dimana mereka harus standby selama 24 jam untuk memberi makan dan minum apabila lampu dinyalakan.

Berdasarkan referensi yang kami baca, ada beberapa pilihan lain terkait dengan program pencahayaan kandang ayam, salah satunya adalah seperti dibawah ini,

Program yang kami pilih saat ini adalah dengan menggunakan pilihan nomer 4, dimana sampai 10 hari pertama, kandang kami beri pencahayaan hingga 20 lux.

Terimakasig banyak atas infonya