Bagaimana pengaruh perkembangan Virtual Reality dalam aspek kehidupan?

Pesatnya perkembangan teknologi Virtual Reality atau VR akhir - akhir ini banyak menimbulkan perbincangan mengenai relasinya dengan kehidupan nyata. Pertanyaan saya adalah Bagaimana Pengaruh Perkembangan Virtual Reality dalam Aspek Kehidupan?

Salah satu tren teknologi yang hangat dibicarakan adalah VR dan AR. VR dan AR berbeda, namun ada saja yang menganggapnya sama. Secara harfiah, Virtual Reality bisa diartikan sebagai hal-hal virtual yang terasa nyata. Dan secara luas, Virtual Reality adalah proses penghapusan dunia nyata di sekeliling kamu untuk kemudian digiring ke dunia virtual yang baru. Untuk terealisasinya hal ini, dibutuhkan perangkat khusus yang akan membuat putusnya kontak pengguna dengan dunia nyata. Makanya, tidak heran jika untuk menikmati konten Virtual Reality, kamu membutuhkan headset VR. Berbeda dengan Virtual Reality yang bekerja dengan memutuskan kontak dunia nyata dan menciptakan dunia baru secara virtual, Augmented Reality justru memperkaya dunia nyata dengan konten virtual atau khayalan. Secara umum, Augmented Reality adalah proses penambahan konten virtual ke dunia nyata, sehingga pengguna bisa berinteraksi dengan konten virtual secara langsung di dunia nyata. Untuk bisa menikmati konten AR, kamu tidak membutuhkan perangkat tambahan lain. Tapi cukup kamera smartphone yang terintegrasi sensor Gyroscope dan Magnetic saja.

Berikut adalah penggunaan VR di kehidupan sehari-hari :

1. Bidang Media dan Hiburan

Fungsi dan kegunaan pertama dari Virtual Reality adalah untuk keperluan di bidang media dan hiburan. Bagi Anda pecinta games tentu saja pengalaman bermain game yang semakin nyata akan menjadi idaman. Nah dengan adanya perangkat VR ini maka para gamers bisa mendapatkan pengalaman bermain games yang semakin nyata. Dengan adanya perangkat VR ini Anda akan merasakan sensasi yang berbeda dengan realita yang benar-benar hidup, tentunya tergantung jenis atau genre game yang dimainkan.

2. Bidang Medis dan Kedokteran

Tidak hanya di bidang media dan hiburan, perangkat VR ini ternyata juga bermanfaat pada bidang medis dan kedokteran. Dengan adanya perangkat ini dokter akan mampu untuk mendeskripsikan bagian anatomi tubuh (simulasi anatomi tubuh manusia). Dari sini organ-organ dalam tubuh akan mampu terlihat lebih nyata. Dengan diketahuinya kondisi organ-organ tubuh dalam dengan lebih jelas maka para dokter dan ahli bedah pun akan mampu memutuskan dengan lebih tepat keputusan untuk melakukan pembedahan atau tidak. Selain manfaat tadi, VR juga bisa bermanfaat bagi dokter untuk melihat perkembangan sebuah penyakit, mendiagnosa sebuah penyakit dan teknik perawatan pasien yang lebih tepat.

3. Bidang Militer

Dalam bidang militer, penggunaan Virtual Reality ini akan mampu membantu para tentara untuk sebuah simulasi perang. Seperti layaknya bermain game Point Blank, para tentara akan mendapatkan pengalaman perang yang lebih nyata dan jelas. VR yang mampu menghadirkan tampilan digital lebih nyata untuk lingkungan medan pertempuran dan situasi peperangan yang ada akan membuat para tentara mendapatkan pengalaman yang mengagumkan dan menarik. Dengan cara ini juga akan membuat biaya latihan perang jauh menjadi lebih efisien dan lebih hemat jika dibandingkan dengan latihan perang yang sebenarnya

SUMBER :

Virtual Reality atau VR adalah salah satu bagian dari IT yang sedang berkembang pesat saat ini. bahkan menurut perkiraan pendapatan dari Digi-capital pada tahun 2020 untuk bidang AR dan VR akan mencapai 120 milyar dollar.

Virtual Reality sendiri adalah teknologi komputer yang membuat seorang penggunanya dapat melihat bahkan merasakan sebuah dunia virtual dengan bantuan alat bantu berupa headset virtual reality dan alat bantu lainnya untuk membuat gambaran dunia virtual menjadi lebih nyata. Efek “dunia virtual” ini diciptakan dengan headset virtual reality yang bisa menampilkan gambar dengan display kecil didalamnya.

Virtual Reality tentu memiliki pengaruh terhadap banyak aspek kehidupan lainnya khususnya dunia pendidikan dan hiburan. Berikut ini adalah beberapa aspek kehidupan yang dipermudah dengan adanya VR :

  1. Pelatihan dan Pembelajaran
    Pelatihan dan pembelajaran disini meliputi banyak bidang mulai dari kedokteran, pendidikan, bahkan perusahaan besar. Jika dengan cara konvensional murid diberikan suatu skenario suatu kasus maka dengan adanya VR murid bisa dapat langsung menyelesaikan suatu masalah itu sendiri. Bahkan jika dilhat dari segi biaya, keamanan, dll. penggunaan VR sangatlah meringankan, sebagai contoh calon dokter dapat langsung melakukan latihan operasi tanpa membutuhkan peralatan dan alat bantu lainnya, pilot dapat melakukan latihan terbang, dst.

  2. Pariwisata dan Bisnis
    Dengan adanya VR, calon pembeli suatu produk maupun jasa dapat melihat / mencoba produk atau jasa tersebut secara langsung. Jika diterapkan dalam pariwisata maka seseorang dapat melihat dulu bagaimana kondisi hotel dimana dia akan menginap, melihat terlebih dahulu kondisi tempat wisata, dll.

  3. Meeting dan Komunikasi secara Umum
    Suatu perusahaan dapat menghemat waktu dan menambah produktivitas jika waktu meeting dimanfaatkan semaksimal mungkin. Dengan adanya VR meeting dapat dilakukan dari rumah dan semua orang yang memakai peralatan VR akan merasa berada ditempat yang sama sehingga meeting tidak terasa berbeda namun tentunya dengan melakukannya dari rumah akan menghemat waktu.

Sumber:

  1. https://www.meetoo.com/blog/2016/the-future-of-the-virtual-reality-world
  2. https://www.forbes.com/sites/robertadams/2016/10/17/5-ways-virtual-reality-will-change-the-world/#330d398e2b01

Virtual reality (VR) adalah teknologi komputer yang menggunakan virtual reality headsets atau multi-projected environment, terkadang dikombinasikan dengan lingkungan fisik atau props, untuk menghasilkan gambar, suara dan sensasi sensasional yang realistis yang mensimulasikan kehadiran fisik pengguna di lingkungan virtual atau imajiner. Seseorang yang menggunakan peralatan virtual reality dapat “melihat-lihat” dunia buatan, dan VR berkualitas tinggi bergerak di dalamnya dan berinteraksi dengan fitur atau barang virtual. Efeknya biasanya dibuat oleh headset VR yang terdiri dari layar head-mounted dengan layar kecil di depan mata, namun bisa juga dibuat melalui ruangan yang didesain khusus dengan beberapa layar besar.

Berikut adalah beberapa masalah virtual reality :

Efek fisik dari virtual reality

Salah satu masalah utama dengan virtual reality adalah motion sickness. Tidak diketahui orang mengalami mual setelah menghabiskan waktu di lingkungan virtual yang disebabkan oleh efek pergeseran persepsi terhadap keseimbangan. Keseimbangan kita dipengaruhi oleh perubahan telinga bagian dalam yang berakibat pada rasa mual yang sering dialami orang saat bepergian dengan kapal atau bentuk transportasi lainnya.
Beberapa orang terpengaruh oleh hal ini setelah menghabiskan hanya 30 menit di lingkungan virtual sedangkan yang lain bisa pergi beberapa jam sebelum mereka melihat adanya efek buruk.

Nama lain untuk sensasi ini adalah ‘cybersickness’.

Kendala waktu

Masalah lain dengan virtual reality adalah waktu. Dibutuhkan waktu lama untuk mengembangkan lingkungan virtual yang mungkin bukan kabar baik bagi perusahaan komersial yang ingin berinvestasi dalam teknologi ini. Waktu adalah uang di dunia bisnis. Ditambah banyak perusahaan atau peneliti virtual reality menggunakan dan menyesuaikan bentuk teknologi lainnya dari sumber lain yang berarti mereka bergantung pada hal ini. Jika salah satu pemasok mereka bangkrut maka ini akan menunda pekerjaan tersebut dalam jangka waktu yang cukup lama. Dunia virtual yang lebih realistis semakin lama akan dibutuhkan. Dibutuhkan banyak waktu untuk menciptakan lingkungan yang tidak dapat dibedakan dari hal yang nyata, misalnya, sebuah panduan 3D sebuah bangunan yang bisa setahun atau lebih untuk menyelesaikannya.

Sumber :