Bagaimana Pendapatmu Tentang Mempercayai Tafsir Mimpi?

Dalam tidurnya, pastinya semua orang pernah bermimpi. Mimpi sendiri memiki arti yaitu sebuah cerita atau gambaran, pikiran,dan emosi yang dialami seseorang selama tidur. Mimpi yang dirasakan seseorang juga bermacam-macam, ada yang menyenangkan, menyedihkan, menyeramkan, atau bahkan membingungkan. Banyak artikel yang menuliskan informasi mengenai arti dari sebuah mimpi.

Nah menurut Youdics, apakah arti atau tafsir mimpi perlu dipercaya? Apa alasannya?

Referensi

Ini Penjelasan Kenapa Orang Bisa Mimpi Saat Tidur Halaman all - Kompas.com

2 Likes

Dari pengalamanku, mimpi adalah bunga tidur dari pengalaman bawah sadar kita saat kita tidur. Maka dari itu, aku tidak begitu percaya dari arti mimpi, karena kejelasan dari mimpi pun tidak dapat dijelaskan dengan logika lalu bagaimana bisa manusia mendapatkan interpretasi arti dari mimpi? kalaupun memang benar, dari pandanganku rasanya itu semua hanya efek bias.

Dalam berita Dream Interpretation: What Do Dreams Mean? oleh Chery (2019) diadakan penelitian oleh Peneliti Carey Morewedge dan Michael Norton telah mempelajari mimpi lebih dari 1.000 orang dari Amerika Serikat, India, dan Korea Selatan, berdasarkan hasil penelitian tersebut ditemukan bahwa beberapa perguruan tinggi siswa yang berpartisipasi dalam penelitian percaya bahwa mimpi mereka hanya respon otak terhadap rangsangan acak. Sebaliknya, sebagian besar mendukung gagasan Freud bahwa mimpi mengungkapkan keinginan dan desakan yang tidak disadari.

Apa yang mereka juga temukan, bagaimanapun, adalah bahwa bobot dan kepentingan orang yang melekat pada mimpi mereka sangat bergantung pada bias mereka. Orang lebih cenderung mengingat mimpi negatif jika melibatkan orang yang sudah tidak mereka sukai. Mereka juga lebih cenderung menganggap serius mimpi positif jika melibatkan teman atau orang yang dicintai.

Dengan kata lain, orang termotivasi untuk menafsirkan mimpi mereka dengan cara yang mendukung keyakinan mereka yang sudah ada tentang diri mereka sendiri, dunia, dan orang-orang di sekitar mereka. Para peneliti menemukan bahwa hal-hal seperti confirmation-bias dan the-self-serving-bias dapat memengaruhi cara orang merespons mimpi mereka sendiri. Karena orang cenderung menganggap serius mimpi mereka, para peneliti menyarankan, mimpi-mimpi ini juga bisa menjadi semacam ramalan yang terpenuhi dengan sendirinya. Jika seseorang bermimpi bahwa ia akan gagal dalam ujian, Ia mungkin kurang termotivasi untuk belajar atau bahkan menjadi sangat stres sehingga kinerja kerjanya buruk.

Referensi

Chery, Kendra. (2019). Dream Interpretation: What Do Dreams Mean?. Verrywellmid. Methods of Dream Interpretation: What Do Dreams Mean? diakses pada tanggal 05 Agustus 2021 pukul 09.30.
Morewedge CK, Norton MI. When dreaming is believing: The (motivated) interpretation of dreams. J Pers Soc Psychol. 2009;96(2):249-64. doi:10.1037/a0013264

1 Like