© Dictio 2017 - 2019, Inc. All Rights Reserved. Terms of Use | About Us | Privacy Policy


Bagaimana pendapat anda terkait peta ecommerce di Indonesia?

Baru-baru ini iprice, sebuah web yang mengumpulkan ribuan kupon di hanya satu platform belanja dan mengagregasikannya, mengeluarkan hasil penelitiannya terkait dengan peta ecommerce di Indonesia.

Pengunjung bulanan terbanyak.

Dari data diatas, Lazada merupakan ecommerce dengan pengunjung bulanan terbanyak, dengan jumlah kunjungan sebanyak 51,133 juta, selisih 4,6 juta dengan peringkat kedua, yang diduduki oleh Tokopedia (46,533 juta kunjungan).

Tokopedia merupakan situs ecommerce lokal (dalam negeri) terbesar setelah elevenia, bukalapak, blibli dan alfacart.

Yang menarik adalah melejitnya situs Alfacart didalam jajaran peta ecommerce di Indonesia, mengalahkan matahari mall, walaupun Alfacart baru saja diluncurkan di Indonesia. Kekuatan utama dari Alfacart adalah model jaringan distribusinya, pada manajemen rantai suplai, menggunakan model manufacturer/distributor storage with customer pickup. Model tersebut membuat distribusi barang antar distributor dan konsumen menjadi lebih efisien.

Ecommerce produk Fashion

Untuk situs ecommerce khusus produk fashion, Zalora menjadi situs dengan pengunjung bulanan terbanyak, sekitar 2,447 juta pengunjung tiap bulannya.

Sedangkan untuk situs lokal dengan jumlah pengunjung bulanan terbanyak diambil oleh Sociolla yang kemudian diikuti oleh Berrybenka, Mapemall, Bobobobo dan Brodo.

Sosial media

Sosial media masih menjadi kekuatan utama perusahaan-perusahaan ecommerce sebagai sarana mendekatkan diri dengan pelanggannya, dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik dan media promosi.

Facebook masih menjadi sosial media yang paling dominan, yang kemudia diikuti oleh Instagram dan twitter.

Yang menarik adalah, Zalora dan Blibli, mempunyai jumlah pengikut di Facebook jauh lebih banyak dibandingkan dengan Tokopedia dan Bukalapak, walaupun keduanya merupakan situs ecommerce dengan pengunjung terbanyak kesatu dan kedua.


Secara keseluruhan, bagaimana tanggapan anda terkait dengan data peta kekuatan ecommerce di Indonesia, yang dikeluarkan oleh iprice-insights ?