Bagaimana pemimpin membangun hubungan tim dalam sebuah organisasi?

leadership

(Muhamad Adeseno Marantisa) #1

Relationship Building atau yang bisa kita sebut dengan membangun hubungan adalah suatu sifat yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin. Hubungan adalah kesinambungan interaksi antara dua orang atau lebih yang memudahkan proses pengenalan satu akan yang lain.

Hubungan dapat menentukan tingkat kedekatan dan kenyamanan antara pihak yang berinteraksi. Semakin dekat pihak-pihak tersebut, hubungan tersebut akan dibawa kepada tingkatan yang lebih tinggi.

Tak peduli apakah Anda ingin menjalin hubungan dengan orang lain secara sosial, membuat kesan pertama yang baik, membangun koneksi untuk pekerjaan, atau mencari cara untuk menjalin ikatan dengan orang lain awalnya bisa sedikit mengintimidasi, namun, jika Anda fokus menunjukkan bahwa Anda benar-benar mempedulikan lawan bicara Anda, membuat pembicaraan yang berarti, atau berusaha membuat orang lain merasa nyaman, Anda akan mampu menjalin hubungan dengan siapa pun tanpa halangan.

Berikut ini adalah hal-hal yang dilakukan untuk membangun hubungan dengan baik yaitu :

  1. Mengidentifikasi Kebutuhan pada Hubungan Anda
    Lihatlah kebutuhan pada hubungan Anda sendiri. Apakah Anda tahu apa yang Anda butuhkan dari orang lain? Dan apakah Anda tahu apa yang mereka butuhkan dari Anda? Sehingga Anda bisa membangun hubungan dengan orang lain secara efektif dan efisien. Memahami kebutuhan ini dapat berperan dalam membangun hubungan yang lebih baik.

  2. Jadwal Waktu untuk Membangun Hubungan
    Mengabdikan sebagian dari hari Anda ke arah membangun hubungan, bahkan jika itu hanya 20 menit, mungkin dipecah menjadi segmen lima menit. Misalnya, Anda bisa pergi ke kantor saat makan siang, membalas posting orang di Twitter, atau meminta rekan untuk minum secangkir kopi. Interaksi sedikit membantu membangun pondasi hubungan yang baik, terutama jika mereka tatap muka.

  3. Menghargai Sesama
    Menunjukkan penghargaan Anda setiap kali seseorang membantu Anda. Semua orang, dari bos Anda sampai petugas kebersihan, ingin merasa bahwa pekerjaan mereka dihargai. Jadi, benar-benar berikan pujian kepada orang-orang di sekitar Anda ketika mereka melakukan sesuatu dengan baik. Ini akan membuka pintu untuk membangun hubungan yang baik.

  4. Menjadi positif
    Fokus untuk menjadi positif. Positif itu menarik dan menular, dan itu akan membantu memperkuat hubungan Anda dengan rekan-rekan Anda. Tidak seorang pun ingin berada di sekitar seseorang yang negatif sepanjang waktu.

  5. Mengelola Batas Anda
    Pastikan bahwa Anda mengatur dan mengelola batas Anda, kita semua ingin memiliki teman di tempat kerja, tetapi kadang-kadang persahabatan dapat berdampak pada pekerjaan kita, terutama ketika seorang teman atau kolega mulai memonopoli waktu kita. Jika hal ini terjadi, penting bahwa Anda tegas tentang batas-batas Anda dan Anda tahu berapa banyak waktu yang Anda bagi selama bekerja dan untuk interaksi sosial.

  6. Hindari Gunjingan
    Jangan bergosip politik di kantor. “Gosip” adalah pembunuh hubungan utama di tempat kerja. Jika Anda mengalami konflik dengan seseorang dalam kelompok Anda, berbicaralah dengan mereka secara langsung tentang masalah ini. Bergosip tentang situasi dengan rekan-rekan lainnya hanya akan memperburuk situasi, dan akan menyebabkan ketidakpercayaan dan timbul permusuhan di antara Anda.

  7. Mendengarkan secara aktif
    Berlatih mendengarkan aktif ketika Anda berbicara dengan orang lain atau rekan-rekan. Orang lain pasti menanggapi orang-orang yang benar-benar mendengarkan apa yang mereka katakan. Fokus pada apa yang Anda dengarkan daripada apa yang Anda bicarakan dan Anda akan segera menjadi dikenal sebagai seseorang yang bisa dipercaya.

Membangun hubungan memang sangat penting bagi seorang pemimpin. Ini mungkin tampak mudah untuk dilakukan dengan orang lain, tetapi proses ini benar-benar menantang.

Dengan hubungan yang baik, kita dapat dengan mudah mencapai tujuan pribadi dan karir karena kita dikelilingi oleh orang-orang yang mendukung dalam segala aspek.

Sebuah organisasi berhasil mencapai misi-visi ketika karyawan atau anggota tim berada dalam hubungan yang harmonis satu sama lain. Dengan asosiasi saling baik, seorang individu secara pribadi menemukan kepuasan dan kepuasan dalam banyak hal. Sebuah hubungan yang baik dapat membuat keajaiban dalam kehidupan kita masing-masing.

Tokoh yang bisa membangun hubungan dengan baik salah satunya adalah Panglima Soedirman. Beliau merupakan salah satu pejuang dan pemimpin teladan bangsa ini. Pribadinya teguh pada prinsip dan keyakinan serta selalu mengedepankan kepentingan masyarakat banyak dan bangsa di atas kepentingan pribadinya. Ia selalu konsisten dan konsekuen dalam membela kepentingan tanah air, bangsa, dan negara. Itulah salah satu contoh tokoh yang bisa membangun hubungan baik dengan orang lain.

Referensi :