Bagaimana mengatasi tanaman kaktus membusuk atau bau?

Belakangan ini beberapa tanaman hias saya kaktus ada yang busuk dan bau. Apa penyebab dan bagaimana cara mengatasinya? Lalu apa saja kira-kira yang perlu dilakukan agar kaktus tidak busuk kembali?.

1 Like

Penyakit ini disebabkan oleh jamur Sclerotium rolfsii Sacc. Gejala serangannya adalah tanaman menjadi busuk berwarna cokelat tua. Di areal sekitarnya juga muncul bulu – bulu putih seperti misellium jamur. Pengendaliannya hanya dapat dilakukan dengan cara dimusnahkan atau disemprot Banlate T 20 KIP dengan dosis 1 – 2 gram per liter air. Untuk pencegahannya, setiap melakukan penyiraman sebaiknya jangan sampai mengenai tanaman, tetapi langsung ke media tanamnya ( Redaksi AgroMedia , 2010).

Menurut sumber lain menyebutkan busuk pada kaktus bisa disebabkan oleh banyak faktor seperti media yg tidak porous, terlalu banyak/sering disiram, diserang hama/penyakit, luka pada tubuh yg terkena air, dll. Bila busuk tersebut teridentifikasi sejak awal maka kemungkinan kaktus tersebut untuk diselamatkan masih tinggi. Namun jika busuknya sudah menjalar hingga lebih dari 50% bagian tubuhnya maka kemungkinan selamatnya kecil.
Berikut merupakan cara menangani busuk pada kaktus (joysgarden.co, 2017) :

  1. Pertama, bersihkan luka busuk sehingga terlihat daging yg putih kehijauan dan tekturnya keras. Pembersihan dilakukan sebersih mungkin untuk menghilangkan bagian yang membusuk/coklat dan lembek. Proses pembersihan ini harus dilakukan sekering mungkin, jangan memakai air sama sekali. Yang paling praktis yakni menggunakan tisu.
  2. Setelah lukanya dirasa sudah bersih dari bagian yg busuk, maka oleskan bubuk fungisida (merk apapun) pada seluruh lukanya secara merata. Bubuk fungisidanya jangan dibuat pasta, tapi langsung oleskan dan ratakan saja pada lukanya. Bila letak busuknya pada bagian akar, boleh campur fungisida dengan bubuk hormon penumbuh akar (1:1) agar mempercepat munculnya akar baru ketika ditanam kembali.
  3. Setelah itu, keringanginkan kaktus/sukulen tersebut selama 1-2 hari sebelum ditanam ulang. Lama pengeringan lukanya tergantung kondisi dan lukanya, jika busuknya parah dan lukanya besar maka proses pengeringannya bisa sampai berhari-hari. Saat dikeringanginkan, jangan dijemur atau terkena sinar matahari langsung dan jangan dihujan-hujankan/kena air.
  4. Saat ditanam kembali, bila busuknya terletak pada body/tubuh maka bisa langsung menggunakan media tanam normal untuk kaktus. Bila busuknya pada akar, maka media tanamnya jangan menggunakan pupuk organik sama sekali, contohnya kompos atau pupuk kandang karena itu akan rentan menyebabkan busuk ulang. Media tanam untuk kasus busuk akar cukup menggunakan pasir malang halus (disaring dulu) 70% dan sekam bakar 30%.
  5. Setelah ditanam ulang, letakkan kaktus tersebut pada lokasi yg tidak terlalu panas namun tetap mendapatkan sinar matahari. Penyiraman pertama dilakukan seminggu setelahnya, cukup dengan cara dispray pada medianya. Untuk berikutnya penyiraman (spray) bisa dilakukan dengan interval 5-6 hari sekali. Pemberian air dan sinar matahari bisa dilakukan bertahap tergantung pada kondisi dan proses pemulihan tanaman, bila terlihat ada bulu atau duri baru yg tumbuh maka kemungkinan besar akar barunya sudah mulai muncul/tumbuh.
  6. Untuk kasus busuk pada tubuh, bila lukanya mengering dan tidak meluas maka kaktus tersebut sudah bisa diletakkan pada lokasi biasa yg fullsun dan bakal tumbuh normal lagi seperti sebelumnya. Untuk kasus busuk akar, bila dirasa akar2 barunya sudah lumayan banyak, maka media tanamnya bisa diganti dengan media tanam kaktus normal dan dikondisikan seperti kaktus yg baru datang/diadaptasikan dulu selama beberapa hari sebelum dipindah ke lokasi yg fullsun.

Upaya penanganan busuk ini tidak selalu berhasil, tapi setidaknya akan meningkatkan kemungkinan menyelamatkan kaktus tersebut.

Referensi

Redaksi AgroMedia . 2010. Tip Jitu Merawat 19 Tanaman Hias Populer. Jakarta : PT AgroMedia Pustaka

https://www.joysgarden.co/artikel/22-cara-menangani-busuk-pada-kaktus#:~:text=Busuk%20pada%20kaktus%20dan%20sukulen,tubuh%20yg%20terkena%20air%2C%20dll.

CARA MENANGANI BUSUK PADA KAKTUS

  1. Membersihkan luka/busuk dari infeksi jamur
    Luka busuk ini terasa lembek dan berwarna coklat maka harus dihilangkan hingga tersisa bagian daging yang berwarna putih kehijauan dan masih bertekstur kasar. Proses pembersihan bisa menggunakan tisu, kapas, atau juga bisa dipotong langsung agar lebih mudah.
  2. Menaburkan bubuk fungisida
    Bubuk dari fungisida dapat disebarkan pada bagian kaktus yang terkena infeksi. Jika yang terserang pada akar kaktus maka bisa dioleskan bubuk fungisida dicampur dengan hormon pertumbuhan agar akar dapat bekerja dengan normal dan sehat.
  3. Mengeringkan kaktus
    Pengeringan luka pada kaktus dapat dilakukan dengan diangin-anginkan tanpa terpapar sinar matahari langsung sebelum ditanam ulang. Pada umumnya pengeringan dilakukan selama 1-2 hari. Lamanya pengeringan tergantung dengan tingkat keparahan pada kaktus.
  4. Penanaman ulang
    Jika pembusukan menyerang pada akar maka harus membuat media tanam yang baru. Media tanam ini harus gembur (tanah berpasir) sehingga air dapat leluasa menjangkau akar pada kaktus.
  5. Meletakan kaktus di tempat yang tepat
    Tempat yang paling tepat bagi kehidupan kaktus yaitu pada tempat yang tidak terkena hujan dan aman dari gangguan luar, tetapi juga mendapatkan sinar matahari cukup.
Referensi

https://rumahlia.com/tips-trik/cara-mengatasi-kaktus-yang-busuk