Bagaimana Melatih Kemampuan Estetika Kita?

##Pentingnya peranan ilmu estetika di sekolah
oleh Olga Denac

Setiap orang memerlukan pelajaran estetika untuk merangsang pengalaman dan perasaan dalam menikmati dunia yang rasional ini. Sekolah umum biasanya hanya mementingkan cara untuk mengembangkan ilmu dan kemampuan anak menggunakan intelektual mereka, dimana disaat yang sama tidak memperdulikan bagaimana perasaan anak tersebut(emosi, perasaan, dll). Padahal sangat penting untuk mengajari anak dengan cara yang menyenangkan, sehingga anak tersebut mampu bertindak dengan rasa proporsional, harmonis, dan penuh keindahan.
Beberapa tindakan yang harus diajarkan kepada anak-anak antara lain:

  1. Kemampuan untuk merasakan kualitas estetika— agar seorang anak mampu mengenali bentuk keindahan alam mereka harus terlebih dahulu mengenalinya. Inilah mengapa pembelajaran untuk merasakan keindahan merupakan tugas utama dalam pembelajaran estetika. Kemampuan untuk merasakan tidak hanya mencakup pengakuan emosional tetapi juga mental dan jenis pengetahuan tertentu. Setiap kali menemukan keindahan akan berpengaruh terhadap perkembangan kemampuan ini.
  2. Kemampuan untuk mengalami kualitas estetika— kualitas estetika harus dialami sendiri oleh seseorang, yang berarti juga merasakan ketertarikan, kesenangan dan optimisme. Pengalaman yang dialami seseorang akan menciptakan sebuah seni yang unik dari dirinya. Unsur-unsur kognitif saat mengalami hal tersebut juga harus menyertakan nada emosional sehingga membentuk kesan dan pengalaman estetika yang tak terlupakan.
  3. Kemampuan berkreasi— sangat penting untuk menyertakan anak dalam kegiatan yang bisa mengembangkan kreativitas mereka. Ini bukan hanya tentang membangan kemampuan estetika dalam merasakan seni namun juga tentang kreativitas yang menyajikan budaya umum dalam kehidupan sehari-hari. As Wallbaum (1996) mengatakan "persepsi estetika seseorang tergantung pada hubungan antara dirinya dan seni, sehingga karya sendiri lebih penting dari pada memamerkan karya dan presepsi orang lain."
  4. Kemampuan untuk menilai kualitas estetika— untuk menilai sebuah keindahan yang muncul kita harus terbiasa dengan ciri khas dan gaya bahasanya. Pekerjaan ini merupakan hal umum dan tidak perlu profesional untuk melakukannya. Dalam proses ini seorang guru harus mengetahui berbagai macam ilmu, kemampuan, dan kriteria penilaian untuk membedakan keindahan, nilai estetika dan karya seni agar anak-anak dapat mengembangkan pondasi untuk menilai sebuah keindahan.

Menurut Robert Dietz semakin kita mengenal objek, maka penilaian kita akan estetika akan meningkat. Berbeda dengan orang yang inovatif. Orang inovatif bergerak dari suatu hal yang umum kemudian meningkatkan ke lebih spesifik. Ada banyak cara untuk meningkatkan estetika. Berikut adalah caranya:

  1. Bekerja sebaik mungkin dimana pun kita bekerja (desain web, mebel, arsitektur, periklanan, seni, dll.)
  2. Sebisa mungkin tunjukan diri kita ke berbagai industri seperti (desain grafis, arsitektur, seni pahat, pelukis, fashion, otomotif, dll.)
  3. Baca buku/blog yang membahas tentang tren modern saat ini
  4. Membuat, mensketsa, dan membangun sebanyak dan sebaik mungkin dari inspirasi kita (tidak “copas” (copy paste))
  5. Perhatikan warna, bentuk, skala, aliran, dan konteks objek, dll. Dengan memperhatikan kerincian tersebut, maka kita akan sadar manfaatnya bagi diri kita dan bahkan bagi orang lain

Visual Design untuk Meningkatkan Kemampuan Estetika


Pengetahuan tentang visual design masih sedikit. Kita tahu bahwa perasaan akan seni sudah melekat pada diri manusia, jadi dengan sedikit praktik kita bisa benar-benar mempelajari tentang komunikasi visual untuk meningkatkan kemampuan estetika, meskipun kita bukan seorang designer.

Berikut adalah 10 tips untuk mempelajari visual design yang akan meningkatkan kemampuan estetika kita:

1. Mencari inspirasi di mana saja

Ini adalah sesuatu yang secara harfiah dilakukan oleh designer tiap waktu. Inspirasi bisa datang padamu pada waktu yang tidak terduga; tidak hanya ketika sedang belajar tentang visual design, tapi bisa juga ketika sedang menonton film, membuka majalah, atau sedang berada dalam kemacetan.

Kreatifitas adalah bagian dari pemikiran kita. Jadilah seorang dengan pikiran terbuka, berpikir out of the box, suka memperhatikan sesuatu, dan selalu menganggap bahwa ada hal baik yang harus dilakukan. Hal ini akan mendorong imajinasi dan menjadikan kita lebih inovatif.

2. Ikuti Pendekatan “Less is More”

Bagi seorang yang bukan designer, dengan kemampuan dan pengetahuan design grafis yang kurang, biasanya akan mencoba apapun yang ditahui untuk mencoba mendesain apapun. Memang, kita akan membuat kesalahan dan mengalami kegagalan, tapi jangan biarkan kegagalan tersebut mengecilkan hari kita. Dari hal itu akan diperoleh sedikit demi sedikit ilmu tentang design. Design yang efektif adalah yang jelas dan seimbang. Jangan menyatukan elemen berbeda, tapi lapisi tekstur di atas atau melebihi yang lainnya.

3. Tahu bagaimana tekstur bekerja

Tekstur pada visual design didefinisikan sebagai karakteristik dari permukaan suatu benda yang bisa dirasakan dengan sentuhan. Ini bisa digunakan untuk memberi tekanan pada area yang akan menjadi titik focus kita dan membuatnya lebih dominan dari yang lain.

Terlalu banyak memberikan tekstur akan menciptakan ruang yang terkesan ‘ramai’ dan membuat mata menjadi lelah. Pertimbangkan rancangan yang disukai dan cari tahu bagaimana menggunakan tekstur yang benar.

4. Memanfaatkan Typography (Seni Tata Huruf)

Typrography adalah bagian penting dari visual design. Memilih jenis huruf yang tepat bisa menghasilkan sesuatu yang berbeda. Huruf bisa membawa banyak maksud, tidak hanya bisa merubah isi pesan tergantung bagaimana kita menggunakannya. Jika merasa tidak nyaman, cobalah untuk bereksperimen dengan tipe huruf yang berbeda. Dan jangan ragu untuk bertanya pada seorang professional.

5. Perhatikan Warna

Warna memberi peran yang vital dalam membentuk hubungan emosi antara audience yang konten yang ditampilkan. Ada satu cara untuk mempelajari bagaimana menggunakan warna secara efektif: dengan membuka mata dan mempraktikkan. Lakukan percobaann dengan warna yang berbeda. Jangan lupa untuk mengecek bagaimana warna dan kontras di visual design dalam rangka membantu mempertegas atau memudarkan suatu elemen.

6. Gunakan whitespace dengan baik

Whitespace adalah ruang kosong antara gambar, grafik, teks, margin, dan elemen lainnya. Menggunakan whitespace secara efektif meningkatkan keterbacaan, merubah tiap halaman menjadi elegan dan nyaman bagi pembaca.

Meskipun namanya ‘white’ atau putih, bukan berarti warnanya harus putih. Pada kenyataannya warna putih lebih nyaman dan bisa menciptakan kesan bersih. Namun, hindari penggunaan whitespace yang terlalu banyak karena bisa membuat mata lelah.

7. Atur Keseimbangan dan Keselarasan

Visual design yang paling buruk pun bisa menjadi lebih baik dengan meletakkan semua bagiannya dalam keselarasan (harmoni). Keselarasan berarti bahwa semua unit saling berhubungan dan melengkapi satu sama lain. Misalnya dengan menggunakan tipe gambar yang sama, dan tidak mengkombinasikannya (foto, clipart, huruf) dalam satu halaman.

Pikirkan untuk focus pada membuat irama yang mempengaruhi aliran pandangan dan membantu pergerakan mata. Serta gunakan pola yang sama, untuk mencapai kesatuan visual.

8. Pelajari penggunaan ukuran, skala, dan proporsi

Besar kecilnya, gelap terangnya, kuat lemahnya. Penggunaan yang terlalu banyak antara ukuran dan warna bisa menimbulkan kualitas visual yang salah. Pertimbangkan penggunan ukuran (dimensi dari objek), skala (ukuran relative dari objek-objek yang berbeda), dan proporsi (keselarasan dari skala) dalam memahami hubungan antar design yang berbeda dan menggunakannya untuk menggambar pada area yang diinginkan.

9. Memahami bagaimana dan kapan menggunakan ikon

Ikon yang tepat akan mengambil perhatian penonton dan meyakinkan mereka untuk mulai membaca. Gunakan ikon untuk memecah teks yang terlalu panjang, menambahkan informasi, serta menyampaikan dan mengkomunikasikan pesan secara lebih efektif.

10. Jadilah Orang yang Teliti

Visual designer yang bagus adalah yang memperhatikan semuanya detail yang ada, tidak peduli sekecil apapun itu. Perhatikan pada penempatan elemen, mengorganisir segala sesuatu, penggunaan warna dan kontras, dan sebagainya yang bisa membuat penonton masuk lebih dalam ke dunia yang kita ciptakan.

Referensi :

Meningkatkan kualitas estetika seorang anak

Menurut Farheen Effandi pada forum Aussie Child Care Network untuk meningkatkan kualitas estetika seorang anak yang sesuai dengan tahapan perkembangannya dapat dilakukan dengan beberapa cara sebagai berikut:

Pengalaman visual dan seni, seperti:

  1. Menggambar dan melukis

  2. Pemodelan

  3. Pencetakan

  4. Konstruksi

  5. Kolase

Pengalaman musik dan suara, seperti:

  1. Mendengarkan musik dan bernyanyi

  2. Berpartisipasi dalam pembuatan musik dan bernyanyi

Pengalaman merepresentasikan sesuatu seperti:

  1. Menari

  2. Drama

Strategi untuk mendorong sikap kreatif dan kesadaran estetika pada anak-anak mungkin:

  1. Menyediakan lingkungan estetis

  2. Tampilan seni rupa yang berkualitas baik

  3. Kesadaran estetika model dan kreativitas

  4. Mendorong representasi visual dan ekspresi anak-anak

Pengalaman yang harus disajikan untuk merangsang rasa ingin tahu anak-anak dan belajar melalui:

  1. Mendorong aktif eksplorasi, eksperimentasi dan pembelajaran

  2. Memperkenalkan ide-ide dan pengalaman baru melalui pengalaman formal dan informal, baik yang direncanakan ataupun spontan

  3. Mendorong masukan program dari anak-anak

  4. Mendorong pemecahan masalah dan rasa ingin tahu

Berbagai pengalaman sesuai dengan tahapan perkembangan yang merangsang anak-anak untuk menjadi lebih imajinatif dapat disajikan melalui:

  1. Penciptaan ruang yang rapi - besar dan kecil

  2. Penyediaan berbagai bahan untuk merangsang imajinasi

  3. Penyediaan berbagai aksesoris

  4. Penyediaan berbagai bahan lintas-budaya

  5. Pantomim

Tips Untuk Meninkatkan Keterampilan Anda

Sejak lahir seorang manusia belum memiliki keterampilan. Keterampilan baru dimiliki seorang manusia dari seseorang yang mengajarkannya secara rutin dan terus menerus dan akhirnya seorang manusia tersebut bisa melakukannya sendiri. Dari penjelasannya tadi dapat disimpulkan bahwa seorang manusia yang ingin memiliki keterampilan perlu belajar dari seseorang dan perlu melatihnya.
Oleh karen itu, dalam artikel ini akan membahas tips yang membuat Anda dapat meningkatkan keteranpilan Anda dengan baik. Semoga membantu Anda dalam mengasah keterampilan. Berikut ini tips untuk meningkatkan keterampilan menurut Rafal Tomal:

1. Belajar mengidentifikasi desain dengan baik
Seorang desain harus mampu mengenali desain itu baik atau buruk untuk membuat suatu desain besar. Agar dapat mengenali dengan baik seorang desainer biasanya menggunakan pengalamannya. Semakin banyak pengalaman seorang desainer buat maka semakin cepat dan baik melihat desainnya.
Anda harus melatih diri untuk mengasah keterampilan setiap harinya. Intinya, Anda harus terus mengasah keterampilan yang Anda miliki dan belajar dari pengalaman agar desain yang Anda buat terlihat baik.

2. Belajar teori desain
Anda harus mempelajari teori desain untuk menemukan rasa apa yang sedang Anda kerjakan. Jangan terlalu fokus untuk mencapai elemen visual dalam desain Anda. Sebuah desain yang baik dimulai dari kepala kemudian dituangkan ke atas kertas.

3. Memiliki sandbox
Membuat tempat kerja untuk diri sendiri dimana Anda dapat melakukan hal-hal baru. Situs web Anda atau proyek pribadi Anda sendiri biasanya menjadi tempat yang bik untuk memulai biasanya.
Disini Anda dapt berpura-pura sebagai bos dan konsumennya. Bersenang-senanglah dengan itu dan menjadi kreatif. Jangan cepat puas dengan ide awal yang Anda miliki.

4. Meningkatkan gaya Anda
Mencoba menemukan gaya Anda sendiri, jangan bergantung terhadap kelompok. Pikirkan tentang gaya desain pribadi Anda sebagai merek dagang. Anda ingin orang untuk mengakui pekerjaan Anda dan pahala yang terbaik adalah ketika desainer lain mencoba untuk menyalin Anda. Ini menjengkelkan tetapi Anda bisa bangga pada diri sendiri.

5. Ajarkan orang lain apa yang Anda ketahui
Menulis artikel desain membantu untuk mengatur pikiran dan meninjau pengetahuan Anda sudah diperoleh. Selain itu, biasanya memerlukan beberapa penelitian dan contoh, yang bahkan dapat menyebabkan mengetahui topik yang lebih dalam dan lebih baik.

Referensi:

Tips Membentuk Kemampuan Estetika : Rangsang Panca Indra

Oleh : Adilla Widyandhana N.

Estetika adalah suatu ciptaan yang membutuhkan kreasi dari sang pencipta itu sendiri dengan cara unik dan berbeda dari setiap person. Untuk menajamkannya diperlukan pula kemampuan panca indra pada tubuh kita yaitu kemampuan dalam melihat, mencium, meraba, mendengar, mengecap.

Maka untuk menajamkannya diperlukan beberapa hal sebelum kita mulai merangsang indra anda. Sebelum itu mari kita siapkan :

  • Pulpen atau pensil

  • Kertas untuk mencatat dan sebuah lukisan

  • Alat lukis baik itu spidol atau crayon

  • Siap untuk membayangkan diri anda bagai berpetualang pada suatu tempat

  • Bersungguh-sungguh dalam meningkatkan kemampuan estetika

Setelah menyiapkan semuanya maka kita siap untuk eksperimen. Ada baiknya hal ini dilakukan secara berkelompok. Lakukan langkah-langkah berikut

  1. Perhatikan gambar


    Perhatikan gambar berikut sebagai contoh minimal selama 3 menit, Pelajari dan gali informasi bagaimana bayangan yang terpancar dari lukisan ini

  2. Pemandangan
    Perhatikan lukisan ini selama 10 menit dan catat hal-hal penting yang ada pada lukisan ini. Kemudian bagikan dan diskusikan dengan anggota kelompok anda.

  3. Sentuhan
    Sampaikan apa yang anda rasakan saat meraba objek yang ada di dalam lukisan tadi. Apakah dingin, panas, halus atau halus? Kemudian sampaikan kepada kelompok.

  4. Bau
    Bayangkan kira-kira apa yang anda cium dalam lukisan tadi bila anda sedang berada pada pemandangan pada lukisan tersebut.

  5. Suara
    Kira-kira suara apa yang akan anda dengarkan ketika anda berada di dalam lukisan tersebut. Apakah berisik? Tenang? Kemudian suara apa lagi yang mungkin akan muncul di dalam pemandangan pada lukisan tersebut? Jika sudah dirasakan kemudian bagikan pada teman kelompok anda.

  6. Rasa
    Jika seandainya ada yang bisa anda rasakan dengan indera pengecapan, apa yang anda rasakan disana? Manis? Asin? Asam?

  7. Seni Visual
    Semua informasi yang anda dapatkan sekarang coba lukiskan kembali di kertas yang anda miliki.

  8. Seni Literasi
    Sekarang coba anda bentuk kembali lukisan yang telah anda buat dalam bentuk literasi (kata-kata). Sederhananya bisa anda tuangkan pada sebuah puisi yang menggambarkan keseluruhan dari lukisan yang telah anda rasakan tadi.

  9. Pertunjukan Seni
    Sekarang anda lakukan atraksi pertunjukan untuk menggambarkan lukisan yang telah anda buat. Dapat anda gambarkan dengan cara akting atau gerakan-gerakan yang mencerminkan lukisan tersebut.

Selamat mencoba dan bermainlah dengan kreatifitas anda.

Sumber : http://www.infobarrel.com/How_to_Develop_your_Aesthetic_Awareness:__Stimulating_Your_Senses

Mengapa diperlukan pengetahuan tentang estetika?

Menciptakan dan mengapresiasi seni adalah kegiatan yang masuk akal. Reaksi dan evaluasi tidak hanya diberitahukan oleh pikiran tapi dibatasi dan dipandu oleh berbagai macam standard.Seperti review musik dan itu mengandung karakter dari musik, apa yang muncul dan mengapa sebagai penilaian mengapa efek yang dihasilkan nya bagus, buruk atau biasa saja. kami sering merubah pikiran kami dengan pertimbangan yang ringan yang dibesarkan oleh orang lain dan kagum pada keahlian orang lain.

Demikian alasan pokok dari melatih estetika adalah anggapan bahwa setidaknya beberapa perselisihan dapat diselesaikan dan beberapa orang mengetahui lebih tentang aspek tertentu dari bidang estetika daripada yang lainnya, apakah itu indie rock, film atau daftar bacaan. apresiasi estetika juga merupakan kegiatan yang memiliki nilai yang tinggi.

Kami menikmati apresiasi estetika untuk kepentingan sendiri dan cenderung berpikir bahwa itu menarik dengan mengolah seni dipikiran kita untuk mengerti tentang dunia. Pesona kemewahan dari lukisan atau desain tidak dapat hanya menyita perhatian itu sendiri tetapi sebagai cara yang mana pekerjaan tersebut sangat ekspresif dan mempunyai pengertian yang dalam.
Itu sangat layak untuk mengerti kapan, dimana dan mengapa kami dapat dengan sah membuat penilaian seni yang kritis atau menuntutnya. Hal tersebut membuktikan keberhasilan untuk mempertimbangkan apa yang membuat perbedaan dan persamaan dalam kasus estetika yang membandingkan dengan area yang lainnya.

referensi : http://static1.1.sqspcdn.com/static/f/816567/20742803/1351093549310/kieran

Mengembangkan rasa estetika dalam keluarga

Kecenderungan akan kreativitas dan apresiasi estetika bisa jelas terlihat dari anak. Emosi pun demikian. Anak-anak sangat senang ketika menggambar suatu objek dengan pensil dan pensil warna. Hal ini merupakan bentuk dari ekspresi diri mereka, meskipun orang tua mungkin kesulitan untuk menemukan hal artistic dalam diri anaknya. Namun ingatlah bahwa bukanlah sesuatu yang tidak mungkin untuk mengembangkan kemampuan estetika dalam diri anak-anak.

Mengembangkan rasa estetika di sekolah

Sekolah yang menyemangati muridnya dalam hal ekspresi artistik, melukis dan berakting dinilai mampu mengembangkan rasa estetika dibandingkan sekolah lain yang hanya menitikberatkan pada pelajaran semata. Saat kelas 1 anak-anak akan mulai menggambar objek yang tidak jelas. Namun seiring berjalannya waktu saat mereka kelas 3 maka mereka akan mulai mampu untuk menggambar suatu objek model yang jelas. Dan pada tahap ini, mereka lebih bisa menerima komentar yang diberikan oleh gurunya. Komentar yang baik akan menyemangati mereka untuk meningkatkan hasil kerjanya, namun komentar yang bersifat “ekstrim” bisa jadi malah akan menurunkan semangatnya.

Mengembangkan rasa estetika saat remaja

Ekspresi artik dan rasa estetika pada tahap ini dipengaruhi oleh factor latar belakan keluarga, kemampuan yang diinginkan, watak orang tua dan guru, dan lain-lain. Mengajari anak remaja untuk mengapresiasi akan kecantikan sangat penting dalam fase ini. Memberikan mereka pengetahuan tentang galeri seni, bangunan-bangunan bersejarah bisa menjadi referensi.

SUMBER

Menggunakan estetika dalam cara biacara dan ide akan membuat kita lebih bisa berfikir kreatif dan kritis. Ada beberapa tahapan dimana kita bisa meningkatkan kemampuan estetika kita, antara lain :
1. Accountive
Dalam hal ini seseorang mampu menceritakan tentang apa mereka amati menggunakan panca indera. Pengamatan tersebut mengarah untuk memberikan nilai pada sebuah pendapat atau temuan yang sudah ada. Dengan demikian sesoarang akan memiliki pemikiran yang lebih kreatif karena melihat dari sisi lain dalam menilai sesuatu.
2. Konstruktif
Membangun sebuah kerangka kerja untuk diri sendiri, untuk menentukan nilai-nilai estetika dalam pengetahuan dan dunia social. Dengan membangun kerangka kerja tersebut, kita akan tahu rasa yang lebih realistis dan tahu apa yang lebih tepat diterapkan dalam suatu hal (baik dunia kerja, pendidikan, dll)
3. Klasifikasi
Meng-klarifikasi hal-hal kritis yang sudah ada untuk dijadikan bahan menentukan sebuah tindakan yang akan diambil. Dengan seperti itu maka pandangan terhadap keadaan yang sudah terjadi dan akan terjadi menjadi semakin luas.
4. Interpretive
Dalam hal ini untuk mendapatkan pemikiran yang estetis, kita harus melakukan pendekatan terhadap orang-orang yang akan mendapat efek dari pemikiran kita. Apakah keputusan yang kita ambil itu bisa diterima oleh orang lain atau tidak.
5. Re-creative
Dengan melihat kreatifitas orang lain, seharusnya kita bisa menciptakan pemikiran yang lebih baik. Hal ini akan menjadi kebiasaan jika kita terbiasa untuk berfikir estetis (kreatif). Memotivasi diri sendiri untuk berinovasi lebih akan membuat kita mempunyai pemikiran yang estetis.

REFERENSI : Aesthetic Development

Cara Melatih Estetika dalam Desain

  1. Imajinasi
    Anda harus bisa memvisualisasikan project sebelum memulai mengerjakannya. Miliki proses desain kreatif yang bisa anda ikuti. Lakukan penelitian, catat ide kalian dan kembangkan project tersebut. Kebutuhannya hanya perlu memahami project yang bisa anda gunakan untuk membuat gambaran. Semakin kreatif anda, semakin unik dan berestetika desain anda.

  2. Penglihatan sebagai keindahan
    Anda harus peka melihat keindahan apa saja yang anda lihat dengan mata kepala sendiri. Desain anda haruslah memenuhi target klien atau disenangi oleh orang-orang. Jika orang lain bisa memahami logo anda, mereka mungkin akan menginginkan layanan anda. Warna, pola dan desain dalam project haruslag menyenangkan dan nyaman dipandang oleh mata, dan pesan dari desain tersebit tersampaikan dengan efektif.

  3. Ketahui konsep grafis yang baik
    Anda harus mengetahui konsep dasar tentang pewarnaan, saturasi, pixel, kebutuhan dan sebagainya. Sebagai contoh, desain yang dibuat di Adobe Photoshop tidak bisa dibesarkan terlalu besar karena dasarnya titik (bitmap) bukan garis (vector). Anda juga harus mengetahui warna-warna apa saja yang digunakan oleh industri dan wilayah. Anda harus mengerti mengapa konsep yang sering digunakan harus dihindari. Anda juga butuh untuk memahami segalanya tentang typography, pixel dan seni vector.

  4. Original
    Siapapun yang sering menggunakan konten tiruan dan menyebutnya sebagai inspirasi bukanlah seorang graphic designer. Ingatlah bersamaan dengan kreatifitas, anda juga harus menjadi original.

  5. Tetaplah rendah hati
    Bukan hanya skill, tapi kualitas juga perlu. Tidak ada yang namanya “desainer terbaik”. Desain graffis adalah proses belajar dan setiap orng yang berfikir serba tahu adalah kesalahan. Semakin anda berfikir kalau anda adalah yang terbaik secara berlebihan, maka anda akan berhenti belajar. Jadilah rendah hati dan jangan mudah bangga dengan apa yang sudah kalian capai.

  6. Mau menerima kritik
    Setiap karya seni pasti memiliki kritiknya sendiri. Seniman dimanapun sering menerima kritik di karya mereka. Kritikan bukanlah masalah, selama kritikan tersebut bisa membangun. Keindahan di pandangan orang lain tidaklah sama, pasti ada opini yang berbeda. Klien anda mungkin memiliki opininya sendiri tentang desain yang ia sukai. Ingatlah, jangan memandang kritik sebagai hal yang negative. Itu hanya pendapat orang lain, jadi tanyalah kepada mereka bagaimana agar anda bisa membuatnya lebih baik.

Referensi: http://blog.logodesignguru.com/skills-graphic-designers-cannot-do-without/

Estetika dapat didefinisikan secara sempit sebagai teori keindahan, atau lebih luas lagi sebagai filosofi seni. Kepentingan tradisional dalam keindahan itu sendiri diperluas, pada abad kedelapan belas, untuk menyertakan luhur, dan sejak tahun 1950 atau lebih jumlah konsep estetika murni Dibahas dalam literatur telah berkembang. Secara tradisional, filsafat seni berkonsentrasi pada definisi, tetapi baru-baru ini belum fokus, dengan analisis yang cermat dari aspek seni terutama menggantinya. Filosofis Estetika disini Dianggap berpusat pada Ulasan ini zaman akhir perkembangan.

Sejauh ini yang paling menyeluruh dan berpengaruh dari teori awal adalah Immanuel Kant, menjelang akhir abad kedelapan belas. Oleh karena itu penting, pertama-tama, Kant mendekati subjek untuk memiliki beberapa rasa. Kritik dari ide-idenya, dan alternatif kepada mereka, akan disajikan kemudian dalam entri ini, tapi melalui dia kita bisa memenuhi beberapa konsep kunci dalam subjek dengan cara pengenalan.

Kant kadang-kadang dianggap sebagai formalis dalam teori seni; yang mengatakan, seseorang yang berpikir isi dari sebuah karya seni tidak menarik estetika. Tapi ini hanya bagian dari cerita. Tentu dia adalah seorang formalis tentang kenikmatan murni dari alam, tetapi untuk Kant sebagian besar seni yang tidak murni, karena mereka terlibat “konsep.” Bahkan kenikmatan bagian dari alam itu tidak murni, yaitu ketika konsep itu terlibat seperti ketika kita mengagumi kesempurnaan tubuh hewan atau batang tubuh manusia. Tapi kami kenikmatan, misalnya, pola sewenang-wenang abstrak dalam beberapa dedaunan, atau bidang warna (seperti dengan bunga poppy liar, atau matahari terbenam), menurut Kant, tidak ada konsep seperti dalam kasus tersebut, kekuatan kognitif bermain bebas. Dengan desain, seni terkadang mendapatkan penampilan yang lebih menarik.
Sumber : Aesthetic

Jika anda mengikuti rencana yang cermat, menerapkan kesabaran dan tekad, dan menghindari godaan umum yang selalu menjauh dari hasil yang positif, maka anda akan memiliki jalan karir yang hebat.

Tips berikut akan membantu Anda tetap di jalur karir anda, menjaga motivasi anda tetap tinggi, dan menjaga ide anda…

  1. Tahu apa yang akan anda masuki sebelum bertindak.
  2. Desain jalan karir sesuai yang anda harapkan, cepat lebih baik
  3. Jangan sering berpindah tempat kerja
  4. Belajar mencintai dari jabatan yang paling rendah.
  5. Jadilah seorang pemecah masalah, bukan pembuat masalah.
  6. Jadilah terbuka dan menerima metode baru, produk, rutinitas, dan aturan.
  7. Berinvestasi dalam kemajuan karir Anda sendiri.
  8. Bersabarlah!

sumber : http://www.americanspa.com/business/growing-your-esthetics-career-advice-professional-whos-been-there

Mengembangkan Estetika sejak dini

  1. Perencanaan dan menyediakan pengalaman estetika
  • Mulailah untuk mencari tahu dan memilih pengembangan visual, musik, dan peransang sensor (saraf) yang tepat kepada anak-anak dengan pengalaman seni.
  • Mulai memilah bahan-bahan yang tepat dan menarik bagi mereka
  • Sesuaikan tempat bermain dan bermain hal-hal yang mendukung estetika untuk anak-anak
  • Merencanakan strategi untuk mendorok kreatif dan kesadaran estetika anak-anak
  • Sadari ketertarikan anak-anak yang timbul secara spontan pengalaman anak-anak tersebut
  • Memikikar sebuah rencana pengalaman estetika dalam menanggapi ketertarikan yang muncul (kemanpuan dan minat anak)
  • Pengalaman estitaka yang di terapkan harus mendorong keanekaragaman termasuk keragaman budaya
  1. Belikan anak pengembangan yang kejadian sesungguhnya dan pengalaman bermain imajinasi.
  • Tempat bermain baik dalam ruangan dan luar ruangan memberikan anak-anak peluang untuk enjoy dan berimajinasi.
  • Dalam mengengambangkan masukan budaya dan menggambarkan keragaman kekeluargaan
  • Merencanakan mengembangkan yang pantas, mengundang perhatian, merangsang(peka), dan pengaman aman tentang keterlibatan kepekaan anak, ketertarikan dan menyukai pembelajaran
  • Menyediakan pengalaman untuk individu anak dan kelompok kecil bagi partisipasi anak dalam hal meniru, kejadian, dan berimajinasi dan memberikan dukungan orang tua.
  1. Mendukung anak untuk berpartisipasi pada ketertarikan seni
  • Ajak anak berbicara tentang kreasi mereka
  • Mambagikan antusian mereka untuk bekerja kreatif senang hati untuk rasa hormat dan apresiasi kreatif teman-temannya
  • Memberikan anak-anak peluang untuk diskusi dan mencari tau karya seni, desain, dan gambar.
  1. Memberikan anak berbagai pengalaman untuk mengembangkan kreasi, imajinasi, dan ekspresi mereka.
  • Memberikan berbagai pengalaman untuk merangsang kesadaran mereka dan untuk mengembangkan kreatifitas, imajinasi, dan ekspresi.
  • Menyediakan bahan dan pengalaman yang merangsang perbedaan pengertian dan promosi kesadaran tubuhnya
  • Mengenali, mengakui, menidaklanjuti, dan ikuti antusias anak dan rasa ingin tahunya.
  1. Lain-lainnya
  • Komunikasi yang efektif dengan anak
  • Gunakan sumberdaya dan kretifitas
  • Merangsang dan mendorong partisipasi anak
  • Menghargai media kreatif

Sumber : www.acas.edu.au
Mohon maaf jika ada kesalahan. Sekian dan terima kasih

Daya Imajinasi adalah bentuk dari renungan, ide ide dan pemikiran yang unik yang melebar melewati batas ambang nalar manusia, yang akhirnya hasil akhirnya menjadi sesuatu yang memilki nilai estetika tinggi yang awalnya diproses oleh otak menjadi sesuatu yang berbeda yang dapat dilihat oleh mata lalu dapat dinikmati oleh rasa (batin).
Berikut adalah cara meningkat daya imajinasi :

1.Melatih otak kiri dan kanan secara bergantian
Melatih keterampilan berfikir otak kecil melalui kecepatan dan ketepatan berhitung tanpa menggunakan kalkulator atau belajar menulis dengan menggunakan tangan kiri walaupun sebenarnya anda menulis biasanya hanya menggunakan tangan kanannya. setelah itu latihlah keotak kanan dengan cara menulis sebuah artikel atau sebuah kisah tanpa dibantu siapapun . melatih otak kiri dan kanan mampu meningkatkan daya imajinasi menjadi lebih tajam dan lebih kreatif.

2. Memanfaatkan intuisi atau insting alami dengan sebaik baiknya
Setiap manusia mempunyai insting atau intuisi dalam kadar yang berbeda beda. banyak manusia yang mampu menggunakan intuisinya dalam berkarya atau melakukan penemuan atau hal hal yang inovatif dan terbaru. tetapi tidak sedikit pula yang tidak mengasah intuisinya dengan baik sehingga tidak pernah memiliki kreatifitas dalam mengembangkan bakat dan minatnya.

3. Pandai mengendalikan suasana hati
Ketika seseorang sedang terserang rasa jenuh , rasa gelisah, kecewa dan sebagainya maka stres akan menyerang perlahan lahan yang membuyarkan daya konsentrasi anda dalam berfikir. membaca buku sesuai dengan kegemaran, bakat dan minat adalah salah satu cara terbaik untuk mengalihkan stres anda dan mengendalikan suasana hati agar tetap tenang. mamapu mengendalikan suasana hati berarti akan mempermudah seseorang berfikir secara positif dan mengembangkan pemikiran pemikiran yang baru.

4. Melatih permainan menyusun kata
Melatih otak agar lebih teliti dan sabar adalah kunci utama dalam meningkatkan daya imajinasi yang kuat. imajinasi hanya datang ketika seseorang mempunyai kesabran dan ketelitian dalam hal berfikir positif. melatih otak dalam menyusun kata lewat teka teki silang secarav teratur dapat menyehatkan sel sel otak dan mermperbaiki daya ingat secara simbolik.

5. Berinteraksi atau bersosialisasi dengan orang orang kreatif
Bergaulah dengan orang orang kreatif yang mempunyai jiwa seni tinggi yang memiliki tujuan, kesamaan minat dan cara berfikir yang sama dalam hal mencari sesuatu dengan ide ide baru. sering berinteraksi dengan orang orang kreatif cenderung akan mengikat dan merubah cara berfikir orang lain pada jalan yang kreatif pula dan membuat orang orang didekatnya menjadi lebih pandai dalam hal berfikir lebih kreatif dan lebih pandai dalam hal memanfaatkan intuisi.

6. Mencoba mencari dan menyukai keterampilan baru
Seseorang yang selalu ingin tahu pada hal hal yang belum diketahuinya adalah kreatif. mencari sesuatu dan menyukai keterampilan baru yang menguntungkan dapat meningkatkan rasa semanagat dan mempertajam daya imajinasi untuk dikembangkan kearah yang lebih luas lagi.

7. Melatih mental agar lebih kuat
Ketika kegagalan melanmda hendaknya menerima kekalahan terseburt dengan lapang hati dan menjadikannya sebagai kemenangan yang tertunda. kegagalan bisa diperbaiki dengan rasa percaya diri dan keyakinan bahwa kita adalah orang orang yang mempunyai keterampilan unik yang tidak semua orang memilikinya. keyakinan yang besar dapat meningkatkan imajinasi seseorang karena didalam keyakinan yang kuat terdapat sebuah kebanggaan dan ambisi yang harus dicapai.

8. Melatih ingatan agar selalu tajam
Ingatan yang tajam dan selalu tepat dapat diwujudkan dengan rajin mengkonsumsi makanan sehat yang banyak mengandung vitamin B kompleks. Viatamin tersebut mampu memperbaiki dan mencegah kerusakan sel otak , melancarkan peredaran darah dan pembuluh darah disekitar otak dan mempertajam memori otak ketika otak menangkap dan menyimpan informasi dari luar tubuh.
Otak yang sehat selalu dapat berfikir dengan positif dan lebih imajinatif. latihlah ketajaman ingatan otak anda dengan rajinmelatih berhitung dengan kecepatan dan ketepatan, membaca, menulis dan rajin menulis pada buku dengan jujur tentang apa yang tidak anda sukai atau sukai dalam kehidupan ini, tulis pula kelebihan dan kekurangan anda. kemudian bersyukurlah bahwa sesungguhnya banyak manusia yang lebih bodoh dan tidak mampu memanfaatkan aimajinasinya dibanding anda.

9. Berinteraksi dengan alam
Seseorang yang sering berinteraksi dan bersahabat dengan alam daya imajinasinya akan lebih terasah dan lebih sensitif. karena keindahan alam selalu mampu membuat pikiran seseorang menjadi lebih tenang. seringlah jalan jalan berekreasi pada tempat tempat yang menumbuhkan rasa bangga, rasa decap kagum dan rasa bersyukur pada sang pencipta. perasaan persaan tersebut mammapu meningkatkan daya imajinasai secara alami.

10. Melakukan olahraga yang teratur
Olahraga selalu dapat menyehatkaan aliran darah yang menuju otak. jika aliran darah mernuju otak selalu lancar maka akan membuat daya imajinansi seseorang akan selalu bertambah tajam dan selalu berkembang kearah yang lebih baik. olahraga mampu memecah lemak jahat dan menghancurkan aktifiitasc bakteri yang menghambat kinerja dan menyumbat pembuluh darah menuju otak yang biasanya justru memicu seseorang menjadi tak dapat berfikir dengan baik.

11. Melatih berbicara dengan bahasa yang baku
Melatigh menggunakan bahasa yang formal dengan tepat dan terus menerus dapat mengaktifkan jaringan sel otak menjadi lebih peka terhadap informasi yang diterima dari tubuh. jika seseorang membaca buku dengan kalimat dan kata kata yang baku lalu mempraktekannya dengan ucapan fyang cepat dan tepat dengan bahasa baku pula maka sedikit demi sedikit daya imajinasi seseoranag akan semakin tajam.

12. Mengkonsumsi makanan sehat
Mengkonsumsi makana dengan standar kesehatan yang seimbang misalnya mengandung antioksidan tinggi, ,zat besi tinggi dan omega 3 adalah sangat tepat untuk meningkatkan daya imajinasi seseorang. makanan tersebut dapat berupa Buah blackberry. kismis, strawberry atau jenis ikan ikanan.

13. Mencoba hal hal yang berhubungan dengan uji nyali
Mempertebal keberanian berarti mempertajam daya imajinasi dan memperkuat rasa percaya diri terhadapa apapun. hal hal yang berhubungan denagn uji nyali adalah olahraga yang membutuhkan keberanian dan rasa percaya diri yang tinggi. pada awalnya mungkin merasa takut tertapi jika sudah berulaangkali melaakukannya rasaa percaya diri akan terwujud dengan sendiri. pada saat itula daya imajinasi seseorang akan semakin terasah dengan baik. misalnya olahraga Arum jeram, panjat tebing, terjun payung bersama orang orang yang ahli dibidangnya dan sebagainya.

14. Menuangkan ide lewat tulisan lukisan atau syair lagu
Seseorang yang sedang gundah, kecewa, jatuh cinbta, kesal atau sedang bahagia dapat menuangkan perasaannya yang paling jujur dan tulus itu lewat tulisan, lukisan atau berupa syair lagu. ketika menuangkannya lewat karya seni maka yang akan muncul adalah hasil seni yang jujur, asli dan mempunyai nilai estetika yang sangat imajinatif dan kreatif. karena lewat cara itulah orang orang bisa memahami apa yang sedang anda rasakan tanpa harus lagi bertanya pada anda.

15. Melatih untuk berfikir positif
Hindarilah pikiran pikiran negatif atau hal hal yang dapat membuat pikiran positif anda terhambat. pikiran negartif tentang apapun juga dapat menghambat dan menyumbat kreatifitas seseorang yang sebenarnya sangat kreatif . pikiran negatif selalu menggagalkan ide ide baru yang akan muncul dan kerab menghancurkan niat hati untuk berkarya atau beraktifitas sesuai dengan kesukaan, kegemaran, bakat dan minat seseorang. mulailah berlatih untuk gemar berfikir yang baik baik , berprasangka baik pada orang lain, tidak mudah menyalahkan orang lain. pandai menghargai dan menghormati karya orang lain dan tidak menghina pendapat orang lain yang berterntangan dengan kita atau hal hal lain yang bersifat baik.

16. Istirahat yang cukup 7 sampai 8 jam
Bagi anak anak tidur yang ideal adalah 8 sampai 12 jam tetapi pada orang dewasa cukup 8 jam. Istirahat yang cukup dapat membuat daya tahan tubuh kembali stabil dan membuat jaringan otak dalam keadaan yang tenang dan lebih fokus. daya imajinasi akan semakin tajam karena pembuluh darh menuju otak dalam keadaan baik.

Sumber: Grup ppkn

Bersumber dari : Aesthetic

Mendengarkan dengan seksama. Karakterisasi disengaja. Kemampuan untuk mensintesis dan bertindak secara real time. Lewat kehidupan sehari-hari kecerdasan estetika itu dibangun. Elemen dasar kecerdasan estetis adalah Kesadaran, Orisinalitas, dan Sintesis.

  • Kesadaran. Kesadaran memungkinkan kita untuk mendengarkan secara mendalam. Kesadaran menantang kita untuk menangguhkan pikiran rutin yang ada. Kesadaran yang benar mengharuskan kita menjadi sadar akan diri, dan juga sadar mengenai pikiran terdalam serta bagaimana lingkungan sekitar. Dengan kapasitas ini, kita akan secara naluriah berhubungan dengan apa yang kita rasakan, dan mencari tahu mengapa. Kita dapat menyaksikan dampak dan pengalaman orang lain. Kita bisa mengakui, menerima, dan merangkul orang-orang dan ide-ide mereka.

  • Orisinil adalah tentang karakterisasi yang disengaja, ini mengenai bagaimana anda harus berpikir dan bertingkah, demi penikmat tertentu, untuk tujuan tertentu, pada waktu tertentu.

  • Sintesis adalah hasil alamiah dari kesadaran. Sintesis adalah waktu tindakan secara real time. Ini adalah waktu pengambilan keputusan. Hal ini dirasakan, didengar, dan dilihat.

Untuk menjadi seseorang yang cerdas secara estetis maka harus mengusai seluruh indera yang anda miliki. Hal tersebut menjadi sulit akibat dari efek sosialisasi serta edukasi yang justru bersifat tidak baik terhadap penguasaan indera yang kita miliki.

Mengapa hanya mendengar, ketika kita bisa melihat, bau, rasa, sentuhan, dan, tentu saja, intuisi? Kenapa puas untuk menjadi rasional ketika kita bisa merangkul apa yang relasional, emosional, sosial, dan fisik? Kita memahami dunia melalui indera kita, dan itu adalah melalui indera kita yang kita rasakan. Hidup ini menawarkan banyak persepsi yang menyulut permadani tanggapan yang sensual. Bayangkan kekayaan pengalaman yang menanti Anda jika Anda secara sadar menggunakan indra yang tersedia untuk Anda.

A post was merged into an existing topic: Nilai-nilai apa yang seharusnya dipelajari pada anak kecil?

Dilansir dari tulisan pada portal usability.gov, Jennifer Chen memaparkan dampak estetika pada perilaku terhadap suatu situs

1. Definisikan Estetika dan Emosi
Estetika umumnya dikenal sebagai ilmu tentang pikiran dan emosi yang erat kaitannya dengan rasa keindahan. Lebih luas, estetika sebagai refleksi kritis pada seni, budaya dan alam. Estetika menawarkan sifat seperti indah, jelek, luhur, atau komik, sebagaimana berlaku untuk seni rupa. Penilaian estetika melibatkan banyak masalah. Mereka bisa dikondisikan secara kultural, terkait dengan emosi, dan setidaknya intelektual dan interpretatif. Sulit untuk mengukur hubungan antara estetika dan emosi karena sifat abstrak keduanya dan menciptakan metrik untuk estetika sangatlah sulit. Pengguna menilai dari tampilan visual dari sebuah situs Web yang sangat cepat dan penilaian mereka konsisten dari waktu ke waktu. Lindgaard, et al., (2006) menemukan bahwa tayangan situs Web yang apabila berdurasi 50 detik, sangat konsisten antar orang, dan tetap konsisten dari waktu ke waktu.

2. Dampak Usability pada Estetika
Psikologi sosial telah menunjukkan bahwa daya tarik fisik dikaitkan dengan berbagai karakteristik yang diinginkan secara sosial. Persepsi kegunaan juga dipengaruhi oleh persepsi estetika. Sayangnya, penelitian telah menunjukkan hasil yang beragam untuk hubungan antara persepsi estetika dan kegunaan. Tractinsky et al., (2000) menemukan bahwa pasca-penggunaan persepsi dari estetika dan kegunaan, keduanya dipengaruhi oleh persepsi pra-penggunaan estetika. Thuring dan Mahike (2007) menemukan bahwa meskipun estetika memiliki efek utama pada valensi emosional dan gairah fisiologis, tidak ada interaksi antara kegunaan dan estetika. Tetapi keduanya tidak menemukan fungsi yang lebih penting daripada estetika ketika membandingkan peringkat kepuasan terhadap penggunaan produk.

3. Kesimpulan
Persepsi pengguna dari situs Web dapat membangkitkan berbagai emosi dan sikap. Tidak ada pertanyaan bahwa estetika dapat mempengaruhi faktor penting yang terkait dengan keputusan pembelian online seperti sikap terhadap perusahaan.

Estetika adalah studi tentang mengembangkan kemampuan dalam melihat dan memahami dunia dengan cara baru melalui mental dan respon verbal. Kemampuan estetika mungkin bukan kemampuan bawaan sejak kita lahir, namun kemampuan ini dapat diasah jika kita melatihnya. Cara sederhananya seperti sering bertuar pikiran bagi mereka yang ahli atau paling tidak bagi mereka yang sudah mempunyai kemampuan estetika diatas kemampuan kita. Atau membaca buku-buku, bahkan menonton film, tentang design dan estetika. Terangkum dalam artikel question and answer www.quora.com

Menurut sites.google.com, ada cara sederhana untuk meningkatkan kemampuan estetika kita melalui lima panca indera yang kita miliki. Kelima panca indera itu adalah melihat, mendengar, menyentuh, mengecap dan mencium untuk membantu kita menjadi lebih sadar terhadap menghargai sesuatu, dan merespons mental dan emosional untuk keindahan yang merupakan buatan manusia dan lingkungan alam. Ilmu estetika mempelajari ilmu pengembangan seni (visual, pertunjukan, sastra dan media). Jadi, karya seni memiliki kemampuan untuk menginspirasi, menginformasikan, menantang, meningkatkan harga diri, memberikan kenikmatan untuk mengekspresikan diri, menciptakan rasa bangga, menunjukkan identitas, dan mengembangkan keterampilan yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Berikut ini adalah latihan sederhana bagi panca indera untuk meningkatkan kesadaran estetika.

MAGICAL GARDEN PAINTING
Kali ini kita akan menstimulasi panca indra dengan cara memandang sebuah lukisan pemandangan seperti kebun. Tatap dan resapi lukisan itu selama satu menit. Perhatikan tiap detail, warna, dan keindahan yang ada dalam lukisan tersebut. Setelah satu menit berlalu, tanpa melihat ke lukisan, kita harus menutup mata. Setelah itu, bayangkan lukisan yang tadi telah kita amati selama satu menit didalam benak kita.

  1. Pengelihatan
    Selama 10 menit, buatah list apa saja yang dapat kita ingat dari lukisan tersebut, seperti warna, rasa, tekstur, dan detail-detail lainnya yang masih bisa kita ingat. Diskusikan hal ini dengan peserta yang lain (jika lebih dari 1).

  2. Peraba
    Sekarang ingat-ingat tekstur dari lukisan tersebut dan diskusikan. Apakah kasar, halus, lembut, panas, dingin, dan sebagainya.

  3. Penciuman
    Bayangkan aroma apa yang akan kita hirup jika kia berada dalam lukisan kebun tersebut? Di dalam rindangnya sebuah kebun.

  4. Pendengaran
    Bayangkan kembali kita sedang berada di dalam lukisan kebun tersebut. Duduk di bangku taman, bersandar, dan menutup mata. Bayangkan suara-suara apa saja yang mungkin terdengar dan perbedaan dari suara-suara tersebut.

  5. Pengecap
    Makanan apa yang kita bayangkan jika kita berada dalam lukisan tersebut? Bukan hanya sekedar muffin dan secangkir teh. Akan tetapi, ketika kita melihat warna dari lukisan tersebut, rasa apa yang mungkin muncul

  6. Tulislah Sebuah Puisi
    Tulislah sebuah puisi atau karangan pendek yang cantik dengan penuh rasa. Sehingga pembacanya nanti juga bisa ikut merasakan apa yang kita rasakan terhadap lukisan tersebut.

  7. Pertunjukan Seni
    Gunakan tubuh kita untuk bergerak memperagakan seolah-olah kita benar-benar masuk kedalam lukisan dan berkeliling. Rasakan dan hayati, sehingga orang yang melihat juga bisa ikut mengerti dan merasakan apa yang kita rasakan.

Cara diatas adalah hanya salah satu cara dari berbagai macam cara untuk melatih kemampuan estetika kita. Selain dengan lukisan, kita juga bisa melakukannya dengan musik. Menurut www.doane.edu, manfaat melatih diri dari kemampuan estetika adalah

  • Meningkatkan hubungan baik kepada sesama (dalam website antar guru dan murid)
  • berani untuk mengambil resiko dan bertanya jika ada masalah
  • ketertarikan belajar mengekspresikan diri dengan cara-cara yang baru
  • Menambah kepercayaan diri melalui pengalaman yang telah mengajarkan kita untuk saling menghormati dan menghargai
  • Eksplorasi berbagai hubungan manusia
  • Kesempatan untuk menggabungkan pikiran dan emosi, kognisi dan pengalaman indrawi, serta analisis dan intuisi dengan menuju pemahaman sesuatu secara keseluruhan

Meningkatkan Kemampuan Estetika

Estetika merupakan salah satu kemampuan bisnis yang membuat dan pasar yang dirancang dengan indah produk, seperti syal Hermes atau gelang Cartier. Namun, daya tarik mereka dapat memperpanjang jauh melampaui desain visual mereka dan memanfaatkan persepsi sensorik lainnya

Estetika dapat didapatkan dengan cara estetika :

Strategi: Dimulai dengan melihat risiko strategis dan kerugian dari perusahaan yang telah di bawah-diinvestasikan dan / atau terdegradasi elemen estetika bisnis merekastrategi untuk kembali menanamkan dan melestarikan nilai estetika serta memanfaatkan untuk keuntungan finansial jangka panjang dan keunggulan kompetitif.

Manajerial: Mengeksplorasi tantangan yang pemimpin bisnis umum dalam mengelola sumber daya artistik dan kreatif dan, sebaliknya, tantangan yang desainer terkemuka dan pengrajin sering menghadapi di scaling dan mempertahankan operasi mereka.

Organisasi: Bagaimana membangun dan mendukung budaya yang tepat, struktur organisasi, dan proses pengambilan keputusan bisnis estetika.

Keuangan: Menilai timbal balik antara keuntungan finansial jangka pendek dan investasi jangka panjang yang dibutuhkan untuk membangun dan mempertahankan nilai estetika.

Analytic: Bereksperimen dengan metodologi baru dan teknik untuk mengukur dan mengukur nilai estetika dan akan mengembangkan strategi inovatif untuk meningkatkan nilai-nilai tersebut tanpa merusak tujuan keuangan dan operasional.

Estetika sangat perlu dalam motivator personal

Di zaman sekarang, ide dan kreativitas merupakan suatu karunia yang tidak ternilai harganya ketimbang pekerjaan yang memakai raga sebagi motor penggeraknya. Karena ide & kreativitas dapat bermula dari mimpi yang dapat diproses sehingga menjadi suatu kenyataan yang dapat digunakan. Ide dan kreativitas biasanya muncul beriringan dengan estetika atau kecantikan dimana “hal” yang sudah dibentuk dari mimpi tadi di modifikasi sedemikian rupa hingga menjadi terlihat lebih baik dan mencermikan sang pembuat.

Konsep estetika itu dapat diibaratkan sebagai seorang penulis yang sedang melukis maha karyanya. Suatu karya yang pada awalnya hanya berbentuk coret-coretan abstrak kemudian diberikan goresan-goresan serta warna-warna yang halus sehingga menimbulkan kesan cantik dan enak dipandang secara keseluruhan. Pada akhirnya lukisan tersebut selesai dan dapat dinikmati keindahannya. Kira-kira seperti itu lah estetika itu berarti.

Menurut penelitian dari Abigail Housen & Karin DeSantis, bila para penikmat estetika diberikan suatu keindahan secara sequential maka mereka akan merasa jenuh karena dapat memprediksikan ataupun merasa kurang kecantikan yang ditawarkan. Maka dari itu, mereka membuat suatu tahapan-tahapan untuk membangun keindahan diantaranya :

  • Tahap 1 – Akuntive
    Tahapan dimana sang pengembang estetika mengingat kembali bentuk-bentuk serta warna-warna ataupun hal lainnya dimemorinya yang apabila di imajinasikan dapat memproyeksikan tentang keindahan itu sendiri.

  • Tahap 2 – Konstruktif
    Tahapan membangun karya mereka dari imajinasi abstrak ke bentuk yang diinginkan. Biasanya hal ini bergantung dengan kemampuan, jenis, selera, kerja keras, alat, hingga perasaan untuk memunculkan keindahan yang ada.

  • Tahap 3 – Klasifikasi
    Tahapan pengkategorian dari karya yang sudah dibuat sehingga pesan-pesan yang ada dalam karya tersebut dapat dengan mudah dicerna.

  • Tahap 4 – Interpretasi
    Tahapan menerjemahkan karya tersebut dari sudut pandang penikmat estetika. Disini para penikmat menjadi semacam kritikus terhadap karya yang dibuat oleh sang kreator. Biasanya mereka akan menerjemahkan maksud sang kreator dan memberikan umpan balik untuk membuat sang kreator berkembang.

  • Tahap 5 – Re-kreasi
    Tahapan pemahaman menyeluruh atas semua karya sehingga dapat mengetahui aspek waktu, ruang, historis dan seterusnya.

Sebenarnya, tidak ada rumus baku untuk membuat suatu tahapan-tahapan dalam membuat suatu karya estetika. Poin-poin diatas merupakan penjabaran yang dilakukan melalui pendekatan ilmiah agar dapat dipahami dengan mudah oleh masyarakat banyak. Hanya saja, setiap seniman ataupun kreator memiliki caranya masing-masing untuk menumbuhkan aspek estetikanya.

Intuisi dan pengalaman merupakan beberapa cara yang dipakai oleh seniman tersebut. Namun, banyak pula karya estetika zaman sekarang yang dibuat justru hasil dari referensi dari karya yang sudah ada seperti contohnya flat design yang lahir dari desain warna minimalis.

Artikel ini merupakan pemikiran penulis yang mengambil referensi disini

1 Like