Bagaimana Melatih Diri Untuk Dapat Fleksibel?

fleksibel

Fleksibilitas (Flexibility) – kemampuan untuk memodifikasi, merespon dan berintegrasi terhadap perubahan dengan perlawanan yang minimal.

1 Like

Kemampuan seseorang untuk beradaptasi terhadap perubahan merupakan sebuah kunci kesuksesan dalam bekerja.

Dapat beradaptasi merupakan sebuah skill yang sangat penting. Kondisi kerja selalu berubah ubah dalam pekerjaan apapun, ekonomi naik turun, kompetitor terus bermunculan, kolega kerja datang dan pergi, dan prioritas kerja terus berganti ganti. Jika kita dapat menembus badai perubahan dan terus menjadi seseorang yang produktif maka dapat dipastikan kita memiliki nilai lebih sebagai seorang pekerja,

Ikut Bersama Perubahan

Ketika perubahan terjadi di dalam lingkungan kerja kita, kita tidak dapat memaksakan agar keadaan yang berubah lagi agar sesuai dengan keinginan kita, tetapi kitalah yang harus berubah menyesuaikan diri dengan perubahan yang ada.

Jika kita melihat bahwa ternyata perubahan yang ada ternyata membuat efisiensi kerja berkurang, maka kita dapat menginformasikan kepada pimpinan kita tentang solusi yang dapat membuat alur kerja menjadi efisien kembali .

Kebanyakan pekerja hanya menyatakan komplain mereka tentang sistem dan bukan membantu memikirkan solusi untuk membuat sistem berubah kejalan yang lebih baik.

Dengan memberikan solusi yang membangun kita dapat menjadi produktif dan efisien dalam pekerjaan yang kita lakukan.

Sistem Tidak Selamanya Sempurna

Satu hal yang harus kita sadari ialah bahwa sangat jarang tercipta sebuah sistem yang sempurna untuk sebuah perusahaan. Kebanyakan perusahaan (bahkan yang besar sekalipun) melakukan eksperimentasi dalam sistem yang ada di dalamnya, karena itulah sistem yang ada terus berubah.

Jika kita sudah menyadari hal ini, barulah kita dapat mulai ikut dalam gelombang perubahan untuk menemukan solusi terbaik untuk sistem yang sedang berjalan.

Menyesuaikan Diri dengan Orang Lain

Fleksibilitas kita dalam bekerja tidak hanya terpaku pada sistem yang ada pada perusahaan saja, tetapi juga orang-orang yang bekerja di dalam perusahaan.

Perubahan yang kita lakukan pada diri kita dapat kita sesuaikan dengan kolega-kolega kerja kita. Ada orang yang lebih menyukai diskusi presentasi, ada yang berdiskusi langsung, ada manajer yang meminta laporan harian, ada manajer yang tidak perlu laporan asal pekerjaan terselesaikan, dan begitu seterusnya.

Nilai kita dimata kolega kerja kita tentu akan memiliki kelebihan jika cara kita bekerja disekitar mereka sesuai dengan apa yang biasa mereka lakukan.

Penutup

Setiap kali kita berubah ( beradaptasi ) baik itu perubahan kecil atau besar merupakan sebuah latihan agar kita dapat menjadi seorang manajer yang hebat suatu saat nanti. Tidak peduli betapa sulitnya kondisi tim kita ataupun sistem yang ada, pada akhirnya nanti kita tetap akan berhasil karena kita dapat menyesuaikan diri.

Sumber : https://www.levo.com/posts/success-at-work

1 Like

4 Cara Untuk Melatih dan Meningkatkan Fleksibilitas Psikologi Dalam Diri Kita :blush:

  1. Cobalah untuk menjaga pikiran Anda dengan belajar sesuatu baru setiap hari jika memungkinkan. Tidak perlu sesuatu yang rumit, hanya mencoba untuk melakukan sebuah kata baru, tanggal sejarah, nama artis atau hal-hal baru semacamnya untuk daya ingat adalah latihan mental yang penting untuk mengaktifkan bagian dari struktur penting otak.

  2. Melakukan sesuatu yang sering dilakukan dengan berbeda. Artinya, memperkenalkan beberapa perubahan dalam rutinitas. Misalnya, jika Anda terbiasa duduk di tempat yang sama saat menonton TV, duduklah di tempat yang berbeda sekali-kali. Jika Anda selalu memegang cangkir kopi dengan tangan yang dominan, sesekali ubahlah dengan menggunakan tangan yang lain. Dengan cara seperti itu akan memberikan fleksibilitas stimulus lain untuk pikiran Anda.

  3. Melakukan hal-hal yang berbeda untuk perubahan. Misalnya, minum teh buan kopi, mengenakan pakaian yang berbeda dari biasanya, memesan makanan berbeda dll. Hal ini juga dapat mengaktifkan dan merangsang otak serta membantu menjaga pikiran dan jiwa agar seimbang dan gesit.

  4. Keluar dari zona nyaman Anda. Cobalah untuk menantang diri dengan kegiatan ringan secara teratur. Mengemudi di lajur kiri bukan ke kanan, melakukan teka-teki silang lebih keras dari biasanya,

Remember : " Pikirkan dengan baik, Bertindak dengan baik, Rasakan dengan baik, Menjadi baik :grinning: "

Sumber : four simple ways increase psychological flexibility

Menjadi Orang Yang Berpikir Fleksibel

Berpikir fleksible merupakan bagian penting dari kesehatan mental yang baik, hal ini dapat menjadikan seseorang berhasil dalam suatu hubungan,

Tapi apa yg dimaksud berpikir fleksible? Kamu bisa lihat dari beberapa aspek dibawah ini

Optimisme vs Pesimisme
Jika kamu orang yg berpikir fleksibel, maka kamu akan mempertimbangkan konsekuensi dari apa yang kamu rencanakan, dan kamu akan mengambil pertimbangan yang optimis ketimbang pertimbangan pesimis.

Misalnya, jika kamu berpikir untuk melepas pekerjaanmu, kamu tidak akan berpikir pada kemungkinan-kemungkinan buruk seperti kerugian besar.

Pemikir fleksibel dapat menyesuaikan kecenderungan mereka menjadi positif atau negatif berdasarkan situasi tertentu.

Menentukan Sudut Pandang
Sebagai contoh, ada terapi terhadap suatu pasangan yg diberikan suatu topik masalah, disana akan ada 3 sudut pandang, yaitu sudutpandangmu, pasanganmu, dan sudutpandang pengamat (netral)

Perlu diketahui, bahwa kamu jangan menganggap bahwa caramu memandang suatu masalah itu sama seperti oranglain, ketika kamu melihat cara pandang oranglain berbeda, maka kamu tidak akan langsung mengambil kesimpulan.

Misalnya mengakui bahwa pandangan mu bukan satu-satunya solusi yang tepat yang mungkin orang lain suka, namun menghargai pandangan oranglain itu justru menjadi alasan pilihan yang tepat bagi mu

Memahami Bahwa Aturan Praktis Tidak Selalu Berlaku
Misalnya kamu memiliki keyakinan bahwa jika pekerjaan mu ingin benar, makan kamu harus melakukannya sendiri.
Pemikir fleksible dapat mengenali ini sebagai suatu keyakinan dan tidak berlaku pada setiap situasi

sumber

5 Steps to Flexible Thinking

Beberapa orang terlihat memiliki cara yang lebih fleksibel dalam berfikir dan melakukan dari orang lain. Karena caranya yang fleksibel mereka rata-rata mampu melewati suatu perubahan dengan sangat mudah dimana banyak orang yang kesulitan terhadapnya.

Pikiran kita dapat dilatih untuk mampu berpikir dan bertindak lebih fleksibel terhadap sesuatu. Disaat kita mampu menerima suatu perubahan, variasi serta tantangan itu merupakan cara agar kita menjadi seseorang yang baru dengan cara berpikir yang baru pula.

Terkadang cara berpikir kita sangat kaku, disaat itu kita menyadari bahwa diri kita sangatlah tidak fleksibel akan sesuatu, disaat itu pula kita merasa takut, frustasi, bahkan terkadang menjadi sangat marah. Namun itu membawa anda untuk memikirkan suatu cara dan metode baru dalam menyelesaikan suatu masalah.

Dalam artikel 5 Steps to Flexible Thinking berikut mengajarkan kita cara untuk menjadi lebih fleksibel dalam cara berpikir, yaitu:

Langkah 1. Question.

Tanyakan kepada diri anda sendiri, “Apakah dalam situasi ini saya sudah fleksibel atau tidak?”. Terkadang kita merasa bahwa cara kita adalah yang terbaik, atau cara kita adalah satu-satunya jalan untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Namun menjadi fleksibel juga tidak hanya sekedar merubah cara anda atau sekedar mengiyakan pendapat orang lain saja. Tetapi anda terlebih dahulu melihat sesuatu dari perspektif yang berbeda dari yang biasa anda lakukan, kemudian buatlah keputusan yang tepat. Itulah yang dikatakan Fleksibel.

Langkah 2. Recognize.

Sadarilah dimana anda berlaku tidak fleksibel. Apakah dengan cara berpikir anda, cara anda menyelesaikan suatu masalah, atau hal-hal lainnya?

Ketika mind-set atau cara anda menyelesaikan sesuatu sudah terstruktur atau kaku, saat itu mulailah anda pikirkan bagaimana supaya anda mampu menjadi lebih fleksibel.

Buatlah dua buah daftar, yang pertama berisi tentang hal-hal yang biasa anda lakukan dengan cara anda, dan yang satu lagi berisi daftar hal-hal yang memungkinkan untuk dilakukan dengan cara lain.

Jadikan itu sebagai kesempatan anda untuk merubah cara anda untuk menyelesaikan sesuatu.

Langkah 3. Clarity.

Ketika anda tidak berpikiran fleksibel sering sekali muncul harapan bagimana seharusnya sesuatu itu berjalan dan dengan cepat memunculkan asumsi-asumsi serta kesimpulan-kesimpulan. Anda mungkin akan kesulitan untuk melihat sesuatu dengan jelas dan mungkin akan langsung beraksi dibandingkan sekedar mengamati situasi dan meresponnya.

Disaat seperti itulah sebaiknya anda berpikir dengan cara yang lebih luwes dan bebas, atau bisa dikatakan lebih fleksibel.

Langkah 4. Listen.

Saat anda mencoba untuk mendengarkan, maka anda sedang mencoba untuk membuka pandangan baru, ide baru, metode baru.

Dapat pula dikatakan disaat anda lebih mencoba untuk mendengarkan anda sedang membirkan kesempatan dan cara untuk belajar, tumbuh dan mengingat bahwa masih banyak dapat dilakukan daripada apa yang sudah pernah anda lihat.

Langkah 5. Imagination.

Bayangkan suatu situasi dimana anda merasa tertekan sebagai cara untuk melatih meleburkan cara berpikir anda, untuk menyadari pada situasi apa anda menjadi tidak fleksibel, untuk memperjelas kata hati anda, dan mendengarkan petunjunkan yang ada serta membiarkan imajinasi anda untuk berkembang menuju cara yang baru dalam menyelesaikan suatu hal.

Keuntungan Menjadi Fleksibel dari Perspektif Karyawan

Perubahan dapat memperluas kesempatan Anda dalam lingkungan kerja saat ini. Ini berarti karyawan yang mampu beradaptasi dengan pergeseran prioritas dianggap aset berharga dan di luar keterampilan dan pengalaman mereka. Mampu menyesuaikan diri dengan perubahan dalam dinamika organisasi diperlukan saat ini.

Menjadi fleksibel dapat membantu Anda mencapai keseimbangan kerja/hidup. Telekomunikasi, tempat kerja terhubung dan teknolog, berarti bahwa garis antara waktu kerja dan waktu pribadi telah kabur. Daripada menolak perubahan ini, lebih baik menerimanya. Meskipun Anda mungkin harus fleksibel dan merespon email selama jam malam, Anda juga dapat menggunakan fleksibilitas ini untuk keuntungan Anda. Kebutuhan pribadi sekali terasa di akhir pekan saja.

Menjadi fleksibel akan membuat Anda lebih responsif terhadap perubahan. Dinamika pergeseran dari tempat kerja diperlukan waktu untuk beradaptasi dan menanggapi perubahan dengan cepat. Menolak ini dapat menyebabkan stres yang tidak semestinya. Mengenali dan memahami fleksibilitas akan membantu Anda beradaptasi dengan situasi sulit dengan lebih mudah.

Keuntungan Mulailah Fleksibel dari Perspektif Majikan

Fleksibelitas membawa Anda menghargai keragaman yang ada di tempat kerja. Diversifikasi tempat kerja adalah norma baru. Berbeda budaya, agama, dan kebutuhan karyawan menandakan manajer saat ini harus mengakomodasi keragaman untuk bekerja, berpikir dan berinteraksi dengan orang lain. Menjadi fleksibel akan memungkinkan Anda untuk mengakomodasi kebutuhan tenaga kerja Anda beragam lebih mudah.

Fleksibilitas adalah keputusan manajemen yang baik. Manajer perlu beradaptasi dengan hari-hari pergeseran jadwal kerja, masalah pribadi karyawan, tidak menentunya jam kerja dan banyak lagi. Fleksibel menciptakan lingkungan di mana pengusaha dan karyawan dapat melihat kerja dan kebutuhan pribadi dalam pendekatan yang seimbang, yang saling menguntungkan.

Fleksibel adalah win-win soltion, membuat karyawan bekerja lebih baik terhadap pekerjaannya. Hal itu membangun kepercayaan dan komitmen karyawan, membantu menarik dan mempertahankan bakat kunci, serta mengatur semua orang untuk menemukan solusinya dalam bekerja bagi semua yang terlibat.

http://www.americasjobexchange.com/career-advice/flexibility-at-work

Bagaimana cara kita menjadi fleksibel dalam sebuah pekerjaan ??
Mengapa kita harus fleksibel dalam bekerja ?

Salah satu cara yang dapat kita lakukan untuk membuat diri kita fleksibel dalam sebuah pekerjaan adalah menganggap bahwa perkejaan adalah suatu kegiatan yang menyenangkan bukan sebagai lokasi tententu yang nantinya akan memberatkan kita. Menurut Dave Coplin dalam artikelnya, fleksibel dalam bekerja merupakan dasar tentang pekerjaan yang haru dilakukan pada saat itu selain itu kita juga harus dapat membuat diri kita nyaman dengan memilih lokasi yang paling tepat untuk melakukan pekerjaan itu.

Sebagai contoh ketika berada di kantor kita harus dapat menjaga hubungan sosial yang baik dengan rekan-rekan dan jika memiliki pelanggan setidaknya kita harus membuat diri kita nyaman dengan menjalin hubungan yang baik dengan para pelanggan. Dengan demikian semakin lama kita akan menjadi semakin fleksibel dan terbiasa dengan pekerjaan kita sehari-hari.

Dalam artikelnya, Dave Coplin juga mengatakan bahwa 70% dari pekerja kantor merasa lebih produktif ketika bekerja jauh dari kantor. 38% mengatakan mereka membutuhkan kreatifitas di kantor dan 90% mengatakan bahwa kerja dengan fleksibel tidak mempengaruhi kemampuan mereka dalam berkolaborasi dengan rekan-rekannya. Sebuah organisasi harus memiliki alasan yang jelas mengenai mengapa mereka ingin melakukan kerja yang fleksibel. Namun, alangkah baiknya jika seseorang dapat bekerja dengan fleksibel. Kita akan dengan mudah beradaptasi dan merasa nyaman dengan lingkungan kita bekerja. Hal tersebut akan jauh lebih menguntungkan.

Menurut David Buchholz, melakukan kerja yang fleksibel dapat meningkatkan produktivitas. Perusahaanya telah melakukan penelitian selama 7 tahun dengan menerapkan agar karyawan bekerja dengan fleksibel. Dengan memberikan karyawan alat yang tepat dan hak layanan, mereka dapat meningkatkan produktivitas sebesar 16% tiap minggunya.

Sehingga dapat dikatakan untuk menjadi seseorang yang fleksibel kita harusnya dapat dengan mudah beradaptasi dan merasa nyaman dengan tempat kita berkerja. Walapun fleksibel itu penting namun harus tetap diingat bahwa kita juga harus memilah milah mana yang baik dan mana yang buruk. Seorang pemimpin yang fleksibel akan lebih mudah dalam menggerakkan roda organisasi dalam mencapai tujuan.

Itulah sedikit penjelasan mengenai bagaimana dan mengapa kita harus fleksibel dalam bekerja . .
Semoga bermanfaat :smiley:

Sumber Baca : https://www.theguardian.com/media-network/media-network-blog/2013/mar/26/tips-flexible-remote-working-business