Bagaimana manajemen pemberian pakan ikan koi yang baik ?

Manajemen pemberian pakan ikan koi

Manajemen pemberian pakan merupakan kunci didalam budidaya ikan koi, karena apabila pemberian pakan tidak tepat akan memberikan hasil yang tidak maksimal. Bagaimana manajemen pemberian pakan ikan koi yang baik ?

Pemberian makanan ikan koi harus memperhatikan cuaca dan iklim kolam dimana ikan koi tersebut tinggal. Hal ini berkaitan dengan suhu kolam ikan.

Pada suhu rendah, frekwensi makan dapat dikurangi.

Berikut ini adalah rincian hubungan suhu air dengan frekwensi makan ikan koi:

  • Suhu metabolisme tertinggi ikan koi pada suhu air 22 sampai 26 derajat celcius. Pada suhu ini, ikan koi diberikan 3-4 kali sehari, dengan pakan koi yang mengandung kadar protein tinggi.
  • Pada suhu 18-22 derajat celcius, pemberian pakan cukup 1 sampai 2 kali sehari, dengan pakan kadar protein 40%.
  • Pada suhu sekitar 16 derajat celcius, pemberian pakan koi dilakukan 1 kali sehari. Kadar protein pakan ikan yang diberikan adalah 30%, dan dalam kondisi ini makanan dapat dicampurkan sedikit bahan lain seperti sayuran.
  • Saat suhunya menurun hingga 15 derajat celcius, cukup diberi makan 1 kali sehari. Dan dalam kurun waktu seminggu, hanya diberikan 6 kali pakan. Sehingga ada 1 hari yang tidak diberi makan sama sekali. Kadar protein dalam kondisi ini adalah protein 25%, dan bisa dicampur dengan bahan tinggi karbohidrat.
  • Jika suhu turun hingga di bawah 15 derajat celcius, pemberian pakan ikan hanya dilakukan 4-5 kali dalam seminggu. Atau hanya diberikan saat ikan benar-benar lapar.

Sumber
http://www.ikankoi.org/jenis-makanan-dan-cara-pemberian-pakan-ikan-koi-yang-bagus/

Pemberian pakan secara tepat, juga merupakan faktor penting bagi pertumbuhan dan kesehatan ikan koi. Pemberian pakan yang terlalu banyak dapat mengotori air dan bersifat racun jika berubah menjadi amoniak.

Ikan koi tidak memiliki perut seperti manusia, sehingga memiliki kecenderungan makan secara berlebihan. Jika tidak diawasi kondisi kekenyangan dapat menyebabkan kematian dengan cepat.

Proporsi jumlah pakan ikan koi adalah 5% dari berat tubuhnya untuk ikan kecil. Untuk ikan dewasa, jumlah pakan adalah 2% saja dari berat tubuhnya.

Saat memberi makan ikan, pakan harus langsung habis. Usahakan dalam waktu kurang dari 5 menit, makanan ini sudah habis tidak tersisa dari kolam.

Terlalu banyak menuangkan pakan dalam kolam juga dapat menyebabkan ikan koi menjadi kekenyangan. Ini tidak baik untuk, bahkan dapat menyebabkan ikan mati.

Feces ikan yang terlalu banyak makan, atau kekenyangan, juga menjadi terlalu banyak. Kotoran ini menyebabkan kondisi kolam menjadi tidak sehat, dan dapat menyebabkan ikan koi stres, tidak nyaman, dan akhirnya mati.

Perubahan jenis pakan utama ikan koi hendaknya dilakukan secara bertahap, dengan sedikit demi sedikit mengurangi porsi pakan lama dan mengganti dengan jenis makanan yang baru. Perubahan pakan koi secara mendadak menyebabkan koi sulit beradaptasi.

Pakan ikan koi yang baik biasanya mengandung protein, karbohidrat, mineral, lemak, dan vitamin. Pemberian pakan dapat mempengaruhi keindahan warna ikan koi.

Perhatikan juga makanan yang mengandung serat yang besar, misalnya sayuran atau buah-buahan. Jangan sampai sisa-sisa yang tidak termakan mengotori kolam, atau menyumbat saluran pengeluaran, menutup lubang kipas, atau menutup lobang pipa-pipa yang ada dalam kolam. Kita bisa membersihkannya jika demikian.

Sumber
http://www.ikankoi.org/jenis-makanan-dan-cara-pemberian-pakan-ikan-koi-yang-bagus/