Bagaimana Kamera Bisa Menyimpan Gambar?

Mungkin ada di antara adik-adik yang sudah mengenal kamera, atau bahkan pernah memotret menggunakan kamera, misalkan kamera pada handphone. Nah, kamera adalah alat untuk merekam gambar, baik gambar tidak bergerak (foto) maupun gambar bergerak (video). Kebanyakan kamera produksi terakhir bisa melakukan keduanya, baik perekaman foto maupun video.

Kamera adalah alat untuk merekam gambar, baik gambar tidak bergerak (foto) maupun gambar bergerak (video). Kebanyakan kamera produksi terakhir bisa melakukan keduanya, baik perekaman foto maupun video.

Bagaimana kamera bisa menyimpan gambar?

Secara umum kamera dibagi menjadi dua bagian besar: Yang pertama adalah lensa yang berfungsi untuk melihat obyek, mengatur ketajaman/fokus gambar, dan melakukan zoom-in dan zoom-out; Yang kedua adalah badan kamera yang berfungsi untuk mengatur besar kecilnya jendela/diafragma dibuka, kecepatan untuk merekam gambar, dan perekaman gambar pada sensor (untuk kamera digital) ataupun pada lembaran film (untuk kamera analog).

Untuk lebih jelasnya mari kita lihat gambar di bawah ini. Pada saat proses perekaman gambar/obyek (1), cahaya mengirimkan gambar melalui lensa (2) menuju bagian perekaman pada badan kamera (3). Cahaya masuk melalui jendela/diafragma (4). Lama dan besarnya jendela dibuka memengaruhi banyak atau sedikitnya cahaya yang lewat, sehingga memengaruhi terang atau gelapnya gambar yang direkam. Karena mengikuti prinsip kerja cahaya dan kaca, maka cahaya yang dipantulkan akan direkam terbalik (5) pada sensor/film (6).

Sumber: