Bagaimana hukum puasa Ramadhan bagi orang tua ?

Puasa Ramadhan

Apakah hukum orang tua / berusia lanjut untuk berpuasa terutama puasa di bulan ramadhan?

Ada beberapa hal yang perlu untuk di perhatikan kriteria orang yang sudah tua, yaitu :

  • Orang tua yang di maksud disini yaitu orang lanjut usia yang sudah sangat renta, lemah dan tidak mampu dalam menjalankan puasa ramadhan. Dan jika masih mampu dan tidak menyebabkan kekhawatiran terhadap dirinya dia masih memiliki kewajiban untuk berpuasa.

  • Bagi orang tua yang sudah lupa ingatan serta pikun, maka ia tidak memiliki kewajiban apapun. Begitupun keluarganya tidak memiliki kewajiban untuk menggantikan fidiyahnya ,karena ia telah bebas dari beban kewajibannya.

  • Sedangkan bagi orang tua yang kadang ingat dan kadang pikun, maka dia masih memiliki kewajiban disaat waktu ingatnya dan tidak wajib saat waktu lupanya datang.

Puasa Ramadhan pada dasarnya wajib bagi setiap muslim yang telah baligh atau telah memenuhi syarat wajib puasa. Namun bagaimana dengan seorang muslim yang telah lanjut usia atau lansia.

Allah swt berfirman dalam QS.Al- Baqarah ayat 184 :

“(yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.”

Dan berdasarkan pada dalil dan riwayat yang dijelaskan di atas , para Ulama bersepakat bahwa orang tua yang telah lansia mendapatkan keringanan bahkan boleh untuk tidak menjalankan puasa di bulan Ramadhan. Serta bersepakat bahwa orang yang tua renta tidak memiliki kewajibn untuk mengqada puasa yang di tinggalkan di hari lain melainkan mengganti puasanya dengan membayar fidyah.