Bagaimana hubungan antara berpikir secara computational thinking dengan bisnis?

bisnis

Computational thinking dapat diterapkan di berbagai aspek. Mulai dari kehidupan sehari-hari hingga dunia kerja. Sehingga pemikiran computational thinking saat ini sangat dibutuhkan dalam menyelesaikan suatu masalah. Dalam bidang bisnis kita seringkali juga menemukan berbagai masalah.

Bagaimana hubungan antara computational thinking dengan bisnis ?

Banyak masalah pada dunia bisnis yang dihadapi sekarang. Masalah yang tentu saja tidak bisa ditolak oleh setiap orang yang berada pada dunia bisnis. Sehingga setiap masalah harus dicari penyelesaiannya demi kelancaran dalam berbisnis. Namun sekarang pertanyaannya bagaimana setiap masalah bisnis yang dihadapi dapat diselesaikan secara lebih efektif, sistematis, dan efisien ? Oleh karena itu salah satu jalan yang dapat ditempuh adalah dengan Computational Thinking (CT). Setiap masalah harus dapat kita jadikan bagian yang lebih kecil (dekomposisi), kemudian kita mencari bagaimana persamaan pola (pengenalan pola) pada setiap masalah yang dihadapi. Kemudian membuat sebuah pertanyaan untuk klasifikasi masalah (abstraktion), dan terakhir yakni mengembangkan petunjuk pemecahan masalah atau solusi langkah demi langkah (pengembangan algoritma).

Computational Thinking (CT) adalah suatu cara atau pendekatan dalam hal melihat masalah sehingga dapat dicarikan sebuah solusi yang tepat. Computational Thinking (CT) dapat diterapkan pada setiap sektor kehidupan, salah satunya dalam dunia bisnis. Computational Thinking (CT) harus dimiliki oleh setiap manajer. Dalam bisnis pasti ada masalah yang besar dan kompleks mulai dari menganalisa kebiasaan pelanggan, pergerakan keuangan atau saham, kekuatan pasar, dan lain sebagainya. Dengan Computational Thinking (CT) kita melihat sebuah masalah bisnis tersebut bukan secara menyeluruh atau menjadi satu kesatuan, melainkan menjadikan sebuah masalah kompleks tersebut menjadi bagian yang lebih kecil. Setiap hal kecil atau detail dari sebuah masalah bisnis mempunyai sebuah data yang mana kita merubahnya menjadi sebuah hal yang bernilai bagi keputusan sebuah perusahaan, yakni informasi. Sehingga semakin banyak informasi dari setiap masalah pada binsnis maka keputusan yang diambil semakin objektif dan tepat sasaran. Menjadikan masalah kompleks menjadi lebih kecil akan berdampak langsung pada bagaimana kita menangani masalah menjadi lebih mudah dan dapat mencari solusi yang tepat. Setiap masalah bisnis jika diselesaikan sengan berpikir komputasi akan menghasilkan sebuah keputusan yang sadar, terhitung, dan bisa mendapatkan sebuah hasil yang objektif.

Sumber :

Sebelum kita membahas mengenai bagaimana hubungan berpikir computational thinking dengan bisnis kita lebih dulu membahas tentang apa manfaat yang kita dapat dari berpikir computational thinking. Computational thinking akan melatih diri kita untuk berpikir secara sistematis, logis, dan juga kreatif dalam menyelesaikan suatu masalah. Berpikir computational thinking akan memecah masalah yang kompleks menjadi masalah yang lebih kecil dan terlihat lebih masuk akal untuk diselesaikan. Dengan begitu pekerjaan yang kompleks akan terasa lebih mudah untuk diselesaikan.

Dalam dunia bisnis kita akan menghadapi banyak sekali masalah yang diluar dugaan. Hal ini menuntut kita untuk berpikir cepat dan memilih solusi yang terbaik. Dalam berpikir secara computational thinking terdapat beberapa langkah untuk memecahkan suatu masalah yakni: Decomposition, Pattern recognition, abstraction, algorithm, solution.

Dekomposisi berarti kita memecahkan suatu masalah yang kompleks menjadi permasalah yang lebih kecil. Lalu patter recognition berarti kita mencari kesamaan dari setiap masalah kecil-kecil tadi atau menemukan polanya. Lalu ada abstraksi yang berarti mengambil gambaran umum dari pola-pola yang ada setelah itu barulah kita membuat algoritmanya.

Dalam dunia bisnis seringkali ditemukan permasalahan yang tidak terprogram. Langkah-langkah yang ada dalam computational thinking sangat cocok diterapkan dalam dunia bisnis. Karena kita tidak hanya menggunakan asumsi sebagai solusi pemecahan suatu masalah namun pemecahan masalah didasarkan pada data-data yang ada. Sehingga solusi yang muncul adalah solusi yang benar-benar solutif dan bisnis akan berjalan dengan lancar. Dengan berpikir kreatif kita juga akan menemukan inovasi-inovasi baru bagi bisnis kita. Yang mana inovasi tersebut akan berdampak pada semakin cepatnya bisnis kita berkembang.

Referensi :
http://www.bcs.org/content/ConWebDoc/55416

Sebelum kita membahas mengenai hubungan antara berpikir secara komputasional dengan dunia bisnis, ada hal yang perlu kita ketahui terlebih dahulu, yaitu “apa itu berpikir secara komputasional?” berpikir secara komputasional adalah keterampilan kognitif yang memungkinkan seseorang untuk mengidentifikasi pola, memecahkan masalah yang kompleks menjadi langkah-langkah kecil, mengatur dan membuat serangkaian langkah untuk memberikan solusi, dan membangun representasi data melalui simulasi.

Saat ini, dunia bisnis sering menghadapi masalah-masalah yang lebih kompleks jika dibandingkan dengan masalah-masalah yang dihadapi di masa lalu. Salah satu contohnya adalah keterbatasan waktu untuk mengumpulkan informasi yang dibutuhkan guna membuat suatu keputusan penting dalam perusahaan. Hal ini merupakan permasalahan yang paling sering terjadi, semenjak dunia bisnis saat ini berorientasi pada kecepatan. Selain itu, masalah-masalah yang tak terduga juga seringkali muncul dalam dunia bisnis. Masalah ini mampu mengacaukan kestabilan bisnis yang telah ada, jika akar dari permasalahan tersebut tidak diidentifikasi dengan baik, maka keputusan yang diambil tidak akan efektif ataupun efisien.

Setelah mengetahui hal tersebut, dapat kita katakan bahwa berpikir secara komputasional adalah keterampilan kognitif yang sangat dibutuhkan dalam dunia bisnis. Dengan mengaplikasikan keterampilan berpikir secara komputasional, masalah-masalah yang dihadapi dalam dunia bisnis akan dapat diselesaikan dengan lebih efisien dan efektif. Sehingga, hubungan antara berpikir secara komputasional dengan bisnis adalah bisnis sangat membutuhkan kemampuan berpikir secara komputasional.

source(https://drive.google.com/open?id=0B6JUzA4Ls8eHTGdacVNyWWVOZVk)