Bagaimana Gejala dari Personality Disorder Avoidant?

personality disorder avoident

Gangguan kepribadian yang ditandai dengan kegelisahan sosial yang ekstrim. Orang dengan gangguan ini sering merasa ”tidak cukup”, menghindari situasi sosial, dan mencari pekerjaan dengan sedikit kontak dengan orang lain. Avoidant takut ditolak dan khawatir jika mereka memalukan diri mereka sendiri di depan orang lain. Mereka membesar-besarkan potensi kesulitan pada situasi baru untuk membuat orang berpikir agar menghindari situasi itu. Sering kali, mereka akan menciptakan dunia fantasi untuk pengganti yang asli.

1 Like

Gejala Personality Disorder Avoidant :

  • Keengganan dalam relasi sosial; mundur dari orang lain dalam mengantisipasi penolakan
  • Terobsesi denga tolakan atau kritikan dalam situasi sosial
  • Takut dianggap memalukan, sehingga menghindari kegiatan baru
  • Miskin citra diri; perasaan tidak puas dalam kehidupan sosial
  • Keinginan untuk meningkatkan hubungan sosial
  • Nampak sibuk sendiri dan tidak ramah
  • Menciptakan kehidupan fantasi rumit


Individu dengan Avoidant Personality Disorder ini menunjukkan pola perilaku yang muncul pada awal masa remaja, dan dicirikan dengan sifat pemalu yang ekstrim, rasa tidak mampu, serta sensitivitas terhadap penolakan (Drago, Marogna, & Sogaard, 2016).

Inti dari individu dengan avoidant personality disorder adalah individu tersebut memiliki keinginan atau kebutuhan untuk membangun relasi dengan orang lain, namun mereka memiliki ketakutan terhadap kontak sosial, terutama pada penolakan dan kritikan (Meyer & Carver, 2000).

Gejala kepribadian menghindar dalam DSM IV TR adalah sebagai berikut ini:

  • Menghindari kontak interpersonal karena takut terhadap kritikan atau penolakan.
  • Keengganan untuk menjalin hubungan dengan orang lain kecuali dirinya pasti akan disukai.
  • Membatasi diri dalam hubngan intin karena takut dipermalukan atau diperolok.
  • Penuh kekhawatiran akan dikritik atau ditolak.
  • Merasa tidak adekuat.
  • Merasa rendah diri.
  • Kengganan ekstrim untuk mencoba hal-hal baru karena takut dipermalukan.