Bagaimana contoh kasus algoritma yang memiliki strukur percabangan?

Untuk memastikan apa yang kita inginkan dari pemecahan suatu kasus diperlukannya algoritma yang jelas. dalam algoritma sendiri memiliki beberapa struktur. Salah satu struktur yang dapat digunakan ialah percabaganga. Bagaimana contoh kasus yang dapat digunakan dengan struktur percabangan?

Percabangan atau conditional adalah cara yang digunakan program untuk mengambil keputusan menggunakan kondisi yang sudah ditetapkan. Percabangan memudahkan suatu program untuk menentukan perintah manakah yang lebih tepat dijalankan. Bentuk paling umum dari percabangan dalam algoritma adalah if dan else.

Salah satu contoh kasus percabangan adalah bagaimana program dapat menentukan suatu bilangan ganjil atau genap. Misalkan programmer ingin membuat program yang dapat membedakan angka ganjil dan genap. Berikut adalah algoritma program tersebut dalam pseudocode:

1. Mulai
2. Input angka dari user ke dalam variabel x
3. Hitung x=x mod 2
4. Jika x bernilai 0, print “Bilangan genap”
5. Jika x bernilai tidak sama dengan 0, print “Bilangan ganjil”
6. Stop

Sedangkan algoritma untuk program tersebut dalam bentuk flowchart adalah:
16 PM

Pertama-tama kita buat perintah Mulai/Start untuk menandakan mulainya algoritma. Lalu, program akan meminta input angka dari user. Angka yang telah diinput akan disimpan dalam variabel x. Selanjutnya, cara mudah untuk menentukan apakah suatu angka ganjil atau genap dapat menggunakan modulus. Angka yang disimpan dalam variabel x akan dibagi dengan angka 2 hingga habis. Nilai x akan diubah menjadi angka yang telah dibagi 2 hingga habis. Lalu, jika x bernilai 0, berarti angka yang diinput user merupakan bilangan genap dan program akan mencetak kalimat “Bilangan genap”. Kemudian, jika x tidak bernilai 0, berarti angka yang diinput user merupakan bilangan ganjil dan program akan mencetak kalimat “Bilangan ganjil”. Setelah salah satu dari perintah tersebut dilaksanakan, program akan berhenti.

Itulah contoh kasus algoritma yang memiliki struktur percabangan.

Sumber: -https://beginnersbook.com/2015/03/for-loop-in-java-with-example/

Percabangan bersyarat yaitu instruksi yang akan melaksanakan percabangan ke suatu instruksi lain jika kondisinya terpenuhi, jika kondisi tidak terpenuhi maka instruksi selanjutnya (di bawahnya) yang akan dieksekusi. Sederhananya, ketika Anda melakukan sebuah tes maka hasil tes tersebut akan bernilai Boolean – baik benar atau salah. Apabila hasil tes yang didapatkan adalah salah, maka dapat dilakukan tindakan yang lain.
Bentuk pencabangan pada algoritma yang dapat di terapkan salah satunya yaitu pernyataan if-else.
Pernyataan if-else sendiri memiliki sintaks yaitu:
if (ekspresi Boolean) statement_01; (true)
else statement_11; (false)

atau

if (ekspresi boolean)
{ statement_01;
……
}
else
{ statement_11;
……
}

Contoh kasus percabangan dalam algorithma dalam penerapannya adalah menentukan akreditas sebuah variabel nilai setelah di inputkan. Berikut ini adalah algoritma akreditas sebuah nilai bila di inputkan. Dengan ketentuan apabila nilai =>90 maka memperoleh A, jika nilai =>80 maka memperoleh B, jika nilai >70 maka memperoleh C ,jika nilai =>60 maka memperoleh D,dan apabila <= 60 maka memperoleh F.

image

  1. Memulai sebuah pembuatan program diawali dengan start yang ada pada flowchart,

  2. kemudian tahapan berikutnya adalah proses menginputkan nilai data pada variabel nilai.

  3. Lalu, mengevaluasi pemilihan yang ada dengan memperhatikan ekspresi yang ada .

  4. Ekspresi pertama yaitu apakah variabel nilai memiliki nilai data yang hasilnya >= 90, jika ya maka mencetak akreditas “A”,jika tidak memenuhi maka lanjut ke statement berikutnya.

  5. Ekspresi kedua yaitu yaitu apakah variabel nilai memiliki nilai data yang hasilnya >= 80, jika ya maka mencetak akreditas “B”,jika tidak memenuhi maka lanjut ke statement berikutnya.

  6. Ekspresi ketiga yaitu apakah variabel nilai memiliki nilai data yang hasilnya >= 70, jika ya maka mencetak akreditas “C”,jika tidak memenuhi maka lanjut ke statement berikutnya.

  7. Ekspresi terakhir yaitu apakah variabel nilai memiliki nilai data yang hasilnya >= 60, jika ya maka mencetak akreditas “D”,jika tidak maka mencetak “F”.

  8. Ketika salah satu statement terpenuhi maka secara otomatis program akan berakhir berjalan.

http://interactivepython.org/runestone/static/pythonds/Introduction/ControlStructures.html

Pada algoritma berurutan biasa telah kita lihat bahwa setiap pernyataan selalu dilakukan bila telah sampai gilirannya. Namun demikian ada kalanya suatu pernyataan atau perintah hanya bisa dilakukan bila memenuhi suatu kondisi atau persyaratan tertentu. Algoritma ini disebut dengan algoritma seleksi kondisi atau juga percabangan.Contoh. Misalnya kita ingin menentukan apakah suatu bilangan merupakan bilangan prima atau tidak.

Ada 2 jenis percabangan yaitu :

  1. Menggunakan if else
    If else hanya efektif digunakan untuk kasus percabangan yang tidak terlalu banyak atau tidak terlalu kompleks,jika digunakan lebih dari itu maka Bahasa program yang ditulis akan sangat panjang.Logika algoritma nya seperti ini:


    Contoh kasusnya:

    Disitu terdapat 4 kondisi,yang pertama jika warna yang diinputkan berwarna merah makan output yang keluar adalah tulisan berhenti,yang kedua jika warna yang diinputkan berwarna kuning makan output yang keluar tulisan hati-hati,yang ketiga jika warna yang diinputkan berwarna hijau maka output yang keluar adalah tulisan jalan,kondisi terakhir jika warna yang diinputkan bukan salah satu dari 3 diatas maka output yang keluar adalah warna salah.

  2. Menggunakan switch case
    Ini efektif dikgunakan bagi kasus percabangan yang banyak dan lebih kompleks,tetapi harus memenuhi syarat tertentu seperti hanya boleh tipe data Boolean atau arithmatika dan konstantanya harus konstan.Logika algoritmanya seperti ini:


    Contoh kasusnya:

    Program diatas merupakan program untuk menentukan ukuran baju,disana terdapat 4 kondisi,yang pertama jika yang diinputkan huruf s maka output yang keluar adalah tulisan kecil,yang kedua jika yang diinputkan huruf m maka output yang keluar adalah tulisan sedang,yang ketiga jika yang diinputkan huruf l maka output yang keluar adalah tulisan besar,terakhir jika yang diinputkan selain huruf s,m,dan l maka output yang keluar adalah tulisan ukuran salah.

Sumber :

http://saterlat.com/percabangan-dan-algoritma-pemrograman-dasar.html

Branching structure that can be used is for loop.