Bagaimana Caranya Mencari Motivasi Diri Untuk Menyelesaikan Tugas?

motivasi

Self-Starting Ability merupakan sebuah kemampuan berinisiatif dan ber-proaktif. Inisiatif adalah Kemampuan Berpikir atau Mengembangkan Pikiran tentang hal-hal yang harus dilakukan dalam pengembangan pribadi maupun kelompok yang dibuat dalam Suatu Perencanaan.

Inisiatif merupakan langkah awal dari sebuah pemecahan permasalahan yang ada. Kemampuan ini biasanya dipakai dalam kehidupan atau ruang lingkup Pekerjaan, Dunia sosial, Dunia Ekonomi dan Bisnis. Menggali sebuah Kemampuan Self-Starting Ability dapat berdampak positif terhadap diri kita karena menumbukan rasa Inisitatif dan Aktif.

Hal ini dapat memicu kita untuk beraktifitas yang lebih bermanfaat dan unik. Unik dalam arti kita dapat menemukan sebuah hal baru yang akan kita laksanakan, yang dalam arti kita terhindar dari pengangguran. Selain inisiatif dan Pro-aktif biasanya Mereka biasanya menunjukkan ciri-ciri kunci tertentu yang perusahaan besar khususnya dapat mengidentifikasi kepribadian tes profil. Ciri-ciri ini termasuk menjadi percaya diri, berorientasi pada pelayanan, teliti, tegas, gigih, berorientasi prestasi, fleksibel dan pemain tim

Sebuah kemampuan Self Starting Ability ini dapat dipertajam atau diasah dengan melakukan berbagai persiapan atau kegiatan. Seperti hal umumnya, semuanya butuh proses. Sehingga banyak berbagai cara untuk meningkatkan kemampuan Self Starting Ability diantaranya:

  • Organisirlah Diri Anda, sejak memulai sesuatu sampai dengan selesai
  • Optimis dalam segala tindakan
  • Tetapkan Tujuan secara Spesifik dan Jelas, sehingga pantas untuk dikejar
  • Kriteriakan Tujuan menjadi 3 bagian, Jangka Panjang (Tahunan), Jangka Menengah (Setahun/Semester) dan Jangka Pendek (Bulanan/Mingguan)
  • Bertindak (Take Action)
  • Tentukan Waktu dan Progres Monitoring setiap Tujuan (Scheduling)
  • Menghindari segala kegiatan dari Deadlines
  • Jangan pernah menyebut pekerjaan adalah sebuah pekerjaan, namun perbaikan diri untuk masa depan.
  • Jangan takut untuk berkreasi

Kemampuan Memulai Sendiri dalam pekerjaan baru khususnya akan menempatkan Anda dalam Posisi Pusat Perhatian sedemikian kalian perlu membangun atau mengembangan kemampuan ini. Selain memperbaiki diri, dampak yang kalian rasakan juga dapat dirasakan di hal eksternal. Jika saja kita memiliki kemampuan baik, maka kita juga akan banyak dicari orang karena atas kemampuan kita tersebut. Sehingga manfaat dan pentingnya kita mengembangkan

Self Starting Ability sangat Penting. Terutama dibidang organisasi, hal tersebut dapat digunakan sebagai sebuah panutan untuk mencapai sebuah tujuan bersama. Sebuah pemimpin minimal harus bisa atau memiliki sebuah kemampuan (soft-skill) Self Starting Ability ini. Berikut berbagai manfaat yang dapat didapat ketika kita telah meningkatkan kemampuan Self Starting Ability ini :

  • Memotivasi Diri Sendiri dalam menentukan Aktivitas.
  • Mempertahankan Momentum ketika menghadapi Perlawanan
  • Menciptakan Kesempatan tanpa Stimulus Luar
  • Tidak memerlukan Supervisi untuk Fokus pada Tujuan sesuai Rencana
  • Dapat Diandalkan untuk tiap pekerjaan, proyek dan aktivitas
  • Tidak membuang waktu untuk hal yang tidak relevan
  • Mampu memulai Pekerjaan tanpa harus diberitahu apa yang harus dilakukan
  • Kreatif dan Inovatif

[details=Referensi : ]* http://work.chron.com/demonstrate-selfstarter-work-2513.html

1 Like

Bagaimana mencari motivasi diri untuk menyelesaikan hal yang telah kita mulai? Terkadang saat kita telah melakukan suatu hal, terjadi saat-saat dimana kita merasa lelah, capek, dan bosan. Sehingga akhirnya kita mengulur-ulur waktu untuk menyelesaikan hal tersebut atau bahkan kita berhenti untuk menyelesaikannya.

Ada beberapa cara agar kita bisa memotivasi diri kita sendiri untuk menyelesaikan apa yang telah kita mulai. Menurut sumber www.pickthebrain.com ada 5 cara untuk memotivasi menyelesaikan apa yang kita mulai

1. Break down the project into smaller pieces (Membagi-bagi projek tersebut menjadi bagian yang kecil)
Tipe dan ukuran suatu projek itu berbeda-beda. Untuk menjadi lebih produktif dan mengingatkan kita untuk menyelesaikan projek tersebut, cobalah untuk membagi-bagi projek tersebut ke dalam bagian-bagian yang kecil.

Dengan membagi projek ke dalam bagian yang lebih kecil, itu tidak menjadi terlihat memberatkan. Dan juga kau bisa memotivasi dirimu sendiri untuk selalu maju, denagn cara sebelum kau lanjut ke bagian berikutnya berikanlah dirimu semacam penghargaan (reward). Mungkin kau bisa santai terlebih dahulu dengan menikmati secangkir kopi/teh. Atau kau bisa membeli makanan yang enak untuk dirimu sendiri. Dan setelah perayaan tersebut selesai, kembalilah dan selesaikan bagian lainnya. Terus lakukan hal ini sampai pada akhirnya seluruh bagian telah selesai.

2. Utilize the snowball effect to your advantage. (Memanfaatkan efek bola salju untuk menjadi sebuah keuntungan)
Apa kaitannya efek bola salju dengan motivasi? satu kata, yaitu momentum. Carilah bagian yang termudah dan paling menyenangkan di dalam projek dan mulailah dari sana
Setelah kau menyelesaikan bagian tersebut dengan cepat dan mudah. Itu akan memberikanmu tambahan semangat untuk menyelesaikan dan juga itu meningkatkan tingkatan kepercayadirianmu dan juga motivasimu

3. Avoid multitasking as best as you can (Hindarilah mengerjakan hal lainnya dengan sebaik mungkin)
Mungkin kau tidak bisa menghindari gangguan, tapi setidaknya kau bisa membuat usaha untuk tidak melakukan multitasking (hal lainnya). Fokuslah kepada hal yang ada di tanganmu saat ini.

Keuntungan utama dari hal ini adalah saat kau fokus kepada projek yang sedang kau kerjakan, kau tidak hanya menjadi lebih produktif, tingkat motivasimu akan meningkat juga, karena kau ingin agar segera menyelesaikan tugas tersebut untuk melakukan hal lainnya

4. Take break (istirahat)
Jika di beberapa titik saat kau sedang melakukan sebuah projek, kau merasakan motivasimu berkurang, mungkin diakibatkan karena kau masih sangat jauh untuk menyelesaikannya atau juga hal yang belum selesai tersebut sekamin lama semakin sulit dan membutuhkan waktu yang lama.

Sebaiknya anda selesaikan bagian tersebut dan menjauhlah dari tugas tersebut. Cobalah untuk berdiri, pergi berbicara dengan seseorang, makan siang atau mungkin juga menelfon seseorang

Tujuan dari hal ini adalah untuk mengalihkan perhatianmu dari projek tersebut. Ini dapat membuat rasa frustasi dan kekesalan yang kau dapatkan menjadi berkurang. Dan saat kau kembali untuk mengerjakan tugas tersebut, kau akan lebih merasa santai, segar dan termotivasi untuk melanjutkan

5. No, seriously… take breaks. (Serius… Beristirahatlah)
Yap, ambil istirahat yang lainnya. Jika mungkin dilakukan, carilah cara untuk beristirahat 3-5 menit setelah setiap 40-45 menit melanjutkan pekerjaan. Cobalah untuk menjauh sebentar dari mejamu atau tempat kerjamu.

Penelitian mengatakan bahwa setelah 40-45 menit melakukan pekerjaan, otak akan menjadi lelah dan menjadi melambat. Dan jika hal itu terjadi maka kau akan menjadi tidak fokus.

Pergilah untuk melakukan pereganggan, minum air, dan berjalan-jalan sebentar. Apapun yang kau lakukan untuk istirahat akan menjadi hal yang menguntungkan. Dan sekali lagi, setelah kau kembali untuk menyelesaikannya, otakmu akan di “remajakan” kembali dan kau akan merasa “feel well rested”, lebih segar dan lebih termotivasi untuk melanjutkannya.

Itulah beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk mencari motivasi diri sendiri agar bisa menyelesaikan hal yang kita mulai

Sumber : pickthebrain

1 Like

Motivasi merupakan hal yang penting untuk menyelesaikan suatu pekerjaan. Tanpa adanya motivasi, tidak akan adanya semangat bagi kita menjalankan hidup ini, apalagi hanya untuk sekedar menyelesaikan tugas yang kita miliki. Motivasi bersumber dari banyak pihak, bisa dari orang-orang yang kita sayangi, seperti keluarga dan sahabat, maupun dari diri sendiri. Jika kita merasa mudah mendapatkan motivasi dari orang-orang terdekat, maka bagaimana motivasi yang berasal dari diri sendiri? Tidak sedikit dari kita yang mempunyai masalah dalam memotivasi diri sendiri.

Tidak jarang pula banyak dari kita yang merasa ingin mendapatkan cara yang instan untuk dapat memotivasi diri sendiri, namun hal itu sulit ditemukan. Butuh usaha keras untuk mewujudkannya. Contohnya adalah band legendaris The Beatles, butuh hingga 1200 penampilan hingga akhirnya band mereka menjadi terkenal. Hal itu menunjukkan untuk memotivasi diri kita untuk mencapai hal yang kita inginkan atau menyelesaikan pekerjaan yang kita punya, dibutuhkan motivasi dari dalam diri dan diperoleh dengan cara bekerja keras. Contoh lainnya ada pemilik KFC, Colonel Sanders harus menghadapi pahitnya ditolak atas resep ayam gorengnya hingga lebih dari 1200 kali hingga ada seseorang yang mau berinvestasi didalam usaha kulinernya tersebut. Hal ini tentunya tidak akan mudah tanpa adanya motivasi dalam diri.

Dalam learningfundamentals.com.au, dengan judul artikel 10 ways to boost your motivation and mood to help you get started on projects, terdapat beberapa tips untuk kita agar dapat memunculkan motivasi dalam diri kita sendiri.

1. Paksa Diri Ini Untuk Memulai - Motivasi Akan Datang Dengan Sendirinya
Banyak orang yang lebih memilih untuk menunggu hingga saat yang tepat atau hingga mereka merasa mendapatkan inspirasi untuk menyelesaikan suatu pekerjaan. Pada kenyataannya, motivasi tidak akan cepat datang jika kita terus menunggu. Orang sukses tidak pernah menunggu hingga ia bersemangat untuk menyelesaikan pekerjaannya, mereka akan mencoba sekali pun sedang tidak bersemangat. Motivasi akan datang seiring dengan kita mencoba menyelesaikan suatu pekerjaan tersebut. Kita tidak perlu mengerjakan sesuatu yang besar, mungkin bisa dimulai dari menuliskan satu kalimat, dan berlanjut menjadi satu paragraf, dan begitu seterusnya. Dan saat itulah akhirnya kita tersadar bahwa kita telah mendatangkan motivasi terhadap diri kita sendiri.

2. Bayangkan Hasil Akhirnya
Berafirmasi kepada hasil akhir yang ingin kita capai adalah salah satu cara terbaik yang bisa kita gunakan untuk tetap termotivasi menyelesaikan suatu pekerjaan yang kita miliki. Cara ini banyak dilakukan para atlit untuk tetap termotivasi dalam menghadapi pertandingan. Ada banyak sekali cara agar kita bisa berafirmasi, salah satu contohnya adalah dengan memajang gambar hal yang ingin kita capai ditempat yang sering kita lihat atau ditempat yang mudah terlihat oleh mata kita. Dengan begitu setiap kali kita meihat gambar tersebut, kita akan mengingat tujuan yang ingin kita capai dan merasa terus termotivasi untuk berusaha keras karenanya.

3. Bayangkan Hal Yang Ingin Dilakukan Selanjutnya
Jika kita merasa sulit untuk berafirmasi kepada hasil akhir dari hal yang kita tuju. Cara yang lebih mudah adalah membayangkan hal yang ingin kita lakukan selanjutnya. Hal yang dibayangkan adalah hal yang mudah, seperti mulai menyalakan komputer, memakai sepatu olahraga, bangun dari tempat tidur, dan sebagainya. Hal ini, walaupun dibutuhkan sedikit tenaga ekstra, masih cukup ampuh untuk memotivasi diri kita untuk sekedar memulai pekerjaan yang ingin kita selesaikan.

4. Lihat Masa Depan
Sering kali kita tidak bisa menghadirkan motivasi dalam diri sendiri dikarenakan kita tidak mengetahui apa yang sedang kita tuju. Cara yang dapat kita lakukan sebelum kita menerima suatu pekerjaan untuk kita selesaikan adalah bertanya kepada diri sendiri, " kenapa saya melakukan hal ini?", “apa yang saya tuju?”, “Apa manfaatnya bagi saya?”, dan “Apa yang saya inginkan dalam 3 tahun kedepan? Menjadi seperti apa?” Menjawab hal-hal diatas dapat menunjukkan kejelasan terhadap apa yang sedang kita kerjakan, menambah energi kita untuk tetap fokus kepada pekerjaan,dan mendorong kita untuk memulai pekerjaan tersebut.

5. Perdaya Diri Kita Untuk Memulai Pekerjaan
Ketika kita punya beberapa pekerjaan yang harus segera diselesaikan, cobalah untuk menanyakan diri sendiri, “apa hal kecil yang saya bisa lakukan pertam kali”. Misalnya hanya sekedar untuk mengambil buku dari rak buku atau tas, maka lakukanlah. Lalu tanya kembali pada diri kita, “apa selanjutnya?” misalkan membuka buku, lalu membaca paragraf pertama, dan begitu seterusnya hingga akhirnya kita menyelesaikan pekerjaan yang kita miliki. Hal ini mungkin terlihat langkah yang sangat kecil, tapi bukan berarti ini hal mudah. Cobalah dan jangan menyerah.

6. Dapatkan Kejelasan - Buat Target
Pahami pekerjaan yang kita miliki, apa yang harus kita lakukan pada pekerjaan yag kita miliki. APa hasil akhirnya. Setelah kita paham akan semua itu buatlah target yang ingin kita capai berserta timeline-nya. Dengan cara ini kita akan merasa termotivasi karena kita sudah mengerti apa yang akan dilakukan beserta dengan timeline dan target yang telah kita buat sendiri.

7. Beristirahatlah
Istirahat yang cukup, tidak kurang tidak pula lebih, merupakan cara yang ampuh untuk mendapatkan semangat motivasi menyelesaikan pekerjaan. Jangan paksa tubuh kita untuk menyelesaikan suatu pekerjaan, karena ha itu tidak baik bagi kesehatan, dan hasil akhir dari pekerjaan itu pasti tidak sempurna karena kita tidak fokus. Aturlah waktu untuk beristirahat dengan cukup ditengah pekerjaan yang kita selesaikan. Tidur siang atau hanya sekedar bersantai selama 10-24 menit merupakan hal yang cukup untuk mengumpulkan kembali energi dan motivasi ditengah penatnya menyelesaikan pekerjaan.

8. Menonton Video dan Mendengarkan Musik
Cobalah cari waktu disela-sela pekerjaan untuk menonton video motivasi selama 5 menit atau sekedar mendengarkan musik yang membangkitkan semangat. Selama hal ini tidak membuat konsentrasi kita buyar akan pekerjaan yang sedang kita selesaikan, maka hal ini adalah sesuatu yang baik untuk kita lakukan.

9. Berolahraga
Penelitian menunjukkan bahwa aktifitas fisik yang rutin dapat meningkatkan kreatifitas, meningkatkan ketajaman otak, dan mengurangi stress. Carilah waktu yang tepat untuk berolahraga dan mengeluarkan keringat, atau untuk sekedar bangun dari tempat duduk atau tempat tidur dan berdansa dalam ruangan. Hal ini baik untuk meningkatkan semangat kita dalam menyelesaikan suatu pekerjaan. Akan tetapi, jangan melakukan pekerjaan yang membuat kita terlalu lelah hingga kita tidak bisa melanjutkan pekerjaan, kita harus mencari kegiatan yang ringan seperti yoga, berdansa kecil, jogging, dan yang lainnya.

10. Set Timer Untuk Fokus
Mudah saja mempraktikkannya. Pada saat kita akan mulai bekerja, cobalah untuk set timer kita, semisal selama 8 menit. Dalam jangka waktu 8 menit ini, kita fokuskan diri kita untuk menyelesaikan pekerjaan. Jika setelah 8 menit ini selesai kita merasa terlalu lelah, maka beristirahatlah sejenak, tapi jika kita merasa masih bersemangat, maka lanjutkanlah. Harapannya adalah pada saat timer telah mencapai atas waktu yang ditentukan, kita masih merasa bersemangat dan terus melanjutkan pekerjaan. Dan yang terpenting adalah, timer yang kita atur merupakan cara agar kita mampu memulai untuk menyelesaikan suatu pekerjaan yang kita miliki.

11. Tips tambahan - Lakukanlah Apa yang Membuat Diri Kita Senang
Ini adalah cara yang sering saya lakukan untuk tetap memotivasi diri agar daoat menyelesaikan tugas. Semisal mendengarkan musik, mendengarkan video, makan cemilan, bahkan menulis puisi atau lagu. Coba cari tahu apa yang kalian suka dan lakukanlah disela waktu atau pada saat melakukan pekerjaan, dengan begitu waktu tidak menjadi terasa membosankan.

10 cara membuat diri anda termotivasi dan bekerja menuju bisnis anda dan tujuan anda :

1. Mengatur pernyataan misi pribadi.
Setiap bisnis memiliki atau harus memiliki misi atau visi, sesuatu yang menjelaskan lebih luas tujuan, budaya dan inti yang mendasari nilai-nilai organisasi. Hal ini juga yang dipakai untuk mengatur arah organsasi serta memotivasi pemangku kekuasaan

2. Membuat rencana.
Sama seperti dalam bisnis, pernyataan misi tidak berguna tanpa rencana untuk mengeksekusi pada itu. Anda juga harus mengembangkan dan menuliskan rencana pribadi dan profesional, termasuk jangka pendek dan tujuan jangka panjang.

3. Mulailah dengan rutinitas.
Anda harus memulai setiap hari dengan rutinitas pagi yang besar, yang akan membantu pikiran dan tubuh Anda untuk waspada, fokus dan siap untuk membuat kebiasaan baru.

4. Mengatur waktu untuk diri sendiri.
Karena pengusaha sering dapat sepenuhnya terjebak dalam bisnis mereka, penting untuk mengatur waktu pribadi selama hari untuk diri sendiri. Selama ini, membiarkan diri fleksibilitas untuk berjalan-jalan, berpikir dan bermeditasi atau bahkan berolahraga.

5. Rencana ke depan dan mengatur pengingat.
Bahkan dengan rencana, bisa sulit untuk tinggal di rutinitas. Untuk alasan ini, mengembangkan kebiasaan pengaturan pengingat sepanjang hari untuk tugas-tugas penting dan tujuan harian yang telah Anda tentukan. Gunakan alarm Anda, dengan volume dikelola, juga untuk mengingatkan diri Anda untuk tetap fokus pada tugas.

6. Set imbalan.
Sama seperti dalam bisnis, Anda harus memperhatikan dan menghargai kemenangan kecil di sepanjang jalan untuk jangka panjang, tujuan yang lebih luas.

7. Libatkan teman.
Kadang-kadang motivasi terbaik berasal dari tekanan teman sebaya. Ajaklah teman-teman Anda dan rekan-rekan untuk membantu memotivasi Anda berdua menuju tujuan individu dan bersama.

8. Memberi hati dalam kegiatan inspiratif.
Kadang-kadang, Anda hanya perlu melihat di luar lingkaran Anda untuk motivasi. mencocokan diri dengan film yang memberi inspirasi. Selama istirahat makan siang Anda, menonton TED talk. Atau mendengarkan “podcast” inspiratif selama perjalanan Anda, di jalan harian Anda atau saat Anda menikmati waktu pribadi Anda sendiri.

9. Tetap positif.
Tidak ada satu ukuran yang cocok untuk semua jawaban yang membuat orang bahagia, dengan definisi, teori, dan opini berlimpah. Bagi saya, saya memiliki mantra sederhana yang saya berpaling ketika saya membutuhkan dorongan. Itu hanya, “Pilih bahagia.” Dengan mengatakan kalimat itu dan mengerahkan sebuah senyum otentik, saya menemukan suasana hati dan motivasi saya meningkat secara eksponensial.

10. Tidur.
Akhirnya, tidak pernah meremehkan nilai tidur malam yang baik untuk motivasi pribadi. Setelah tahun pengalaman dan bereksperimen sendiri, saya telah menemukan bahwa, dengan beberapa pengecualian, tidak ada tugas yang belum selesai atau tujuan terjawab bernilai kesengsaraan yang datang dengan kehilangan tidur di atasnya.

Sumber : https://www.entrepreneur.com/article/270443

Self Starting Ability
Kemampuan memotivasi diri dan mempertahankan diri agar tetap termotivasi dalam keadaan sesulit apapun. Kita membutuhkan sebuah motivasi, hal yang mendorong kita untuk mencapai tujuan utama dalam hidup, merasa lebih terpenuhi dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.

Fundamentalnya memotivasi diri adalah bagaimana kita mengerti kenapa kita melakukan hal tersebut. Hal ini mungkin terdengar sederhana tapi kadang-kadang motivasi anda berada dalam alam bawah sadar anda sendiri. Movitasi anda akan berubah-ubah dari masa ke masa. Selama ini terjadi kebutuhan, keinginan dan tujuan kita berubah dan berevolusi.
Ada 2 tipe utama motivasi yaitu:

o Intrinsik, karena kita meyukai hal tersebut. Melakukan suatu tindakan atau tugas berdasarakan kepuasan yang diharapkan. Dimana kita merasa senang, tertarik dalam melakukannya.

o Ekstrinsik, karena kita harus melaakukan hal tersebut. Melaakukan suatu tindakan atau tugas agar mendapatkan penghargaan berupa uang, kekuatan, dan berupa nilai kehidupaan yang bagus.
Manusia termotivasi oleh beberapa hal dalam berbagai waktu di masa hidupnya, dan kita semua cenderung untuk bekerja lebih baik ketika kita mencintai apa yang kita sedang lakukan. Dan hal yang perlu kita ingat berdasarkan konklusi Ian McKenzie:

Mejaga Sifat Positif: Tidak ada yang lebih kuat untuk memotivasi diri selain dari perilaku diri yang benar. Anda tidak dapat memilih atau mengontrol sebuah keadaan, tetapi anda dapat memilih suatu perilaku untuk menghadapi keadaan tersebut.

Dan menurut Craig Childs langkah-langkah untuk membangun motivasi jangka panjang adalah sebagai berikut:

  • Mulai dari yang sederhana, jaga motivator berada di area kerja anda, hal-hal yang dapat memberikan percikan atau dorongan untuk melakukan sesuatu.

  • Pertahankan rekan yang baik, buatlah interaksi dengan orang-orang yang positif dan termotivasi. Diskusi kecil dengan mereka mengenai ide-ide atau berbicara hal-hal sepele di chat yang berhubungan dengan tujuan anda.

  • Tetap Belajar, Baca segalanya. Semakin banyak membaca maka pengetahuan semakin luas dan akan lebih percaya diri dalam melakukan suatu proyek.

  • Tetap Positif, Lihatlah hikmah kebaikan dalam sesuatu yang buruk. Saat menghadapi rintangan, biasakanlah mencari solusi dalam menaklukan hal tersebut daripada menggerutu dan melakukan hal yang tidak penting.

  • Berhenti Berpikir berlebihan, Lakukanlah. Jika anda kurang termotivasi dalam menjalankan suatu proyek, coba lakukan hal yang lain. Bahkan sesuatu yang sepele, lalu anda akan mengembangkan momentum untuk melakukan hal yang lebih penting.

  • Kenali diri Anda, Ingatlah saat anda kekurangan motivasi dan saat anda menjadi seperti bintang. Akan ada pola-pola dari dalam diri anda yang tidak akan disadari, dan ketika anda sadar akan pola-pola itu, anda dapat bekerja dan berkembang.

  • Buatlah Milestone, Jaga dan buatlah catatan akan progress apa yang akan dicapai dan seberapa besar anda telah berusaha untuk mencapai tujuan utama anda.

  • Bantu Orang lain, Berdikusi dan membantu teman agar tetap termotivasi. Melihat orang lain yang sukses maka kita akan terbawa oleh aura mereka.