© Dictio 2017 - 2019, Inc. All Rights Reserved. Terms of Use | About Us | Privacy Policy


Bagaimana caranya agar dapat meyakinkan orang lain?

Meyakinkan Orang Lain (Persuading Others) - kemampuan untuk meyakinkan orang lain, untuk menyajikan sudut pandang seseorang dengan sedemikian rupa sehingga bisa diterima oleh orang lain.

Bagaimana caranya agar dapat meyakinkan orang lain?

1 Like

Kemampuan untuk mengajak seseorang menjadi rekan kerja atau investor sangatlah penting dimiliki oleh setiap individu. Karena dengan mengetahui dan menguasai kemampuan ini akan membantu dalam melancarkan bisnis, untuk selanjutnya mengembangkan bisnis menjadi lebih maju. Di artikel ini akan membahas cara untuk mengajak seseorang dan meyakinkan seseorang untuk bekerja sama diaplikasikan kedalam berbagai bidang yang sedang dijalani.

Kemampuan ini tidak dimiliki oleh semua orang. Orang – orang biasanya sangat percaya diri akan ide-ide dan perkerjaan dapat dilakukan sendiri. Tidak semua ide dan pekerjaan dapat dikerjakan sendiri, pasti kita juga membutuhkan bantuan dari beberapa rekan yang terampil dibidang masing – masing yang digeluti. Masalahnya bagaimana cara yang tepat untuk mengajak mereka dan meyakinkan mereka untuk membantu kita menyelesaikan ide atau pekerjaan yang ingin kita kerjakan. Jangan sampai salah dalam mengajak seseorang bergabung dengan kita, jika hal itu terjadi akan berdampak kepada kita dalam menyelesaikan masalah.

Diartikel ini dijelaskan ada 3 cara untuk melakukan pendekatan persuasi, bagaimana cara yang baik untuk melakukan persuasi agar tidak terjadi kesalahan.

  • Yang pertama adalah listen (mendengarkan). Untuk membujuk agar lebih efektif langkah pertama adalah mendengarkan dengan seksama, jika kita ingin didengar maka kita harus mendengar semua keinginan dan kebutuhan orang lain yang ingin kita bujuk, beri dia kesempatan untuk mengungkapkan semua. Ini menjadi penting karena, kita tidak akan di anggap mengejar kepentingan pribadi. Oleh karena itu tujuan percakapan ini agar rekan tidak merasa dimanipulasi dan akan bermanfaat untuk kedua belah pihak.

  • Yang kedua adalah berlatih, meskipun jarang atau kurang pandai membujuk orang lain. Itu bukan menjadi masalah yang besar, kemampuan persuasi dapat ditingkatkan. Dengan cara melakukan improvisasi dan berperilaku secara alami, jangan merasa dibawah tekanan dan lakukan sebanyak mungkin untuk berkomunikasi dengan orang lain, maka akan terbiasa untuk melakukan negosiasi dan persuasi.

  • Yang ketiga adalah jangan takut untuk mencoba, hilangkan semua kekhawatiran, atau takut gagal melakukan persuasi. Jangan terlalu memikirkan hasil persuasi dan jangan takut membuat kesalahan karena manusia tidak sempurna, jika terjadi kesalahan maka tetap bawa itu ke dalam diskusi dengan orang yang sedang dibujuk. Jangan gugup, karena akan merusak suasana hati. Dan akan mengacaukan proses persuasi.

Itu adalah 3 tips yang dapat membantu atau menambah wawasan dalam hal persuasi, jadi intinya persuasi kegiatan yang harus sering dipraktikan, karena dengan sering dipraktikan akan menjadi hal yang biasa dan dapat membantu dalam perkembangan bisnis ataupun karir kita. Karena persuasi bukan hal yang dilarang.

Artikel ini ditulis dengan sumber: http://www.filipmolcan.com/blog/3-simple-tips-better-persuasion-skills

1 Like

Meyakinkan Orang Lain (Persuading Others)


Seseorang kerap kali sangat sulit untuk meyakinkan orang lain bahwa caranya adalah cara terbaik dalam memecahkan suatu permasalahan, terlebih lagi jika ia sendiri tidak yakin mengapa mereka mengatakan tidak untuk caranya. Maka dari itu, kita harus belajar taktik yang tepat untuk meyakinkan orang lain. Menurut wikiHow, ada 6 method untuk meyakinkan orang lain, yaitu:

Method 1: The Basics

  1. Memahami Betapa Pentingnya Waktu
    Dalam meyakinkan orang lain, tidak hanya membutuhkan kata-kata dan bahasa tubuh, namun juga harus mempertimbangkan waktu yang tepat untuk membicarakannya dengan mereka. Jika Anda mendekati orang-orang ketika mereka lebih santai dan terbuka untuk diskusi, kemungkinan besar Anda akan lebih cepat mencapai hasil yang lebih baik.

  2. Kenali Mereka
    Sebagian besar, hubungan persuasi ataupun bukan persuasi, didasari oleh hubungan umum antara Anda dan klien Anda. Jika Anda tidak mengenali mereka dengan baik, maka mulailah untuk membangun hubungan baik dengan mereka, karena pada umumnya manusia akan merasa lebih aman (dengan demikian pula lebih menyukai) dengan orang yang memiliki kesamaan dengan mereka. Jadi, mulailah menemukan kesamaan dengan klien Anda, contohnya dengan memulai pembicaraan mengenai minat klien Anda.

  3. Berbicara dengan Jelas
    Berbicara dengan jelas dapat membantu Anda menjaga niatan Anda. Jika Anda berbicara kurang jelas, orang lain mungkin saja setuju dengan Anda, namun mereka tidak akan selalu tahu apa yang Anda inginkan. Contoh, Anda mengatakan kepada klien Anda, “Hubungi saya kapanpun.” Klien akan menganggap bahwa kapanpun bisa menghubungi Anda, sementara yang Anda mau adalah untuk menghubungi Anda disaat jam kerja. Maka akan lebih baik jika kalimatnya adalah “Hubungi saya kapanpun pada saat jam kerja.”

  4. Berpaku pada Ethos, Pathos, dan Logos
    Ethos adalah berpikir kredibilitas, pathos adalah bergantung pada emosi Anda , sedangkan logo adalah kata dasar dari logika, yaitu berbicaralah berdasarkan logikanya.

  5. Menghasilkan Kebutuhan
    Menghasilkan kebutuhan adalah aturan yang paling pertama dalam meyakinkan orang lain. Anda harus mengetahui apa yang orang lain butuhkan, agar Anda bisa meyakinkan mereka bahwa cara Anda adalah cara yang paling tepat. Dalam menghasilkan kebutuhan, ciptakanlah sebuah kelangkaan dan sebuah urgensi.

Method 2: Your Skills

  1. Berbicara Cepat
    Semakin cepat Anda berbicara, semakin sedikit waktu pendengar Anda memiliki untuk memproses apa yang Anda katakan dan mempertanyakannya. Hal itu akan membuat membuat perasaan bahwa Anda benar-benar memahami subjek dengan menjalankan melalui fakta-fakta dengan kecepatan. Berbicara cepat tampaknya menunjukkan kepercayaan diri, kecerdasan, objektivitas dan pengetahuan unggul.

  2. Menjadi Sombong
    Siapa yang akan berpikir bahwa menjadi sombong adalah suatu hal yang baik (di saat yang tepat)? Penelitian yang dilakukan di Carnegie Mellon University telah menunjukkan bahwa manusia lebih memilih saran dari sumber percaya diri (terkesan sombong).

  3. Menguasai Bahasa Tubuh
    Jika Anda tampak didekati, tertutup, dan tidak mau kompromi, orang tidak akan mau mendengarkan kata yang Anda katakan. Bahkan jika Anda mengatakan semua hal yang benar, mereka mengambil kata-kata dari tubuh Anda.

  4. Tetap Konsisten
    Untuk meyakinkan orang lain, pesan Anda dan bahasa tubuh Anda harus cocok. Jika tidak, Anda langsung terlihat seperti seorang pembohong.

  5. Bersikap Gigih
    Orang yang paling persuasif adalah orang yang bersedia untuk terus meminta apa yang mereka inginkan, bahkan ketika mereka selalu mendapat penolakan.

Method 3: Incentive

  1. Memanfaatkan Perasaan Bersalah dan Hubungan Timbal Balik Kepada Orang Lain

  2. Memanfaatkan Kekuatan dari Kesepakatan

  3. Menggunakan Rute Moral
    Bisa dibilang metode ini adalah yang paling lemah, tapi mungkin bisa lebih efektif dengan beberapa orang. Jika Anda memperhitungkan seseorang yang tidak bisa dipindahkan oleh uang atau gambar sosial, maka biarkan mereka pergi.

Method 4: Strategies

  1. Memanfaatkan Perasaan Bersalah dan Hubungan Timbal Balik Kepada Orang Lain

  2. Memanfaatkan Kekuatan dari Kesepakatan

  3. Meminta Banyak
    Mintalah apa yang sebenarnya Anda inginkan pada permintaan yang kedua atau lebih, bukan pada permintaan yang pertama. Orang-orang merasa rasa bersalah ketika mereka menolak permintaan. Jika permintaan pertama ditolak, maka ketika Anda meminta untuk kedua kalinya (permintaan asli Anda), ia akan berpikir untuk mengatakan ya atau tidak.

  4. Gunakan Kata “Kita”
    Penggunaan kata “kita” dalam penyampaian kalimat terasa lebih bersahabat , dan memiliki persamaan dan pemahaman.

  5. Memulai Sesuatu
    Jika Anda yang memulai sesuatu lebih dahulu, orang lain biasanya lebih cenderung untuk menyelesaikan yang Anda lakukan itu sampai akhir.

  6. Biarkan Mereka Berkata “Ya”
    Dalam studi penelitian oleh Jing Xu dan Robert Wyer, peserta menunjukkan bahwa mereka lebih mudah menerima apapun jika yang pertama kali ditampilkan adalah sesuatu yang mereka setujui. Jadi jika Anda mencoba untuk menjual sesuatu, maka yang pertama adalah dapatkan pelanggan yang setuju dengan Anda, sekalipun yang Anda bicarakan tidak ada hubungannya dengan yang Anda jual.

  7. Tetap Seimbang
    Cara untuk seimbang adalah dengan membandingkan satu sisi dengan sisi lainnya.

  8. Gunakan Jangkar Rahasia
    Anda harus melakukan sesuatu yang secara sadar dapat membangkitkan respon pada bagian lain.

  9. Tingkatkan Harapanmu

Method 5: As A Salesman

  1. Pertahankan Kontak Mata dan Senyuman
    Bersikaplah sopan, ceria, dan karismatik. Sebuah sikap yang baik akan membantu Anda lebih dari yang Anda pikirkan. Orang akan ingin mendengar apa yang Anda katakan.

  2. Ketahui Produknya
    Tunjukkan kepada klien Anda manfaat dari ide Anda, meskipun itu bukan untuk Anda. Katakan kepada mereka bagaimana hal itu akan menguntungkan mereka.

  3. Mempersiapkan Diri Disetiap Kontradiksi
    Bersiaplah untuk hal apapun yang tidak Anda pikirkan

  4. Jangan Takut Untuk Setuju Dengan Orang Tersebut

  5. Lakukan Komunikasi Langsung dengan Para Pemimpin

  6. Tetap Tenang dalam Konflik
    Jika Anda tebungkus dengan emosi, hal itu tidak akan membuat persuasive menjadi lebih efektif. Jadi, bila dalam situasi emosi, tetaplah tenang dan tidak emosional.

  7. Yakin
    Jika Anda benar-benar percaya pada apa yang Anda lakukan, orang lain akan melihat dan menanggapi. Mereka akan ingin menjadi percaya diri seperti Anda.

Jadi, metode mana yang akan Anda gunakan agar dapat meyakinkan orang lain?

Referensi : http://www.wikihow.com/Persuade-People

2 Likes

Kadang dalam hal yang kita jalani sekarang, kita akan menemui saat kita menginginkan orang lain mengikuti hal yang kita inginkan. Hal yang harus kita lakukan pertama kali adalah menyakinkan orang tersebut untuk melakukan hal yang kita inginkan.

Menurut www.americanexpress.com ada 4 cara yang dapat membuat peluang kita untuk meyakinkan orang lain menjadi lebih besar

1. Get to know where the other person wants to go and how badly they want to get there. (Kenali kemana orang lain ingin pergi dan betapa inginnya mereka kesana)
Semakin kau tahu tentang tujuan seseorang untuk masa depan, kau akan mengetahui apa yang dia pedulikan sekarang

2. Understand where the other person is. (memahami dimanakah orang lain berada)
Kau harus mengetahui perjalanan orang tersebut untuk menjadi dirinya yang sekarang. Hal ini akan memberikanmu wawasan terkait akan apa yang orang itu inginkan sekarang dan apa yang orang itu inginkan di kemudian hari

3. Design your alternative to be a stepping stone towards the person’s destination. (Membuat alternative untuk menjadi batu loncatan bagi tujuan orang lain)
Ini adalah inti dari persuasi anda. Anda harus membicarakan apa yang anda inginkan dari seseorang untuk melakukannya dan bagaimana hal tersebut menjadi sebuah batu loncatan untuk tujuan akhirnya

4. Tell a great story. (Menceritakan cerita yang menarik)
Anda harus menceritakan suatu cerita yang menarik, karena beberapa orang akan menceritakan kembali hal-hal yang anda sampaikan. Jika kau tidak mencertitakan dengan baik, maka anda tidak memiliki kontrol atas apa cerita orang lain kepada yang lainnya.

Sumber : americanexpress

1 Like

Meyakinkan orang lain tentu bukan pekerjaan yang mudah. Mungkin bagi sebagian orang meyakinkan orang lain merupakan bakat. Namun, manusia kebanyakan perlu latihan dan pengalaman yang lebih agar bisa mampu meyakinkan orangl lain. Itupun tidak menjamin bahwa pekerjaan ini akan 100% berhasil.

Namun, seperti yang dikutip dari lifehack.org, ada 4 cara yang tidak umum yang dapat dilakukan untuk meyakinkan orang lain dengan mudah.

  1. Tanyakan lawan bicara anda tentang “Bagaimana” bukan dengan "Mengapa"
    Pada artikel terbaru di Bussiness Insider. Drake Baer menjelaskan bahwa cara terbaik agar lawan bicara anda setuju dengan anda bahwa dengan menyakan bagaimana mereka mengimplementasikan pandangan mereka. Hal ini berhasil karena ketika mereka memikirkan pandangan mereka, maka banyak ide-ide lain yang tidak terpikirkan sebelumnya itu menjadi jelas, dan banyak hal yang bisa disalahkan. Semakin mereka mengatakan sesuatu, semakin mereka merasa bahwa mereka meragukan pendapat mereka sendiri.

  2. Setuju dengan lawan bicara
    Hal ini berhubungan dengan buku karya Dale Carnegie berjudul How To Win Friends And Influence People. Dalam buku ini dijabarkan bahwa untuk meyakinkan lawan bicara anda harus setuju dengan pendapat mereka. Dengan begitu, mereka akan lebih lanjut dalam mengemukakan apa yang mereka pikirkan dan menjadi terbuka dengan ide anda.
    Intinya adalah sebuah argumen menjadi hal yang radikal apabila anda tidak menyatakan persetujuan dengan pendapat orang lain. Mereka justru semakin yakin dengan pendapat mereka sendiri. Dengan setuju atas pendapat lawan bicara, anda tentu menyelamatkan kredibilitas anda. Setelah kepercayaan terbangun, maka lawan bicara akan lebih mendengarkan anda.

  3. Tunjukan aksi yang jelas
    Sesuatu yang pernah dilakukan atau yang sudah terjadi sebelumnya tentu berguna dalam meyakinkan orang lain bahwa anda telah melakukan penelitian nyata dari suatu hal. Tentu hal ini akan sangat membantu dalam memberikan sebuah bukti yang valid.
    Apalagi masalah yang dibahasi sudah pernah terjadi sebelumnya, contohnya anda adalah seorang suporter yang menyetujui hak imigran di Amerika dan lawan anda adalah suporter dari Donald Trump yang menindas imigran tersebut. Anda bisa memberikan bukti bahwa dengan tindakan ini bukan memberikan keuntungan bagi negara tapi malah justru membebani keuangan negara. Intinya adalah pahami betul apa yang anda sampaikan.

  4. Hati-hati dan tetap menghormati
    Meskipun argumen anda benar, bukan berarti anda bisa langsung menyalahkan orang lain. Hal ini justru akan merugikan kedua belah pihak. Sebaiknya, anda tetap menghormati lawan bicara anda.

Pernahkan anda berpikir bagaimana sebuah iklan dapat meyakinkan anda unruk membeli produk yang ditawarkan? Prosesnya tidaklah semudah yang kita pikirkan. Hal tersebut membutuhkan kepuasan emosional, presentasi yang layak,dan rencana yang matang.

Mempengaruhi dan meyakinkan orang lain bukan hanya tugas dari seorang pemimpin tetapi hal itu merupakan kemampuan yang harus dimiliki semua orang untuk menguatkan kita kepada karir yang suskes. Setiap orang tentunya akan mempengaruhi dan meyakinkan orang lain di berbagai situasi dan salah satunya di dunia kerja, walaupun dngan cara yang berbeda-beda.

Sebelum meyakinkan orang lain, cari tahu seberapa siapkah anda untuk dapat meyakinkan diri anda sebelum orang lain mendengarkan apa yang anda katakan

1. Mereka bukanlah anda.
Kenali mereka, orang-orang yang ada yakinkan. Karena merekalah yang akan anda yakinkan bukan diri anda. Cobalah untuk mengerti sebelum anda memberikan pengertian. Selalu berpikir kenapa orang lain harus yakin terhadap anda dengan mengetahui apa yang mereka inginkan. Sehingga anda akan menciptkan keinginan bersama.

2. Pentingnya Kredibilitas
Kredibilitas merupakan hal penting dalam rencana persuasif. Kredibiltas ada;ah salah satu cara yang sangat efektif untuk meyakinkan dan mempengaruhi seseorang. Sebelum anda dapat mempengaruhi orang lain berfikirlah seberapa kredibilitas anda terhdap orang lain maupun situasi tertentu. Dan berpikirlah mengapa mereka harus mendengarkan anda?

3. Komunikasi yang efektif merupakan kunci utama.
Ketika seseorang telah percaya pada anda karena kredibilitas yang anda miliki, yang terpenting selanjutnya adalah komunikasi yang efektif. Percuma jika Anda memiliki kredibilitas tinggi tetapi anda tidak dapat berkomunikasi dengan efektif. Yang dimaksud disini bukan lah komunikasi yang baik melainkan komunikasi yang efektif, artinya seberapa efektifkah anda meyakinkan orang lain kemampuan komunikasi anda.

4. Dengarkan dahulu.
Dengan persiapan dan latihan yang baik, anda dapat mempengaruhi seorang individu maupun kelompol. Tetapi belum tentu dengan kemampuan yang luar biasa dan persiapan yang matang anda dapat meyakinkan orang dengan mudah. Ingatlah pada poin pertama bahwa ini adalah tentang mereka bukan anda. Tunjukkanlah kesabaran dan empati anda ketika orang lain berbicara dan jika mereka merubah gaya persuasig anda. Dengarkanlah apa yang orang lain sampaikan terlebih dahulu kemudian kemukakan ide yang anda miliki.

5. Berlatih meyakinkan di situasi hipotesis dan nyata.
Untuk meyakinkan orang lain dibutuhkan pengalaman dan latihan yang cukup banyak agar apa yang anda inginkan berjalan sesuai rencana. Latihan akan membuat anda terbiasa dengan berbagai macam situasi yang tak terduga dan tentunya akan dapat memberi manfaat terhadap persuasif anda.

Sumber: career bright

1 Like

Ahli Mempengaruhi Orang Lain

Oleh : Adilla Widyandhana N.

Secara definisi, kemampuan dalam mempengaruhi orang lain atau yang lebih sering kita kenal dengan “Persuasi” adalah kemampuan untuk meyakinkan seseorang agar sesuai dengan apa yang kita harapkan. Kemampuan seperti demikian sangatlah penting bagi anda yang memiliki profesi pada bidang pemerintahan, entreprise, bisnis, pelajar, organisasi, marketer, sales, maupun pembeli. Maka sangat penting skill ini untuk kita pelajari mendalam.

Adapun tips bagaimana menjadi ahli dalam mempengaruhi orang lain adalah sebagai berikut :

  1. Fokus pada kebutuhan lawan bicara
    Selalu dengarkan dan dengarkan apa yang mereka harapkan dari kita. Cari tahu celah ketertarikan mereka. Jika anda bisa menemukannya maka anda dapat meningkatkan rasa kepercayaan lawan bicara kepada diri anda.

  2. Beri argumen dengan logika anda
    analisa terlebih dahulu apa yang lawan bicara anda utarakan. Pahami bagaimana pola berpikirnya, kemudian beri opini yang ada ajukan untuk menjawabnya beserta dasar landasan dari ide yang anda berikan untuk menguatkan bahan pembicaraan di dalamnya. Ini akan meningkatkan rasa kepercayaan lawan bicara pula.

  3. Beri kalimat yang seakan ragu-ragu
    gunakan kata-kata seperti “bukankah begitu?” atau “benarkan?” Dan biarkan lawan bicara anda hanyut dalam komunikasi yang kita bangun agar semakin lama ia masuk kepada pola dan ide yang kita harapkan.

  4. Gunakan bahasa positif
    Biasakan dalam meyakinkan lawan bicara untuk tidak menyalahkannya bila ia berbeda pendapat seperti “anda salah…” atau “bukan begitu…,” namun sebaiknya yang anda gunakan lebih baik seperti dengan “anda benar sekali, namun lebih baik lagi jika…” atau “saya setuju dengan anda, apalagi jika ide ini ditambah dengan…” sehingga menyiratkan seolah ide yang orang itu utarakan benar dan kita belokkan kepada ide kita sedikit demi sedikit tanpa melukai perasaannya.

  5. Beri pujian
    Ini digunakan untuk meningkatkan rasa percaya diri lawan bicara akan ide yang telah ia sampaikan pada kita. Gunakan kata-kata seperti “Ide yang sangat bagus” atau “Hebat, anda pasti banyak sekali membaca literatur” dan lain-lain.

  6. Gunakan cerminan “gaya” dari lawan bicara
    Gaya yang dimaksud adalah dari gerak tubuh dan tangan lawan bicara. Studi pada INSEAD Business School membuktikan bahwa penjualan seorang salesman sebanyak 67% mendapatkan keuntungan dari hasil memikat pembelinya dengan cara cerminan “gaya” dan 12% adalah sisanya yang tidak melakukan cara ini.

  7. Cobalah untuk selalu mengingat semua nama-nama orang yang telah anda temui
    Ini akan meningkatkan juga rasa kepercayaan lawan bicara bagaimana anda melayani mereka dengan sangat hebat

Sumber : https://www.kent.ac.uk/careers/sk/persuading.htm

Menurut Dale Carnegie ada 5 tips membuat percakapan untuk meyakinkan orang lain yaitu :

  1. Memperoleh Keyakinan Dengan Jalan Membuat Diri Sendiri Pantas Untuk Menerimanya Yang paling utama dalam Public Speaking adalah ketulusan dan kepribadian. Ketulusan serta kejujuran merupakan hal mutlak dalam meyakinkan. Tetapi sebelum meyakinkan orang lain kita wajib yakin dengan apa yang kita bicarakan.

  2. Memperoleh Tanggapan “Ya” Tanggapan “Ya” sering diabaikan begitu saja padahal dalam meyakinkan kata “Ya” sangat penting. Bagaimana cara untuk memperoleh tanggapan “Ya” dari semula ?. Lincoln berkata : “Cara saya untuk membuka dan memenangkan suatu perdebatan adalah pertama-tama harus menepatkan dasar persetujuan terlebih dahulu.” Sebagai ilustrasi, dalam Seminar Public Speaking terjadi perdebatan antara Public Speaker dengan audiens dan cara menyelesaikan memulai dengan jalan menekankan sesuatu yang diyakini audiens dan pembicara. Kemudian bawa audiens menjawab pertanyaan secara bersama-sama dengan fakta-fakta. Dan hingga pada akhirnya audiens menarik kesimpulan bersama-sama. Dengan seperti itu, audiens akan memiliki keyakinan mendalam karena mereka menyimpulkan dengan diri mereka.

  3. Berbicara Dengan Menularkan Semangat Setiap kali berbicara dan terutama ketika tujuan utama untuk meyakinkan, sikap kita harus semangat. Sebagai ilustrasi, dalam Training Public Speaking, Public Speaker lebih semangat daripada audiens, maka audiens akan semangat juga untuk Belajar Public Speaking.

  4. Menunjukkan Rasa Hormat Dan Senang Pada Pendengar Anda Setiap manusia membutuhkan cinta dan penghormatan atau dihargai. Bagi manusia, harga diri sangatlah penting maka ada slogan “hargailah orang lain”. Dan jika setiap orang saling menghargai,maka orang akan senang kepada Anda.

  5. Mulai Dengan Cara Yang Ramah Tamah Memulai berbicara dengan ramah tamah, hal yang termasuk penting juga. Karena dengan ramah tamah akan menunjukan rasa hormat kepada orang lain (dapat berhubungan dengan tips nomor 4) dan mereka akan antusias dengan apa yang kita katakan.

Anda dapat Meraih Peluang Lebih Banyak Dengan Cara Meyakinkan Orang Lain :

Kepercayaan orang lain adalah salah satu rahasia sukses baik dalam karir maupun bisnis. Anda tidak akan pernah ditunjuk jadi pemimpin team, memegang posisi yang lebih tinggi, menjadi pemimpin proyek, dan sebagainya jika orang-orang yang berkepentingan tidak percaya kepada Anda.
Begitu juga dalam bisnis, banyak yang mengeluh tidak punya modal. Saat saya nasihati dia supaya mencari modal, dia menjawab “Siapa yang percaya memberi modal kepada saya?”. Memang benar, orang akan membantu atau kerja sama dengan Anda jika mereka percaya kepada Anda. Mereka tidak mau bantuannya sia-sia atau tidak kembali. Seperti halnya Anda, semua orang takut akan kehilangan uang, sehingga hanya akan memberikan bantuan atau pinjaman kepada orang yang mereka percaya.
Siapa Yang Butuh Cara Meyakinkan Orang Lain?
Maka saya katakan, jika Anda ingin melakukan lompatan keberhasilan, Anda membutuhkan orang lain. Orang lain akan mau membantu dan kerja sama dengan Anda, jika Anda bisa dipercaya. Kehadiran orang lain akan membantu Anda meningkatkan pencapaian Anda, apa pun itu. Termasuk dalam karir, Anda membutuhkan atasan Anda percaya, agar bisa mempromosikan Anda.

Anda membutuhkan cara meyakinkan orang lain jika merasa:
• Sulit mendapatkan kepercayaan dari atasan, bahkan untuk sekedar proyek kecil
• Sulit mendapatkan pinjaman atau bantuan modal
• Sulit mendapatkan order layanan Anda
• Tidak ada yang mau bekerja sama dengan Anda

Sekian tentang bagaimana anda dapat meyakinkan seseorang. Meyakinkan orang lain tentang hal-hal agar menuju kebaikan adalah hal yang mulia. Semoga Bermanfaat.

Wassalamualaikum Wr.Wb

Sumber :

Membujuk Orang Lain Dalam 10 Detik

Ide-ide dibawah ini dituliskan oleh http://www.jamesaltucher.com/2014/07/how-to-persuade-anyone-of-anything-in-ten-seconds/ tentang bagaimana kita dapat membujuk orang lain hanya dalam hitungan 10 detik saja. Hal tersebut telah ia kerjakan baik secara tertulis, atau secara langsung di dalam bisnis dan persahabatan dan cinta. Berikut variasi yang bisa kita coba;

1. Siapa Kau?
Ketika bertemu dengan seseorang maka berdirilah tegak, lalu tersenyum dan siapkan telapak tangan anda terbuka untuk berjabat tangan. Karena setiap orang yang bertemu dengan orang lain maka ia ingin berbicara dengan orang baik, jujur, dapat dipercaya bahkan dicintai.
Apabila bertemu dengan posisi tubuh yang membungkuk, anda bisa saja tidak dapat memaksimalkan potensi otak anda dan juga akan memberikan kesan tidak dapat dipercaya

2. Relax
Bernapaslah melalui perut. Ketiga hitungan ketiga napas dalam-dalam di perut dan ketika menghebuskan napas coba bayangkan perut anda hamper memukul punggung. Dengan cara tersebut telah terbukti benar-benar bersantai pikiran dan tubuh dan membangun kepercayaan yang membuat anda santai

3. uhhh. YA. Uhhh. MMMM-HMMM. UH HUH
Ketika berbicara dengan orang lain mungkin wajar saja untuk mengatakan “ya”, “betul sekali” dan lain sebagainya. Namun beda cerita ketika anda mengatakan hal tersebut ketika anda memotong pembicaraan mereka maka anda akan terlihat bodoh.
Berdiamlah ketika orang lain berbicara. Ketika selesai tunggu 2 detik sebelum menanggapi. Jika anda berpikir untuk respon sementara mereka berbicara, maka anda tidak mendengarkan mereka.

4. Empat U

  • Urgensi

  • Unique

  • Useful

  • Ultra-specific

:grinning:

Sebagai manajer, kemampuan untuk dapat mempengaruhi orang lain adalah kunci utama untuk mencapai tujuan. Dengan cara menghindari konflik disfungsional dan menciptakan lingkungan yang kolaboratif.
Bagaimana caranya kita dapat mempengaruhi orang lain untuk menjadi lebih baik? Tentunya ini tidak mudah, berikut 3 cara menurut Northeastern CPS yang dipakai oleh manajer handal untuk dapat mempengaruhi karyawannya :

  1. Build trust by using the facts
    Sebelum kita melontarkan ajakan-ajakan untuk mempengaruhi orang lain, ada baiknya kita membangun rasa percaya kepada mereka terlebih dahulu. Dengan membuat mereka percaya kepada kita, maka mereka akan mempercayai semua yang kita katakana dan dengan sukarela melakukan sesuatu seperti apa yang kita katakana.

  2. Identify common goals
    Kita dapat menemukan tujuan bersama walaupun tidak ada yang setuju pada hasil yang sama. Semua orang dalam tim haruslah merasa mereka ikut berperan aktif dalam mencapai tujuan tersebut. Satukan opini semua orang dan pastikan mereka mempuyai sudut pandang yang valid. Hal ini akan menciptakan keseragaman visi dan identifikasi area yang benar-benar kita setujui.

  3. Use emotional intelligence
    Setiap orang dapat terhubung dengan tujuan kita dalam berbagai cara. Beberapa akan merespon jika kita menunjukkan mereka sudut pandang yang dapat menguntungkan mereka. Beberapa lainnya akan setuju secara langsung dan akan membantu untuk mencapai tujuan tersebut.

Menurut Forbes.com ada 5 cara halus untuk meyakinkan seseorang agar sesuai dengan yang kita inginkan, yaitu

  1. Gunakan kata-kata yang berhubungan dengan yang ia inginkan
    Menggunakan kata-kata atau kalimat yang berhubungan dengan masalah ataupun sesuatu yang ia inginkan akan membuat dia merasa sesuatu yang kita bicarakan denganya itu tidak terasa mengajak kepada sesuatu yang kita inginkan, melainkan serasa kitalah yang membantu dia dalam masalahnya sehingga tidak terasa dia akan mengikuti apa yang kita inginkan.

  2. Gunakan kata-kata yang simpel
    Menggunakan kata-kata yang ribet tentu akan malah membuat dia berburuk sangka terhadap sesuatu yang akan kita ajakan kepada dia, jadi selalu gunakanlah kata-kata yang efektif dan efisien tetapi mengena sehingga dia akan mudah terhanyut dalam rayuan kita.

  3. Membuat sesuatu terlihat lebih berharga
    Melihat suatu barang yang sama akan tetapi di tempat yang berbeda semisal barang pertama di jual di pinggir jalan, dan barang kedua di jual di pameran ataupun museum. Jika kita disuruh untuk membeli barang itu, pastilah kita lebih rela mengeluarkan uang lebih banyak untuk barang yang berada pada pameran karena terlihat lebih berharga. Jadi, buatlah ajakan anda terlihat berharga sehingga orang tertarik untuk mengikutinya.

  4. Praeteritio
    Praeteritio dalam bahasa latin berarti meminta sesuatu pada seseorang tetapi seakan-akan kita mengabaikanya. Dengan ungkapan ini, orang tidak akan tahu persis apa yang akan kita lakukan karena tersamar sehingga dia mudah terbujuk dalam ajakan kita.

  5. Menanamkan ajakan ke orang lain melalui kata-kata halus
    Semisal anda ingin mengajak seseorang, gunakanlah kata-kata halus yang disamar-kan supaya ajakan kita terlihat halus dan mudah diterima. Ketika kita ingin mengajak seseorang ke pantai waktu musim panas, gunakanlan " ah, mungkin indah ya ketika musim panas kita liburan ke pantai, menikmati udara sejuk dan santai disana " kata-kata seperti ini akan lebih mudah diterima karena dia juga akan mengangan-angankan seperti yang kita katakan. Setelah ide ini tertanam di kepalanya juga, maka otomatis terajaklah orang yang kita ajak.

Meyakinkan orang lain relevansinya juga menjadi seseorang yang bisa diplomatik. Diplomatik juga kadang-kadang disebut sebagai menjaga pendapat Anda sendiri. Untuk menjadi cara diplomatik untuk mengevaluasi situasi sebelum berbicara atau bertindak dan mengambil tindakan yang terbaik tanpa terlalu kurang ajar atau tebal. Dibutuhkan kemampuan untuk menafsirkan hal-hal, kehalusan sedikit, dan mengetahui bagaimana dan apa yang harus dikatakan menjadi diplomatik. Sehingga seseorang bisa percaya dan yakin dengan apa yang telah dibicarakan oleh anda. Berikut beberapa tips dasar untuk menjadi diplomatik dalam situasi kehidupan sehari-hari untuk dapat meyakinkan orang lain.

1) Berfikir sebelum bertindak
Dalam meyakinkan orang lain, hal yang perlu anda harus perhatikan adalah bagaimana aksi anda itu benar dan bisa diterima orang lain. Jadi perlu sekali untuk berfikir terlebih dahulu dan melihat situasi yang ada agar hal yang anda lakukan bisa diterima orang lain.

2) Fokus terhadap fakta yang terjadi
Sebelum anda mengeluarkan statement untuk meyakinkan orang lain, perlu anda ketahui juga fakta-fakta yang terjadi. Intinya adalah bagaimana anda menyampaikan suatu informasi dengan data yang akurat.

3) Gunakan bahasa yang jelas
Berbicaralah menggunakan bahasa yang jelas dan bisa diterima orang lain

4) Hindari emosional yang tinggi
Terkadang bersikap diplomatik atau mengajak membutuhkan kesabaran yang tinggi. Karena belum tentu anda memberikan satu statement langsung membuat orang lain akan percaya dengan anda atau mengikuti anda. Terkadang membutuhkan waktu yang lama, oleh karena itu diperlukan kesabaran yang tinggi untuk terhindar dari emosional.

5) Tolak interupsi
Menolak interupsi disini dimaksudkan adalah untuk jangan biarkan orang lain mengganggu anda dalam berdiplomasi. Gunakan bahasa yang sopan atau minta orang lain untuk memberikan opininya setelah anda selesai.

6) Gunakan postur diplomatik
Selain menggunakan gaya bahasa yang baik, perlu juga seseorang menggunakan body language yang bagus pula untuk memberikan keyakinan bahwa dia yakin dengan apa yang dia bicarakan.

7) Berpegang teguh pada keyakinan anda
Berpegang teguh atas apa yang telah anda yakini, dan berusaha semaksimal mungkin untuk tidak mengganti prinsip yang telah anda yakini.

8) Jangan frontal
Seperti halnya dengan menjaga emosional, anda tidak boleh terlihat frontal didepan orang lain yang bisa membuat orang tersebut sakit hati. Karena untuk membuat orang yakin pada anda juga perlu kesabaran dan keyakinan yang besar.

Referensi : http://www.wikihow.com/Be-Diplomatic

Cara Mempengaruhi Orang Lain

Kunci utama dalam kesuksesan suatu bisnis adalah bagaimana cara kita dalam mempengaruhi orang lain untuk bersedia memahami cara pandang kita dan menyetujuinya, baik dalam hal menjual produk maupun sekedar menyampaikan informasi. Mengetahui bagaimana cara mempengaruhi orang lain merupakan sebuah kemampuan yang berharga. Manfaatnya pun bermacam-macam seperti meningkatnya penjualan kepada pelanggan serta mampu disegani oleh pimpinan kita. Selain itu, kemampuan ini juga dapat bermanfaat untuk menarik perhatian penonton yang mungkin kurang tertarik untuk menghadiri dan mendengarkan seminar atau kelas pelatihan kita. Penilaian mereka tergadap kita sebagai pembicara akan mempengaruhi terhadap apakah mereka akan mendengarkan dan mampu terlibar secara emosional atau tidak.

Dalam mempengaruhi orang lain diperlukan beberapa hal yang harus diperhatikan agar orang lain bersedia melakukannya dan mampu bermanfaat bagi kita. Seperti yang dijelaskan oleh Jason Nazar pada artikelnya di The 21 Priciples of Persuasion, dalam mempengaruhi orang lain perlu memperhatikan beberapa hal antara lain :

  1. Pengaruhi orang untuk melakukan sesuatu yang menjadi minat mereka tetapi juga yang mampu menguntungkan bagi kita
  2. Pengaruhi orang yang mampu dipengaruhi dalam jangka waktu yang singkat, karena setiap orang pada dasarnya bisa dipengaruhi tetapi dengan jangka waktu yang berbeda-beda
  3. Berlatih memberikan perhatian kita kepada mereka untuk mendapatkan perhatian mereka kepada kita dengan cara menunjukkan ketertarikan kita terhadap hal-hal tentang mereka
  4. Tetap konsisten dengan apa yang kita lakukan dan ucapkan kepada orang lain, karena dengan cara ini orang lain secara tidak langsung akan selalu mengingat tentang apa yang kita tawarkan
  5. Sampaikan maksud kita dengan jelas, karena jika kita tidak dapat menjelaskan maksud kita kepada anak berumur 12 tahun berarti pesan tersebut terlalu rumit, yang mana berakibat orang lain akan malas untuk memahami dan menyetujui sudut pandang kita