Bagaimana cara untuk Mengusir Galau?

image

Galau merupakan perasaan gundah gulana atau perasaan yang tidak menentu ketika seseorang menghadapi situasi yang tidak menyenangkan atau tertekan. Galau memang bukan penyakit fisik, namun dampaknya bisa sangat serius jika dibiarkan dalam waktu yang lama alias berkepanjangan. Jika dibiarkan, seseorang bisa mengalami tekanan batin. Lalu bagaimana cara agar galau dapat pergi dari kehidupan kita?

5 tips simple untuk mengusir galau :

  1. Berhenti menyalahkan dirimu
    Hayolah, mau sampai kapan kamu menyalahkan dirimu sendiri? Daripada menyalahkan dirimu sendiri kenapa ga intropeksi aja sehingga kedepan kamu ga melakukan kesalahan yang sama lagi, bener ga? Lagian, setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan jadi itu hal yang wajar tapi jadi ga wajar kalau kamu gam au belajar dari peristiwa itu malah terus-terusan nangis.

  2. Ceritakan kegalauanmu kepada orang yang dipercaya
    Percaya atau tidak, dengan menceritakan kegalauan kita kepada orang lain (sahabat , orang tua atau orang yang kamu percaya) dapat mengurangi beban yang kita pikul alias kita jadi lebih lega. Tapi, pilihlah orang yang memang bisa dipercayai ya.

  3. Hadapi
    Mau sampai kapan mengurung dirimu sendiri? C’mon! Bangkit dari tempat tidur dan hadapilah. Semakin lama kamu bersembunyi ga berarti semuanya akan hilang dengan sendiri kan? Mau sekarang atau nanti ya kamu tetap harus menghadapinya. Tapi yang jelas, semakin lama kamu galau semakin banyak waktu yang dibuang. Faktanya, waktu ga bisa menunggumu karena waktu terus berjalan.

  4. Lakukan hobimu
    Apa yang menjadi hobimu? Mendengarkan musik? Olahraga? Membaca? Atau apa? Kenapa kamu ga melakukannya sekarang. Dengan melakukan apa yang kita sukai itu akan memberikan kita kegembiraan. Faktanya, hati yang gembira adalah obat yang ampuh untuk mengatasi kegalauanmu.

  5. Labih mendekatkan diri pada agama
    Bersyukurlah untuk apapun yang sedang terjadi dalam hidupmu. Anggap aja masalahmu sebuah ujian yang harus segera diselesaikan. Dengan kamu semakin dekat dengan sang pencipta semakin kamu tahu apa yang harus kamu lakukan berikutnya. Berdoalah agar Tuhan memberikan ketentraman hati padamu dan tentunya kekuatan untuk kamu melewati fase ini.