Bagaimana cara penanaman yang tepat pada buah naga dari awal menanam hingga perawatan?

Kakak-kakak mau tanya nih, saya kmren habis dipotongin tanaman buah naga untuk ditanam, tapi adik saya pernah praktik itu gagal, kira2 adakah saran untuk saya agar tidak gagal seperti adik saya dalam menanam buah naga?
Terimakasih bantuannya​:pray::blush:

2 Likes

Sebelumnya harus diperhatikan terlebih dahulu terkait bibit buah naga yang akan ditanam karena hal tersebut mempengaruhi pertumbuhan yanaman buah naga nantinya. Tanaman buah naga bisa diperbanyak dengan cara generatif dan vegetatif. Cara vegetatif relatif lebih banyak dipakai karena lebih mudah salah satunya dengan menggunakan stek. Berikut ini langkah-langkah perbanyakan vegetatif dengan stek dari tanaman buah naga:

  1. Penyetekkan dilakukan terhadap batang atau cabang tanaman yang pernah berbuah, setidaknya 3-4 kali
  2. Pilih batang yang berdiameter setidaknya 8 cm, keras, tua, berwarna hijau kelabu dan sehat
  3. Pemotongan dilakukan [ada batang yang panjangnya sekitar 80-120 cm. Jangan dipotong semua, sisakan sekitar 20%, bagian yang 80% akan dijadikan calon bibit
  4. Potong batang calon bibit dengan panjang sekitar 20-30 cm. Ujung bagian atas dipotong rata, sedangkan pangkal bawah yang akan ditancapkan ke tanah dipotong meruncing untuk merangsang pertumbuhan akar.
  5. Biarkan batang stek yang telah dipotong-potong tersebut hingga getahnya mengering
  6. Siapkan polybag yang telah diisi dengan media tanam. Kemudian tancapkan bagian yang runcing dari setek kedalam media tanam sedalam 5 cm
  7. Tempatkan bibit di tempat yang terkena sinar matahari
  8. Lakukan penyiraman sebanyak 2-3 hari sekali
  9. Pemeliharaan bibit biasanya berlangsung hingga 3 bulan. Pada umur ini tinggi bibit berkisar 50-80 cm

Setelah proses diatas selesai, lakukan penaman tanaman budidaya dengan mempersiakan beberapa hal seperti pengolahan lahan, pembuatan tiang rambatan, penanaman, perawatan dan pemeliharaan tanaman. Mungkin dari saya hanya bisa menyampaikan sampai pada tahap ini, untuk pada proses budidaya dan perawatan saya masih belum bisa menyampaikan dan menjelaskan. Proses pembibitan diatas juga saya dapatkan dari beberapa referensi karena memang saya belum pernah mempraktikan secara langsung. Saya juga cantumkan beberapa referensi yang mungkin bisa dijadikan panduan untuk budidaya buah naga pada tahap selanjutnya. Terimakasih dan mohon maaf apabila ada kesalahan.

Referensi

Kristriandiny, O., Dan Susanto, S. (2016). Budi Daya Buah Naga Putih (Hylocereus Undatus) Di Sleman, Yogyakarta : Panen Dan Pascapanen ( Dragon Fruit (Hylocereus Undatus) Cultivation In Sleman, Yogyakarta : Harvest And Posharvest ). Institut Pertanian Bogor. Bul. Agrohorti 4 (1) :1

Renasari, N. (2010). Budidaya Tanaman Buah Naga Super Red Di Wana Bekti Handayani. Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Santoso, P. J. (2013). Budidaya Buah Naga Organik Di Pekarangan, Berdasarkan Pengalaman Petani Di Kabupaten Malang. Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika.

1 Like