Bagaimana cara pemimpin perusahaan untuk meningkatkan motivasi pada karyawannya?


Sumber foto
Dalam sebuah perusahaan/organisasi pasti memiliki pemimpin, dan perusahaan/organisasi itu pasti memiliki anggota dan tujuan yang akan dicapai. Tujuan tidak akan bisa tercapai jika tidak adanya motivasi. Jadi, bagaimana cara pemimpin perusahaan/organisasi dapat meningkatkan motivasi pada karyawannya agar tujuan dari perusahaan tersebut dapat diraih?

Cara memimpin perusahan untuk meningkatkan motivasi yaitu:

- Menghindari kendala - kendala yang menurunkan motivasi karyawan dan mendukung motivasi pada karyawan. Kendala dan pendukung tersebut dapat sebagai berikut:
a. Kendala-Kendala Motivasi

  1. Untuk menentukan alat motivasi yang paling tepat, sulit karena keinginan setiap individu karyawan tidak sama.
  2. Kemampuan perusahaan terbatas dalam menyediakan fasilitas dan insentif.
  3. Manajer sulit mengetahui motivasi kerja setiap individu karyawan.
  4. Manajer sulit memberikan insentif yang adil dan layak.
    b. Faktor Pendukung Pemberian Motivasi
    Walaupun setiap individu karyawan mempunyai keinginan yang berbeda-beda, tetapi ada kesamaan dalam kebutuhan yaitu setiap manusia ingin hidup dan untuk hidup perlu makan dan manusia normal mempunyai harga diri.
    Jadi setiap karyawan mengharapkan kompensasi dari prestasi yang diberikanya serta ingin memperoleh pujian, perlakuan yang baik dari atasanya

-Melakukan pengukuran kinerja karyawan
Pengukuran atau penilaian kinerja karyawan merupakan hal yang diperlukan untuk mengetahui karyawan yang berprestasi dengan karyawan yang memiliki kinerja yang rendah. Pengukuran kerja mampu memberikan manfaat yang berguna bagi organisasi untuk melakukan pengambilan keputusan. Terdapat tujuan dilakukannya pengukuran kinerja yaitu:
a. Untuk memperbaiki sistem pelaksanaan pekerjaan yang sudah dilaksanakan karyawan.
b. Untuk menghimpun informasi dari pegawai yang berguna dalam membuat keputusan jangka panjang atau jangka pendek sesuai dengan tempat bekerja.
c. Untuk mendorong atau memotivasi karyawan agar berprestasi ketika melaksanakan tugasnya.

Dalam menyesuaikan diri dengan perkembangan dunia yang semakin mengglobal, maka pengelolaan suatu organisasi harus dilakukan secara profesional dan produktif, sehingga organisasi dapat mempertahankan vitalitasnya dan mengikuti perkembangan zaman. Konsep pengembangan umumnya dilakukan pada karyawan atau karyawan yang menjadi penggerak roda organisasi. Pengembangan staf harus sejalan dengan kesinambungan yang terpelihara dengan baik dan terarah. Satu hal yang perlu diperhatikan adalah karyawan tidak hanya tampil sebagai sumber daya manusia yang handal, tetapi juga perlu proses pembangunan yang bertahap dan berkesinambungan. Untuk mencapai kinerja atau kinerja karyawan yang maksimal, kepemimpinan dari atasan, bisa bergerak, membimbing, dan memotivasi karyawan untuk bekerja dengan baik di tempat kerja. Pemimpin akan mempengaruhi moral, kepuasan kerja, rasa aman, kualitas kerja dan kehidupan, terutama tingkat pencapaian organisasi. Keberhasilan atau kegagalan implementasi dalam organisasi pemerintah Tanggung jawab dan pengelolaan pemerintah, di bawah pengaruh kepemimpinan, melalui Pimpin dan dapatkan dukungan yang cukup dari organisasi pemerintah Pelaksanaan Good Governance akan terwujud.

Apa Itu Motivasi

Motivasi kerja merupakan salah satu hal terpenting yang harus diperhatikan oleh setiap pemimpin dan supervisor setiap organisasi dan perusahaan. Menjaga karyawan tetap termotivasi harus menjadi salah satu prioritas setiap HRD. Bayangkan apa yang akan terjadi pada perusahaan jika sebagian besar karyawan pergi bekerja tanpa didorong untuk mau bekerja dan bekerja dengan cara yang terbaik? Penurunan semangat kerja secara langsung berdampak pada perusahaan sehingga menyebabkan perusahaan mengalami kemunduran. Karyawan yang tidak termotivasi tidak akan fokus pada tugas yang ada, mereka juga tidak akan mencapai tujuan mereka setiap kuartal. Salah satu penyebab turunnya motivasi karyawan adalah meningkatnya beban kerja, kurangnya keragaman, kurangnya minat dalam pekerjaan sehari-hari, rendahnya rasa pencapaian dan meningkatnya kebosanan.

Penyebab karyawan tidak ada motivasi

Pemimpin perusahaan atau organisasi harus bisa mengetahui, penyebab karyawan tersebut tidak ada motivasi. Beberapa penyebab dari tidak adanya motivasi yang paling umum terjadi, yaitu:

    1. Tugas yang diberikan kurang menantang
    1. Tugas yang diberikan terlalu tinggi
    1. Tidak adanya ketertarikan pada tugas tersebut
    1. Karyawan kurang nyaman dalam lingkungan kerjanya
    1. Karyawan tidak memiliki kemampuan atau kompetensi pada tugas tersebut
    1. Tidak adanya penghargaan yang diberikan ke karyawan.
      Inilah penyebab paling umum yang terjadi di kalangan masyarakat ketika mereka tidak memiliki motivasi dalam bekerja.

Cara pemimpin untuk meningkatkan motivasi kerja

Pemimpin dalam perusahaan atau organisasi harus bisa meingkatkan motivasi kerja karyawannya, agar tujuan yang diharapkan perusahaan dapat tercapai. Beberapa hal yang harus di lakukan pemimpin untuk karyawannya, agar mereka tetap memilikin motivasi dan tidak mengganggu aktivtas dan produktivitas mereka.
1. Perusahaan harus memberikan kesembatan karyawannya untuk bisa mengembangkan kreativitas
Agar motivasi karyawan dapat meningkat, perusahaan harus memberikan ruang kreatifitas karyawannya untuk mengembangkan diri mereka. Perusahaan tidak boleh ragu untuk mendengarkan semua masukan dari karyawannya yang berhubungan dengan pekerjaan mereka. Dengan diberikannya kesempatan ini, karyawan bisa lebih enjoy dalam bekerja, serta memiliki rasa freedom to act, motivasi kerja ini juga akan lebih baik, dan mereka bisa memiliki dorongannya pada diri sendiri.
2. Perusahaan memberikan tantangan sedikit pada karyawannya di atas kompetensinya.
Perusahaan bisa menggunakan konsep gamifikasi yang ideal, (Konsep gammifikasi adalah, Pendekatan yang dilakukan dengan menggunakan sebuah elemen-elemen pada game atau video, tujuannya yaitu untuk bisa meningkatkan sebuah motivasi para karyawan pada proses kerja dan memaksimalkan sebuah feel enjoy, serta engagement pada proses pembelajaran tersebut). Jika sebuah tantangan terlalu rendah, biasanya karyawan akan malas, dan jika tantangannya terlalu sulit, biasanya motivasi yang ada pada karyawan tersebut akan hilang diawal. Jadi, perusahaan harus bisa membuat sebuah tantangan target quarter atau bulanan yang sulit tapi masih bisa dikuasai oleh karyawan tersebut.
3. Perusahaan bisa memberikan sebuah penghargaan pada karyawan yang memiliki kinerja baik.
Perusahaan jangan pernah segan untuk memberikan sebuah pengharagaan kepada karyawannya yang memiliki kinerja baik, karena dengan memberikan penghargaan karyawan akan lebih semangat dalam bekerja. Salah satu penghargaan yang biasanya diberikan yaitu, perusahaan bisa mempromosikan karyawan tersebut untuk naik jabatan, atau mungkin memberikan sebuauh intensif yang sesuai dengan kinerja karyawan tersebut.

Penghargaan ini sebaiknya bersifat gamifikasi. Tidak harus yang terlalu besar, yang penting perusahaan menghargai kinerja mereka. Agar mereka bisa mendapatkan sensasi instant feedback yang berharga untuk membangun motivasinya.
4. Perusahaan bisa menciptakan lingkungan kerja yang nyaman untuk karyawannya.
Lingkungan kerja yang tidak nyaman membuat karyawan tidak memiliki motivasi untuk dapat bekerja dan melaksanakan tugasnya dengan baik. Peluang karyawan untuk memiliki motivasi kerja yang bagus akan menurun. Maka dari itu, sangat penting bagi perusahaan untuk menciptakan sebuah lingkungan kerja yang aman dan nyaman untuk karyawannya. Cara untuk bisa menciptakan sebuah lingkungan yang nyaman biasanya perusahaan mengadakan sebuah gathering yang rutin, tujuannya agar karyawan pada perusahaan tersebut akrab, dengan akrabnya semua karyawan, lingkungan kerja akan menjadi nyaman dan kondusif.
5. Pemimpin perusahaan harus berusaha mengenal potensi karyawan dan mengakuinya.
Semua orang memiliki potensi dan kemampuan yang berbeda-beda. Penting bagi pemimpin perusahaan untuk mengetahui karakteristik dari setiap karyawannya agar dapat menoptimalkan kinerja karyawan tersebut.
Biasanya cara yang dilakukan perusahaan untuk dapat mengenali karkateristik karyawan yaitu bisa dengan melakukan sebuah pendekatan, seperti ngobrol santai untuk menggali sebuah ide, dan bisa juga bertanya apa kesulitan yang dialami oleh mereka saat melakukan pekerjaan. Mungkin, bisa juga di lakukan menggunakan assessment profile seperti MBTI.
Dengan menempatkan seorang karyawan sesuai minat dan bakatnyya, ini bisa membuat karyawan menjadi termotivasi dan enjoy untuk melaksanakan tugasnya. Agar usaha ini lebih baik lagi, perusahaan tidak boleh ragu untuk bisa merencanakan sebuah pelatihan khusus yang sesuai dengan karyawan tersebut. Dengan begini, kitab isa mengetahui sebuah kemampuan yang dimiliki oleh karyawan tersebut, dan perusahaan bisa mengopetimalkan kemampuan yang dimiliki karyawan tersebut denhan baik-baiknya, agar bisa mempercepat perusahaan mencapai target.
6. Perusahaan bisa memberikan sebuah Training yang tepat kepada karyawan secara rutin.
Pekerjaan yang sama dan dikerjakan secara berulang-ulang kali dapat meingkatkan rasa bosan bagi yang mengerjakannya. Kebosanan yang dirasakan oleh seorang karyawan, bisa memberikan sebuah efek buruk untuk perusahaan dan kinerjanya. Pada kinerja yang tidak optimal, ini bisa membuat sebuah perusahaan mundur dan menjadi rugi.
Agar hal tersebut tidak menjadi kenyataan, cara terbaik untuk bisa meningkatkan sebuah motivasi pada karyawan tersebut, yaitu dengan cara perusahaan memberikan sebuah training yang rutin. Misalnya, sebulan tiga kali, dengan materi yang berbeda sesuai dengan KSA (Knowledge, Skill, Competences) yang diperlukan.
Training yang dijalankan oleh ahlinya, akan memberikan sebuah dampak yang besar. Karyawan akan dibantu untuk memcahkan sebuah masalah pada dirinya, dan mengatasi sebuah rintangan pada pekerjaan, agar bisa mengingkatkan sebuah produktivitasnya. Dengan meningkatnya sebuah produktivitas pada karyawan, pekerjaan yang dijalankan akan baik dan perusahaan akan cepat sampai pada tujuan yang sudah direncanakan.
Inilah beberapa hal yang bisa dilakukan oleh seorang pemimpin untuk dapat meningkatkan sebuah motivasi pada karyawannya.

Referensi
Meningkatkan Motivasi Karyawan Tanpa Motivator | Mitologi Inspira
4 Langkah Pemimpin Untuk Meningkatkan Motivasi Kerja Karyawan