Bagaimana cara merawat tanaman hias Begonia Rex?

Tanaman begonia adalah salah satu tanaman hias yang sangat diincar oleh banyak orang karena kecantikannya. Selain memiliki tampilan yang dapat menambah estetika, tanaman ini juga sangat mudah ditanam dan dirawat. Salah satu jenisnya yakni Begonia rex atau dikenal juga dengan painted leaf begonia . Lalu bagaimana cara merawat yang baik tanaman hias tersebut?

1 Like

Tips Merawat Tanaman Hias Begonia Rex

Terdapat beberapa tips untuk melakukan perawatan tanaman hias begonia rex yaitu mulai dari penyiraman tanaman, asupan cahaya matahari, pemberian pupuk, dan pengendalian hama tanaman. Adapun penjelasannya adalah sebagai berikut:

1. Penyiraman Tanaman
tanaman begonia rex ini bisa dilakukan penyiraman 2x dalam sehari yaitu waktu pagi hari ataupun pada waktu senja tiba. Setelah itu, keringkan daun dengan cara dilap dengan kain lembut agar permukaannya terlihat anggun dan mengilap. Jika di rumah terdapat jerami padi,bisa diletakkan di atas media tanam tanaman begonia rex. Jerami ini berfungsi untuk membuat media tanaman menjadi lembap lebih lama, sehingga kamu tidak perlu sering-sering menyiramnya.

2. Asupan Cahaya
Tanaman begonia tidak membutuhkan terlalu banyak cahaya matahari namun tanaman ini tetap membutuhkan penyinaran langsung. Oleh karena itu, sebaiknya tempatkan tamanan ini di area yang terkena sinar matahari. Jika ditempatkan di luar, pastikan agar areanya memiliki pelindung yang membuat teduh, seperti atap atau paranet. Selain itu, juga bisa meletakkannya di bawah pohon besar yang berdaun lebat dan rindang.

3. Pemberian Pupuk
Pupuk yang direkomendasikan untuk tanaman begonia adalah pupuk dengan unsur P, K, dan N dengan jumlah yang seimbang perbandingan 1:1:1. Pemberian pupuk ini cukup 6 bulan sekali karena jika dilakukan secara terus menerus akan membuat tanaman ini terbakar dan akar akan membusuk dikarenakan tanaman ini sangat sensitif.

4. Pengendalian Hama Tanaman
Cukup gunakan pestisida organik yang disesuaikan dengan hama yang menyerang tanaman tersebut. Jika hama yang menyerang adalah keong atau siput, cukup taburkan saja bubuk cangkang telur di sekeliling tanaman (permukaan media tanam). Selain itu. pengecekan gulma pada pot tanaman begonia harus dilakukan secara berkala. Saat tumbuhan terlihat terserang gulma, segera bersihkan gulma tersebut. Satu hal lain yang harus diperhatikan adalah harus segera memotong bagian dari begonia yang layu/busuk karena jika tidak ada antisipasi maka kebusukan ini akan menyebar pada tanaman begonia rex tersebut.

Referensi

https://www.99.co/blog/indonesia/jenis-tanaman-begonia-dan-tips-perawatan/

Salah satu cara dalam merawat Begonia Rex agar tetap indah dan tumbuh dengan baik adalah dengan melakukan repotting. Repotting ini sendiri dilakukan ketika tanaman Begonia sudah tumbuh besar dan menyebabkan wadah yang digunakan terlihat tidak sesuai lagi atau terlalu lama. Dimana wadah yang terlalu lama cenderung memiliki unsur hara yang sudah menipis pada media tanamnya. Sehingga perlu dilakukan repotting guna mencegah tanaman dari penyakit, terutama yang disebabkan oleh media tanamnya. Adapun beberapa poin penting yang harus diperhatikan saat melakukan repotting antara lain:

  • Berhati-hati ketika mengeluarkan tanaman dari dalam pot, untuk mencegah kerusakan pada perakaran.
  • Penanaman pada wadah yang baru tidak boleh terlalu dalam, agar tanaman mendapatkan suplai udara yang memadai dan mencegah terjadinya kebusukan akar.
  • Namun, penanaman juga tidak boleh terlalu dangkal, agar akar tanaman dapat dengan maksimal dalam menyerap air.
  • Setelah melakukan repotting, letakkan tanaman di tempat yang teduh. Ketika tanaman sudah tumbuh segar seperti semula, barulah dapat dipindahkan ke tempat dengan intensitas cahaya matahari yang rendah dan tidak terlalu terik.

image

Referensi

Redaksi Agromedia. (2007). Buku Pintar Tanaman Hias. Jakarta: PT AgroMedia Pustaka.