Bagaimana cara merawat bunga mawar dengan benar agar berbunga?


Bunga Mawar merupakan tanaman semak berduri dari genus Rosa. Keindahan tanaman hias ini begitu terkenal hingga banyak orang yang menanamnya. Namun, selalu ada kendala ketika merawat tanaman ini, salah satunya: tanaman tidak pernah berbunga atau bunga sulit untuk tumbuh. Maka dari itu bagaimanakah cara merawat bunga mawar agar dapat tumbuh dengan subur?

1 Like

Pemeliharaan atau perawatan tanaman mawar mencakup beberapa kegiatan utama, yakni sebagai berikut :

  1. Pengairan

    • Pada fase awal pertumbuhan atau sekitar umur 1 – 2 bulan setelah tanam, pengairan dilakukan secara kontinu tiap hari 1 – 2 kali. Pengairan berikutnya secara berangsur-angsur dikurangi atau tergantung keadaan cuaca dan jenis tanah (media). Kecuali tanaman mawar yang ditanam dalam pot perlu pengairan secara kontinu setiap hari, karena medianya mudah atau cepat kering.
    • Waktu pemberian air yang balik baik adalah pada pagi dan sore hari, yakni saat suhu udara dan penguapan air dari tanah tidak terlalu tinggi
    • Cara pengairan adalah dengan disiram secara merata menggunakan alat bantu emrat (gembor) atau bila di lahan kebun yang airnya memadai dapat dilakukan dengan cara di-leb.
  2. Penyiangan
    Penyiangan dilakukan sebulan sekali atau tergantung keadaan pertumbuhan gulma. Cara penyiangan adalah dengan mencabut rumput – rumput liar (gulma) secara hati – hati agar tidak merusak akar tanaman, atau membersihkannya dengan alat bantu kored ataupun cangkul. Kegiatan penyiangan biasanya bersamaan dengan pemupukan agar dapat menghemat biaya dan tenaga kerja. Rumput liar yang tumbuh pada selokan atau parit antar-bedengan dibersihkan agar tidak menjadi sarang hama dan penyakit.

  3. Pemupukan
    Jenis dan dosis (takaran) pupuk yang dianjurkan untuk tanaman mawar adalah pupuk NPK (5-10-5) sebanyak 5 gram per tanaman. Bila pertumbuhan tunas-tunasnya lambat dapat dipupuk NPK pada perbandingan (ratio) 10-10-5, sedangkan bila tangkai-tangkainya lemah perbandingan pupuk NPK memilih ratio 5-15-5. Jenis dan dosis pupuk anjuran lainnya adalah campuran pupuk yang terdiri atas : 90 – 135 kg N + 400 kg P2O5 + 120 kg K2O/hektar/tahun atau setara dengan 200 – 300 kg Urea + 840 kg TSP + 250 kg KCl/hektar/tahun. Berdasarkan hasil penelitian Balai Penelitian Hortikultura (Balithor), bahwa tanaman mawar perlu dipupuk dengan pupuk NPK 5 gram per pohon pada saat tanam atau 7 – 15 hari setelah tanam.

    Pemupukan berikutnya dilakukan secara kontinu tiap 3 – 4 bulan sekali atau tergantung keadaan pertumbuhan tanaman. Dosis dan jenis pupuk yang dianjurkan adalah campuran pupuk Nitrogen 600 kg N + Fosfat 1.000 kg P2O5 + Kalium 400 kg K2O/hektar/tahun atau setara dengan Urea kurang lebih 1.350 kg + TSP 2.100 kg + KCl 800 kg/hektar/tahun. Tiap kali pemupukan diberikan ΒΌ - 1/3 dosis pupuk atau sekitar 337,5 – 450 kg Urea + 525 – 700 kg TSP + 100 – 133 kg KCl per hektar. Waktu pemberian pupuk sebaiknya pada saat sebelum berbunga, sedang berbunga, dan setelah kuntum bunga layu. Cara pemberian pupuk adalah dengan ditabur dalam parit – parit kecil dan dangkal diantara barisan tanaman atau di sekeliling tajuk tanaman, kemudian ditutup dengan tanah tipis dengan segera disiram (diairi) hingga cukup basah.

Referensi

Rukmana, Rahmat. 1995. Mawar Bunga β€œCinta abadi” menjanjikan keuntungan β€œabadi”. Yogyakarta : Kanisius

1 Like
  1. Teknik Penyiraman yang Baik
    Cara merawat bunga mawar yang terpenting adalah proses penyiraman. Selain merupakan sumber kebutuhan utama bagi proses biologis tumbuhan, penyiraman juga berperan sangat penting untuk mempercepat larutnya unsur hara yang akan diserap oleh akar mawar dan juga mengatur kondisi udara sekitar.Sebaiknya rutinitas penyiraman dilakukan dua kali sehari, yakni pagi antara jam 7-9 dan sore hari antara jam 4-6. Jumlah air yang dikucurkan bergantung pada tingkat kebasahan tanah dan juga umur tanaman mawar tersebut. Saat musim hujan, kegiatan penyiraman sebaiknya disesuaikan dengan keadaan.

  2. Rajin Memangkas Batang dan Daun.
    Selain cara menyirami mawar yang benar, cara merawat bunga mawar seperti, memangkas daun dan batang itu juga penting. Faktanya banyak orang mengeluhkan tanaman mawar miliknya tidak berkembang dengan baik tapi tidak menyadari kalau belum melakukan pemangkasan secara rutin. Tanaman bunga mawar yang terlalu banyak dahan, ranting dan daun biasanya pertumbuhan bunganya jadi lebih terlambat atau hanya berbunga sedikit saja. Karena hasil fotosintesisnya hanya digunakan untuk pertumbuhan dahan ranting dan daunya saja, sehingga pertumbuhan mawarnya jadi terhambat. Oleh akrena itu, kamu harus selalu rajin melakukan pemangkasan minimal 2 minggu sekali.

  3. Memberikan Pupuk
    Cara merawat bunga mawar selanjutnya ialah memberi pupuk. Tujuan dari pemberian pupuk adalah untuk menambahkan unsur-unsur agar tanaman semakin subur. Pupuk yang disarankan untuk tanaman ini adalah pupuk kendang yang berasal dari kotoran hewan. Biasanya, kotoran yang dipakai berasal dari sapi dan kambing.

Selain pupuk kendang, kamu juga bisa memberikan pupuk kimia seperti NPK yang mengandung nitrogen untuk pertumbuhan vegetative seperti daun, fosfor untuk pertumbuhan akar, dan kalium untuk membantu pembungaan dan pembuahan.

  1. Intensitas Sinar Matahari yang Cukup
    Sama dengan tanaman lainnya tanaman mawar juga membutuhkan sinar matahari untuk melakukan fotosintesis yang berfungsi untuk menghasilkan zat makanan bagi tanaman. Waktu yan paling disarankan untuk menjemur tanaman ini adalah pada jam 6-10 pagi. Seringnya bagi petani yang membudidayakan tanaman ini biasanya memasang jarring-jaring di atas tanaman ini agar intensitas cahaya matahari yang diterima terutama pada saat siang hari tidak terlalu banyak. Cara merawat bunga mawar yang satu ini penting dan wajib dilakukan, lho.

  2. Pengendalian Gulma
    Supaya bunga mawar kamu cepat berbunga, maka kamu harus selalu mengendalikan gulma yang tumbuh di media tanaman tersebut secara rutin bukan hanya sesekali. Semua rumput-rumput pengganggu harus rajin untuk dibersihkan, jika tidak dicabut akan mengganggu proses pertumbuhan bunga mawar. Sebelum kamu memulai cara merawat bunga mawar dengan pemupukan sebaiknya pastikan terlebih dahulu kalau bunga mawar kamu sudah bersih dari gulma sehingga pupuk dan nutrisi yang diberikan akan menyerap secara lebih baik pada akar mawar.

  3. Pengendalian Hama dan Penyakit
    Cara merawat bunga mawar yang benar, tidak pernah lepas dari bagaimana kita bisa melakukan pengendalian hama dan penyakit secara efektif. Karena ada banyak beragam jenis hama dan penyakit yang mengincar tanaman mawar. Paling umum, hama dapat berupa ulat daun yang menyebabkan dedaunan menjadi compang-camping. Hama ini bisa diberantas dengan menyemprotkan insektisida atau racun serangga. Selain karena hama ulat, tanaman mawar juga kerap kali rusak karena jamur sehingga hal ini perlu diatasi dengan melakukan penyemprotan fungisida. Gejalanya bisa berupa bercak daun, busuk bunga, karat daun dan tepung mildew atau lapisan putih pada permukaan daun.

Selain itu, serangan juga bisa berasal dari bakteri penyebab bengkak pangkal batang sehingga perlu penyemprotan bakterisida.

Referensi : https://m.merdeka.com/jabar/6-cara-merawat-bunga-mawar-agar-cepat-berbunga-mudah-dan-praktis-kln.html