Bagaimana cara mengimplementasikan computational thinking pada kehidupan sehari-hari

computational thinking

Bagaimanakah cara mengimplementasikan cara berfikir seperti anak Computer Science dengan rangkaian atau langkah - langkahnya?

Computational thinking tidak hanya bermanfaat dalam lingkungan bekerja atau belajar saja. Kita sering menggunakan pemikiran komputasi dalam hal - hal yang kecil, seperti membuat teh, mengerjakan tugas, dan bahkan berbicara dengan orang tua. Sebenarnya, berpikir secara komputasi sudah kita jalankan sejak kecil dan tanpa kita sadari. Sebagai contoh, ketika kita ingin berbicara dengan teman, kita pasti akan memikirkan sebuah topik, lalu kita akan diskusi tentang topik tersebut dengan teman kita. tanpa kita sadari hal tersebut termasuk Computational Thinking dalam pemikiran secara algoritmik.

Cara mengimplementasikan Computational Thinking adalah dengan memahami masalah, mengumpulkan semua data, lalu mulai mencari solusi sesuai dengan masalah. Sebagai contoh, ketika kita ingin membuat teh, kita harus memahami cara membuat teh, lalu kita mengumpulkan bahan-bahannya, kemudian kita mulai membuat teh sesuai dengan langkah-langkahnya. Hal tersebut sudah terkait dengan cara pemikiran secara algoritmik. Karena kita pernah membuat teh, kita dapat membuat kopi karena langkah yang dijalani mirip. hal tersebut juga terkait dengan pengenalan pola, karena kita melihat bahwa membuat teh dan kopi memiliki langkah yang sama walaupun beda bahan.

Ketika kita membuat teh kita tidak memerhatikan gelasnya berbentuk apa, atau berapa banyak air yang kita gunakan, karena hal tersebut menurut kita tidak penting. Hal tersebut sudah terkait dengan abstraksi. Ketika kita menyiapkan teh, gula, gelas, air, dan lain-lainya, hal tersebut terkait dengan dekomposisi.

Jadi secara tidak sadar kita telah mengimplementasikan Computational Thinking dalam kehidupan sehari - hari. Dari hal - hal yang mudah, sederhana, dan bahkan hal yang kecil telah kita lakukan secara komputasi.

Cara mengimplementasikan computational thinking adalah sadar. sadar akan pentingnya pengaruh jika kita terbiasa computational thinking, sadar akan manfaat berfikir secara computational thinking, dan sadar akan masalah yang dihadapi.

Yang lebih penting lagi adalah prinsip. jika kita telah membuat dan mengkokohkan prinsip kita akan terus melakukan computational thinking, kita akan terus terbiasa melakukannya dalam hal apapun termasuk kegiatan sehari - sehari dan kegiatan lainnya yang lebih rumit.

Misalnya kita ingin membuat kopi, sadar atau tidak, kita akan membuat algoritma bahwa kita harus melakukan masak air terlebih dahulu, lalu masukan kopi sekian sendok, lalu gula sekian sendok dan tuangkan air panas lalu aduk.

Pengimplementasian yang sederhana ini lah jika kita lakukan terus menerus, kita akan terbiasa dengan computational thinking dan akan menjadi prinsip kita nantinya saat mengalami kesulitan pada masalah.

Dalam kehidupan sehari-hari CT diibaratkan sebagai langkah-langkah yang kita lakukan ketika menemui sebuah masalah. Contohnya adalah ketika kita menemukan sebuah masalah bagaimanakah membuat “Browniz” yang lezat sebanyak 100 box dengan efektif dan efesien ? yang kita lakukan pertama kali adalah menyiapkan bahan dan alat yang diperlukan untuk membuat brownies. Yaitu menyiapkan susu,mentega,dll. , memecah streuktur dasar pembentuk brownis menjadi Penyiapan Bahan, Pencampuran Adonan, Pengembangan Adonan, Memasak/Memanggang, dll. Dalam hal ini kita sudah dalam bagian dekompisisi.

Dengan mampunya kita membuat satu box brownies, kita mampu mengenali pola pembuatan brownies yang dimulai dari penyiapan bahan sampai packing yang dilakukan berulang-ulang. Misalnya kita membutuhkan waktu 1 jam untuk membuat 1 box. Dalam hal ini kita sudah melakukan patterns.
Dengan melihat dan mengidentifikasi pola pembuatan brownies secara umum, jika dala 1 jam kita mampu membuat 1 box brownies dengan 1 unit oven maka untuk membuat 100 box brownies memerlukan waktu sekitar 4 hari. Tentu terlalu lama jika harus membuat brownies dengan waktu tersebut. Maka Karena proses pembuatan browniz ini merupakan proses yang berulang maka kita dapat melakukan generalisasi bahwa proses ini tidah harus menunggu semua proses selesai baru dilakukan dari awal. Dengan kata lain, saat kue browniz sudah masuk oven, kita dapat melakukan proses pembuatan adonan kembali tanpa harus menunggu hingga semua proses dilaksanakan. Dengan demikian kita bisa mengasumsikan dalam 60 menit kita bisa membuat 3 box brownies.

Sehingga untuk menghasilkan 100 box browniz dengan 1 unit oven diperlukan waktu 33 jam atau 1,3 hari. Pertanyaan selanjutnya bagaimana jika kita sediakan 2 buah oven, maka jawabnya kita hanya memerlukan waktu 16,5 jam untuk menghasilkan 100 box Browniz.

Tanpa kita sadari kita sudah melakukan Computational Thinking dalam kehidupan sehari-hari, entah itu dalam hal besar maupun dalam hal kecil. Yang harus kita lakukan adalah menyadari kalau dalam memecahkan sebuah masalah dibutuhkan computational thinking. dengan menyadari pentingnya penggunaan CT maka kita akan terbiasa menggunakan CT sebagai cara untuk memecahkan sebuah masalah.

Source : https://www.kompasiana.com/fathur_rachim/computational-thinking-computer-science_55e06cc71593736c0a109023

Berpikir komputasi merupakan suatu pendekatan untuk memecahkan masalah yang dapat diimplementasikan oleh computer. Berikut langkah untuk memecahkan masalah menggunakan teknik berpikir komputasi :

  1. Mencari langkah untuk memecahkan masalah
  2. Menggunakan kemampuan teknik kita untuk menroperasikan komputer agar dapat memecahkan masalah tersebut

Berpikir komputasi terdiri dari empat elemen :

  • Dekomposisi
    Dekomposisi ialah menyelesaikan masalah kompleks dengan memecahnya menjadi masalah-masalah kecil yang lebih sederhana

  • Pattern Recognition
    Ialah pendekatan yang dilakukan untuk melihat persamaan yang ada pada tiap perbedaan masalah,lalu mencari tahu masalah mana yang sering terjadi sehingga kita dapat menyelesaikannya dengan efektif

  • Abstraksi
    Ialah suatu cara memancang masalah dengan hanya memperhatikan bagian terpentingnya saja,sehingga bagian - bagian umum yang lain diabaikan untuk sementara

Berpikir dengan algoritma
Ialah suatu cara berpikir dengan mengurutkan langkah –langkah dalam menyelesaikan masalah agar menjadi terurut dan tertib,serta mudah dipahami oleh orang lain

Berpikir komputasi tidak serta merta harus berhubungan dengan komputer. Kita dapat menggunakan teknik berpikir komputasi dalam permasalahan sehari – hari,seperti ketika kita kehabisan bahan bakar di tengah jalan,mencari password yang tepat untuk login pada setiap web,bahkan ketika kita menggunakan google map kita juga perlu menggunakan teknik berpikir komputasi.

Source :