Bagaimana cara menghilangkan rasa gugup ketika presentasi?

Ketika kita melakukan presentasi baik itu di kelas ataupun di kantor, kita cenderung merasa gugup. Dan ketika kita gugup, kita cenderung berbicara terbata-bata, pikiran menjadi kosong, dan melakukan banyak kesalahan. Menurut Youdics bagaimana cara yang tepat untuk menghilangkan atau mengurangi rasa gugup ketika presentasi?

Menurut saya dalam psikologi ada yang disebut dengan metode desensitisasi sistematis. Yaitu metode yang digunakan dengan cara melatih diri dalam beberapa waktu kedepan untuk melakukannya secara perlahan dan terus menerus. Seuai dengan pendapat Hazlett (2006) bahwa kecemasan, panik dan fobia dapat disembuhkan dengan cara relaksasi, memberikan stimulus positif ke otak dan desensitisasi sistematik.

Mubarok (2009) berpendapat bahwa terdapat empat tahap dalam teknik desensitisasi sistematik yaitu:

  1. Kenali situasi apa yang membuat cemas saat presentasi. Dibuat berurutan dari paling rendah hingga paling yang membuatnya cemas.

  2. Lakukan relaksasi sbeelum presentasi. Misalnya, olah nafas dan buat sugesti positif dalam diri serta bayangkan situasi yang menyenangkan akan didapatkan disaat presentasi

  3. Diberikannya kondisi yang membuatnya cemas dari paling rendah ke paling tinggi.

Misalnya, dalam hal ini adalah cara mengatasi rasa gugup saat presentasi, maka cara yang dapat dilakukan yaitu pertama sebelum maju kedepan untuk presentasi berdoa dan relaksasi pernafasan. Kemudian ucapkan kalimat positif bagi diri misalnya “yah kamu bisa menyampaikan pendapat di depan, nanti akan menyenangkan saat ada yang bertanya sehingga dapat berdiskusi” atau yang lainnya. Selanjutnya lakukan presentasi dengan mau memberikan pendapat (bukan hanya baca teks di ppt) boleh dengan bawa buku atau referensi yang digunakan sehingga penyampaian lebih percaya diri. Selanjutnya fokus dengan diri, lihat kemampuan diri dan apresiasi usaha diri untuk berani mengungkapkan pendapat dan presentasi di depan.

Tentu setiap orang merasa cemas saat hendak presentasi karena adanya kondiis yang tidak menentu apakah nanti akan diterima atau ada kritikan. Hal ini membutuhkan waktu untuk membiasakan diri dan tentu dibantu dengan metode desensitisasi sistematis tersebut. DenGan kita membuat list penyebab kecemasan waktu presentasi dari yang paling rendah ke palaing tinggi kita mengenali sumber kecemasan dan kita dapat mengurangi kecemasan dengan cara yang tepat. Yaitu memberikan kondisi tersebut tetapi dengan keadaan tubuh yang tenang dan tentu silakukan berulang-ulang.

Gugup dalam menghadapi presentasi adalah reaksi yang wajar dan sering dialami oleh siapa saja ketika hendak tampil di depan umum. Mengapa wajar? Karena hal ini dialami oleh siapa saja termasuk orang terkenal yang sudah sering tampil di depan umum.

Rasa gugup erat kaitannya dengan kepercayaan diri ketika hendak tampil. Rasa percaya diri bisa berkurang ketika mengalami situasi seperti:

  • Tampil di hadapan audiens yang jauh lebih senior atau dianggap orang penting
  • Tampil di hadapan audiens yang tidak kita kenal sebelumnya sehingga tidak tau bagaimana reaksi mereka.
  • Persiapan yang kurang matang baik dalam mempersiapkan slide presentasi, maupun mempersiapkan kalimat yang akan disampaikan
  • Kurang latihan atau bahkan tidak latihan sama sekali

Cara mengatasi grogi ketika berpresentasi membutuhkan sebuah proses. Dan untuk menjalani proses ini butuh waktu dan upaya (inilah yang kebanyakan orang tidak mau melakukannya, mereka ingin sesuatu yang instan).

Yang pertama adalah Anda membutuhkan mindset yang benar dalam menghadapi sebuah presentasi. Jangan sampai kita terjebak dan masih memiliki mitos-mitos keliru sehubungan dengan rasa nervous berpresentasi.

1) Jam Terbang

Presentasi adalah sebuah skill, untuk menguasainya dibutuhkan latihan dan praktek berulang-ulang. Jangan berharap sekali mencobanya dan bisa langsung menjadi mahir. Presentasi membutuhkan jam terbang kita harus melakukan dan mempratekkannya berulang-ulang sehingga menjadi lebih terbiasa dan bisa mengurangi rasa grogi yang dirasakan.

2) Persiapan

Datanglah lebih awal untuk membiasakan diri dengan situasi yang ada. Jikalau datang terlambat sambil tergopoh-gopoh dengan keringat bercucuran pastilah akan mempengaruhi kondisi mental. Datang lebih awal juga memberikan waktu untuk mengecek dan memastikan semua peralatan berfungsi dengan normal dan baik.

3) Latihan

Latihan adalah proses mengulang dan membiasakan diri dengan konten presentasi yang akan dibawakan. Tidak bisa kita merancang konten sekali, selesai, dan ketika dibawakan langsung lancar dan fasih. Semua membutuhkan proses latihan untuk mengingat dan benar-benar memahami isi presentasi. Hafalkan urutan dan poin-poin presentasi, untuk penjabarannya bisa dirancang dan dibawakan dalam latihan agar pembawaan lebih komunikatif bukannya gaya menghafal.

Perasaan takut, deg-degan, gemetar adalah sesuatu yang normal. Semua orang pasti pernah mengalaminya. Bahkan seorang dosen yang biasa berpresentasi di depan mahasiswa saja, akan mendadak merasa nervous ketika harus mengajar di depan para pemilik bisnis. Ada beberapa cara yang diajarkan oleh salah satu dosen teknik berbicara di depan umum di kampusku untuk mengatasi gugup saat persentasi yang aku rasa ampuh untuku, diantaranya dengan:

Menerima rasa gugup dan khawatir itu. Kalau kita menerima bahwa kita memang merasa gugup dan khawatir, maka kita akan merasa lebih rileks . Setelah kita merasa sedikit lebih rileks, maka kita akan bisa mengabaikan perasaan khawatir itu. Dan itu bisa dilakukan dengan lebih memusatkan perhatian pada materi yang akan disampaikan, fokus pada point-point yang akan dipersentasikan. dengan begitu grogi yang kita alami akan sedikit berkurang karena fokus kita teralihkan pada tujuan persentasi. Serta perlu diingat rasa gugup dan khawatir ini ada baiknya juga, karena jika kita tidak merasakan cemas atau takut, maka kita tidak akan punya motivasi untuk mempersiapkan presentasi dengan baik.

Lalu dengan Persiapan yang matang. Ketika kita memiliki persiapan yang matang, memahami betul semua materi yang akan di persentasikan akan menambah rasa percaya diri kita. Dengan sering berlatih juga termasuk kedalam persiapan yang matang. Kita bisa berlatih di depan cermin. Pertama perhatikan gaya bicaranya, kalau kita tidak menyukainya, kemungkinan besar audiens juga merasakan hal serupa. Berlatihlah sampai kita menemukan gaya bicara yang kita sukai dan bisa menjadi ciri khas atau daya tarik kita.

Saat presentasi memang tidak dipungkiri orang yang biasa berbicara di depan umum saja bisa grogi apalagi orang" yang memang jarang berbicara di depan umum pasti groginya bukan main. Ada beberapa tips mungkin yang pernah saya lakukan.

  1. Belajar dan berlatih pastinya. Kuasai dulu materi yang akan kita presentasikan, supaya nanti pas presentasi kamu grogi juga gak terlalu blank.
  2. Jika kamu lebih grogi ketika melakukan eye contact dengan audiens, lihat saja teman yang dekat dengan kamu dan bayangkan kamu sedang menjelaskan kepada temanmu itu.
  3. Berdoa dulu sebelum presentasi supaya presentasi kamu lancar.

Perasaan gugup adalah suatu hal yang wajar kita alami, namun tentunya rasa gugup bisa kita atasi. Saya pernah mengikut suatu workshop yang secara spesifik membahas tentang public speaking. Dalam workshop tersebut saya pun bertanya kepada narasumber tentang bagaimana cara kita agar tidak gugup saat berbicara di depan umum dengan audiences yang cukup banyak. Jawaban beliau adalah kuasai materi yang akan kita bawakan dan kenali karakter audiences kita. Kunci untuk bisa tampil percaya diri di depan umum adalah dengan menguasai dan memahami apa yang ingin kita sampaikan kepada audiences. Dengan menguasai materi, kita akan tampil dengan percaya diri dan rasa gugup tersebut perlahan akan menghilang. Selain itu mengenali karakter audiences juga salah satu hal yang penting karena kita bisa mengendalikan situasi agar perhatian audiences dapat tertuju kepada kita.

Kecemasan dalam berkomunikasi di depan public memang sering dialami oleh setiap orang. Kecemasan merupakan ketegangan, rasa tidak aman dan kekhawatiran yang timbul karena dirasakan terjadi sesuatu yang tidak menyenangkan (Aryadillah, 2017). Sehingga hal tersebut menimbulkan rasa gugup saat seseorang sedang berbicara di depan banyak orang yang akan menghambat komunikasi mereka. Termasuk aku sendiri pernah mengalami hal itu dan memang sangat mengganggu, terlebih aku tipe orang yang mudah panik. Maka dari itu, ketika aku akan berbicara di depan audience, misalnya akan melakukan presentasi di depan kelas maka aku akan mempersiapkannya dengan matang. Persiapan tersebut berupa menulis hal-hal penting yang akan aku sampaikan kepada audience kemudian berlatih sebanyak-banyaknya. Dengan demikian, jika aku telah mempersiapkannya dengan baik, maka kemungkinan besar aku akan jauh lebih percaya diri dan mengurangi rasa gugup yang aku alami ketika berbicara di depan banyak orang nanti.

Berikut beberapa tips untuk mengatasi rasa gugup saat presentasi.

  1. Pahami siapa penontonnya
    Dengan memahami siapa saja yang akan menonton presentasi kita, hal ini dapat membantu dalam memahami cara terbaik menyampaikan presentasi dan juga mencairkan suasana.
  2. Kuasai materi dengan baik
    Hindari presentasi dengan membaca tulisan saja, karna presentasi ditujukan untuk menjelaskan materi pada sebuah topik.
  3. Berlatih terlebih dahulu
    Berlatih membuat diri kita jauh lebih percaya diri, sehingga hal ini mengurangi rasa gugup ataupun kesalahan saat melakukan presentasi.
  4. Kontak mata
    Focus kontak mata dan berkomunikasi pada satu orang di setiap sesi presentasi adalah cara terbaik. Menurut Harvard Business Review, hal ini membuat semua orang di ruangan merasa ikut diajak berbicara.
  5. Pikirkan kesalahan yang mungkin terjadi
    Memikirkan kesalahan yang mungkin terjadi sangat penting dalam persiapan presentasi. Jika kesalahan itu terjadi, maka kita tidak akan terkejut dan sudah memiliki ide untuk menghadapinya.
  6. Biasakan melakukan presentasi
    Biasakan diri berbicara di depan banyak orang, sebab hal ini akan meningkatkan rasa percaya diri kita.
Sumber

Aryadillah. 2017. Kecemasan Dalam Public Speaking (Studi Kasus Pada Presentasi Makalah Mahasiswa). XVII (2)

6 Cara mengatasi rasa gugup saat presentasi atau berbicara di depan umum

MENURUT OPINI SAYA TERKAIT " BAGAIMANA CARA MENGHILANGKAN RASA GUGUP SAAT PERSENTASI? "

1. Pahami siapa penontonnya.

Penting untuk memahami siapa yang menonton presentasi Anda. Ini dapat membantu memahami cara terbaik menyampaikan topik presentasi dan mencairkan suasana dengan penonton.

2. Kuasai materi dengan baik.

Hindari presentasi yang hanya membaca tulisan saja. Menurut situs Mayo Clinic , menguasai materi presentasi dapat mengurangi membuat kesalahan. Jangan lupa untuk memperkirakan pertanyaan yang akan diajukan penonton.

3. Berlatih terlebih dahulu.

Selain mempresiapkan perlengkapan presentasi, jangan lupa untuk terus berlatih. Rekam latihan presentasi untuk lebih mudah melihat kesalahan sendiri dan datang lebih awal untuk beradaptasi dengan ruangan.

4. Kontak mata.

Menurut situs Harvard Business Review , salah satu kesalahan terbesar presentasi adalah menyisir ruangan dengan melihat mata penonton satu per satu namun berakhir tidak fokus pada siapapun. Cara terbaik adalah fokus kontak mata dan berkomunikasi pada satu orang di setiap sesi presentasi. Menurut Harvard Business Review, ini membuat semua orang di ruangan merasa ikut diajak berbicara dengan Anda.

5. Pikirkan kesalahan yang mungkin terjadi.

Menurut situs Mayo Clinic , memikirkan kesalahan yang akan terjadi juga penting saat persiapan presentasi. Jika kesalahan itu terjadi, Anda tidak terkejut dan sudah memiliki ide untuk menghadapinya.

6. Biasakan melakukan presentasi.

Jangan takut untuk terus mencoba berbicara di depan umum. Ini dapat melatih rasa percaya diri Anda dengan cara membiasakan diri berbicara di depan banyak orang.

REFERENSI

Angelis, B. (1997). Percaya Diri Sumber Sukses Dalam Kemandirian. Cetakan 1. Jakarta: Gramedia.

Anthony, R. (1996). Rahasia Membangun Kepercayaan Diri.Alih bahasa: Rita, W. Jakarta:Bina Rupa Akasara.