© Dictio 2017 - 2019, Inc. All Rights Reserved. Terms of Use | About Us | Privacy Policy


Bagaimana Cara Menggunakan Present Perfect Tense?

tense

Pelajari situasi berikut:

Tom is looking for his key. He can’t find it. He has lost his key
‘He has lost his key’ = He lost it and he still hasn’t got it.

Have/has lost is the present perfect simple:
I/we/they/you + have + past participle
He/she/it + has + past participle

Ketika kita menggunakan present perfect tense selalu ada konseksi terhadap waktu sekarang. Kejadian di masa lampau memberikan hasil pada waktu sekarang:

  • ‘Where’s your key?’ ‘I don’t know. I’ve lost it.’ (Saya belum menemukannya hingga sekarang)
  • He told me his name but I’ve forgotten it. (Saya tidak bisa mengingatnya sekarang)
  • ‘Is Sally here?’ ‘No. she’s gone out.’ (Sekarang ia sudah pergi)
  • I can’t find my bag. Have you seen it? (Apakah anda tau dimanda tas saya sekarang?)

Kita umumnya menggunakan present perfect tense untuk memberikan informasi baru atau mengumumkan hal-hal terbaru:

  • Ow! I’ve cut my finger.
  • The road is closed. There’s been (=There has been) an accident.
  • (from the news) The police have arrested two men in connection with the robbery.

Kita juga bisa menggunakan present perfect dengan kata just, already and yet:
Just = ‘baru-baru saja’:

  • ‘Would you like something to eat?’’ ‘No, thanks. I’ve just had lunch.’
  • Hello. Have you just arrived?

Kita bisa menggunakan kata already untuk mengatakan sesuatu yang terjadi lebih dahulu dari yang diduga:

  • ‘Don’t forget to post the letter, will you?’ ‘I’ve already posted it.’
  • ‘What time is Mark leaving?’ ‘He’s already gone.’

Yet = ‘hingga sekarang’ dan menunjukan bahwa pembicara menduga sesuatu akan terjadi. Yet digunakan hanya pada kalimat tanya dan kalimat negatif:

  • Has it stopped raining yet?
  • I’ve written the letter but I haven’t posted it yet.

Sebagai catatan ada perbedaan antara gone (to) and been (to):

  • Jim is away on holiday. He has been gone to Spain. (= Ia sudah disana sekarang atau sedang dalam perjalanan kesana)
  • Jane is back home from holiday now. She has been to Italy. (= Ia sekarang sudah kembali dari Italy).

Pelajari situasi berikut:

Dave: Have you travelled a lot, Jane?
Jane: Yes, I’ve been to lots of places.
Dave: Really? Have you ever been to China?
Jane: Yes, I’ve been to China twice.
Dave: What about India?
Jane: No, I haven’t been to India.

Ketika kita membicarakan tentang periode waktu yang berlanjut dari masa lampau hingga sekarang, kita menggunakan present perfect (have been/ have travelled etc.) Di pembicaraan ini, Dave dan Jane sedang membicarakan tentang tempat yang sudah pernah dikunjungi Jane (waktu yang terjadi merupakan masa lampau hingga sekarang).

  • Have you ever eaten caviar? (in your life)
  • We’ve never had a car.
  • ’Have you read Hamlet?’ ‘No, I haven’t read any of Shakespeare’s plays.’
  • Susan really loves that film. She’s seen it eight times!
  • What a boring film! It;s the most boring film I’ve ever seen.

Contoh berikut adalah pembicara membicarakan tentang periode waktu yang berlanjut hingga sekarang (recently/in the last few days?/so far/since breakfast etc.):

  • Have you heard from George recently?
  • I’ve met a lot of people in the last few days.
  • Everything is going well. We haven’t had any problems so far.
  • I’m hungry. I haven’t eaten anything since breakfast. (= dari sarapan hingga sekarang)
  • It’s nice to see you again. We haven’t seen each other for a long time.

Kita menggunakan present perfect tense dengan today/this morning/this evening etc. Ketika periode tersebut belum berakhir saat waktu berbicara:

  • I’ve drunk four cups of coffee today. (perhaps I’ll drink more before today is finished)
  • Have you had a holiday this year (yet)?
  • I haven’t seen Tom this morning. Have you?
  • Ron hasn’t worked very hard this term.
Referensi

Murphy, Raymond. 1994. English Grammar In Use Second Edition. Syndicate Press: University of Cambridge.

Present perfect tense digunakan untuk membicarakan sesuatu yang terjadi di masa lampau yang masih berlangsung sampai masa sekarang (Azar 1993).

Present perfect tense adalah bentuk yang digunakan untuk menjelaskan tentang:

  • Suatu aksi yang telah selesai sebelum masa sekarang.

  • Suatu aksi yang mempunyai pengaruh terhadap masa sekarang.

  • Suatu aktifitas atau pernyataan yang berkelanjutan dalam jangka waktu tertentu sejak masa lampau sampai masa sekarang.

Dalam mempelajarinya siswa masih membuat beberapa kesalahan. Dalam penelitian ini, teori Ellis akan digunakan untuk mengidentifikasi kesalahan yang dibuat oleh siswa dalam penggunaan present perfect tense. Ellis (1997) mengidentifikasi tiga kesalahan dalam pembelajaran bahasa, yaitu :

1. Penghilangan (omission)

Kesalahan penghilangan adalah jenis kesalahan ketika pelajar menghilangkan bagian yang wajib dalam ungkapan untuk memenuhi syarat gramatikal.

Contohnya:

She done her job.

Kalimat diatas kurang tepat karena ada penghilangan kata “has”. Kalimat yang tepat seharusnya menjadi She has done her job.

2. Kesalahan Penggunaan Bentuk (misinformation)

Kesalahan penggunaan bentuk adalah jenis kesalahan dimana siswa menggunakan bentuk yang kurang sesuai dengan bentuk gramatikal.

Contohnya:

They have ate those cookies.

Kalimat diatas kurang tepat karena menggunakan “ate” yang merupakan bentuk verb, sementara seharusnya menggunakan bentuk verb. Kalimat yang tepat seharusnya menjadi They have eaten those cookies.

3. Kesalahan Penempatan (misordering)

Kesalahan penempatan adalah jenis kesalahan yang menempatkan kata-kata dalam urutan yang tidak tepat.

Contohnya:

He since two months ago has been a teacher.

Kalimat diatas kurang tepat karena penempatannya tidak sesuai. Kalimat yang tepat harusnya menjadi He has been a teacher since two months ago.