© Dictio 2017 - 2019, Inc. All Rights Reserved. Terms of Use | About Us | Privacy Policy


Bagaimana Cara Mengembangkan Komunikasi yang Baik?

image

  1. Mengetahui apa yang dimaksud dengan komunikasi. Komunikasi yaitu suatu proses mengirimkan pesan antara pengirim dan penerima melalui berbagai macam metode (tulisan, isyarat nonverbal, dan lisan). Komunikasi juga merupakan mekanisme yang kita gunakan untuk membangun dan memodifikasi hubungan.

  2. Milikilah keberanian untuk mengatakan apa yang dipikirkan. Milikilah rasa percaya diri bahwa Anda dapat memberikan kontribusi yang berharga dalam percakapan. Luangkan waktu setiap hari untuk mengenali pendapat dan perasaan Anda sehingga Anda dapat menyampaikan pada orang lain. Orang yang ragu untuk berbicara karena merasa pendapatnya tidak berharga tidak perlu takut.

  3. Berlatihlah. Mengembangkan kemampuan komunikasi yang baik dimulai dengan interaksi yang sederhana. Kemampuan komunikasi bisa dilatih setiap hari baik baik untuk interaksi sosial hingga profesional. Kemampuan baru membutuhkan waktu untuk ditingkatkan. Namun, setiap kali Anda menggunakan kemampuan komunikasi, maka Anda akan membuka diri terhadap berbagai kesempatan dan hubungan di masa depan.

9 Langkah untuk Interaksi/Komunikasi yang baik :

1. Stop and Listen
Berhenti berbicara sejenak dan coba dengarkan pembicaraan orang lain

2. Force yourself to hear
Ketika kita sudah bisa berhenti berbicara untuk sementara waktu, tetapi pikiran kita masih berputar memikirkan hal yang ingin kita sampaikan, maka kita tidak bisa mencerna pembicaraan lawan bicara dengan baik. Maka dengarkan pembicaraan lawan bicara kita dengan baik dengan cara memaksakan diri untuk mendengarkan pembicaraan lawan bicara agar kita bisa memahami isi pembicaraannya.

3. Be open and honest with your partner
Berapa orang kurang terbuka dengan orang sekitar. Untuk masuk dalam suatu hubungan kita harus bersifat terbuka. Bersifat terbuka berarti membicarakan hal yang belum pernah kita ceritakan pada orang di hidup kita.

4. Pay attention to nonverbal signals
Komunikasi nonverbal adalah bahasa tubuh, nada bicara, kontak mata, dan jarak ketika berbicara dengan lawan bicara. Membaca perilaku nonverbal lawan bicara membutukan waktu dan kesabaran, tetapi jika kita melakukannya, maka kita bisa menyesuaikan diri dengan apa yang mereka bicarakan.

5. Stay focused in the here and now
Kita harus menjaga argumen atau diskusi fokus pada topik.

6. Try to minimize emotion when talking about important, big decisions
Berbicara hal yang penting atau serius bukanlah hal yang mudah. Hal perlu kita lakukan adalah mengontrol emosi ketika sedang dalam pembicaraan yang serius.

7. Be ready to cede an argument
Terkadang kita ingin argumen yang kita sampaikan diterima dan ingin selalu merasa benar. Kita tidak bisa memaksakan kehendak dan merasa selalu benar, karena terkadang kita membuat kesalahan dan kita butuh mendengarkan pendapat orang lain untuk mengoreksi diri.

8. Humor and playfulness usually help
Kita tiddak perlu menjadi orang yang humoris dan sangat ceria dalam perbincangan sehari-hari. Kita hanya perlu menggunakan selera humor kita dan mencoba memasukkan nya kedalam perbincangan dengan lawan bicara kita. Keceriaan mengingatkan kita, walaupun kita sudah dewasa kita memiliki hak untuk menikmati kebahagiaan dan beristirahat sejenak dari keseriusan pekerjaan.

9. Communicating is more than just talking
Untuk berkomunikasi dengan baik dan lebih efektif dalahm hubungan, kita tidak harus berbicara. Sekarang ini banyak sarana untuk berkomunikasi dalam berbagai cara. Sarana komunikasi tersebut menjadikan kita tetap saling berhungan setiap hari bahkan setiap detik.

1 Like

Salah jika menganggap semua orang memiliki gaya berbicara yang sama dan dengan cara yang sama. Sebagian orang memiliki gaya yang berbeda ada beberapa mungkin menganggap pembicaraan tidak usah formal ataupun santai ada juga bahkan orang lebih suka berbicara dengan tatanan yang baik dan sopan.
Berikut cara berkomunikasi yang benar dikutip dari mbojosouvenir.net

  1. Hargai siapa yang berkomunikasi, ilmu atau ide itu bisa datang dari mana saja. Bahkan pembelajaran hidup bisa datang dari orang yang kita tidak duga. Maka hargai seseorang ketika berbicara dengan kondisi profesi apapun.
  2. Perhatikan intonasi dan gaya bahasa, ada kalanya kita harus mengatur intonasi atau nada dalam pembicaraan seperti halnya penekanan suatu kalimat untuk memperjelas apa yang kita bicarakan. Sehingga lawan bicara dapat memahami apa yang kita maksud.
  3. Paham apa yang di bicarakan. Sebagian orang tidak paham dengan yang di bicarakan orang dan hanya berkata “iya, he’em”. Padahal ketika berbicara seseorang mengharapa kata balik atau balasan yang menjadi kelanjutan dalam berkomunikasi
  4. Pelajari ketika tanda – tanda penutup, ketika seseorang sudah mulai menutup pembicaraan tanda bahwa dia sedang atau urusan atau terburu – buru. Mungkin sebagai contoh ketika dia melihat jam tangan.
  5. Bumbuhi dengan kalimat lucu. Pencairan suasana sangat di perlukan agar tidak menimbulkan ketegangan. Acap kali komunikasi terhenti ketika hal yang di bicarakan terasa garing atau tidak menimbulkan timbal balik
1 Like