© Dictio 2017 - 2019, Inc. All Rights Reserved. Terms of Use | About Us | Privacy Policy


Bagaimana cara mengelola dan mengendalikan stress dalam diri ?

manager.bg

Stres sering kali menjadi momok menakutkan bagi manusia, baik dari yang tua maupun yang muda, laki maupun perempuan, pasti pernah mengalami stres. Stres merupakan gangguan atau kekacauan mental dan emosional yang disebabkan oleh faktor luar. Ada tiga sumber yang dapat menyebabkan timbul stres, yaitu faktor lingkungan, faktor individu, dan faktor organisasi. Selain faktor luar, stres juga bisa disebabkan oleh gangguan ringan dan peristiwa besar dalam hidup.

Stress menurut Hans Selye 1976 merupakan respon tubuh yang bersifat tidak spesifik terhadap setiap tuntutan atau beban atasnya.

Berdasarkan pengertian tersebut dapat dikatakan stress apabila seseorang mengalami beban atau tugas yang berat tetapi orang tersebut tidak dapat mengatasi tugas yang dibebankan itu, maka tubuh akan berespon dengan tidak mampu terhadap tugas tersebut, sehingga orang tersebut dapat mengalami stress. Respons atau tindakan ini termasuk respons fisiologis dan psikologis.

Stress dapat menyebabkan perasaan negatif atau yang berlawanan dengan apa yang diinginkan atau mengancam kesejahteraan emosional. Stress dapat menggangu cara seseorang dalam menyerap realitas, menyelesaikan masalah, berfikir secara umum dan hubungan seseorang dan rasa memiliki. Efek dari stres itu sendiri dapat merugikan manusia.

Stres perlu ditangani agar efeknya tidak semakin merugikan bagi manusia. Selain merugikan bagi manusia, efek dari stres juga bisa menimbulkan penyakit, seperti sakit kepala, kram, dan yang paling parah bisa terkena stroke.

Stres dapat di cegah dengan melakukan hal-hal yang sederhana, seperti tertawa, jogging, meditasi, mendengarkan musik atau melakukan hal-hal yang Anda senangi. Liburan juga bisa menjadi obat stres, dengan membuat otak menjadi rileks, dan melupakan sejenak aktivitas-aktivitas berat yang bisa menyebabkan stres.

Dalam penanganan stres diperlukan dua pendekatan, yaitu pendekatan individu dan pendekatan organisasi.

Pendekatan individu yaitu seseorang yang berusaha sendiri untuk mengurangi level stresnya. Kegiatan yang bersifat individual cukup efektif, yaitu latihan fisik, pengelolaan waktu, dukungan sosial, dll.

Pendekatan organisasi yaitu beberapa penyebab dari stres yang berkaitan dengan tuntutan dari tugas dan peran serta struktur organisasi yang scmuanya dikendalikan oleh manajemen, schingga faktor-faktor itu dapat diubah.
Oleh karena itu strategi-strategi yang mungkin digunakan oleh manajemen untuk mengurangi stres karyawannya adalah melalui seleksi dan penempatan, penetapan tujuan, redesain pekerjaan, pengambilan keputusan partisipatif, komunikasi organisasional, dan program kesejahteraan.

Menurut anda, bagaimana cara mengelola dan mengendalikan stress dalam diri ?

Referensi
3 Likes

A post was split to a new topic: Bagaimanakah cara mengatasi stres atau tekanan di tempat kerja?

Banyak orang di dunia ini mengalami stress karena masalah kehidupan yang semakin banyak akan tuntutanya. Dengan demikian seseorang harus mempunyai cara untuk mengatasi rasa stress tersebut. Ada beberapa hal yang mungkin bisa diterapkan untuk mengahapi stress dalam keseharian, yaitu :

1. Cari penyebab stress

Dengan mecari tahu apa penyebab stress, maka kita akan tahu apa yang harus dilakukan supaya bisa sedikit mengurangi atau bahkan menghilangkan stress pada diri kita. Nah, bagaimana sih kita mencari tahu penyebab stress?. Salah satu cara untuk mengetahuinya yaitu dilihat dari kebiasaan dan sikap kita setiap hari. Mungkin cara yang lain bisa teman-teman tambahkan direplay saya yak :grin:.

2. Membiasakan gaya hidup sehat

Jika gaya hidup sehat bisa mengurangi atau bahkan menghilangkan stress, kenapa tidak?. Kita hanya perlu membiasakan saja, seperti :

  • Mengurangi rokok
  • Mengurangi minum alkohol
  • Makan makanan sehat dan bergizi
  • Tidur yang cukup, tidak terlalu banyak dan kurang tidur, dll.

Dengan dengan membiasakan gaya hidup seperti contoh2 di atas, mungkin kita bisa lebih meminimalisir rasa stress kita dalah kehidupan sehari-hari.

3. Hindari stress yang tidak perlu

Kenapa stress harus dihindari?, bukan stressnya yang dihindari. Tapi penyebab stress yang harus dihindari, misalkan orang yang membuat kita stress seperti dosen yang galak atau yang lain. Lebih baik kita menghindari orang itu daripada malah menambah rasa stress. Karena hal seperti itu tidak patut untuk membuat kita bertambah stress.

4. Mencoba menerima suatu hal yang tidak bisa kita rubah

Ada beberapa penyebab stress yang datang secara tidak terduga dan tidak kita ketahui. Misalakan, meninggalnya orang yang kita sayangi dll. Hal ini menyebabkan kita mengalami stress, satu-satunya cara untuk mengatasi stress yang demikian hanyalah dengan mencoba menerina penyebab stress tersebut dan mencoba untuk berlapang dada.

5. Lakukan pergerakan pada tubuh

Dengan banyaknya aktifitas kita dalam keseharian mungkin kita tidak sempat meluangkan waktu untuk melakukan peregangan pada tubuh. Olahraga merupan salah satu kegiatan yang bisa mengurangi rasa stress. Berikut beberapa contoh cara untuk memasukkan olahraga pada kegiatan kita sehari-hari :

  • Mendengarkan musik dengan sedikit berjoget
  • Berjalan dengan binatang peliharaan Anda
  • Parkir kendaraan yang jauh dari tempat yang kita tuju, sehingga kita bisa berjalan lebih jauh
  • Gunakan tangga, jangan gunakan lift atau elevator, dll

Dengan demikian kita tidak perlu meluangkan waktu untuk olahraga, karena sudah banyak hal yang bisa kita lakukan sembari menjalankan aktifitas sehari-hari.

6. Berhubungan dengan orang lain

Hal yang paling bisa menenangkan seseorang adalah berhubungan dengan orang lain. Tidak perlu orang yang bisa selalu membuat kita melupakan stress, setidaknya kita hanya perlu orang yang selalu bisa mendengarkan. Nah, bagaimana sih membangun hubungan yang baik dengan orang lain?, mungkin beberapa cara ini bisa membantu :

  • Sempatkan nongkrong bersama teman
  • Temani seseorang pergi nonton atau ke konser
  • Tanyakan pada orang yang kita cintai untuk menilai kita
  • Lakukan curhat pada orang-orang di tempat kerja atau club
  • Memperbanyak teman pada tempat kerja, dll.

7. Sempatkan waktu untuk bersenang-senang dan bersanta

Sudah sangat umum dari yang kita semua tahu, untuk menghilangkan stress secara umum memang kita membutuhkan hiburan untuk bersenang-senang dan bersantai. Namun, kadang sebagian dari kita tidak bisa meluangkan waktu untuk melakukannya, tapi kita seharusnya bisa melakukan semua hal dengan cara santai yang membuat kita lebih nyaman melakukan banyak kegiatan. Seperti bercanda disela-sela pekerjaan dan menikmati semua hal yang kita lakukan saat itu. Dengan demikian kita bisa semakin tenang dalam menjalani aktifitas tanpa harus mengalami stress yang berlebihan.

8. Mengatur waktu dengan baik

Mengatur waktu juga bisa mengurangi rasa stress?, IYA. Dengan mengatur waktu kita akan mengetahui jadwal apa yang akan kita lakukan selanjutnya. Sehingga dengan demikian kita bisa memikirkan hal lain, setidaknya kita tidak mendapatkan stress dari jadwal kegiatan kita yang tidak diatur secara rapi. Kita bisa memprioritaskan tugas mana yang lebih penting, serta membagi proyek dengan skala kecil sehingga bisa dikerjakan lebih ringan.

Nah, mungkin jika teman-teman punya hal lain yang bisa membantu sesorang mengurangi atau bahkan menghilangkan stress bisa tulis di replay yaa :wink::wink::sweat_smile:

Referensi : Stress Management

2 Likes

Stress merupakan salah satu bentuk ketegangan pada diri kita. Beberapa hal favorit yang menyebabkan stress diantaranya adalah kerja yang berlebihan, tidak pernah berkata tidak untuk tawaran tanggung jawab yang akan dilimpahkan kepada kita, dan kurangnya waktu berkualitas untuk diri sendiri.

Menurut American Psychological Association (APA) ada lima metode untuk mengelola stress.

  • Istirahatlah dari penyebab stress, jauhkan diri anda dari penyebab stress tersebut kira-kira 20 menit. Selama waktu ini, anda dapat memberi bantuan kepada diri anda untuk lebih tenang mungki dengan mendengarkan musik, minum teh, ataupun sekedar berjalan-jalan. Hal ini sangat efisien untuk merefresh pemikiran anda terhadap apa yang anda kerjakan, mungkin anda sedang mengerjakan suatu pembangunan aplikasi akan tetapi anda tidak memiliki ide untuk mengembangkan seperti apa, anda dapat berjalan-jalan mengamati sekitar dan menemukan ide baru dari sekitar anda.

  • Olahraga, penelitian menunjukan bahwa dengan berolahraga dapat memberikan keuntungan jangka panjang untuk tubuh seperti kesehatan. Tetapi selain untuk kesehatan ternyata dengan berolahraga seperti berenang, berjalan, ataupun berari selama 20 menit dapat memberikan efek langsung seperti ketenangan untuk tubuh anda selama beberapa jam kedepan.

  • Tersenyum dan tertawa, otak kita terhubung dengan emosi dan ekspresi wajah kita. Sehingga secara tidak langsung ketika kita stress akan memunculkan ekspresi stress yang dimana ekspresi tersebut sangat tidak nikmat untuk dipandang. Dengan tersenyum dan tertawa anda dapat mengurangi ketegangan anda sendiri.

  • Mendapatkan dukungan sosial, ketika stress melanda cobalah untuk menelepon orang tua, sahabat, ataupun pacar anda. Ceritakan apa yang menjadi beban anda, dengan menceritakan hal tersebut kepada orang terdekat anda dapat meringankan beban anda karena mereka pasti akan memberi masukan ataupun hanya sekedar semangat. Akan tetapi ada beberapa orang yang tidak ingin menceritakan beban mereka, mungkin dapat menceritakan melalui hal lain seperti menggambar ataupun menulis.

  • Meditasi, pada sebagian orang akan memilih untuk merenung, apa yang telah mereka lakukan, mengapa bisa seperti ini, dan lain sebagainya. Akan tetapi ada jalan lain yang dapat membuat kita lebih tenang yaitu dengan mendekatkan diri kepada Tuhan YME (biasanya para muslim menggunakan cara “solat”), karena dengan mendekatkan diri kepada pencipta kita akan tersadar kembali apa kodrat manusia diciptakan.

Akan tetapi keberhasilan beberapa metode tersebut tergantung pada siapa yang menjalankan, bagaimana cara mereka menjalankan. Semua metode tersebut akan berhasil apabila orang yang mengalami stress tersebut menjalaninya dengan suka hati dan tidak memikirkan penyebab stress ketika ingin menghilangkan stress.

2 Likes

Stress adalah kejadian normal, hampir semua orang mengalami peristiwa tersebut dalam kehidupan sehari-hari yang disebabkan karena pekerjaan, sekolah, atau rumah. Ketika hidup seperti roller coaster dengan up down tak terduga maka stress sulit untuk dikendalikan. Langkah pertama dalam mengelola stress adalah mengidentifikasi penyebab stress. Setelah mengetahuinya maka mencari solusi dengan melakukan kegiatan yang dapat membantu anda untuk bersantai seperti yoga atau membaca.

Suatu hari ada sebuah pasien yang diminta untuk menanggapi stress dan cara mengatasinya dengan cara yang sehat. Beberapa tanggapan tentang stress yaitu rasa lelah tanpa alasan yang baik dan mempengaruhi respon emosional termasuk merasa cemas, marah, depresi atau tak berdaya. Mekanisme yang tidak sehat dalam mengatasi stress adalah mengkonsumsi minuman beralkohol, merokok, menunda hal yang perlu dilakukan, tidur terlalu sedikit ataupun tidur terlalu lama.

Terlibat dalam kegiatan yang menyenangkan berarti anda menekan stress dalam diri. Namun, ada banyak cara positif untuk mengurangi stress dalam kegiatan sehari-hari. Berikut adalah beberapa ide.

  1. Mengambil nafas, cara cepat dan mudah untuk menekan stress adalah dengan cara beristirahat, mungkin berjalan sedikit dan mengambil beberapa nafas secara dalam-dalam. Sengaja memperlambat penapasan untuk satu atau dua menit menenangkan tubuh dan membantu pikiran lebih segar kembali.

  2. Bersifat aktif, aktivitas fisik secara teratur dapat mengurangi stress mental dan fisik. Orang dewasa berolahraga memiliki resiko yang lebih rendah dan aktif melakukan gerak seperti berjalan, berenang, bersepeda atau menari.

  3. Berbicara dengan seseorang, berada di perusahaan bertemu dengan rekan kerja, namun jangan pernah merasa mudah terisolasi dengan lingkungan karena dapat menyebabkan sedikit stress. Jika stress terlalu besar maka mencari bantuan professional.

  4. Tidur, tidak selalu menghabiskan waktu untuk berfikir, namun dengan tidur mendapat manfaat positif dalam jangka panjang. Sebelum tidur mengambil waktu bersantai terlebih dahulu dan semua perangkat dimatikan.

  5. Perencanaan strategi, untuk berurusan dengan sumber yang stress maka mencari bantuan orang lain dengan mencari langah-langkah sehat. Mengatasi tekanan dari kehidupan sehari-hari dengan cara yang efektif.

Sumber : http://www.seattletimes.com/life/wellness/how-to-manage-stresss-in-your-day-to-day-life/

2 Likes

Bagaimana Mengelola Stress

How To Handle Stress In The Moment

Menurut studi dari Nielsen dari Everest College 80% orang Amerika merasakan stress dalam bekerja. Beberapa factor yang menyebabkan stress tersebut adalah gaji yang kurang, atau kesemerawutan pekerjaan yang tidak dihandle dan masih banyak lagi. Maria Gonzalez penulis dari Mindful Leadership mengatakan bahwa orang-orang sudah mulai merasakan stress dari awal mereka berjalan menuju tempat kerja. Banyak cara untuk mengurangi stress sehari-hari. Salah satunya melakukan yoga, menulis dan masih banyak yang lainnya. Namun stress bisa datang dengan cara yang tiba-tiba. Bagaimana cara menghadapi hal tersebut?

Indetifikasi sinyal-sinyal stress anda.

Disaat anda merasakan stress, tubuh anda akan mengirimkan sinyal-sinyal seperti anda mengalami sakit perut, atau berkeringat secara berlebihan. Ketika stress muncul, detak jantung anda akan berpacu lebih cepat dari biasanya. Latih diri anda untuk mengenali hal-hal tersebut sehingga anda bisa mengatasi penyebab stress anda.

Jangan menganggapnya sebagai stress

Ketika anda diminta untuk mengerjakan pekerjaan yang sangat penting, anda tidak mau gagal. Hal itu menyebabkan tingkat stress yang berlebihan. Alihkan pikiran anda dan anggap bahwa pekerjaan ini adalah kesempatan untuk memberikan yang terbaik.

Berbicara pada Diri Sendiri

Ketika stress datang, suara dalam kepala anda akan menjadi sangat berisik dan tidak terkendali. Salah satu cara mengurangi stress adalah berbicara dengan diri sendiri. Gumamkan atau bicarakan dalam pikiran anda dengan tenang bahwa anda pernah dan mampu menyelesaikan pekerjaan tersebut.

Ambil 3 Nafas Panjang

Mengambil nafas panjang adalah cara paling mudah yang dilakukan untuk mengurangi stress. Ketika anda merasa cemas, nafas yang diambil cenderung tidak beraturan. Pengambilan nafas panjang bisa dilakukan sambil memijat bahu dan leher anda. Hal ini akan memberikan efek tenang.

Mintalah untuk didengarkan

Anda tidak harus melalui suatu momen sendirian. Jika anda ingin bercerita kepada teman anda, pilihlah orang dengan sangat hati-hati. Carilah orang yang anda percaya dan kenal dengan baik. Ketika mendengarkan pendapat orang lain, anda akan merasa lebih tenang.

Buat List

Buat list berdasarkan skala prioritas. Tulis semua pekerjaan yang harus anda lakukan, dikantor atau untuk diri anda sendiri. Sehingga anda bisa membagi waktu anda dengan baik. Perhatikan poin-poin yang penting dan sangat penting. Selesaikan pekerjaan tersebut dan jika sudah selesai, anda bisa langsung mengerjakan pekerjaan lainnya.

Pancarkan aura ketenangan.

Aura yang anda pancarkan ternyata memiliki pengaruh terhadap orang-orang disekitr anda. Mulailah berbicara dan melakukan hal-hal dengan tenang dan terkontrol. Jika aura yang anda pancarkan adalah aura yang tenang, orang-orang disekitar anda pun pasti merasakan yang sama.

2 Likes

Hidup seringkali dapat mengalami stres. Stres dapat memiliki berbagai penyebab seperti masalah keluarga, masalah pekerjaan, kesulitan keuangan, kesehatan yang buruk, atau bahkan kematian seseorang yang dekat dengan kita, dan lain-lain. Hal ini penting untuk mengelola diri dalam menghadapi stres. Berikut ini terdapat 2 metode untuk mengelola dan mengatasi stres menurut wikiHow, yaitu :

Metode 1 : Mengelola Stres dengan Perubahan Gaya Hidup

  1. Berolahraga secara teratur.
    Dengan membuat target latihan akan membebaskan tubuh kita dari hormon stres dan meningkatkan tingkat hormon endorfin, hormon yang bertanggung jawab atas perasaan kebahagiaan. Menggunakan waktu diantara kesibukan kita untuk berolahraga akan menjaga tubuh kita sehat dan sebagai jalan keluar alami untuk melepaskan stres yang kita alami.

  2. Tidur yang cukup.
    Memberikan tubuh kita tidur sesuai dengan yang diinginkan, dapat mereduksi tingkat stres kita. Tidur adalah mekanisme tubuh kita untuk menyembuhkan diri dan mengembalikan cadangan energi. Jika kita tidak mendapatkan cukup tidur, tubuh kita akan menggunakan stres untuk membuat tubuh kita tetap aktif dan memberikan peringatan terkait tidak adanya energi yang tersimpan pada tubuh.

  3. Makan dengan benar.
    Tubuh kita perlu menjadi sehat, kuat, bahagia dan benar-benar didorong untuk membantu kita mengatasi stres. Suka atau tidak, stres adalah reaksi tubuh terhadap apa pun yang mengganggu keadaan tubuh, yang berarti bahwa tubuh kita dapat memiliki efek yang mendalam pada kondisi stres.

  4. Belajar untuk bersantai.
    Dalam kebanyakan kasus, cobalah untuk tidak terpaku pada stres diri sendiri saat kita sedang bersantai. Pikirkan sesuatu yang tenang dan nyaman. Biarkan tubuh kita memberitahu kepada pikiran kita bahwa semuanya baik-baik saja.

  5. Lakukan hal yang kita sukai.
    Seringkali ketika kita sedang stres, kita dapat melihat jadwal kita dan melihat bahwa kita jarang untuk melakukan kegiatan favorit yang kita sukai. Apakah itu menggambar, menulis, membaca, bermain olahraga, atau memasak, menyisihkan waktu setiap hari untuk melakukan hal-hal yang kita sukai.

Metode 2 : Mengelola Stres dengan Aktivitas Mental

  1. Hindari berpikir negatif.
    Senantiasa berpikir positif dalam hidup kita dan mulai membangun kembali keseimbangan dalam daftar emosional kita. Hindari berfokus hanya pada hal-hal buruk yang terjadi pada hari-hari kita, tapi pertimbangkan yang bersifat baik juga.

  2. Mengatur hidup kita.
    Tetapkan tujuan terkait dengan “untuk apa yang kita butuhkan setiap hari”, kemudian tulislah. Mengelola waktu dan skala prioritas kita akan mengurangi jumlah stres yang kita rasakan secara signifikan .

  3. Mengidentifikasi hal-hal yang menempatkan kita di bawah stres.
    Pastikan kita memahami mengapa kita menjadi stres, sehingga kita dapat mencoba untuk menghindari situasi tersebut.

  4. Berhenti mencemaskan hal-hal yang tidak bisa berubah.
    Belajar untuk menerima segala kondisi yang ada merupakan mekanisme yang sangat penting dalam mengelola stres kita. Permasalahannya adalah, menerima kondisi yang ada tidak semudah kedengarannya.

  5. Mengambil tanggung jawab untuk membuat hidup kita sesuai dengan apa yang kita inginkan.
    Hal ini dapat mengurangi stres yang ada dengan cara membuat keputusan dan mengambil tindakan yang diperlukan, daripada hanya merasa tidak berdaya dan bereaksi terhadap keputusan orang lain. Putuskan apa yang kita inginkan dan lakukanlah.

  6. Mengembangkan rasa humor.
    Salah satu hambatan untuk pengurangan stres adalah godaan untuk terlalu serius dalam menghadapinya. Coba carilah sisi humornya dari kondisi yang membuat Anda stres. Hanya sekedar tertawa atau bahkan tertawa sampai terbahak-bahak dapat mengurangi rasa stres kita.

  7. Belajar untuk bersandar pada teman-teman dan orang yang dicintai.
    Ini adalah salah satu hal yang paling penting. Teman-teman kita, jika mereka adalah teman sejati, pasti mereka akan mencoba untuk memahami apa yang kita lalui, dan akan menemani serta memberi empati dan disertai dengan keinginan yang tulus untuk membantu .

1 Like

Stress adalah sesuatu yang tdak dapat dihindari. Hal itu begitu saja hadir dan hilang dalam kehidupan kita. Stres dapat dengan mudah muncul dikehidupan kita kecuali kita dapat melakukan beberapa pencegahan. Untungnya, ada beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk meminimalisir dan mengatasi dtres tersebut. Inilah 10 cara untuk menangani stres yang tidak rumit untuk dilakukan.

1. Cobalah cari tahu darimana stress tersebut berasal

Seringkali, ketika kita merasa stress, kita merasa itu adalah suatu kekacauuan besar yang dapat memicu stress muncul dari berbagai sisi. Kita dapat memulainya seperti kita sedang bermain game Pukulan bola, merunduk dan melesat. Sehingga kita tidak akan terkena pukulan dari bola tersebut.
Daripada kamu merenung hari demi hari, lebih baik indetifikasi apa saja yang membuat kamu stress. Apakah itu project kerja, ujian yang akan segera datang, bertengkar dengan atasanmu, cucian yang menumpuk, atau pertengkaran di dalam keluargamu?

Dengan mengetahui dan mengerti penyebab apa yang membuatmu stress, kamu satu langkah lebih dekat untuk menangani dan mengambil tindakan apa yang akan dilakukan.

2. Pertimbangkan penyebab apa saja yang dapat kamu kontrol – dan cobalah dengan cara itu.

Ketika kamu tidak bisa mengontrol apa yang atasanmu lakukan, apa yang dikatakan mertuamu, atau keadaan ekonomi, kamu dapat mengontrol bagaimana caramu menanggapinya, bagaimana bagaimana caramu menyelesaikannya, bagaimana pula kamu menghabiskan waktumu, dan kamu akan menghabiskan uangmu untuk apa.

Hal yang paling buruk dari stress adalah mencoba untuk mengontrol hal yang tidak dapat dikontrol. Karena ketika kamu jatuh, saat kamu sedang diluar kendali, kamu hanya akan semakin stress dan meras tak berdaya. Jadi setelah kamu telah berhasil menghilangkan stress, kenali apa saja penyebab dari stresmu yang dapat kamu kontrol, dan tentukan cara terbaik mana untuk dilakukan.
Ambil saja contoh dari proyek kerja. Jika itu terlalu berat dan mencakup terlalu banyak membuatmu stress, cobalah bicara pada supervisormu dan lakukan projek itu secara bertahap dalam rentan waktu.

Stres dapat menjadikan kita lemah. Lakukanlah apa yang saja yang dapat membuat kekuatanmu bergerak maju.

3. Lakukan apa yang kamu senangi

Lebih mudah mengatur setumpuk stress ketika waktu istirahatmu diisi dengan melakukan aktifitas yang kamu senangi. Meskipun kerjaanmu menjadi pusat stresnya, kamu dapat mencari salah satu atau beberapa hobimu. Apa yang kamu senangi untuk dilakukan? Jika kamu tidak yakin, cobalah dengan beberapa aktifitas untuk mencari sesuatu yang lebih berarti.

4. Atur waktumu dengan baik

Penyebab terbesar stress bagi kebanyakan orang adalah kekurangan waktu. Mereka memiliki banyak daftar yang harus dilakukan, sementara waktu terus berjalan. Seberapa sering kamu berharap dalam sehari akan ada tambahan lebih banyak jam atau mendengar orang lain mengeluh tentang kurangnya waktu yang mereka punya?

Kenyatannyaa adalah, kamu mempunyai lebih banyak waktu dari yang kamu kira,

5. Buatlah sebuah toolbox strategi

Salah satu strategi mencegah stres mungkin saja tidak akan bekerja di semua masalahmu. Sepeti misalnya, ketika mengambil nafas dalam-dalam sangat membantumu ketika kamu terkena macet atau sedang bosan dirumah, namun itu tidak akan menolongmu ketika kamu sedang melakukan rapat kerja.

Karena stress itu rumit, “apa yang kita butuhkan adalah toolbox strategi yang dapat kita cocokkan dan pilih untuk setiap penyebab stres yang ada.” Richard Blonna, Ed.D, Seorang pelatih nasional bersertifikat dan penasihat dan penulis dari “Stress Less, Live More: How Acceptance & Commitment Therapy Can Help You Live a Busy Yet Balanced Life”.

6. Buatlah pertimbangan pada kegiatan dari daftar harianmu

Tinjau kembali aktifitas harian dan mingguanmu di dalam daftar harian. Seperti vanderkam yang bertanya dalam bukunya, “apakah anak-anakmu benar-benar menyukai kegiatan ekstrakulikulernya? Atau apa yang mereka lakukan untuk menyenangkanmu? Apakah kamu adalah seorang relawan yang rela menyelesaikan banyak masalah ?

Blonna menyarakan beberapa pertanyaan seperti “apakah kegiatan saya cocok dengan tujuan dan nilai yang saya inginkan? apa saya sudah melakukan suatu kegiatan yang berguna untuk hidup saya? Apa saya sudah melakukan kegiatan tersebut dengan cara yang benar?”

Mengurangi tumpukan tugas dapat membantu Anda mengurangi stres

7. Apakah kamu membiarkan dirimu rentan terhadap stres?

Seringkali kamu melihat sesuatu sebagai pemicu stres yang membebani pikiran dan tubuh. Artinya, seperti yang blonna katakan “setiap transaksi yang kita libatkan dalam konteks yang sangat spesifik dipengaruhi oleh kesehatan, waktu istirahat, obat-oabatan yang dikonsumsi, kebutuhan makanan dan kesehatan fisik."

Jadi jika kamu tidak memiliki waktu istirahat yang cukup atau aktifitas fisik dalam seminggu, tubuhmu akan lebih rentan terhadap stres. Saat kamu kurang tidur, dan seringkali mengkonsumsi kopi, stres sekecil apapun dapat menimbulkan dampak yang besar bagi tubuhmu.

8. Mempertahankan batasan yang baik

Satu hal yang perlu diperhatikan tentang produktivitas, seorang yang bahagia adalah mereka yang sangat protektif terhadap waktu dan memiliki batasan-batasan tertentu terkait dengan segala sesuatu.

9. Menyadari bahwa ada perbedaan antara khawatir dan peduli

Terkadang apa yang kita pikirkan dapat menimbulkan stres, sehingga masalah kecil bisa terlihat lebih besar. Kita terus menerus khawatir, terkadang kita berpikir bahwa hal ini adalah sesuatu yang produktif, walaupun pada akhirnya membuat diri Anda menjadi stres. Kesalahan yang sering kita lakukan adalah khawatir tentang tindakan yang akan kita lakukan,

“Khawatir adalah upaya untuk melakukan kontrol terhadap suatu hal yang terjadi di masa depan dengan memikirkan tentang hal tersebut”, sedangkan peduli adalah melakukan suatu tindakan. “ketika kita peduli pada seseorang atau sesuatu, kita melakukan hal-hal yang mendukung atau mengedapankan kepentingan yang terbaik untuk seseorang atau apa yang kita sayangi” Psikolog klinis Chad LeJeune, Ph.D

10. Bersabat dengan kesalahan atau setidaknya tidak tenggelam dalam kesempurnaan

Pemikiran lain yang dapat menimbulkan stres adalah perfeksionisme. Mencoba untuk bebas dari kesalahan dan menghabiskan harimu dengan sangat mulus adalah hal yang sangat melelahkan dan memicu kecemasan. Perfeksionisme adalah hal yang sangat mustahil, karena kita juga manusia.

Kesempurnaan adalah bukan hal yang sama seperti berjuang untuk menjadi yang terbaik." Brene Brown

Tidak ada hal baik yang datang dri kesempurnaan. Brown mengatakan “penelitian menunjukkan bahwa kesempurnaan menghambat kesuksesan. Bahkan, seringkali memicu kecemasan dan depresi.

Sumber : Psychentral

1 Like

10 Tips untuk mengatur dan mengurangi stress

1. Avoid Caffeine, Alcohol, and Nicotine.

Caffein dan Nikotin merupakan stimulant yang dapat menignkatkan tingkat stress kamu.Sedangkan pada alkohol memiliki sifat depresan yang dapat menimbulakan perasaan cemas dan stress dalam diri anda. Gantilah Minuman yang berkafein dan berakohol dengan air ,teh herbal atau jus buah,karena itu jauh lebih baik dalam mengatasi stress anda.Hindari juga pemakain gula halus,Karena pemakain gula halus dapat menyebabkan anda merasa lelah dan mudah marah.

2. Indulge in Physical Activity

Situasi Stress dapat meningkatkan hormon stress seperti adrenalin dan kortisol dalam tubuh,untuk mengurangi hormone stress yang berlebihan tersebut dengan cara melakukan aktivitas fisik seperti berolahraga.Lakukan aktifitas fisik secara teratur untuk mengurangi tingkat stress anda.

3. Get More Sleep

Biasakanlah tidur yang cukup karena kurangnya tidur merupakan salah satu penyebab meningkatnya Stress.

4. Try Relaxation Techniques

Setiap hari, cobalah untuk bersantai dengan teknik pengurangan stres. Ada banyak cara teknik relaksasi ang mampu mengurangi tingkat stress anda,Salah satunya contohnya adalah self-hipnotis

5. Talk to Someone

Berbicara dengan seseorang mengenai kondisi saat ini dapat membantu anda mengurangi stress. Dengan berbicara dengan seseorang dapat mengalihkan atau melepaskan ketegangan dalam diri anda.

6. Keep Diary Stress

Membuat Buku harian stress merupakan salah satu alat manajemen stress yang sangat efeketif. Karena dengan membuat buku harian stress,anda dapat mengetahui penyebab stress anda.

7. Take Control

Stress juga dapat dipicu oleh masalah yang mustahil untuk dipecahkan.Belajarlah bagaimana menemukan solusi dari masalah yang anda hadapi.Karena hal itu dapat membantu anda lebih memegang kendali sehingga dapat menurunkan tingkat stress anda.

8.Manage Your Time

Buatlah daftar berdasarkan prioritas dari semua hal yang anda perlu anda lakukan.Karen hal tersebut dapat membantu anda memanage waktu anda dengan baik sehingga tingkat stress dalam diri andapun dalam berkurang.

9.Learn to Say ‘No’

Belajarlah menolak segala permintaan yang anda rasa tidak penting bagi anda.Karena umumnya strees itu timbul Karena anda memiliki terlalu banyak yang harus dilakukan dan terlalu sedikit waktu dimana untuk melakukannya.

10.Rest if you are feeling unwell

Jangan paksakan tubuh anda ketika anda merasa tidak enak.Beristirahatlah sejenak untuk memulihkan tubuh anda.

Sumber: https://www.skillsyouneed.com/ps/stress-tips.html

1 Like

Stres merupakan suatu respon adaptif individu terhadap situasi yang diterima seseorang sebagai suatu ancaman keberadaannya. Dimana hal-hal yang memicu stres disebut dengan stressor.
Secara umum, orang yang mengalami stres merasakan perasaan khawatir, tekanan, letih, depresi, marah, cemas, dan lai-lain. Dimana terdapat 3 aspek gangguan yang dialami seseorang ketika stres yaitu :

  • Aspek fisik :
    Menyangkut hal-hal fisiologis seperti sakit kepala, sesak nafas, berkeringat sakit punggung, gangguan tidur, perubahan berat badan.

  • Aspek kognitif :
    Seperti sulit berkonsentrasi, memiliki pikiran-pikiran negatif, lebih sering mengkritik.

  • Aspek psikologis :
    Cenderung lebih mudah marah, cemas, sering menangis, kesulitan mengatur emosi, dapat memiliki konflik interpersonal.

Penyebab Stres

Eksternal stressor, stressor yang berasal dari luar individu, seperti :

  • Lingkungan fisik :cahaya, kebisingan, suhu udara, kondisi ruangan
  • Interaksi sosial : mengalami tindakan kekerasan atau agresif dari orang lain
  • Organizational : situasi organisasi seperti deadline tugas, peraturan
  • Peristiwa penting dalam hidup : kelahiran, kematian, putus dengan kekasih, pernikahan
  • Kegiatan sehari-hari : mobil mogok, ketinggalan tugas atau kunci, lupa mematikan kran air sebelum pergi dari rumah

Internal Stressor, stressor yang berasal dari diri individu seperti pemilihan gaya hidup, jadwal padat, kurang tidur, pembicaraan pribadi yang negatif, pesimis, jebakan pemikiran seperti memikirkan hal-hal yang kurang realistis, berpikir kaku, take things personally, workaholic dan perfeksioni.

Tips Mengelola Stres

  • Pengorganisasian lingkungan :
    Mengatur lingkungan tempat sekitar dengan baik agar dapat mengurangi stres dan meningkatkan produktivitas seperti meningkatkan kualitas udara, pencahayaan, merapikan dan mendekorasi ruangan

  • Meditasi dan relaksasi

  • Bercerita permasalahan kepada orang terdekat dan dipercaya

  • Menggunakan strategi coping, yaitu segala usaha individu untuk mengatur tuntutan lingkungan dan konflik yang muncul, mengurangi ketidaksesuaian/kesenjangan persepsi antara tuntutan situasi yang menekan dengan kemampuan individu dalam memenuhi tuntutan tersebut.

Refernsi: Kisara

1 Like

Dalam artikel Why Stress Management Is So Important for Your Health, mengurangi stress dalam diri sendiri sangatlah perlu terutama untuk kesehatan tubuh karena dapat meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, mood menjadi baik, dan memungkinkan anda menjadi lebih produktif. Ketika anda membiarkan stress anda semakin mengambil alih diri anda, semakin banyak risiko yang dapat terjadi karena stress sendiri memilik dampak yang kuat yang memang merupakan respon alami yang diaktifkan oleh otak kita.

Efek fisik
Ketika stress, otak mengalami perubahan fisik dan kimia yang memengaruhi fungsi secara keseluruhan. Beberapa efek fisiologis yang disebabkan oleh stress seperti detak jantung yang cepat, tekanan darah tinggi, dan sistem kekebalan tubuh yang lemah. Bahkan stress dapat menyebabkan masalah yang lebih serius seperti stroke, asma, dan penyakit jantung. Salah satu alasannya adalah bahwa reaksi fisik tubuh kita terhadap stress berkepanjangan dapat menyebabkan penumpukan secara perlahan dalam upaya tubuh kita beradaptasi terhadap stress yang sedang kita alami. Reaksi fisik yang paling umum adalah menegangnya otot tubuh sehingga memicu sakit kepala, migrain, dan kondisi muskuloskeletal lainnya

Efek psikologis
Selain itu stress juga dapat berkontribusi terhadap gangguan mental dan emosi, termasuk depresi, kecemasa, fobia, dan serangan panik. Stress juga dapat menyulitkan kita untuk fokus dan dalam mengambil keputusan. Selain itu kita jadi lebih cepat frustasi dan tidak sabar dengan orang lain, kemarahan, depresi, dan perasaan tidak aman.


10 Tips alami untuk mengalahkan stress kronis anda
oleh Dr Mark Hyman

Ingin mengurangi stress? Mulailah berdiet

Dengan mengonsumsi makan makanan yang tepat, anda dapat mengembalikan keseimbangan insulin, kortisol, dan hormon lainnya. Makan secara teratur dapat membantu anda menghindari stress jangka pendek, serta dapat menjaga pola pikir anda sepanjang hari bahkan ketika anda sedang sibuk. Gantilah makanan anda dengan makanan yang tinggi protein, lemak sehat, sayuran, dan biji-bijian non-fluten. Ketika anda makan makanan yang tepat, gula darah anda menjadi seimbang dan dapat mengembalikan keseimbangan hormal sehingga dapat mengurangi dampak stress anda.

Mempertimbangkan kembali stress

Stress adalah sebuah pikiran, persepsi ancaman, bahkan jika itu tidak nyata. Tidak kurang, tidak lebih. Jika memang seperti itu, itu berarti kita sebenarnya memiliki kontrol penuh atas stress yang kita hadapi karena itu bukanlah sesuatu yang terjadi pada kita, melainkan sesuatu yang terjadi dalam diri kita.

Mungkin anda membayangkan pasangan anda marah kepada anda, entah itu mereka benar-benar marah atau itu hanya perasaan anda saja, kemudian anda menjadi stress. Ketika anda anda melihat sesuatu yang memicu anda untuk stress maka tubuh anda akan menciptakan respon yang sama, yaitu stress.

Terdapat 10 teknik yang dapat membantu anda mengelola stress anda secara efektif:

  1. Telusuri penyebab biologis yang mendasari stres
    Temukan masalah kesehatan biologis tubuh anda, seperti racun merkuri, magnesium, dan kekurangan vitamin B12. Tubuh yang sehat akan mengubah cara pikir anda menjadi lebih positif.

  2. Bersantailah
    Tubuh manusia dirancang untuk selalu melakukan sesuatu. Bahkan ketika kita sedang tidak melakukan apapun, tapi tubuh kita tetap bekerja. Cobalah untuk mulai bersantai. Jangan berdiam diri menonton televisi seharian penuh. Anda bisa berjalan-jalan santai menghirup udara segar di pagi hari sebelum berangkat kerja. Temukan suatu kegiatan yang santai yang sesuai dengan anda, dan lakukanlah.

  3. Pelajari keterampilan baru
    Anda bisa mencoba yoga, biofeedback, relaksasi otot, mandi air hangat, melakukan pemijatan, bersantai di pantai, atau apapun yang membuat anda senang.

  4. Mulailah aktif bergerak
    Olahraga adalah cara ampuh yang baik yang dapat membakar habis stress anda serta mengembalikan kesegaran pikiran anda. Sebuah penelitian mengatakan bahwa olahraga jauh lebih baik daripada mengonsumsi obat untuk melawan depresi anda.

  5. Konsumsi supplement
    Konsumsi multivitamin dan nutrisi yang dapat membantu menyeimbangkan reaksi tubuh anda dari stress seperti vitamin C, vitamin B kompleks, dan magnesium.

  6. Atur ulang sudut pandang anda
    Cobalah keluar dari zona aman atas keyakinan, sikap dan tanggapan dari diri anda terhadap situasi umum dan atur ulang sudut pandang anda untuk mengurangi stress.

  7. Temukan komunitas anda
    Bangun komunikasi yang baik dengan teman, keluarga, atau komunitas yang positif lainnya. Mereka adalah sekutu paling kuat dalam mencapai kesehatan jangka panjang anda.

  8. Jaga saraf vagus Anda dengan mengambil napas dalam-dalam
    Sebagian besar dari kita sering menahan napas, napas cemas. Biasakan bernapas secara mendalam, lambat-lambat dan penuh. Bernapas yang seperti itu memiliki efek mendalam pada respon ulang stress tubuh anda dan akan diaktifkan setiap kali anda bernapas dalam-dalam.

  9. Bermeditasi
    Tidak peduli seberapa banyak atau terbatasnya waktu yang anda miliki, temukan latihan yang sesuai dan bermanfaat untuk anda.

  10. Tidur
    Kurangnya waktu tidur dapat meningkatkan hormon stress. Lamanya waktu tidur yang optimal adalah delapan jam, penuhi itu tidak peduli apapun alasannya. Atau, anda dapat melakukan tidur siang jika anda kurang tidur di malam hari.

2 Likes

Act Rather Than React

Seseorang dapat mengalami stres ketika situasi berada di luar kendali. untuk mengatasinya adalah mengidentifikasi aspek yang dapat di kontrol dan aspek yang tidak bisa.

Take A Deep Breath

Jika Anda merasa tegang, cukup tarik nafas dalam-dalam, tahan dan buang dalam jumlah yang sama.

Schedule Your Day For Energy And Focus

Jadwal waktu istirahat anda saat bekerja, seperti berjalan, peregangan atau latihan pernapasan di meja kantor.

Eat Right And Sleep Well

Mengonsumsi makanan yang mengandung protein dan dula rendah dapat mengurangi stres. tidur yang kurang juga dapat menyebabkan stres dan berkuranya produktifitas bekerja.

Change Your Story

Ubah perspektif pandangan anda. jangan melihat sesuatu secara subjektif tapi lihat secara objectif.

Cool Down Quickly

Ketika Anda mengalami frustasi maka Anda dapat terkena stres lebih cepat. Tenangkan pikiran agar perasaan stres tersebut hilang.

Identify Self-Imposed Stress

Jangan terjebak dalam suatu persepsi yang diciptakan oleh orang lain. Jika anda terjebak maka anda tidak dapat mengontrol diri anda sendiri.

Prioritize Your Priorities

Prioritaskan hal yang mnurut anda penting terlebih dahulu.

Reset The Panic Button

Cobalah selalu bersikap santai dan jangan panik dalam menghadapi pekerjaan yang berat.

Influence Others

Dalam menghadapi masalah dengan orang lain, jangan berbicara dengan nada yang kritis karena dapat mengakibatkan munculnya rasa stres, tetapi berbicaralah dengan penuh rasa hormat kepada orang tersebut.

Sumber

Berpikir Positif Dapat Mengurangi Stress Dalam Diri

Berpikir positif membantu anda untuk mengatur stress dan meningkatkan kesehatan anda. Latihlah untuk mengatasi pengaruh negatif dari berbicara sendiri dengan contoh yang diberikan.

Apakah gelas anda setengah kosong atau setengah penuh? Lalu bagaimana menjawab pertanyaan jaman terdahulu ini dengan berpikir positif mungkin dapat memberikan cerminan pandangan hidup anda, sikap anda terhadap diri anda, apakah anda orang yang optimis atau pesimis dan mungkin akan memberikan pengaruh terhadap kesehatan anda.

Beberapa studi menunjukan ciri-ciri kepribadian yaitu optimis dan pesimis dapat mempengaruhi kesehatanmu. Orang yang berpikir positif terkadang datang dengan keoptimisannya adalah kunci untuk mengatur stres yang efektif. Dan mengatur stres yang efektif dikaitkan dengan banyak manfaat kesehatan. Jika anda orang yang pesimis, jangan putus asa anda dapat mempelajari cara untuk berpikir positif.

Memahami cara berpikir positif dan berbicara sendiri

Berpikir positif bukan berarti anda menjaga kepala anda didalam tanah dan mengabaikan situasi hidup yang kurang menyenangkan. Berpikir positif berarti anda mendekati ketidak-nyamanan lebih positif dan produktif. Anda lebih baik berpikir hal yang terbaik yang akan terjadi, ketimbang memikirkan hal yang terburuk.

Berpikir positif sering dimulai dengan berbicara sendiri. Berbicara sendiri ialah pengalaman yang tak terucapkan yang ada dalam kepala anda secara terus-menerus. Otomatis bisa saja menjadi positif atau negatif. Terkadang alasan anda bicara sendiri berasal dari logika dan penyebab. Lalu penyebab lain berbicara sendiri ialah kesalahpahaman yang anda buat karena kurangnya informasi yang anda dapatkan.

Jika anda banyak memikirkan hal negatif dalam kepala anda, pandangan hidup anda akan menjadi pesimis. Namun jika anda memikirkan banyak hal positif maka anda akan menjadi pribadi yang optimis atau seseorang yang terlatih berpikir positif.

Manfaat kesehatan dengan berpikir positif

Para peneliti terus-menerus meneliti akibat dari berpikir positif dan sifat optimis bagi kesehatan. Manfaat kesehatan yang didapat karena berpikir positif ialah :

  • Peningkatan rentang hidup
  • Menurunnya depresi
  • Menurunnya marabahaya
  • Lebih tahan terhadap flu
  • Psikologis dan kesejahteraan fisiknya yang lebih baik
  • Kesehatan jantung yang lebih baik dan mengurangi resiko kematian akibat kardiovaskular
  • Lebih mudah mengatasi kesulitan dan stres yang dirasakan

Masih belum dipahami mengapa orang yang berpikir positif mendapatkan manfaat kesehatan yang seperti ini. Salah satu teori mengatakan bahwa memiliki pandangan positif memungkinkan anda untuk mengatasi stres, mengurangi efek kesehatan yang berbahaya yang ada pada tubuh anda.

Ini juga membuat orang yang berpikir positif dan optimis cenderung memiliki gaya hidup yang sehat, orang akan mendapatkan aktivitas fisik yang lebih, mengikuti diet yang sehat dan tidak merokok atau minum alkohol secara berlebihan.

Sumber : Klik di sini

1 Like

Metode yang dapat dilakukan dalam mengelola stress adalah dengan Mekanisme koping.

Mekanisme koping adalah cara yang dilakukan individu dalam menyelesaikan masalah, menyesuaikan diri dengan perubahan, serta respon terhadap situasi yang mengancam (Keliat, 2005)

Ada tiga tipe mekanisme koping, yaitu :

1. Mekanisme koping problem focus
Mekanisme ini terdiri atas tugas dan usaha langsung untuk mengatasi ancaman diri.
Contoh: negosiasi, konfrontasi, dan mencari nasihat.

2. Mekanisme koping cognitively focus
Mekanisme ini berupa seseorang dapat mengontrol masalah dan menetralisasinya.
Contoh: perbandingan positif, selective ignorance, substitution of reward, dan devaluation
of desired objects.

3. Mekanisme koping emotion focus
Pasien menyesuaikan diri terhadap distres emosional secara tidak berlebihan.
Contoh: menggunakan mekanisme pertahanan ego seperti denial, supresi, atau
proyeksi.

Mekanisme koping dapat bersifat konstruktif dan destruktif. Mekanisme konstruktif terjadi ketika kecemasan diperlakukan sebagai sinyal peringatan dan individu menerima sebagai tantangan untuk menyelesaikan masalah. Mekanisme koping destruktif menghindari kecemasan tanpa menyelasaikan konflik.

Selain dapat dikategorikan dalam tiga tipe di atas, mekanisme koping dapat dikategorikan sebagai task oriented reaction dan ego oriented reaction.

  • Task oriented reaction adalah berpikir serta mencoba berhati-hati untuk menyelesaikan masalah, menyelesaikan konflik, dan memberikan kepuasan. Task oriented reaction berorientasi dengan kesadaran secara langsung dan tindakan.

  • Ego ariented reaction sering digunakan untuk melindungi diri. Reaksi ini sering disebut sebagai mekanisme pertahanan. Setiap orang menggunakan mekanisme pertahanan dan membantu seseorang mengatasi kecemasan dalam tingkat ringan sampai dengan sedang. Ego oriented reaction dilakukan pada tingkat tidak sadar.

Beberapa cara yang sering dilakukan oleh manusia dalam mengelola stres dalam dirinya adalah sebagai berikut :

Fantasi

Dengan ber-fantasi, keinginan yang tidak terkabul dipuaskan dalam imajinasi, mengkhayal seolah-olah
menjadi seperti yang diinginkan.

Penyangkalan (denial)

Melindungi diri terhadap kenyataan yang tak menyenangkan dengan menolak menghadapi hal itu, yang sering dilakukan dengan cara melarikan diri seperti menjadi “sakit” atau kesibukan lain. Tidak berani melihat dan mengakui kenyataan yang menakutkan. Misalnya :

  • Tutup mata karena takut terhadap sesuatu yang mengerikan.
  • Tidak mau mengakui atau mengerti bahwa ia mempunyai penyakit menakutkan.

Rasionalisasi

Berusaha membuktikan bahwa perbuatannya (yang sebenarnya tidak baik) rasional adanya, sehingga dapat disetujui dan diterima oleh diri sendiri dan masyarakat. Misalnya :

  • Tidak mau bertanding karena “badan kurang enak“ atau “besok ada ujian” padahal sebenarnya takut kalah.

Identifikasi

Menambah harga diri dengan menyamakan dirinya dengan seorang atau suatu hal yang dikaguminya.Misalnya :

  • Anak merokok atau membaca koran seperti kebiasaan ayahnya.
  • Anak bersolek seperti ibunya.
  • Bergaya “pahlawan” seperi bintang film, atlet, penyanyi, dan sebagainya.

Introyeksi

Identifikasi yang berbentuk primitif. Menyatukan nilai dan norma luar dengan struktur egonya sehingga individu tidak bergantung pada belas kasihan tentang hal-hal yang dirasakan sebagai ancaman. Misalnya :

  • Memasukkan aspek kepercayaan ke dalam pendiriannya dalam menghadapi keadaan yang mengancamnya.

Represi

Secara tidak sadar menekan pikiran yang berbahaya dan menyedihkan dari alam sadar ke alam tidak sadar, semacam penyingkiran. Misalnya :

  • Melihat temannya meninggal. Perilaku seolah-olah lupa kejadian tersebut.

Supresi

Individu secara sadar menolak pikirannya keluar dari alam sadarnya dan memikirkan hal yang lain. Supresi tidak begitu berbahaya karena dilakukan secara sengaja dan individu mengetahui apa yang dibuatnya.

Regresi

Mundur ke tingkat perkembangan yang lebih rendah, dengan respons yang kurang matang dan biasanya dengan aspirasi yang kurang. Misalnya :

  • Anak yang punya adik lagi. Perilaku kakaknya menjadi isap jempol atau ngompol untuk menarik perhatian.
  • Orang dewasa bila ingin sesuatu harus segera terpenuhi, bila tidak akan marah-marah seperti anak kecil.
  • Pengantin baru bila ada kesukaran sedikit saja dalam keluarga maka lari ke ibu atau orang tua.

Proyeksi

Menyalahkan orang lain mengenai kesulitannya sendiri atau melemparkan kepada orang lain keinginannya yang tidak baik. Misalnya :

  • Anak tidak lulus karena guru sentimen.
  • Suami berzina karena wanita lain menggodanya.
  • Pemain tidak baik permainannya melihat raketnya.

Penyusunan reaksi (reaksi formasi)

Mencegah keinginan yang berbahaya bila diekspresikan, dengan melebihlebihkan sikap dan perilaku yang berlawanan dan menggunakannya sebagai rintangan. Misalnya :

  • Fanatik dalam mengutuk perjudian agar dapat menindas kecenderungan diri ke arah itu.

Sublimasi

Mencari pemuasan atau menghilangkan keinginan seksual dalam kegiatan nonseksual. Nafsu yang tidak terpenuhi (terutama seksual) disalurkan kepada kegiatan lain yang dapat diterima oleh masyarakat. Misalnya :

  • Individu yang belum atau tidak kawin, berusaha mementingkan dan mengejar karier untuk mendapat kepuasan.

Kompensasi

Menutupi kelemahan dengan menonjolkan sifat yang baik atau frustasi terhadap satu bidang, bisa juga mencari kepuasan secara berlebihan dalam bidang lain. Misalnya :

  • Individu tidak pintar, dia berusaha dirinya menjadi jagoan.

Pemindahan (displacement)

Emosi atau fantasi terhadap seseorang atau benda dicurahkan kepada seseorang/benda lain yang biasanya lebih kurang berbahaya dari semula. Misalnya :

  • Anak dimarahi ibu, maka anak ganti memukul adik.

Pelepasan atau penebusan (undoing)

Meniadakan atau membatalkan suatu pikiran. Kecenderungan atau tindakan yang tidak disetujui/tidak bermoral. Bentuk pelepasan/penebusan antara lain meminta maaf, menyesalkan, memberi pilihan, atau melakukan penitensi dan menjalani hukuman. Misalnya :

  • Suami tidak setia memberi bermacam hadiah pada istri.
  • Pedagang/pegawai yang berbuat tidak sesuai dengan etika, maka memberi sumbangan besar untuk kegiatan sosial.

Penyekatan emosional

Mengurangi keterlibatan ego dan menarik diri menjadi pasif untuk melindungi diri sendiri dari kesakitan atau kekecewaan. Misalnya :

  • Tidak menaruh harapan terlalu tinggi.

Isolasi (intelektualisasi, disosiasi)

Suatu bentuk penyekatan emosional karena beban emosi dalam suatu keadaan yang menyakitkan, diputuskan, atau diubah (distorsi). Misalnya :

  • Rasa sedih karena kematian orang dekat, maka mengatakan “sudah nasibnya” atau “sekarang ia sudah tidak menderita lagi”.
  • Dalam keadaan menyakitkan berkata, “Biarlah tidak apa-apa”.
  • Seorang pedagang yang kasar bisa menjadi seorang ayah yang lemah lembut.

Simpatisme

Berusaha mendapatkan simpati dengan cara menceritakan berbagai kesukarannya, misalnya penyakit atau kesusahan yang lain. Oleh karena bila orang simpati maka harga diri meningkat walaupun ada kegagalan.

Memberontak (acting out)

Mengurangi kecemasan yang dibangkitkan oleh berbagai keinginan yang terlarang dengan membiarkan ekspresinya dan melakukannya.

Sikap adalah suatu produk bagaimana kita datang untuk melakukan hal baik menurut persepsi kita sesuai realita yang ada. Pada intinya bagaimana kita memilih untuk menghadapi situasi dengan cara kita mengerti konsekuensi atas apa yang kita perbuat. Tentu saja tidak ada yang bisa bersikap sempurna dalam sikap dan perilaku dalam masyarakat. Namun ada empat langkah untuk tetap memiliki sikap yang baik pada kehidupan kita yaitu :

  • Ubah persepsi kita
    Kebanyakan orang ketika dihadapkan dengan skenario yang sulit seperti kehilangan pekerjaan maka selalu merasa menyesal dengan rasa putus asa. Kita dapat merubah persepsi kita dengan mencoba untuk menemukan hal yang positif dalam setiap situasi tanpa ada kehendak dari orang lain. Menemukan hal positif saat situasi tidak bagus sangat tidak mudah. Mencari hal yang positif dengan tidak memikirkan hal yang negative merupakan cara yang ampuh untuk merubah persepsi kita dan juga cara yang baik untuk meningkatkan sikap kita.

  • Nikmati apa yang kita miliki saat ini
    Hidup merupakan sebuah rangkaian dari momen yang kita alami. Kejadian sehari – hari seperti mendengarkan lagu favorit atau jalan – jalan merupakan hal yang baik dan kebanyakan orang mengabaikannya karena terlalu memikirkan sesuatu yang lebih dari biasanya. Kita akan merasa kurang terus – menerus jika terlalu fokus pada hal – hal yang lebih dan mengabaikan apa yang sudah dimiliki saat ini. Hal tersebut dapat membuat kita menjadi sombong dan mempunyai sikap tidak peduli. Maka dari itu tetaplah bersyukur dan temukan kebahagiaan dengan apa yang sudah dimiliki.

  • Miliki iman pada diri kita
    Diri kita sendiri merupakan kritikus terbesar dalam hidup. Menilai diri sendiri dimulai dari sikap – sikap kita terdahulu lalu simpulkan sikap tersebut untuk tidak mengulanginya lagi. Kegagalan untuk mengangkat dan menginspirasi diri sendiri akan menyebabkan keraguan pada diri sendiri. Oleh karena itu jika kita memiliki iman, maka kita akan memiliki sikap bahwa diri ini akan sejalan dengan pencapaian yang lebih baik dalam kehidupan kita

  • Jaga ucapan kita
    Apa yang kita katakan memiliki dampak yang sangat besar pada sikap kita. Setiap kata yang kita katakana merupakan peluru bagi kita. Berusahalah untuk menjaga diri untuk tidak mengatakan hal negatif pada orang lain dan lebih banyak berbicara positif. Ketika kita berbicara positif, secara tidak langsung kita menginputkan hal yang positif ke otak kita. Dan akan menimbulkan sikap dan pikiran yang lebih positif.

Referensi : 4 Ways to Cultivate a Better Attitude About Your Life

Lakukan Cara-cara ini untuk Mengendalikan Stres

Langkah pertama, mengatasi stres adalah dengan mengetahui apa yang menyebabkan stres, dalam hal ini Anda sendiri yang mengetahuinya. Setelah itu, tuliskan apa saja pemicu stres tersebut sehingga Anda dapat mengantisipasi langkah apa saja yang perlu Anda lakukan untuk mencegah atau melawan stres.

Langkah selanjutnya, adalah melakukan hal-hal yang dapat memberikan relaksasi untuk tubuh dan pikiran Anda, seperti:

  • Mengeluarkan semua unek-unek – Memendam perasaan, terutama perasaan yang mengganggu Anda, bisa membuat Anda stres. Lebih baik utarakan semuanya agar Anda bisa melepas beban Anda. Utarakan semua yang ada di benak kepada orang yang bersangkutan, orang yang Anda percaya, atau psikolog. Percayalah, setelah mengeluarkan semua unek-unek itu, perasaan Anda pasti jauh lebih baik.

  • Olahraga – Selain membuat tubuh sehat, olahraga juga bisa meredakan stres. Satu cara yang sederhana dapat berupa berjalan kaki atau bersepeda mengitari komplek rumah.

  • Meditasi – Meditasi bisa membantu Anda menenangkan pikiran. Anda bisa mencoba olahraga seperti yoga yang juga mengajarkan cara bermeditasi.

  • Jalani hobi Anda – Coba pikirkan apa saja kegiatan yang disukai? Apakah belanja, jalan-jalan di mal, karaoke, nonton film, berkebun, memasak, atau pergi ke taman bermain? Anda bisa melakukan apa saja yang bisa membuat tubuh dan pikiran menjadi rileks, namun kegiatan itu harus positif agar tidak menimbulkan masalah baru.

  • Jalani hidup pada masa sekarang – Anda tidak perlu berkutat pada kehidupan masa lalu, terutama jika hal itu membuat Anda sedih. Hiduplah di masa sekarang. Lupakan pula ekspektasi negatif mengenai kehidupan di masa depan. Biarlah hidup mengalir apa adanya. Percayalah, jika Anda menjalani masa sekarang dengan bahagia dan positif, maka itu akan berdampak pula kepada kehidupan masa depan Anda.

  • Jaga diri Anda – Tidur yang cukup dan senantiasa mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi. Hindari merokok, mengonsumsi minuman beralkohol dan obat-obatan terlarang.


Setiap orang memiliki cara melawan stres yang unik dan berbeda-beda. Cobalah atasi stres dengan cara-cara di atas. Jika Anda kesulitan mencoba semuanya secara sekaligus, pilih satu atau dua cara yang menurut Anda paling nyaman dilakukan. Lakukan hal tersebut hingga menjadi kebiasaan. Jika tingkat stres berada di luar kemampuan Anda untuk mengendalikannya, temui dokter atau lakukan konseling.

1. Bangun pagi dan pikirkan bagaimana Anda akan memulai hari-hari Anda

Peneliti menunjukkan bahwa orang yang bangun lebih pagi biasanya lebih optimis, bertanggung jawab, dan mudah dalam pemecahan masalah. Tidak salah jika ide untuk menjadi morning person atau orang yang selalu bangun dan siap beraktivitas di pagi hari merupakan hal yang baik. Mungkin butuh penyesuaian diri agar tidak menunda alarm yang akan selalu berbunyi di pagi hari.

2. Sadari apa yang ada di pikiran Anda, baru bertindak

Terdapat pernyataan yang mengatakan bahwa perasaan mengontrol pikiran kita. Faktanya, pikiranlah yang mendahului perasaan. Pikiran bekerja secara otomatis, cepat dan tidak disadari. Menjadi sadar akan apa yang Anda pikirkan merupakan suatu keuntungan karena Anda dapat mempelajari bagaimana mengelola pikiran Anda sehingga tidak mengendalikan tindakan atau perasaan tanpa Anda sadari yang dapat menimbulkan stress.

3. Luangkan waktu untuk aktivitas fisik

Menggerakan badan dapat merangsang metabolisme dan melepaskan hormon serotonin yang dapat membantu menghilangkan stress dan meningkatkan kepercayaan diri. Keuntungan lain dari berolahraga adalah menjadikan diri semakin waspada, produktif, dan kreatif sepanjang hari.

4. Tertawa

Selera humor merupakan hal yang harus dimiliki tiap individu sebagai alat kesehatan emosional. Tertawa juga menguatkan sistem imun, meningkatkan energi, menghilangkan rasa sakit, dan melindungi Anda dari efek stress. Yang lebih penting dari itu, humor itu menyenangkan, gratis, dan mudah ditemukan