Bagaimana cara mengatur pencahayaan pada foto dengan background putih?

Potret dengan latar belakang putih saat ini banyak diminati klien karena memiliki kesan bersih dan sederhana. Meskipun tidak memerlukan peralatan khusus tapi dibutuhkan trik pencahayaan untuk mendapatkan hasil yang memuaskan. Bagaimana tips anda untuk mengatur pencahayaan untuk memotret dengan latar belakang putih?

1 Like

Bagaimana cara mengatur pencahayaan pada foto dengan background putih?

Untuk memperoleh hasil foto menarik dengan background putih, maka pastikan bahwa latar belakang foto berwarna putih tersebut harus diterangi dengan sistem pencahayaan khusus. Anda harus memasang lampu khusus yang digunakan untuk menerangi objek foto itu dalam kondisi ini adalah produk atau barang. Anda juga harus menggunakan modifier yang besar agar bisa menerangi area background yang diinginkan. Softbox yang besar juga berguna untuk menonjolkan objek foto. Anda juga diperbolehkan menggunakan lampu-lampu lainnya untuk menerangi produk tersebut. Pengaturan pencahayaan dalam pemotretan dengan background putih ini bisa disesuaikan dengan keinginan dan kondisi di dalam studio foto. Berikut ini adalah tips mengatur pencahayaan untuk memotret dengan latar belakang warna putih:

  1. Jika kamu akan memotret produk maka ketika kamu telah memposisikan meja, letakkan sumber cahaya di bawah menghadap ke atas. Cahaya ini akan bersinar ke arah atas untuk menyinari backdrop dari bawah dan belakang. Merupakan ide yang bagus untuk menjepit lampu pada tempatnya atau dengan item lainnya. Hati-hati ketika menempatkan lampu sehingga kamu tidak terlalu banyak menarik kabel dan merusaknya. Setelah meja dan lampu bawah telah siap, letakkan kaca di antaranya.

  2. Sinari latar belakang dari atas, hal ini bertujuan untuk memastikan bagian depan subyek mendapat penyinaran yang cukup.
    Sekarang kita harus menyeimbangkan tingkat perpendaran sehingga gambar memiliki tone yang lebih mulus dan detail yang akurat. Jika lampu bawah terlalu intens, tepi obyek akan mulai menghilang Jika kamu memiliki terlalu banyak cahaya atas, subyek bisa memantulkan bayangan yang tidak diinginkan, atau latar belalang ulai tampak lelah.

    Untuk melakukan seni seimbang ini, kamu harus mengubah inetnsitas salah satu cahaya bawah kita. Saya menggunakan lampu florosens yang berkesinambungan, mati atau menyala, sehingga saya mencapai ini dengan meletakkan selembar ketas di antara cahaya atas dan subyek. Kertas mengurangi jumlah cahaya yang lewat sehingga sedikit cahaya yang mencapai subyek. Jika kamu menggunakan strobe atau cahaya yang memiliki redupan.

Tips mengeset lighting studio

  • Kita wajib mengenal 3 point utama dalam pencahayaan, yaitu:
    Keylight atau mainlight atau lampu utama, bersinar langsung pada objek dan berfungsi sebagai pencahayaan utama.
  • Fill-in light atau cahaya pengisi, intensitas cahaya ini sering digunakan lebih kecil dari cahaya utama dalam menerangi objek, menerangi dari sudut samping. Befungsi juga mengurangi kontras cahaya pada objek. Dalam beberapa situasi, fotografer kadang menggunakan reflektor atau styrofoam atau bahkan dinding bercat putih untuk memantulkan cahaya.
  • Backlight atau pencahayaan dari belakang (disebut juga rim light atau hair light), sumber cahaya dari belakang objek, terkadang dari samping objek. Tujuannya untuk memisahkan objek dari background dan membuat dimensi, atau juga memberi kesan dinamis.
Referensi

http://digitalfotografi.net/tips-mengeset-lighting-studio-untuk-pemula/
https://photography.tutsplus.com/id/tutorials/photograph-on-a-purely-white-background--cms-23013
https://www.nagaristudio.com/blog/foto-background-putih-membosankan/