Bagaimana cara mengatasi stress pada saat ujian ?

stress ujian

Dalam menghadapi ujian, beberapa siswa pasti pernah merasakan stress, dan hal ini tentu sangat mengganggu proses pengerjaan soal.

Bagaimana cara mengatasinya?

Khawatir adalah sikap berpikir berlebihan atau terlalu cemas tentang suatu masalah atau situasi. Kekhawatiran biasanya disertai dengan rasa tidak nyaman dan kecemasan. Sikap ini menyebabkan seseorang menjadi terganggu, memusatkan pikiran pada kejadian negatif yang mungkin terjadi, serta dilanda ketakutan yang tidak masuk akal dan tidak berdasar. Berikut adalah Tips-tips penghilang stres atau kekhawatiran akaibat ujian:

  • Percaya pada dirimu sendiri.

    Jika Anda mempersiapkan ujian dengan benar, sebaiknya lakukan persiapan itu dengan baik, dengan begitu artinya Anda tidak perlu khawatir berlebihan. Karena sesungguhnya ketakutan muncul ketika kita merasa tidak siap akan sesuatu. Dengan percaya diri yang cukup, kita akan mengurangi ketakutan-ketakutan yang muncul. Sebenarnya, rasa takut itu wajar dan manusiawi.

    Tidak ada manusia yang tak pernah merasa takut, apalagi ketika ingin melakukan sesuatu yang belum pernah ia lakukan sebelumnya. Tapi jangan sampai kebablasan dan malah dikendalikan oleh rasa takutmu sendiri.

  • Jangan mencoba untuk menjadi sempurna

    Menjadi orang yang berhasil dan meraih bintang-bintang adalah hal yang bagus, tapi tetap seimbang jangan berambisius menjadi orang yang sempurna. Jika Anda berpikir bahwa “sesuatu yang kurang dari 2 atau 1 berarti saya telah gagal” maka Anda menciptakan tekanan yang tidak perlu bagi diri Anda sendiri. Lakukan yang terbaik tapi menyadari bahwa tak seorang pun dari kita bisa menjadi sempurna sepanjang waktu.

  • Lakukan langkah-langkah untuk mengatasi masalah

    Jika Anda merasa tidak mengerti beberapa materi kuliah Anda, janganlah merasa stres, karena stres Anda tidak akan membantu. Sebagai gantinya, ambil tindakan untuk mengatasi masalah secara langsung dengan melihat atau berbicara dengan Tutor Anda atau mendapatkan bantuan dari teman sekelas Anda.

  • Ceritakan masalah atau kekhawatiranmu kepada orang lain

    Mencari seseorang yang Anda percaya dan yang akan mendukung Anda adalah cara yang bagus untuk mengurangi stres dan kekhawatiran. Dengan menceritakan maslah Anda kepada teman atau seseorang yang Anda percayai akan membantu Anda mengurangi kekhawatiran tersebut apalagi biasanya orang yang Anda percaya tersebut akan memberikan solusi dari permasalahan yang sedang Anda hadapi.

  • Pertahankan hal-hal dalam perspektif

    Ujian mungkin tampak seperti hal yang paling penting saat ini, tapi, dalam skema keseluruhan hidup Anda, itu hanya sebagian kecil saja. Ganti pikiran negatif dengan pikiran yang positif. Contoh: “Saya bisa melakukan ini”, “Saya akan melakukan yang terbaik”, “Saya bisa lulus ujian ini”, “Saya hanya akan fokus pada pertanyaan di depan saya.” "Saya telah melakukannya sebelumnya, jadi saya dapat melakukannya. Sekali lagi”.

  • Rencanakan waktu belajar Anda

    Terlalu banyak bahan + Terlalu sedikit waktu = Kecemasan. Rencanakan pelajaran Anda dengan sesi studi yang dijadwalkan secara teratur sekitar 50 menit yang panjangnya dipisahkan dengan istirahat 5 - 10 menit. Dengan belajar yang terencanakan akan membantu anda merasa lebih percaya diri karena anda merasa telah melakukan persiapan dengan baik.

  • Buatlah diri Anda dalam mode ujian

    Hal ini dapat dilakukan denga memperbanyak berlatihlah dalam tes sampel di buku teks atau panduan belajaratau lihatlah ujian masa lalu. Dengan begitu Anda akan terlatih dengan suasana ujian dan juga akan memantapkan pemahaman Anda terhadap materi. Mintalah saran dari Dosen Anda apa yang diharapkan dalam ujian, materi kuliah apa yang harus ditekankan, bagaimana memprioritaskan waktu belajar untuk mengikuti kursus.

  • Melakukan perencanaan

    Istirahatlah semalaman sebelum ujian. Rencanakan untuk tiba di lokasi ujian lebih awal. Jika Anda bisa memilih tempat duduk Anda, pilih salah satu dari pintu, jendela atau gangguan lainnya. Rencanakan untuk memonitor waktu selama ujian jadi pakai jam tangan atau duduk dimana anda bisa melihat jam. Rencanakan untuk memakai lapisan pakaian sehingga Anda dapat menyesuaikan kebutuhan Anda akan lebih banyak kehangatan atau kesejukan. Periksa ruang periksa di depan waktu jika Anda bisa.

https://www.st-andrews.ac.uk/students/advice/personal/managingexamstress/

Ujian adalah bagian penting bagi pendidikan dan juga merupakan sumber datangnya stress bagi para murid. Saat kita berhadapan dengan ujian, terkadang kita merasa stress dan dilanda kecemasan yang berlebih. Hal ini tentu akan sangat mengganggu ketika kita mengerjakan soal selama ujian berlangsung.

Hal ini juga dapat memengaruhi hasil yang kita peroleh dari ujian yang kita kerjakan. Sangat penting untuk menghadapi ujian dengan pikiran yang jernih dan tenang.

Berikut beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi atau menghindari stress sebelum menghadapi ujian

  1. Perhatikan kesehatan. Saat kita merasa stress, seringkali kita merasa ingin makan makanan cepat saji, namun sebenarnya mengkonsumsi makanan sehat akan membuat kita merasa lebih baik. Jadi usahakan untuk tetap mengkonsumsi makanan sehat terutama di hari-hari menjelang ujian, karena lemak jahat yang terkandung di dalam makanan cepat saji dapat membuat kita semakin stress.

  2. Cukupi kebutuhan tidur. Terutama di hari sebelum ujian. Tidur yang cukup dapat membantu kita mengingat apa yang telah kita pelajari. Stress juga dapat dipicu oleh kurangnya tidur, jadi usahakan untuk menjatah waktu tidur dengan porsi yang sesuai.

  3. Tenangkan diri. Pikiran kita harus selalu dalam keadaan yang tenang. Kita bisa menulis hal apa yang membuat kita merasa stress pada secarik kertas. Kita juga bisa menuangkannya dalam bentuk coretan-coretan. Anggap kita sudah menumpahkan dan membuang hal yang membuat kita stress pada kertas tersebut. Cara ini merupakan salah satu teknik rileksasi.

  4. Kapanpun pikiran negatif datang menyerang, ganti dengan hal positif. Misal kita berpikir “Aku bisa gagal nih di tes ini”, ganti pikiran negatif tersebut dengan “Aku sudah belajar dengan giat dan sungguh-sungguh. Aku pasti bisa menghadapi ujian ini!”. Dengan begitu percaya diri kita akan meningkat dan pikiran kita akan selalu menjadi pikiran positif yang tentu akan berdampak positif bagi diri kita.

  5. Belajar di tempat yang menyerupai tempat tes berlangsung. Memori kita akan bekerja lebih baik saat mencoba mengingat informasi yang kita dapat di tempat dimana informasi tersebut diambil. Dengan belajar di tempat yang sama seperti tempat ujian berlangsung, kita akan dapat mengingat dengan lebih mudah materi yang telah kita pelajari saat ujian berlangsung.

  6. Ganti waktu untuk khawatir menjadi waktu untuk belajar. Daripada membuang waktu untuk mengkhawatirkan ujian kita, lebih baik kita memanfaatkannya untuk belajar.

Itulah hal-hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi stress sebelum ujian.

Referensi :


http://youthconnect.ca/htdocs/english/learn/examstresstips.asp

Hal ini biasa terjadi pada hampir setiap orang, muda atau tua, untuk merasakannya dada mereka selalu berdegup kencang kapan pun mereka akan melakukan tes, bisa saja nervous bisa saja ketakutan saat menghadapi ujian, Karena ketegangan suatu ujian pasti berbeda-beda. Tapi ujian dan tes tidak perlu dijadikan mimpi buruk bagi siapapun. Kita harus pintar dalam menangani hal semacam itu. Kecemasan adalah salah satu penyebab kegagalan dalam ujian dan belum tentu kesiapannya yang buruk.

Orang yang tenang sering bisa berpikir lebih cepat dan efektif daripada orang yang tidak tenang karena kegelisahan. Ketakutan dalam ujian itu normal tapi tidak bagus jika terus mengalaminya. Oleh karena itu, seseorang harus menemukan segala cara yang mungkin untuk menghilangkan ketegangan sebelum mengerjakan tes atau ujian, berikut tips-tips mengatasinya :

  1. Ingat kunci sukses
    “Persiapan yang tepat mencegah kinerja yang buruk” maupun menghilangkan kecemasan atau ketegangan ujian. Bersiaplah untuk ujian anda, latihlah pertanyaan sebanyak mungkin. Santaikan tubuhmu agar terhindar dari tekanan yang mendadak, perbanyaklah membaca dan kamu akan berhasil.

  2. Hindari pengaruh orang lain
    Hindarkan dirimu dari prediksi maupun perkataan orang lain tentang studi yang akan diujikan dan juga hindari teman yang berbeda pendapat denganmu tentang pengetahuan ujian yang akan diujikan Karena itu akan menaikkan tingkat nervousmu dan menekanmu otakmu, jaga prinsip dirimu.

  3. Hindari mengeluh
    Mengeluh di menit akhir bukanlah hal yang bagus malah itu akan membuatmu tertekan, maka itu persiapkan sesuatu di malam sebelumnya.

  4. Buat pikiranmu jernih dan tubuhmu fresh
    Dapatkan istirahat yang cukup di malam sebelum ujian, bangun lebih awal untuk mempersiapkan diri dan makanlah makanan yang bergizi. Yoga bila diperlukan untuk merilekskan tubuh.

  5. Mencoba memotivasi diri sendiri
    Motivasi dirimu bahwa “AKU BISA” dan yakinlah pada dirimu bahwa usaha akan berbanding lurus dengan hasil, percayalah pada dirimu sendiri.

  6. Pengerjaan ujian
    Saat mengerjakan ujian ingatlah kembali kata kata atau sebagian pertanyaan yang pernah kamu temui dan coba jawab, Karena itu akan membantumu dalam mengerjakan ujian.

  7. Jika kamu masih terasa tertekan, maka bertanyalah
    Bertanya kepada yang lebih berpengalaman misalnya orang tua, guru, konselor dan sebagainya, kita mencurahkan isi hati mereka tentang tekanan yang selalu datang saat mengerjakan ujian, sehingga kita mendapat kalimat positif maupun saran dari mereka untuk lebih percaya diri dalam menghadapi hal-hal yang berbau nervous maupun tekanan.

Referensi :


https://www.st-andrews.ac.uk/students/advice/personal/managingexamstress/