Bagaimana cara mengatasi krisis pangan pada wilayah yang terdampak krisis?

Kejadian darurat dan negara yang terdampak krisis merupakan ancaman terhadap ketahanan pangan dan status gizi penduduk yang mengkhawatirkan. Tantangan ini mendorong suatu wilayah harus bertaruh melawan kerawanan pangan dan mata pencaharian yang tidak tentu serta malnutrisi akut dan kronis. Bagaimana cara mengatasi krisis pangan pada wilayah yang terdampak krisis?

Untuk mengatasi wilayah yang terdampak krisis maka diperlukan intervensi khusus untuk memberikan bantuan pangan. Program Pangan Dunia (WFP) mendefinisikan bantuan pangan sebagai serangkaian intervensi yang dirancang untuk menyediakan akses pangan bagi populasi yang rentan dan rawan pangan. Berikut ini merupakan cara mengatasi krisis pangan pada wilayah yang terdampak krisis:

  • Suplemen asupan pangan. Makanan bergizi khusus sangat penting mengobati dan mencegah kekurangan gizi. Populasi rentan seperti bayi, anak kecil, balita, ibu hamil, ibu menyusui, lansia, dan penderita penyakit akut atau kronis membutuhkan kebutuhan fisiologis yang dipenuhi dengan nutrisi yang berbeda seperti beras dan kacang-kacangan, hingga nutrisi dari makanan campuran yang difortifikasi serta suplemen nutrisi yang berbasis lipid
  • Mengendalikan malnutrisi akut. Untuk mengendalikan malnutrisi akut maka yang dapat dilakukan adalah dengan program pemberian makan terapeutik rawat inap dan program pemberian makan terapeutik rawat jalan. Untuk yang rawat inap adalah anak anak yang mengalami malnutrisi akut parah dengan komplikasi medis, edema parah, nafsu makan buruk, dan memiliki gejala penyakit parah seperti pneumonia atau demam tinggi. Petugas kesehatan kan memberikan pangan khusus seperti F-75 atau F-100 dan susu terapeutik yang khusus untuk mengobati malnutrisi akut. Anak anak akan diberikan makanan terapeutik siap pakai setelah kondisi mereka stabil dan sesuai dengan pedoman WHO.
  • Pemberian makan bayi dan anak dalam keadaan darurat . Program pemberian makan bayi dan anak kecil dalam keadaan darurat (IYCF-E) mendorong pemberian ASI dan memberikan dukungan pemberian makanan pedamping. Anak anak yang tidak disusui dapat diberikan ASI pengganti yang diatur secara ketat dibawah kode internasional pemasaran pengganti ASI. Untuk anak anak berusia 6-24 bulan, IYCF-E berfokus pada pemberian makanan pendamping dan pemberian ASI lanjutan. Makanan bergizi khusus juga dapat diberikan untuk memenuhi kebutuhan penduduk. Makanan tambahan siap pakai seperti biscuit berenergi tinggi dapat memberikan energi ekstra dan mikronutrien dan mencegah timbulnya peningkatan malnutrisi akut serta defisiensi mikronutrien

Sumber:
Wrabel, M., & Caiafa, K. (2019). Food Emergency Operations in Wars and Conflicts. Encyclopedia of Food Security and Sustainability, vol. 1 , 128-133.

CARA MENGATASI DAMPAK KRISI PANGAN

Krisis pangan pada suatu daerah dapat terurai jika suatu daerah tersebut dapat membangun suatu kedaulatan pangan karena dengan kedaulatan pangan ini tentunya suatu daerah akan aman terkait kendala pangan yang terjadi. Kedaulatan pangan ini akan teruwujud jika terdapat suatu prinsip-prinsip yang harus dicapai adapun sebagai berikut:

  1. hak akses ke pangan harus dipermudah
  2. reformasi agraria / lahan pertanian
  3. penggunaan sumber daya alam secara berkelanjutan (melihat ekologi)
  4. pangan untuk pangan dan tidak sekedar komoditas yang diperdagangkan
  5. pembatasan penguasaan pangan oleh korporasi
  6. melarang penggunaan pangan sebagai senjata
  7. pemberian akses ke petani kecil untuk perumusan kebijakan pertanian.
Referensi

https://spi.or.id/upaya-menanggulangi-krisis-pangan/

krisis pangan dapat diatasi dengan :

  1. Pentingnya sebuah perencanaan yang komprehensif tentang pembangunan pertanian
    menata kembali tanah di seluruh wilayah Indonesia.
  2. menata kembali tanah di seluruh wilayah Indonesia.
  3. konversi lahan pertanian harus dicegah.
  4. membangun irigasi
  5. tenaga kerja di sektor pertanian harus dikurangi dan angkatan kerja baru di sektor pertanian dialihkan ke sektor industri.
  6. diversifikasi pangan wajib dilakukan

sumber : https://investor.id/editorial/mengantisipasi-krisis-pangan