Bagaimana Cara Mengatasi Insecurity?

Insecure adalah istilah untuk menggambarkan perasaan tidak aman yang membuat seseorang merasa gelisah, takut, malu, hingga tidak percaya diri. Ada banyak hal yang dapat menyebabkan seseorang menjadi insecure, mulai yang berasal dari luar atau dari dalam diri sendiri.

Contoh penyebab perasaan insecure bisa di lihat dari dua perspektif. Yaitu dari sisi luar dan dalam. Sisi luar contohnya adalah perlakuan dipandang sebelah mata oleh orang lain atau perlakuan overprotective dari orang tua dan pasangan, sementara contoh penyebab yang dari dalam adalah perasaan kesepian dan sifat terlalu perfeksionis.

Rasa insecure bisa membuat seseorang tidak mampu untuk mengembangkan potensi yang ada pada dirinya secara maksimal. Hal ini tentu bisa menghambat aktivitas sehari-hari. Bahkan, orang yang terus merasa insecure bisa kehilangan pekerjaannya.

Perasaan tidak aman ini juga bisa membuat seseorang mengalami gangguan kesehatan mental, seperti kecemasan, depresi, gangguan makan, dan kelelahan kronis. Dalam hubungan dengan pasangan, rasa insecure yang berlarut-larut akan membuat hubungan menjadi lebih hambar dan penuh kecemburuan.

Jika kamu memiliki rasa insecure yang berlebihan, yuk, terapkan cara berikut ini agar terhindar dari dampak buruk akibat kebiasaan ini:

  1. Berusaha untuk tetap berpikir positif

Setiap orang memiliki cara masing-masing untuk menghadapi masalah nya. Ada orang yang ketika menghadapi masalah selalu menyalahkan diri terus-menerus hingga menjadi stres. Namun, ada pula yang terlihat santai karena bisa memikirkan sisi positif dari masalah yang terjadi. Hal ini tergantung pada pola pikir masing-masing orang dan bagaimana mereka memandang suatu masalah. Aku harap kalian bisa mencob berpikir positif tentang apa pun yang terjadi dalam hidup kalian. Dengan begitu, kamu bisa menyelamatkan diri dari perasaan-perasaan negatif, seperti rasa khawatir, rasa bersalah, dan rasa takut, yang bisa menguras energi.

  1. Berhenti menyalahkan diri sendiri

Melawan pikiran negatif memang tidak mudah. Namun, jika tidak dipaksakan, kamu akan terus dihantui rasa cemas, bahkan sampai menyalahkan diri sendiri. Ingatlah bahwa kamu bukan satu-satunya orang yang pernah melakukan kesalahan. Semua orang pasti pernah berbuat salah.

Jadi, jika kamu masih berpikir seperti, “Aku adalah pembawa sial” “Aku sudah mengecewakan mereka” ubah pikiran tersebut menjadi lebih realistis seperti, “Terdakang aku membuat kesalahan, tetapi aku mau belajar dari kesalahan itu.”

  1. Jangan membandingkan diri dengan orang lain

Membandingkan diri dengan orang lain bukan cara yang tepat untuk intropeksi diri. Justru hal ini akan membuatmu menjadi rendah diri dan insecure. Apalagi sekarang maraknya penggunaan media sosial seperti saat ini, kita bisa melihat banyak sekali hal yang terjadi pada hidup orang lain.

Kalian sadar tidak apa yang kita lihat di social media kadang buat kita itu sangat indah, bagus lalu kalian mulai membandingkannya dengan apa yang kita punya? Oleh karena itu, cobalah kurangi penggunaan media sosial agar kamu tidak fokus dengan kehidupan orang lain dan tidak membanding-bandingkan diri.

Selain itu, jangan lupa untuk selalu bersyukur dengan segala yang kamu miliki agar perilaku dan pikiranmu menjadi lebih positif. Percayalah bahwa setiap orang memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing.

  1. Hindari orang-orang yang membuatmu insecure

Teman atau pasangan toxic seringkali mengomentari hal negatif yang tidak membangun. Meskipun alasannya “untuk kebaikanmu sendiri”, tetapi komentar tersebut bisa membuatmu menjadi insecure. Mulai saat ini, hindari orang-orang yang memiliki perilaku tersebut! Temukan lingkungan pertemanan yang dapat mendukungmu serta memberikan respons positif dan membangun.

  1. Do what makes you happy for youself

Cobalah untuk lebih fokus pada hal-hal yang dapat membuatmu bahagia dan melupakan rasa insecure. Kamu bisa memanjakan diri atau melakukan kegiatan yang membangun skill dan mengembangkan diri kamu sehingga menjadi diri kamu yang bermanfaat bagi sesama.

Kamu juga dapat melakukan olahraga yang bisa membuatmu menjadi rileks, seperti yoga atau workout di rumah. Jangan lupa kamu juga perlu menjaga kesehatan tubuh dengan berolahraga teratur dan mengonsumsi makanan bernutrisi. Kedua cara ini juga dapat memperbaiki mood-mu, dan tentunya membuat kondisi fisik serta penampilanmu lebih baik sehingga kamu bisa lebih percaya diri.

Meski tergolong normal, perasaan insecure tidak boleh dianggap sepele dan dibiarkan begitu saja, ya. Hal ini karena rasa insecure bisa berdampak buruk bagi kehidupan sosial serta kesehatan mentalmu.

Jika memiliki perasaan insecure, cobalah terapkan tips-tips di atas. Namun, bila rasa insecure tersebut tidak kunjung hilang, sebaiknya konsultasikan ke psikolog agar kamu bisa mendapatkan saran serta bimbingan yang tepat untuk menghadapi perasaan ini.

References :
Alodokter

1 Like