Bagaimana cara mengatasi daun mangga yang mengering?

Saya memiliki pohon mangga tetapi beberapa hari yang lalu semua daunnya kering dan tampak layu. Apa penyebab daun mangga tersebut kering dan layu , dan bagaimana cara mengatasinya?

Daun mangga yang mengering disebabkan oleh adanya penyakit Antraknosa oleh jamur Colletotrichum gloeosprorioides. Penyakit antraknosa ini biasanya menyerang tanaman mangga di bagian daun muda, batang, bunga dan buah. Penyakit ini menyerang pada saat pembungaan dan pembuahan.
Gejala serangan penyakit antraknosa yaitu adanya bercak berwarna coklat, kadang-kadang berlubang dan berwarna kuning di bagian tepi pada bagian tanaman yang terserang. Daun yang terserang akan mengering dan akhirnya akan gugur. Adapun pengendalian atau cara mengatasi penyakit antraknosa ini yaitu sebagai berikut:

  1. Memusnahkan gulma, membakar daun-daun yang gugur, serta rutin melakukan pemangkasan setelah panen atau sebelum muncul tunas baru.
  2. Memperbaiki drainase kebun.
  3. Menyemprotkan fungisida dengan bahan mancozeb 0,25% + dicotophos 0,2% + pupuk daun 2 gram/liter air. Penyemprotan dilakukan sejak tunas bunga terbentuk hingga masa pemasakan buah dalam selang waktu 7-10 hari. Selain menggunakan fungisida tersebut dapat menggunakan Dithane M 45, Benlate, dan Antracol 70 WP

Refrensi:
Redaksi AgroMedia. (2011). Bertanam Mangga di Dalam Pot dan di Kebun. PT AgroMedia Pustaka. Jakarta Selatan.

Salah satu penyebab daun mangga mengering adalah terkena penyakit antraknosa. Penyakit tersebut disebabkan oleh cendawan atau jamur Colletotrichum gloeosporiodes . Penyakit antraknosa dapat menyerang ranting, daun, bunga dan buah. Biasanya menyerang pada saat masa pembungaan dan pembuahan. Gejala serangan dapat dilihat dari adanya bercak-bercak berwarna cokelat tua pada bagian tanaman yang terserang, daun dan bunga menjadi kering dan gugur. Apabila menyerang pada buah mangga maka mengakibatkan bercak-bercak cokelat dan pada serangan berat buah dapat gugur sebelum dipanen.

Untuk mengendalikan penyakit antraknosa, ada beberapa cara yang dapat dilakukan yaitu:

  • Memotong dan memusnahkan bagian tanaman yang terserang

  • Mengatur jarak tanam dan melakukan pemangkasan

  • Menghindari penanaman yang berdekatan dengan pohon buah lain misalnya jeruk, pisang, pepaya, alpukat, kopi dan jambu

Daun yang layu dan mengering bisa disebabkan oleh penyakit jenis Antraknosa yang diakibatkan oleh jamur Colletotrichum gloeosprorioides. Gejala serangan penyakit ini bisa dilihat pada kondisi daun mangga. Apabila daun ada bercak bulat berwarna coklat dan kelabu pada bagian tengahnya. Daun yang terserang akan mengering dan gugur. Batang yang terserang antraknosa ditandai dengan munculnya bercak berwarna coklat kelabu dan membentuk gelang. Sedangkan serangan pada bunga dapat dilihat dengan timbulnya bercak hitam yang dapat menyebabkan bunga menjadi rontok. Ciri buah yang terserang adalah adanya bercak hitam di bagian kulit buah kemudian bercak akan membesar dan mengakibatkan buah membusuk.

Untuk pengendalian penyakit antraknosa bisa dilakukan dengan cara memusnahkan gulma, membakar daun yang telah gugur dan rutin melakukan pemangkasan setelah pemanenan atau sebelum tunas baru muncul. Cara pengendalian lainnya adalah memperbaiki drainase dan menyemprotkan fungisida dengan komposisi dicotophos 0,2% + mancozeb 0,25% dan pupuk daun dengan dosis 2 gram/liter air. Lakukan penyemprotan sejak tunas bunga terbentuk hingga fase pemasakan buah dalam rentang waktu 7 – 10 hari.

Referensi

https://www.infoagribisnis.com/2018/02/tanaman-mangga/