Bagaimana cara mencegah bau mulut ketika puasa?

bau mulut

Selama puasa penyebab bau mulut disebabkan proses metabolisme tubuh. Bagaimana cara mencegah bau mulut ketika puasa ?

Inilah langkah-langkah agar mulut tidak ‘bau naga’ saat puasa:

  1. Hindari makanan yang beraroma menyengat
    Ketika sahur dan berbuka, jauhi makanan berbau kurang sedap seperti bawang, petai, atau jengkol. Makanan ini akan membuat mulut menjadi berbau tidak sedap karena sifatnya yang mempunyai bau menyengat.

  2. Rutin menjaga kebersihan gigi dan mulut
    Sikat gigilah sesudah makan sahur untuk menyingkirkan sisa-sisa makanan serta yang terpenting adalah sebelum tidur . Jangan lupa untuk menyikat lidah karena terdapat banyak bakteri dan kuman penyebab bau mulut di area ini.

  3. Stop merokok
    Tak ada manfaat dari merokok. Selain membuat mulut jadi bau, merokok merusak tingkat keasaman dari mulut yang makin menambah aroma jadi tak segar.

  4. Banyak minum air putih
    Pastikan Anda minum banyak air putih, minimal 8 gelas sehari. Anda bisa meminumnya di waktu sahur dan berbuka.

  5. Cek ke dokter gigi secara berkala
    Dokter gigi akan mengecek tanda-tanda penyakit di daerah gigi dan mulut seperti gigi berlubang dan penyakit gusi. Gigi berlubang dan karang gigi yang tidak dibersihkan dapat menjadi tempat berkembang biaknya bakteri penyebab bau mulut.

  6. Makan buah-buahan dan sayuran segar
    Disarankan untuk mengonsumsi buah dan sayur di waktu sahur dan berbuka. Pilih yang kaya vitamin C dan serat. Buah dan sayur dapat merangsang produksi air liur dan menekan pertumbuhan bakteri dalam mulut.

www.klikdokter.com

Cara untuk menetralkan bau mulut dan mengembalikan kesegaran nafas selama berpuasa, dapat menggunakan bahan-bahan alami berikut ini:

  • Daun Sirih
    Sebelum adanya pasta gigi, banyak sebagian orang Indonesia yang masih menggunyah daun sirih untuk menguatkan gigi, menyembuhkan luka kecil di mulut, menghilangkan bau mulut hingga menghentikan pendarahan saat gusi berdarah. Maka, tradisi seperti ini membuat para ilmuan untuk mencari bukti khasiat daun sirih secara klinis. Ternyata dari penelitian yang dilakukan di Laboratorium Biokimia Institut Pertanian Bogor (IPB) terungkap, minyak atsiri pada daun sirih alami yang mengandung zat fenol dan kavikol terbukti sebagai antibakteri 3x lebih efektif daripada senyawa fluoride.

  • Teh Hijau
    Bahan alami seperti teh hijau juga bisa Anda manfaatkan Moms, karena fungsi teh hijau sendiri bisa memperlambat pertumbuhan bakteri di mulut dan lambung penyebab bau mulut. Senyawa antioksidan yakni Polifenol ini bisa memerangi berbagai macam penyebab munculnya bau mulut. Bahkan, teh hijau bisa mengatasi masalah gigi misalnya gigi berlubang juga dapat dihindari hanya dengan berkumur teh hijau secara teratur.

Pakar kesehatan yang berasal dari Lowenberg Lituchy & Kantor bernama dr. Brian Kantor menyebutkan bahwa air liur atau saliva pada mulut kita ternyata mengandung kadar oksigen yang sangat tinggi. Fungsi dari kadar oksigen ini sendiri adalah untuk membunuh bakteri. Tak hanya itu, air liur juga memiliki kemampuan memecah partikel makanan serta menyingkirkan berbagai macam kotoran dari mulut sehingga tidak akan tertelan. Sayangnya, karena tidak ada makanan atau minuman yang masuk saat berpuasa, maka produksi air liur tidak akan sebanyak biasanya. Hal ini ternyata bisa memicu perkembangan bakteri yang pada akhirnya memicu masalah bau mulut.

Cara pertama yang bisa kita lakukan untuk mencegah masalah bau mulut saat berpuasa adalah dengan memilih obat kumur yang tepat. Obat kumur bisa membuat mulut kita lebih bersih setelah menyikat gigi secara teratur. Hanya saja, pastikan untuk memilih obat kumur yang tidak memiliki kandungan alkohol. Cukup banyak obat kumur dengan kandungan alkohol yang ternyata bisa membuat mulut cenderung lebih kering dan akhirnya tetap saja menyebabkan masalah bau mulut.

Cara berikutnya yang bisa kita lakukan untuk mencegah bau mulut adalah dengan selalu menggosok lidah setelah menyikat gigi. Menurut dr. Kantor, tak hanya gigi, lidah ternyata memiliki permukaan yang bisa menjadi tempat sisa-sisa partikel makanan bersarang. Jika kita hanya menyikat gigi, hanya area gigi saja yang bisa kita bersihkan, namun lidah tetap memiliki sisa partikel makanan yang bisa menjadi tempat bakteri bersarang dan memicu bau mulut. Dengan menggosok lidah, maka lidah akan bersih dan tidak akan menyebabkan masalah bau mulut.

Sumber: http://doktersehat.com/lakukan-hal-ini-agar-tidak-mengalami-bau-mulut-saat-berpuasa/