© Dictio 2017 - 2019, Inc. All Rights Reserved. Terms of Use | About Us | Privacy Policy


Bagaimana cara Membangun Kepercayaan dalam Berkomunikasi?

image

Kepercayaan adalah kunci utama dalam berkomunikasi, di segala bidang. Cara diatas adalah salah satu cara membangun kepercayaan dalam berkomunikasi. Bagaimana cara membangun kepercayaan dalam berkomunikasi ?

Berkomunikasi adalah tentang membangun sebuah hubungan, entah itu hubungan pertemanan, hubungan kerja, hubungan keluarga dan lain sebagainya. Hubungan yang baik sangat ditentukan oleh kepercayaan. Tanpa adanya kepercayaan, hubungan tersebut menjadi rentan.

Bagaimana cara membangun kepercayaan dalam berkomunikasi ?

Berikut beberapa hal yang perlu anda perhatikan ketika berkomunikasi,

  1. Berkomunikasilah secara transparan. Transparan disini bukan berarti anda menceritakan secara terbuka tentang segala hal. Transparan disini adalah anda tidak terkesan sedang menutup-nutupi sesuatu atau anda tidak punya agenda tersembunyi ketika sedang berkomunikasi. Apabila anda keberatan menceritakan segala sesuatunya secara transparan, sampaikan dengan baik-baik kepada lawan bicara anda bahwa anda keberatan dengan pertanyaan tersebut.

  2. Bersikaplah konsisten. Konsistensi adalah ciri utama dari kejujuran. Ketika anda berbicara A, sedangkan dilain waktu bicara B untuk hal yang sama, maka anda tidak konsisten dengan perkataan anda sendiri. Hal ini akan menyebabkan kemunduran emosional dari lawan bicara anda yang membuat orang lain mulai meragukan Anda.

  3. Tunjukkan minat yang tulus terhadap aspirasi dan tujuan orang lain. Ajukan pertanyaan dan dengarkan.

  4. Bertanggung jawab. Tidak ada alasan, tidak ada pembenaran. Jika Anda salah, akui saja bahwa anda salah. Semakin banyak anda berapologi, semakin hilang kepercayaan orang lain terhadap anda.

  5. Berkomunikasilah dengan hormat setiap saat. Tidak dengan cara berteriak, tidak bergosip dengan orang lain, tidak ada komentar yang terkesan meremehkan dan tidak mempermalukan orang lain didepan orang.

  6. Klarifikasi. Secara emosional dan mental, Anda akan berharap diperlakukan dengan baik, maka perlakukan orang lain dengan baik pula. Klarifikasi terhadap lawan bicara anda ketika anda merasa sudah memperlakukannya dengan tidak baik.

  7. Ketidakpastian. Lakukan apa yang Anda katakan dan tepati kata-kata Anda; Jika ada sesuatu yang tak terduga muncul yang mengakibatkan anda tidak dapat menepati janji anda, lakukan renegosiasi dengannya.

  8. Katakan yang sebenarnya. Katakan apa yang Anda maksud dan maksudkan apa yang Anda katakan.

  9. Ucapkan terimakasih dan terima umpan balik. Tanyakan secara tulus dan terbuka terkait dengan komunikasi anda, dan tanggapi umpan balik yang anda terima dengan penuh hormat. Jangan pernah lupa untuk selalu mengucapkan terimakasih atas kebaikan orang lain yang sudah dilakukan terhadap anda.