Bagaimana cara melatih sikap postif pada orang lain?

Sikap postif terhadap orang lain

Attitude toward others atau bila diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia berarti sikap terhadap orang lain merupakan suatu hal yang perlu diperhatikan karena sangat penting seseorang memperhatikan sikap untuk berkomunikasi dengan orang lain. Sikap merupakan suatu hal yang pasti dimiliki oleh seseorang.

Dewasa ini masih banyak individu atau kelompok yang memiliki rasa toleransi yang rendah. Masih banyak individu atau kelompok yang hanya mementingkan kepentingan pribadi atau kelompok tanpa memikirkan hal-hal disekitarnya yang seharusnya perlu diperhatikan sehingga menimbulkan kericuhan antar kelompok. Di dalam diri seseorang perlu adanya rasa toleransi yang tinggi agar dapat menjaga hubungan yang baik kepada orang lain yang memiliki suatu kegiatan yang berbeda.

Masih banyak sikap positif yang perlu diterapkan pada diri seseorang terhadap orang lain seperti berfikir positif yang menyangkut kepada orang lain, terbuka dengan lainnya, sabar menghadapi masalah, selalu berkata jujur kepada orang lain dan lain sebagainya. Bagaimana caranya agar kita memiliki sikap positif pada orang lain ?

1 Like

Dewasa ini, perilaku atau tingkah laku sangat berpengaruh terhadap kehidupan manusia. Apa lagi, jika hal tersebut sudah menyangkut hubungan dengan orang lain baik itu di lingkungan pergaulan ataupun di dunia pekerjaan. Mengapa? karena jika seseorang tersebut tidak memiliki perilaku yang baik, tentu ini akan menjadi sebuah masalah yang pada akhirnya menjadikan sebuah kesenjangan antara kita dan mitra kerja.

Memiliki perilaku yang baik tentu bukan hal yang mudah untuk dapat diterapkan pada lingkungan pekerjaan. Tetapi, jika kita memiliki perilaku yang baik tentu segalanya akan menjadi mudah dan menyenangkan. Tentunya hal tersebut harus diimbangi dengan komunikasi yang baik pula, karena dengan komunikasi yang baik, otomatis akan menunjukkan bahwa kita juga memiliki perilaku yang baik.

Berikut adalah beberapa langkah untuk mencapai hal tersebut :

1. Be appreciative

Kita harus dapat memahami sikap dari masing-masing mitra kerja yang kita hadapi. Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari kesalahan perilaku ataupun cara berkomunikasi dengan masing-masing dari mereka. Setelah kita dapat memahami masing-masing sifat dari mitra kerja kita, tentunya kita dapat menyimpulkan cara apa yang harus kita ambil dan bagaimana cara menangani mitra kerja kita agar mereka dapat berkomunikasi secara efektif tanpa harus menampilkan perilaku yang tidak cocok dengan mitra kerja kita, sehingga pada akhirnya kita dapat memberikan apresiasi kepada mereka dengan cara mengucapkan terima kasih atas apa yang telah mereka kerjakan, merayakan perayaan secara bersama-sama , tidak terdapat kesenjangan dan kedua belah pihak merasa dihargai satu sama lain.

2. Recharge yourself

Pada saat bekerja ada saatnya kita merasa berada pada titik terendah atau titik tertinggi. Titik tertinggi dimana kita merasa senang mengerjakan sesuatu pekerjaan atau bersemangat dalam hal tersebut. Hal ini berpengaruh dengan perilaku positif yang kita lakukan dan pada akhirnya memberikan dampak positif kepada mitra kerja kita.

Kita dapat selalu berprilaku positif dan memberikan dampak positif dengan cara :

  • Selalu menebarkan kebahagian kepada lingkungan kita.
  • Tersenyum, tertawa, dan menikmati segala pekerjaan yang kita hadapi tanpa mengeluh.
  • Jangan jadikan pekerjaanmu sebagai sebuah beban.
  • Cobalah suatu hal yang menyenangkan.

3. Volunteer your time

Disebuah kantor kita dituntut untuk dapat bekerja sama dan peduli satu sama lain. Kita tidak dapat acuh terhadap orang-orang disekeliling kita, karena hal tersebut pasti akan berpengaruh terhadap mitra kerja kita. Disini adalah dimana saatnya kita menunjukkan bahwa kita adalah orang yang dapat diandalkan, tidak peduli walaupun sibuk dengan pekerjaan tetapi sempatkanlah berkomunikasi atau sekedar membantu mitra kerja dalam melakukan hal ringan. tentu perilaku ini akan memberikan dampak yang baik juga untuk kita kedepannya dan tentunya akan membawa dampak positif.

4. Avoid negative work attitudes

Jika tadi kita membicarakan tentang titik tertinggi yang dapat membawa dampak positif bagi kita maupun mitra kerja kita, sekarang kita membahas titik terendah atau perilaku buruk yang kita lakukan sehingga dapat mempengaruhi lingkungan di tempat kita bekerja maupun mitra kerja kita. Tentu hal ini jika dibiarkan berlarut larut akan membawa dampak yang lebih buruk lagi.

Jadi, mulailah sesuatu yang baru yang dapat kita lakukan pada mitra kerja ataupun lingkungan kerja kita. Mulai dengan memberikan hal-hal positif atau tanamkan sikap profesionalitas, hindari saling menggunjingkan antar satu sama lain, dan mulai dari kita sendiri yang harus menunjukkan perilaku positif yang nantinya dapat membawa kita dan rekan kerja kita menjadi personal yang baik .


Sumber : http://www.payscale.com/positive-attitude-in-the-workplace

3 Likes

Hidup yang kita lalui sekarang adalah refleksi dari sikap kita selama ini.Sikap negatif dapat mencegah kita untuk menikmati hidup dan tentunya akan mempunyai dampak yang signifikan terhadap lingkungan disekitar kita. Salah satu hal terbaik yang bisa kita berikan adalah sikap positif kita sendiri.

If you want to make the world a better place, take a look at yourself and make a change.

Salah satu kalimat bijak dari Michael Jackson yang bisa diartikan bahwa hal-hal kecil positif yang kita lakukan dapat membat diri kita dan orang-orang sekitar bahagia.

Fulfillmentdaily.com mengajarkan 10 langkah kebiasaan menjadi positif:

1. Keep a gratitude journal

Terkadang satu hal buruk yang terjadi dapat merusak mood yang mengakibatkan interaksi dengan yang lain menjadi buruk pula.Coba untuk tuliskan 5 hal yang membuat anda bersyukur pada tiap harinya karena rasa bersyukur secara signifikan dapat meningkatkan kebahagiaan.

2. Reframe your challenges

Tidak ada alasan untuk menyesal. Bersenang-senanglah dengan tantangan dan menganggap segalanya adalah pengalaman jangan mencoba untuk menolak sebuah pengalaman untuk berkembang.

3. Get good at being rejected

Penolakan adalah bakat .Gagal pada wawancara kerja adalah wajar karena tidak ada yang melalui hidup tanpa ditolak.

4. Use positive words to describe your life

Kata-kata yang kita gunakan memiliki kekuatan lebih dari apa yang kita pikirkan.Bagaima kita berbicara tentang hidup kita sekarang dan kehidupan kita nanti. Pikiran kita mendengar apa yang kita katakan.Jika kita mengatakan bahwa hidup kita membosankan maka itu akan membuat pikiran kita merasakan hal itu namun akan berbeda apabila kita mengatakan bahwa hidup kita sangat menyenangkan karna kita akan menemukan lebih banyak kenikmatan.

5. Replace have with get

Apakah kita menyadari bahwa kita terlalu sering menggunakan kata harus? Aku harus pergi kerja.Aku harus pergi belanja. Sekarang gantilah menjadi Aku bisa pergi kerja.Aku bisa pergi belanja. Tentu hal ini akan mengurangi stress dan membuat kita tampak lebih bahagia. Karena kata harus seperti memenuhi kewajiban dan kata bisa mencerminkan hal-hal yang kita syukuri karena kita bisa lakukan.

6. Don’t let yourself get dragged into other people’s complaints

Hari yang kita lalui terasa baik-baik saja sampai ada yang mengatakan bahwa cuaca hari ini sangat buruk tanpa disadari kita mulai berpikir bahwa cuaca hari ini buruk. jangan jatuh ke dalam perangkap karena sebuah studi yang dilakukan di Warsawa School of Social Psychology menunjukkan bahwa mengeluh menurunkan suasana hati.

7. Breathe

Nafas kita terhubung langsung dengan emosi kita.Dapatkah kita merasakan perubahan nafas saat kita merasakan marah?Nafas kita bergantung pada apa yang kita rasa maka dari itu marilah kita mengubah cara merasa kita dengan mengatur nafas.

8. Notice the righteous in times of tragedy

Apa yang tidak kita lihat adalah ketika ada sebuah bencana maka kita kan menemukan orang-orang yang membantu satu sama lain dan menunjukkan kasih sayang.

9. Have solutions when pointing out problems

Menjadi positif bukan berarti melupakan masalah.Orang-orang positif akan memiliki kritik yang berguna untyk memperbaiki kondisi.Daripada menunjukkan hal-hal yang salah lebih baik memberikan cara yang membuat masalah menjadi leebih baik

10. Make someone else smile

Pikirkan tentang kebahagiaan orang lain maka itu akan meyadarkan kita bahwa sikap kita tergantung dari orang-orang disekitar kita.

2 Likes

Honoree Corder, orang yang dikenal sebagai Personal Transformation Expert dan penulis buku best-seller, menulis artikel bahwa orang akan tertarik kepada orang yang dapat membuatnya nyaman. Orang yang membuat kita merasa hebat saat berada di sekitar mereka, orang yang membuat kita merasa percaya diri, dan orang yang mendorong kita untuk memenuhi potensi yang kita miliki adalah orang yang dapat membuat lingkungan positif di mana kita dapat berkembang.

Sudah terbukti bahwa salah satu elemen penting yang menentukan kesuksesan seseorang adalah sikap mereka. Corder menyimpulkan bahwa orang akan dengan mudah menunjukkan sikap positif ketika semua hal berjalan sesuai keinginan mereka dan akan berubah ketika menghadapi sebuah batu sandungan dalam menjalani kehidupan.

Berikut lima tips dari Corder agar kita dapat terus mengembangkan diri kita:

  • Kita harus terus bersikap positif dan melakukan hal-hal benar untuk mendapatkan apa yang kita inginkan. Kita harus antusias akan apa yang kita hadapi dan ‘fake it til you make it’, berpura-pura lah sampai kita terbiasa melakukan hal tersebut.

  • Rubah diri kita dan dunia akan ikut berubah. Pikirkan bahwa hari ini akan menjadi hari yang luar biasa. Jaga diri kita berada dalam spektrum positif.

  • Saat hal yang tidak kita harapkan terjadi, respon dengan cara yang baik dan set ulang sikap kita.

  • Sisakan waktu setiap hari untuk mengembangkan sikap positif kita.

  • Berpikiran positif, membaca hal positif, dengarkan hal positif, pahami hal positif, lihatlah hal positif, berlatihlah menjadi positif.

Potensi sikap positif kita akan datang dari kontrol kita terhadap pikiran kita. Kesuksesan dalam hidup bisa dikatakan sebagai “kamu akan menjadi apa ditentukan oleh apa yang kamu lakukan”.

1 Like

"What goes around comes back around"

Istiah tersebut sudah sering terdengar ditelinga kita, atau yang biasa kita kenal dengan hukum karma. Dalam kehidupan ini, jika kita ingin diperlakukan baik oleh oranglain, maka kita juga harus memperlakukan orang lain dengan baik. Sering kali masalah pribadi didalam diri yang kita pendam akhirnya berpengaruh terhadap sikap kita terhadap orang lain. Hal ini sering membuat kita merasa bersalah dan menyesal.

Namun, menurut www.inc.com dengan artikelnya yang berjudul 15 Ways to Become a Better Person, ada beberapa tips agar kita dapat melatih diri untuk merubah sikap kita terhadap orang lain yang selama ini mungkin masih ada beberapa hal yang dianggap buruk.

  1. Puji Diri Sendiri
    Segala macam hal positif yang kita berikan terhadap orang lain harus dimulai dari diri kita sendiri. Cobalah untuk memuji diri sendiri sebelum melakukan segala aktifitas. Tanpa kita sadari, hal itu mempengaruhi perasaan kita dan lingkungan sekitar. Kegiatan akan terasa lebih menyenangkan jika kita merasa senang terhadap diri kita sendiri. Dengan begitu, perilaku kita terhadap orang lain juga akan menjadi positif.

  2. Jangan Banyak Alasan
    Jangan terlalu banyak alasan dan menyalahkan orang lain karena kehidupan ini tidak berjalan sesuai dengan harapan kita. Hal itu tidaklah berguna dan tidak akan menguntungkan kita sama sekali. Dari pada kita sibuk menyalahkan orang lain, alangkah ebih baik jika kita berani untuk mengoreksi diri sendiri dan belajar dari kesalahan yang kita perbuat dengan hati yang ikhlas. Dengan begitu, kita tidak lagi berperilaku negatif terhadap orang lain dengan menyalahkannya atas segala sesuatu yang bukan sepenuhnya salah mereka.

  3. Jangan Biarkan Amarah Menguasaimu
    Hal ini mungkin lebih mudah diucapkan daripada dilakukan, namun kita harus mencoba hal yang satu ini. Jika kita terus menerus membiarkan amarah menguasai diri kita, maka akan banyak permasalahan yang kita hadapi dalam hidup ini, seperti tidak harmonisnya hubungan kita terhadap orang lain, baik itu keluarga maupun teman.

    Selain itu, ketika kita marah, kita sering kali terlalu cepat mengambil keputusan dan keputusan tersebut umumnya bukan keputusan yang baik. Selain dapat mempengaruhi hubungan kita dengan orang lain, amarah jga tidak baik baik kesehatan, memendam amarah dapat mengakibatkan permasalahan pencernaan, insomnia, dan penyakit hati. menurut Roya R. Rad, MA, PsyD,, cara agar amarah tidak menguasai diri kita ada beberapa cara, yaitu: menuliskannya pada secarik kertas, berdoa (beribadah), meditasi, dan cobalah untuk mengatur pikiran kita untuk tetap positif.

  4. Cobalah Untuk Memaafkan
    Cobalah untuk memaafkan seseorang yang telah berbuat salah kepada kita dan maafkan juga diri kita atas apa yang terjadi dimasa lalu. Carilah waktu untuk bermeditasi, berterimakasihlah kepada diri ini atas segala kebijaksanaan dan atas permasalahan yang bisa membuat kita semakin dewasa dan dapat bertahan hidup. Dengan hati yang ikhlas memaafkan, hubungan kita terhadap sekitar juga menjadi positif.

  5. Jujur
    Bagaimana jika orang yang kita sangat percaya membohongi kita? tentu rasanya sangat menyakitkan. Begitu juga yang akan dirasakan oleh orang lain jika kita berbohong kepada mereka. Sikap berbohong adalah sikap yang tidak terpuji, cobalah untuk melatih diri agar selalu bersikap jujur atas apa yang akan kita sampaikan atau kita rasakan.

  6. Menolong Orang Lain
    Tidak perlu dimulai dari hal yang berat. Terkadang, hal yang sederhana mampu meringankan beban orang lain. Dan kuncinya adalah melakukannya dengan hati yang ikhlas. Kita bisa memulainya dengan memberikan tempat duduk kepada orang yang lebih tua atau wanita hamil saat di kendaraan umum, membantu membawakan belanjaan saat pergi ke pasar atau super market, ataupun menjadi partner kerja yang rajin membantu. Menjadi seseorang yang suka menolong adalah salah satu hal yang sangat mudah dilakukan dan dapat melatih sikap positif kita terhadap orang lain.

  7. Dengarkan Orang Lain
    “Mendengarkan orang lain dan memberikan kesempatan seseorang untuk berbicara adalah salah satu hal terbaik yang kamu bisa lakukan” - Jeet Banerjee. Ia juga mengatakan bahwa dia dapat bertemu orang-orang yang menakjubkan, menyelesaikan berbagai masalah besar, membangun koneksi, dan itu semua dapat diraih karena ia mendengarkan orang lain. Menjadi pendengar yang baik dapat melatih sikap positif kita terhadap orang lain.

  8. Cintai Produk Local dan Berdonasi
    Memang tidak terlihat seperti hal yang besar, akan tetapi dengan menggunakan produk lokal, berbelanja di pasar tradisional, dan mendonasikan baju-baju yang masih layak namun sudah tidak terpakai merupakan beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk melatih sikap positif kita terhadap orang lain. Mungkin kita tidak berperan besar dalam menyelamatkan dunia, namun kita dapat berperan besar dalam menyelamatkan tanah air kita dan orang-orang sekitar yang membutuhkan bantuan kita.

  9. Menjaga Sopan Santun
    Tentu tidaklah sulit untuk menyampaikan rasa terimakasih kita terhadap orang lain atau hanya sekedar menahan pintu elevator untuk orang yang ingin masuk. Hal ini mungkin tidak berpengaruh besar bagi kita, namun dapat menjadi sangat berarti bagi orang lain. Tidak peduli jika seseorang tidak menghargai kita atau tidak sopan kepada kita. Kita harus tetap menjaga sopan santun kita terhadap orang lain.

  10. Jadilah Dirimu Sendiri
    Dengan menjadi diri kita sendiri, kita mampu menyelaraskan diri terhadap nilai dan norma yang kita anut, membangun identitas dan jati diri, membangun keberanian dan batasan, dan menemukan fokus dan arahan kita sendiri. Dengan begitu kita akan menjadi seseorang yang konsisten terhadap diri kita sendiri, jika sudah begitu maka akan lebih mudah untuk menjadi seseorang yang konsisten terhadap orang lain.

  11. Menerima Perubahan
    Cobalah untuk keluar dari zona nyaman yang selama ini mengurung diri kita. Dengan begitu, kita dapat merasakan hal-hal baru yang dapat membantu kita untuk tumbuh menjadi seseorang yang aktif dengan kepercayaan diri yang tinggi. Hal ini juga dapat melatih diri kita menjadi seseorang yang mudah bergaul dengan banyak orang.

  12. Menghargai Orang Lain
    Apa rasanya jika kita sudah membersihkan suatu ruangan dan orang lain seenaknya mengotorinya kembali dengan mudah. Tentu kita akan merasa sedikit jengkel atau bahkan marah. Oleh sebab itu, sangat penting bagi kita untuk menghargai orang lain. Tidak hanya hasil pekerjaan orang lain, menghargai waktu, opini, gaya hidup, ide, dan yang lainnya juga harus kita hargai. Kita tidak perlu setuju dengan semua itu, namun setiap orang berhak untuk berpendapat, dan kita tidak selalu menjadi seseorang yang paling benar diantara semuanya.

  13. Berilah Buah Tangan
    Jika kita datang ke suatu undangan, menjenguk orang lain yang sedang sakit, ataupun sehabis berlibur ke suatu tempat, jangan lupa untuk memberikan paling tidak sedikit buah tangan kepada orang terdekat. Dengan begitu mereka merasa dihargai dan diingat oleh kita, dan kita juga dapat berbagi sedikit kebahagiaan kepada mereka.

  14. Jangan Apatis
    Perhatikanlah sekitar dan latihlah diri kita untuk belajar keanekaragaman sekitar. Jika kita tidak mengetahui duduk permasalahan mengapa suatu daerah menyerang daerah lainnya, maka cari tahu dan pelajarilah.Atau kita bisa berdiskusi dengan orang lain mengenai suatu permasalahan atau suatu topik. Ingat, bahwa kia semua adalah makhluk sosial, maka perhatikanlah sekitar. Hal ini juga dapat membantu kita lebih memahami perbedaan.

  15. Memberikan Kejutan Kepada Orang Lain
    Betapa berartinya membuat seseorang yang kita sayangi tersenyum bahagia. Maka dari itu, jangan lupa sesekali memberikan mereka kejutan bahagia untuk menyenangkan hati mereka. Mungkin tidak perlu dengan hal yang mewah, cukup dengan hal yang sederhana seperti menawarkan bantuan, memberikan hadiah kecil, mengajak mereka jalan-jalan, dan masih banyak lagi.

Masih banyak lagi hal yang dapat kita lakukan untuk melatih sikap positif kita terhadap orang lain. Mungkin memang sulit pada awalnya, namun tidak ada hal yang tidak mungkin. Jika kita terus berusaha pasti hasilnya akan memuaskan. Tidak hanya memuaskan untuk diri kita sendiri, bahkan untuk orang lain.

1 Like

Jika anda memiliki sikap positif di tempat kerja, anda akan jauh lebih santai dan stres akan pekerjaan bukanlah sesuatu akan anda pusingkan. Ikuti tips sederhana ini dan anda akan melihat bagaimana stres terkait pekerjaan meleleh.

1. Menciptakan Lingkungan Kerja yang Positif
ini adalah cara termudah untuk memiliki sikap positif di tempat kerja. Untuk membuat energi positif di sekitar tempat kerja anda, buatlah beberapa kutipan sikap positif yang akan ditempel di dinding. Kutipan positif benar-benar penghilang stres yang besar. membacanya lagi dan lagi akan menginspirasi anda untuk menjadi antusias tentang pekerjaan anda.

2. Hindari Pikiran Negatif
Dengan menghindari pikiran negatif, anda mengubah suasana hati dan sikap anda sendiri juga membantu orang lain untuk lebih berfikir positif.

3. Pikirkan Tentang Solusi
Berhenti khawatir dan segera mencari solusi. Jangan berfikir tentang hari buruk, fokus pada solusi dan cara untuk memperbaikinya.

4. Visualisasi adalah cara bagus untuk tetap positif
Ingatkan diri anda dan memvisualisasikan diri sesering mungkin akan menjadi apa anda kelak, apa yang ingin di capai atau perubahan lain untuk menjadi lebih baik. Berkonsentrasi pada masa depan yang positif dan jangan berfikir tentang masa lalu.

5. Rayakan Langkah-Langkah Kecil
Prestasi kecil layak untuk dirayakan. Perayaan kecil sangat memotivasi dan membantu anda untuk memiliki sikap positif di tempat kerja. Dengan menyadari bahwa anda adalah selangkah lebih dekat dengan impian anda akan memberi kekuatan ekstra untuk bergerak maju

Pada dasarnya, semua manusia dimuka bumi memiliki sebuah perasaan untuk saling mengasihi satu sama lain. Bentuk dari rasa saling mengasihi itu bisa berbentuk mulai dari rasa peduli terhadap sesama, rasa cinta, rasa mengagumi bahkan rasa saling membenci. Semua hal tersebut merupakan bagian dari sifat dasar manusia. Namun, kadang kala sifat manusia itu lah yang malah menjadi faktor penentu karakteristik antar manusia. Terkadang, sikap manusia antar manusia yang tidak memiliki kesamaan persepsi justru menimbulkan konflik.

Contohnya, bila ada seseorang yang sedang berjalan melewati temannya dikala dia sedang menatap layar smartphone sementara si temannya itu menyapa dia. Karena orang yang sedang bermain smartphone itu tidak mengetahui dia ataupun ada hal lain tidak menyapa balik maka sang penyapa pun menjadi kesal dan mempunyai persepi negatif akan teman yang disapanya tadi. Hal itu lah yang disebut persepsi dan sikap ke manusia atau bahasa kerennya Attitude towards others.

Your perception of others reveal so much about your own personality” kata Professor Dustin Wood yang merupakan asisten professor pada bidang psikologi di Universitas Wake Forest University.

Ia mengatakan hal tersebut setelah melakukan riset terkait sikap perilaku antar manusia dimana ia menanyakan tentang sikap 3 orang yang berbeda kepada para relawan. Hasilnya ia menyimpulkan bila kita berpikir positif ke orang lain maka dengan sendirinya kita akan membuka sikap yang positif pula ke orang.

Namun, bila kita sudah berprasangka negatif maka kita akan bersikap negatif pula ke orang itu dan sikap negatif itu justru akan membawa suatu hal yang buruk ke diri kita karena dapat menimbulkan permasalahan kejiwaan.

Hasil riset tersebut merupakan cerminan dari sikap manusia di masa sekarang. Dimana kurangnya rasa tolerasi serta prasangka negatif menjadi senjata utama ketika bertemu manusia lain walaupun hal tersebut tidak mutlak. Hanya saja, cerminan sikap negatif tersebut terlihat ketika banyak sekali manusia yang lebih menyukai keluaran dari sikap-sikap buruk tersebut. Contohnya seperti stigma negatif, termakan berita bohong atau bahkan gampang terhasut dengan fitnah.

Seperti penjelasan diatas, pada dasarnya manusia memiliki sifat positif yang saling mengasihi. Hal tersebut yang membuat kita menjadi manusia yang sesungguhnya, manusia yang memanusiakan manusia dengan perilaku yang baik antar manusia, bukan kebencian ataupun peperangan. Jadi sudah sewajarnya manusia mengingat kembali perilakunya antar sesama untuk saling mengerti dan mengasihi satu sama lain.

Artikel ini merupakan pemikiran penulis yang mengambil referensi disini

3 Likes