Bagaimana Cara Melakukan Komunikasi yang Baik?

Komunikasi

Komunikasi merupakan suatu proses mengirimkan pesan antara pengirim dan penerima melalui berbagai macam metode (tulisan, isyarat nonverbal, dan lisan). Komunikasi juga merupakan mekanisme yang kita gunakan untuk membangun dan memodifikasi hubungan. Tetapi banyak terjadi komunikasi yang tidak baik sehingga berdampak negatif. Lalu bagaimana caranya agar kita dapat berkomunikasi dengan baik pada orang lain ?

2 Likes

9 Langkah untuk Interaksi/Komunikasi yang baik :

1. Stop and Listen
Berhenti berbicara sejenak dan coba dengarkan pembicaraan orang lain

2. Force yourself to hear
Ketika kita sudah bisa berhenti berbicara untuk sementara waktu, tetapi pikiran kita masih berputar memikirkan hal yang ingin kita sampaikan, maka kita tidak bisa mencerna pembicaraan lawan bicara dengan baik. Maka dengarkan pembicaraan lawan bicara kita dengan baik dengan cara memaksakan diri untuk mendengarkan pembicaraan lawan bicara agar kita bisa memahami isi pembicaraannya.

3. Be open and honest with your partner
Berapa orang kurang terbuka dengan orang sekitar. Untuk masuk dalam suatu hubungan kita harus bersifat terbuka. Bersifat terbuka berarti membicarakan hal yang belum pernah kita ceritakan pada orang di hidup kita.

4. Pay attention to nonverbal signals
Komunikasi nonverbal adalah bahasa tubuh, nada bicara, kontak mata, dan jarak ketika berbicara dengan lawan bicara. Membaca perilaku nonverbal lawan bicara membutukan waktu dan kesabaran, tetapi jika kita melakukannya, maka kita bisa menyesuaikan diri dengan apa yang mereka bicarakan.

5. Stay focused in the here and now
Kita harus menjaga argumen atau diskusi fokus pada topik.

6. Try to minimize emotion when talking about important, big decisions
Berbicara hal yang penting atau serius bukanlah hal yang mudah. Hal perlu kita lakukan adalah mengontrol emosi ketika sedang dalam pembicaraan yang serius.

7. Be ready to cede an argument
Terkadang kita ingin argumen yang kita sampaikan diterima dan ingin selalu merasa benar. Kita tidak bisa memaksakan kehendak dan merasa selalu benar, karena terkadang kita membuat kesalahan dan kita butuh mendengarkan pendapat orang lain untuk mengoreksi diri.

8. Humor and playfulness usually help
Kita tiddak perlu menjadi orang yang humoris dan sangat ceria dalam perbincangan sehari-hari. Kita hanya perlu menggunakan selera humor kita dan mencoba memasukkan nya kedalam perbincangan dengan lawan bicara kita. Keceriaan mengingatkan kita, walaupun kita sudah dewasa kita memiliki hak untuk menikmati kebahagiaan dan beristirahat sejenak dari keseriusan pekerjaan.

9. Communicating is more than just talking
Untuk berkomunikasi dengan baik dan lebih efektif dalahm hubungan, kita tidak harus berbicara. Sekarang ini banyak sarana untuk berkomunikasi dalam berbagai cara. Sarana komunikasi tersebut menjadikan kita tetap saling berhungan setiap hari bahkan setiap detik.

3 Likes

Salah jika menganggap semua orang memiliki gaya berbicara yang sama dan dengan cara yang sama. Sebagian orang memiliki gaya yang berbeda ada beberapa mungkin menganggap pembicaraan tidak usah formal ataupun santai ada juga bahkan orang lebih suka berbicara dengan tatanan yang baik dan sopan.

Berikut cara berkomunikasi yang benar dikutip dari mbojosouvenir.net

  1. Hargai siapa yang berkomunikasi, ilmu atau ide itu bisa datang dari mana saja. Bahkan pembelajaran hidup bisa datang dari orang yang kita tidak duga. Maka hargai seseorang ketika berbicara dengan kondisi profesi apapun.

  2. Perhatikan intonasi dan gaya bahasa, ada kalanya kita harus mengatur intonasi atau nada dalam pembicaraan seperti halnya penekanan suatu kalimat untuk memperjelas apa yang kita bicarakan. Sehingga lawan bicara dapat memahami apa yang kita maksud.

  3. Paham apa yang di bicarakan. Sebagian orang tidak paham dengan yang di bicarakan orang dan hanya berkata “iya, he’em”. Padahal ketika berbicara seseorang mengharapa kata balik atau balasan yang menjadi kelanjutan dalam berkomunikasi

  4. Pelajari ketika tanda-tanda penutup, ketika seseorang sudah mulai menutup pembicaraan tanda bahwa dia sedang atau urusan atau terburu – buru. Mungkin sebagai contoh ketika dia melihat jam tangan.

  5. Bumbuhi dengan kalimat lucu. Pencairan suasana sangat di perlukan agar tidak menimbulkan ketegangan. Acap kali komunikasi terhenti ketika hal yang di bicarakan terasa garing atau tidak menimbulkan timbal balik

1 Like

Kemampuan untuk berkomunikasi secara efektif sangat penting dalam hubungan, pendidikan, dan pekerjaan. Inilah beberapa langkah dan tips untuk membantu Anda mengembangkan kemampuan komunikasi yang baik.

Memahami Dasar-dasar Kemampuan Komunikasi


1. Mengetahui apa yang dimaksud dengan komunikasi. Komunikasi adalah proses mengirimkan sinyal/pesan antara pengirim dan penerima melalui berbagai macam metode (tulisan, isyarat nonverbal, dan lisan). Komunikasi juga merupakan mekanisme yang kita gunakan untuk membangun dan memodifikasi hubungan.

2. Milikilah keberanian untuk mengatakan apa yang dipikirkan. Milikilah rasa percaya diri bahwa Anda dapat memberikan kontribusi yang berharga dalam percakapan. Luangkan waktu setiap hari untuk mengenali pendapat dan perasaan Anda sehingga Anda dapat menyampaikan pada orang lain. Orang yang ragu untuk berbicara karena merasa pendapatnya tidak berharga tidak perlu takut. Apa yang penting atau berharga untuk seseorang mungkin tidak berlaku bagi orang lain dan mungkin lebih berharga bagi orang yang satunya lagi.

3. Berlatihlah. Mengembangkan kemampuan komunikasi yang baik dimulai dengan interaksi yang sederhana. Kemampuan komunikasi bisa dilatih setiap hari baik baik untuk interaksi sosial hingga profesional. Kemampuan baru membutuhkan waktu untuk ditingkatkan. Namun, setiap kali Anda menggunakan kemampuan komunikasi, maka Anda akan membuka diri terhadap berbagai kesempatan dan hubungan di masa depan.

Libatkan Lawan Bicara


1. Lakukan kontak mata. Apapun posisi Anda, entah itu sebagai pembicara atau pendengar, memandang mata orang lain yang Anda ajak bicara akan membuat interaksi menjadi lebih berhasil. Kontak mata menunjukkan ketertarikan dan membuat lawan bicara menjadi tertarik juga untuk berinteraksi dengan Anda.

Salah satu teknik untuk membantu hal ini adalah memandang salah satu mata pendengar lalu berpindah ke mata lain. Memandang berpindah-pindah dari satu mata ke mata lain akan membuat Anda terlihat berbinar-binar. Cara lain adalah dengan membayangkan huruf “T” pada wajah si pendengar, dengan garis horisontal sepanjang alis dan garis vertikal sampai tengah hidung. Pusatkan mata untuk terus memandang zona “T” tersebut.

2. Gunakan gestur. Gestur ini meliputi tangan dan wajah Anda. Buatlah agar seluruh tubuh Anda bicara.Gunakan gestur yang lebih kecil untuk perorangan dan kelompok kecil. Gestur yang lebih besar digunakan saat menghadapi kelompok lawan bicara yang lebih besar.

3. Jangan mengirimkan pesan yang campur aduk. Selaraskan antara kata-kata, gestur, ekspresi wajah, dan nada suara. Menghukum seseorang sambil tersenyum akan mengirimkan pesan yang campur aduk dan tindakan ini tidak efektif. Jika Anda mengirimkan pesan yang negatif, selaraskan kata-kata, ekspresi wajah, dan nada suara dengan pesan tersebut.

4. Hati-hati dengan apa yang dikatakan oleh tubuh. Bahasa tubuh dapat lebih berbicara banyak daripada kata-kata yang keluar dari mulut. Sikap yang terbuka dengan posisi lengan yang santai mengisyaratkan bahwa Anda mudah didekati dan terbuka untuk mendengarkan apa yang ingin dikatakan orang lain.

  • Sebaliknya, lengan yang terlipat dan bahu yang membungkuk menunjukkan ketidaktertarikan pada percakapan atau tidak bersedia untuk berkomunikasi. Komunikasi seringkali bisa dihentikan dengan bahasa tubuh sebelum dimulai yang menandakan Anda tidak ingin berbicara.

  • Postur yang tepat dan sikap yang mudah didekati dapat membuat percakapan yang kaku sekalipun mengalir dengan lancar.

5. Tunjukkan sikap dan kepercayaan yang konstruktif. Sikap yang Anda tunjukkan saat berkomunikasi akan memberikan pengaruh yang besar pada cara Anda mengatur diri dan berinteraksi dengan orang lain. Bersikaplah jujur, sabar, optimis, tulus, menghargai, dan menerima orang lain. Bersikaplah sensitif terhadap perasaan orang lain dan percaya pada kemampuan orang lain.

5. Kembangkan kemampuan mendengar yang efektif. Seseorang tak hanya dituntut untuk mampu berbicara secara efektif, namun juga harus mendengarkan orang lain dan terlibat dalam pembicaraan yang sedang dibicarakan oleh orang lain. Hindari sikap hanya mendengarkan akhir kalimatnya saja sehingga Anda ikut berbicara pada saat yang bersamaan dengan orang lain yang sedang berbicara.

Gunakan kata-kata Anda


1. Utarakan kata-kata Anda. Berbicaralah dengan jelas dan jangan menggumam. Jika orang selalu meminta Anda mengulang kata-kata, cobalah untuk melatih diri mengucapkan kata-kata dengan jelas.

2. Ucapkan kata-kata dengan jelas. Orang akan menilai kompetensi Anda lewat kosakata yang diucapkan. Jika Anda tidak yakin untuk mengucapkan suatu kata, jangan gunakan kata itu.

3. Gunakan kata-kata yang tepat. Jika Anda tidak yakin dengan arti sebuah kata, jangan gunakan. Bukalah kamus dan mulailah belajar satu kata baru setiap hari. Gunakan sesekali kata baru itu dalam percakapan sepanjang hari.

4. Perlambatlah cara bicara Anda. Orang akan mengetahui Anda sedang cemas dan tidak percaya diri jika Anda berbicara dengan cepat. Namun hati-hati, jangan memperlambat cara bicara pada titik di mana orang mulai menyelesaikan kalimat Anda hanya untuk membantu Anda selesai berbicara.

Gunakan Suara Anda


1. Kembangkan suara Anda. Suara yang tinggi atau melengking tidak dianggap sebagai sebuah kewibawaan. Nyatanya, suara yang tinggi dan lembut akan membuat Anda seperti mangsa bagi rekan kerja yang agresif atau membuat orang lain tidak menganggap Anda secara serius. Mulailah untuk berlatih menurunkan nada suara. Cobalah untuk menyanyikan lagu-lagu favorit Anda, namun dengan oktaf yang lebih rendah. Berlatihlah dan setelah beberapa lama, nada suara Anda akan mulai merendah.

2. Hidupkan suara Anda. Hindari suara yang monoton dan gunakan suara yang dinamis. Nada suara harus naik dan turun secara periodik. Penyiar radio adalah contoh yang bagus untuk urusan ini.

3. Gunakan volume suara yang sesuai. Gunakan volume suara yang sesuai dengan situasi. Bicaralah dengan suara lebih lembut jika Anda seorang diri dan akrab dengan lawan bicara. Bicaralah dengan suara yang lebih besar ketika berhadapan dengan jumlah lawan bicara yang lebih besar atau berada di ruang yang lebih besar.

Tips

  • Pastikan Anda menggunakan tata bahasa yang tepat.
  • Milikilah rasa percaya diri saat berbicara, tak perlu risau dengan pendapat orang lain.
  • Gunakan volume suara yang sesuai dengan situasi percakapan.
  • Jangan memotong pembicaraan orang lain atau ikut berbicara saat orang lain bicara. Tindakan itu akan merusak * * * * * suasana percakapan. Pemilihan waktu adalah sesuatu yang penting.
  • Pembicara yang baik adalah pendengar yang baik.
  • Reaksi dari lawan bicara dapat memastikan Anda mengerti apa yang sedang dibicarakan.
  • Cobalah untuk berbicara dengan fasih dan pastikan orang lain bisa mendengar Anda ketika berbicara.
  • Jangan terlalu memuji diri sendiri di depan lawan bicara.

Sumber

4 Likes

Salah satu cara manusia berinteraksi adalah berkomunikasi secara verbal. Untuk dapat berkomunikasi dengan baik maka terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan. Menurut sebuah artikel berikut cara berkomunikasi dengan baik dan benar :

Gunakan kalimat pembuka
Selalu gunakan kalimat pembuka ketika anda ingin memulai pembicaraan. Kalimat pembuka seperti kalimat sapaan selamat pagi, selamat siang bisa anda gunakan untuk memulai percakapan, atau jika anda seorang muslim maka kalimat sapaan salam akan memberikan kesan yang sangat baik untuk anda.

Melakukan Kontak Mata
Salah satu bentuk penghormatan bahwa kita memperhatikan apa yang dibicarakan oleh lawan jenis kita yaitu dengan menatap mata lawan jenis ketika sedang berbicara. Hal ini akan membuat lawan bicara merasa di hargai dan akan membuatnya memperhatikan apa yang kita bicarakan juga.

Menggunakan kalimat sopan
Perlakuan sopan bisa ditunjukkan dengan menggunakan bahasa yang sopan dan pantas ketika tengah berbicara dengan lawan bicara. Semua orang pasti ingin diperlakukan sopan, bahkan preman sekalipun ingin di perlakukan sopan. Menyusun kalimat yang terdiri dari kata – kata sopan akan sangat membantu anda menarik perhatian lawan bicara anda.

Ciptakan situasi yang santai
Usahakan untuk selalu menciptakan suasana yang santai, misalnya dengan menambahkan sedikit gurauan.

Hilangkan perasaan gugup
Berbicara dengan perasaan grogi adalah hal yang wajar apalagi ketika anda berhadapan dengan klien besar atau berbicara dengan pejabat tinggi. Namun usahakan untuk menghilangkan perasaan gugup tersebut sebelum anda bertemu dengan lawan bicara anda.

Usahakan menggunakan bahasa yang mudah dipahami
Aturan fleksibel sangat berlaku ketika anda hendak melakukan percakapan dengan lawan bicara anda. Anda harus menyesuaikan bahasa yang paling sesuai dengan latar belakang lawan bicara anda agar lawan bicara anda mengerti apa yang anda ingin sampaikan.

Menggunakan intonasi yang jelas
Anda tentunya akan merasa sangat jengkel ketika anda mendengar lawan bicara anda tidak jelas dalam menyampaikan isi dari pembicaraan, oleh karena itu jangan biarkan lawan bicara anda merasakan hal yang sama. Gunakan intonasi yang baik agar maksud yang anda ingin sampaikan dapat tersalurkan dengan baik.

Jangan gunakan nada tinggi
Menggunakan nada tinggi dalam sebuah pembicaraan bisa diartikan anda sedang mencari masalah dengan lawan bicara anda. Gunakan nada yang santai, agar suasana lebih kondusif dan tidak menegangkan.

Jangan memotong pembicaraan
Memotong pembicaraan lawan bicara adalah hal yang harus anda hindari. Selain tidak sopan, hal tersebut juga akan membuat lawan bicara anda merasa jengkel dan kesal. Jika anda ingin menjawab apa yang ia sampaikan maka sebaiknya anda menunggu sampai beliau selesai dan barulah anda menyampaikan apa yang ingin anda sampaikan.

Berikan salam penutup
Tips yang terakhir adalah salam penutup. Ucapan terima kasih atau kalimat sapaan yang lain akan sangat membantu anda untuk memberkan kesan bahwa pembicaraan tadi adalah pembicaraan yang menyenangkan.

3 Likes

Komunikasi adalah kunci untuk hidup positif dan sangat penting untuk kita berkomunikasi/berinteraksi dengan baik dan seefektif mungkin terhadap orang lain. DIbawah ini adalah tips-tips agar dapat berkomunikasi dengan efektif :

  1. Memberi jeda sebelum menanggpai perkataan orang lain. Yang dimaksudkan disini kita tidak usah terlalu terburu-buru untuk menanggapai perkataan seseorang. Kita harus mencerna terlebih dahulu dan benar-benar memahami apa yang orang lain katakan dan merumuskan pikiran dengan baik apa yang akan kita sampaikan kemudian baru kita menanggapinya.

  2. Dapat diperacaya dan jujur. Jika kita terbuka dan jujur, kita akan memiliki waktu yang jauh lebih mudah berkomunikasi dengan orang lain dan orang lain akan banyak lebih bersedia untuk berkomunikasi dengan kita.

  3. Jangan terburu-buru saat berkomunikasi. Ini kembali ke no 1. Ketika kita bergegas dan mencoba untuk berkomunikasi dengan cepat saat itulah hal-hal yang kita katakan bisa jadi salah. Seringkali ketika kita sedang terburu-buru, kita melupakan hal-hal atau salah menempatkan suatu hal.

  4. Memperkenalkan ide-ide yang kita miliki kepada orang lain. Kita sering memiliki satu set gambar (ide) dalam pikiran kita dan ide ini tidak selalu mudah disampaikan kepada orang lain. Jika kita benar-benar ingin ide-ide kita didengar, kita harus memperkenalkan ide kita dengan baik dan sedikit meluangkan waktu, agar dapat berkomunikasi dengan efektif.

  5. Menikmati moment. Bila kita mencurahkan perhatian penuh kepada orang yang berkomunikasi dengan kita, itu akan memiliki hasil yang lebih baik.

  6. Memperhatikan isyarat non-verbal. Terkadang orang yang berkomunikasi dengan kita tidak menyampaikannya secara langsung, terkadang hanya melalui isyarat non verbal, jika kita mencoba memahami isyarat tersebut itu akan berdampak baik untuk komunikasi kita dengan orang lain.

  7. Mencoba memahami. Terlalu sering kita tidak benar-benar mencoba untuk memahami apa yang dikatakan orang lain melainkan mencoba untuk menemukan cara untuk melompat dari poin mereka untuk kita sendiri. Cobalah memahami dengan baik apa yang dikatakan orang lain sehingga kita dapat menjawabnya dengan baik sesuai dengan apa yang orang lain katakan sebelumnya.

  8. Bersabar dan berpikiran terbuka. Komunikasi terkadang bisa jadi sulit , yang mengapa begitu sangat penting untuk menjadi sabar dan berpikiran terbuka dalam interaksi kita dengan orang lain. Mengakui bahwa kita mungkin tidak selalu berkomunikasi secara efektif seperti yang kita inginkan dan ingat untuk juga bersabar dengan diri sendiri. Tidak peduli apa situasinya, ada cara untuk berkomunikasi terkadang itu hanya membutuhkan waktu. Bersabar dan menjaga pikiran kita terbuka untuk cara-cara baru berbagi dan memahami.

referensi : http://www.positivelypresent.com/2010/08/10-ways-to-communicate-effectively.html

4 Likes

Bahasa tubuh dan cara anda berinteraksi dengan orang lain ternyata sangat penting dalam hal berkomunikasi. Seseorang yang terlihat percaya diri akan lebih mudah menyampaikan tujuan dan mendapatkan apa yang ia inginkan. Bagaimana perilaku anda dalam berkomunikasi mencerminkan ketertarikan dan keseriusan anda dalam sebuah percakapan. Faktanya, bagaimana anda berinteraksi kadang lebih penting dari kata-kata yang akan anda sampaikan.

Kepercayaan diri dalam berkomunikasi membuat diri anda merasa lebih baik, serta membuat orang lain juga tertarik dengan apa yang kita bicarakan. Hal itu akan membuat banyak orang senang mendengarkan anda berbicara. Uniknya, jika anda merasa kurang percaya diri saat berkomunikasi dengan orang lain, anda dapat bertindak seolah-olah anda memang memiliki rasa percaya diri yang baik.

  1. Berbicaralah dengan intonasi yang stabil dan jelas, tentunya hal ini memerlukan latihan secara berkala. Usahakan untuk tidak berbisik atau mengeluarkan suara terlalu lantang ketika berbicara dengan orang lain.

  2. Tatap mata lawan bicara anda, hal ini sangat memberikan dampak yang luar biasa dalam berkomunikasi. Jika anda tidak bisa menatap mata lawan bicara anda terlalu lama, tatap matanya ketika anda sedang melakukan penekanan dalam beberapa hal yang dianggap penting. Jangan terlalu sering menatap lantai atau mengalihkan pandangan terlalu lama. Hal itu menunjukan bahwa anda tidak tertarik dengan obrolan tersebut.

  3. Dengarkan lawan bicara anda, hal ini membuat anda bisa mendapatkan pandangan baru tentang suatu hal.

  4. Jangan menyerang atau memberikan ancaman, jangan terlalu agresif. Orang yang mampu berkomunikasi dengan baik biasanya mampu menerima perbedaan pendapat dan berkompromi dengan lawan bicaranya.

  5. Berbicaralah dari hati, munculkan rasa kepastian dan kesungguhan anda saat berkomunikasi dengan orang lain.

  6. Coba cari kesepakan yang saling menguntungkan, ketika anda berdiskusi tentang sesuatu, carilah solusi yang menguntungkan kedua belah pihak.

  7. Gunakan humor-humor, Ketika sesuaitu sangat penting untuk didiskusikan, terkadang pembicaraan berlangsung dengan alot. Gunakan sedikit humor-humor yang bisa mencairkan suasana.

  8. Mengungkapkan rasa terimakasih, hal ini merupakan cara paling efektif dalam mempererat hubungan. Jangan terlalu menyombongkan diri, sering-seringlah berterimakasih.

  9. Meminta maaf ketika salah.

  10. Mengakui orang lain, berikanlah pujian dan pahamilah kesulitan orang lain.

Sumber : Communicate With Confidence : 10 Quick How-To Tips

“I certainly have not the talent which some people possess," said Darcy, "of conversing easily with those I have never seen before. I cannot catch their tone of conversation, or appear interested in their concerns, as I often see done.” Jane Austen, Pride and Prejudice

Berinteraksi dengan baik akan membuat kita mampu menyampaikan pesan secara efektif dan efisien kepada lawan bicara kita. Selain itu dengan interaksi yang baik maka dengan mudah kita memahami materi yang orang lain bicarakan kepada kita. Dengan interaksi yang baik juga maka dapat membangun hubungan yang baik dengan kita sehingga komunikasi berjalan dengan lancer tanpa canggung atau merasa aneh. Berikut merupakan beberapa tips untuk berinteraksi dengan baik :

1. Watch your body language
Tunjukan kepada lawan bicaramu bahwa kita adalah lawan bicara yang baik dengan menunjukan bahasa tubuh yang baik juga. Dengan bahasa tubuh yang baik maka lawan interkasi kita akan merasa nyaman berbicara dengan kita.

2. Get Rid of Unnecessary Conversation Fillers
Tampil lah secara percaya diri dengan melakukan konversasi yang baik tanpa adanya Conversation Fillers seperti ‘ummms’. Berbicara lah secara santai dengan terkadang berhenti sebentar sebelum mengatakan sesuatu. Hal ini bisa menunjukan kepercayaan diri yang baik dan mampu membuat nyaman lawan bicara kita.

3. Have a Script for Small Talk and Other Occasions
Berbicara ringan adalah seni dimana tidak semua orang bisa melakukannya. Meskipun begitu, berbicara ringan sangat lah pentin untuk dilakukan,bagaimana tidak melalui basa-basi kita mampu menemukan beberpa kesamaan dengan orang lain dan membuatnya merasa nyaman.

4. Tell a story
Cerita memilik kekuatan. Secara umum ketika kita bercerita tentang suatu hal maka orang lain akan membuat sebuah perhatian penuh kepada apa yang kita bicarakan. Hal tersebut akan meningakatkan interaksi kita kepada lawan bicara dihadapan kita.

5. Ask Question and Repeat the Other Person
Pada kenyataanya sering kita temui bahwa lawan berbicara kita tertidur atau bahkan salah dengar tentang apa yang kita bicarakan. Maka bertanyalah tentang sesuatu untuk mengembalikan perhatian mereka terhadap apa yang kamu bicarakan.

6. Put Away The Distraction
Sangat lah tidak baik ketika kita sedang melakukan sesuatu ketika kita berbicara dengan lawan bicara kita. Hindari hal tersebut seperti berbicara sedangkan dirimu sedagn menggunakan mobile phone.

7. Tailor Your Communication to Your Audience
Sesuaikan gaya bicaramu dengan siapa kita berinteraksi. Tidak hanya gaya bicara tetapi juga topik dan level pembicaraan yang harus sesuai dengan lawan interaksi kita. Hal ini agar interaksi yang terjalin dapat dimengerti antara satu dengan lainya.

8. Up Your Empathy
Interkasi merupakan 2 jalur komunikasi. Maka dari itu terkadang kita perlu mengerti sudut pandang orang lain saat berinteraksi dengan kita. Sudut pandang inilah yang memudahkan kita untuk memahami dan berempati terhadap apa yang orang lain bicarakan dengan kita.

9. Listen, Really Listen
Mendengarkan jauh lebih penting dibanding kita terus berbicara terhadap lawan bicara kita. Dengan mendengarkan kita dapat mengerti apa saja yang mereka katakan dengan baik.

Sumber : http://lifehacker.com/top-10-ways-to-improve-your-communication-skills-1590488550

1 Like

Cara berkomunikasi atau berinteraksi dengan orang lain merupakan kemampuan penting yang harus dimiliki. Dengan berbicara dengan jelas , kepercayaan diri dalam berbicara sehingga memberikan bahasa tubuh yang mendukung pembicaraan dan kemudian sikap tenang yang ditampilkan membuat lawan bicara dengan sendiri menghormati dan terbangun sebuah hubungan dengan lawan bicara. Berikut adalah 7 tips cara berkomunikasi atau berinteraksi dengan baik :

1.Think before you speak
Mengatur terlebih dahulu hal apa yang akan anda bicarakan. Hal ini dapat membantu dalam berbicara dengan menghilangkan kesan jeda yang sering terjadi ketika berbicara kemudian membantu dalam menyampaikan hal yang ingin dibicarakan dengan ringkas

2. Be Clear and Concise
Berbicara dengan jelas dan ringkas merupakan cara yang efektif untuk mengungkapkan pendapat. Sehingga orang lain dapat memahami apa yang dibicarakan dengan mudah dan tidak merasa binggung apabila menggunakan kalimat yang berbelit - belit

3. Speak with confidence
Kepercayaan diri dalam berbicara dapat menarik perhatian lawan berbicara karena dengan pemilihan kata , nada suara dan bahasa tubuh yang dimunculkan ketika berbicara menarik perhatian dari lawan bicara.

4. Vary your vocal tone
Penggunaan variasi nada suara dalam berbicara itu penting dilakukan. dengan variasi nada membuat lawan bicara dapat membedakan poin - poin mana saja kah yang menjadi poin penting dari yang dibicarakan dan juga dengan variasi nada berbicara berguna menghilangkan kesan membosankan karena penggunaan nada yang mononton.

5. Be a good listener
Untuk menjadi sebuah interaksi yang baik bukan hanya dalam berbicara akan tetapi harus juga bisa menjadi pendengar yang baik bagi orang lain . Sehingga orang lain merasa dihargai keberadaanya dan apa yang telah dia ungkapkan , dan hal itu dapat meningkatkan kualitas interaksi yang terjadi

6. Be aware of your non - verbal communication cues
Penggunaan bahasa yang baik dapat membantu lawan bicara dalam menafsirkan apa yang anda bicarakan . Dengan begitu bisa membantu mengurangi kesalah pahaman yang mungkin saja terjadi. Dengan memperhatikan gerakan tubuh dan ekspresi wajah yang ditampilkan.

7. Think about the perspective of your audience
Menghargai pemikiran orang lain juga harus diperhatikan karena tidak semua lawan bicara anda memilki pengetahuan yang sama seperti anda . maka dari itu coba berfikir bagaimana orang lain bisa mengerti dengan apa yang hendak anda coba komuikasikan.

SUMBER

Berinteraksi dengan orang lain itu hal yang sangat penting dalam sebuah kehidupan. Cara cara berinteraksi dengan orang lain adalah sebagai berikut :

  1. Who
    Pertama kali kita harus mengetahui siapa yang kita ajak bicara.

  2. What
    Setelah kita mengetahui siapa yang kita ajak bicara, kita harus mempersiapkan, apa yang harus dibicarakan dan dibahas agar saling nyaman dan nyambung

  3. When
    Setelah semua sudah diketahui ingin berbicara dengan siapa, dan apa yang dibahas, maka bisa dijadwalkan kapan bertemunya untuk berinteraksi. Sehingga dalam berinteraksi dapat dilakukan dengan situasi dan kondisi yang nyaman.

Menurut Latif Hendra S.Kom bahwa suatu komunikasi itu dibangun dari sebuah kenyamanan. Kenyamanan dibangun dengan cara mengetahui siapa yang diajak berinteraksi. Karena setiap orang selalu berbeda dan tidak bisa disamakan semuanya

Interaksi adalah salah satu hal yang akan selalu ada selama kehidupan. Tanpa adanya interaksi, dunia akan terasa hampa. Sebagai seorang manusia, berinteraksi dengan orang lain baik yang baru saja dikenal ataupun yang sudah lama dikenal yang baik sangatlah mempengaruhi hubungan sesama. Berinteraksi dengan orang lain, menjadi pendengar yang baik dan tidak asal dalam berkata adalah satu hal yang dapat berdampak positif bagi kehidupan.

Berikut beberapa aturan dasar berinteraksi dengan baik

  1. Jangan Menyambi
    Maksud dari jangan menyambi tidak hanya meletakkan gadget yang sedang dimainkan atau tidak memikirkan hal lain. Kita harus adam harus berada pada momen tersebut. Jangan memikirkan hal yang tidak sedang dalam topik pembicaraan. Jika kurang nyaman dengan percakapan, silahkan tinggalkan jangan setengah-setengah sehingga orang lain tidak merasa diri kita tidak bisa diajak untuk fokus

  2. Jangan Menggurui
    Jika ingin menyampaikan pendapat, berilah ruang bagi yang berbicara untuk menyampaikan pendapatnya juga

  3. Gunakan Pertanyaan terbuka
    Saat berinteraksi dengan orang lain, gunakan lah pertanyaan-pertanyaan yang terbuka seperti “Bagaimana kesannya?” “Lalu, apa yang anda rasakan?” Sehingga orang lain dapat merasakan bahwa anda sangat peduli dengan apa yang diceritakan. Dan dengan demikian, kita akan mendapatkan jawaban yang menarik pula sehingga interaksi dapat berjalan dengan baik

  4. Ikuti alur percakapan
    Tidak perlu mengarahkan pembicaraan ke topik lain, jika melakukan hal tersebut akan terbaca seperti tidak dapat menjadi pendengar yang baik

  5. Berkata Jujur
    Jika kita tidak tahu, katakanlah tidak tahu. Jangan menjawab seakan mengetahui nya, hal ini nantinya akan membuat orang lain kurang percaya dengan kita

  6. Berpikir sebelum berkata
    Hal ini adalah yang paling penting. Berpikirlah terlebih dahulu apa yang akan dibicarakan. Karena, kata apapun yang dikeluarkan tanpa berpikir terlebih dahulu bagaimana dampaknya akan membuat interaksi berjalan dengan tidak baik karena sifat manusia berbeda-beda. Ada yang dapat menerima kekurangan kita saat berbicara yang tidak semestinya, ada pula yang mudah tersinggung dengan apa yang kita katakan

Berkomunikasi erat kaitannya dengan interaksi, yang artinya ialah jika kita melakukan sebuah komunikasi dengan orang lain melalui media atau dengan cara apapun itu berarti secara tidak langsung kita sudah melakukan sebuah interaksi. Komunikasi adalah salah satu keterampilan hidup yang paling penting yang dapat kita pelajari, kita tidak perlu bersusah payah untuk mempelajari ilmu berkomunikasi. Berikut beberapa tips untuk kita dapat berinteraksi atau berkomunikasi dengan baik.

1. Perhatikan bahasa tubuh anda

ketika anda berinteraksi dengan seseorang, usahakan anda fokus terhadap percakapan atau pembahasan yang sedang anda lakukan. Jangan lakukan kegiatan lain yang membuat lawan interaksi anda merasa tidak dihargai atau lain sebagainya. Sebagai contoh ketika anda sedang berkomunikasi dengan orang lain tetapi anda lakukan dengan bermain handphone anda yang mengakibatkan anda tidak terfokus kepada percakapan tersebut dan lawan bicara anda akan merasa tidak dihargai ketika berbicara/berinteraksi dengan anda.

2. Buatlah template percakapan kecil

ketika anda sedang berusaha untuk berinteraksi terhadap seseorang atau berkomunikasi dengan seseorang tetapi anda bingung untuk memulai atau menyambung sebuah percakapan alangkah baiknya anda membuat template percakapan kecil yang harus anda ingat. Sebagai contoh :

“sedang sibuk apa sekarang?”
"bagaimana kabarmu hari ini?"
etc.

Template percakapan seperti ini akan membuat orang lain akan lebih merasa dihargai ketika berinteraksi dengan anda.

3. Tunjukkan rasa empati anda ketika berinteraksi

Komunikasi adalah jalan dua arah. Jika Anda berlatih mengambil sudut pandang yang berlawanan, Anda dapat mengurangi kesulitan dan kecemasan yang kadang-kadang timbul ketika mencoba untuk benar-benar berkomunikasi dengan orang lain. (Misalnya, mengerti terhadap perkataan lawan bicaramu ketika dia mengatakan dia terlalu lelah untuk berbicara dan memberikan solusi kecil) mulai lah untuk memunculkan rasa empati anda dengan cara menawarkan sebuah bantuan atau solusi - solusi sederhana yang dapat anda lakukan.

4. Menjadi pendengar yang baik

Ketika kita berinteraksi janganlah menjadi sosok yang terlalu dominan, berusaha lah untuk menjadi sosok pendengar. Jangan memotong pembicaraan orang lain yang sedang menyampaikan pendapatnya, tunggu hingga lawan bicara selesai berbicara baru lah kita mulai untuk menanggapi apa yang lawan bicara anda sampaikan. Jangan berperilaku egois!

5. Perhatikan lawan bicara anda

Ketika kita berinteraksi dengan baik, itu tandanya kita harus bisa menyesuaikan gaya bicara kita dengan lawan bicara kita. Ketika kita berinteraksi dengan orang yang umurnya lebih tua kita harus memiliki gaya interaksi yang sopan. Ketika kita berinteraksi dengan orang yang seumur kita harus memiliki gaya interaksi yang mungkin lebih asik atau tidak terlalu formal. Ketika kita berinteraksi dengan orang yang umurnya lebih muda kita harus memiliki gaya interaksi yang mendidik.

(Sumber :How can you improve your communication skills?)

Kemampuan berkomunikasi sangatlah penting di semua bidang. Banyak perusahaan yang akan membutuhkan karyawan dengan kemampuan komunikasi yang bagus karena dapat mempengaruhi sekitarnya sehingga dapat membangun hubungan kerja yang baik.

Komunikasi adalah proses dua arah , jadi skill komunikasi dapat mempengaruhi dua belah pihak.Ada beberapa hal yang dapat membantu meningkatkan kemampuan berkomunikasi kita,

Learn to Listen

Listen (mendengarkan) disini tidak hanya mendengarkan secara verbal tapi juga pesan non-verbal seperti gerak tubuh. Gunakan teknik klarifikasi agar dapat menghindari kebingungan informasi. Jangan berfikiran untuk menyela pembicaraan, menjadi pendegar yang baik akan memberikan kesan positif pada orang lain.

Be Aware of Other People’s Emotions
Memperhatikan emosi lawan bicara juga sangat penting, karena kita tidak mungkin terlihat bahagia saat lawan bicara kita sedang ada masalah. Anda harus menyadari apa yang terjadi pada lawan bicara, berkomunikasi lah dengan kontak mata lawan bicara sehingga kita terlihat peduli.

Empathise
Saat berkomunikasi jangan menghakimi pendapat orang lain, tidak semua pendapat yang kita dengar itu benar begitu pula dengan pendapat kita. Coba untuk mengendalikan emosi anda, itu dapat membantu merasakan emosi dari orang lain.

Encourage
Memberikan penghargaan atau pujian juga membuat orang lain merasa diterima,dan dihargai dalam berkomunikasi. Jika orang lain merasa dihargai maka mereka juga akan memberikan yang terbaik untuk kita. Cobalah untuk memahami situasi dan Bahasa tubuh untuk komunikasi yang lebih efektif

Sumber : https://www.skillsyouneed.com/ips/improving-communication.html