Bagaimana cara McD membuat sistem masak cepat saji?

McDonald’s adalah salah satu brand makanan yang paling terkenal di muka bumi ini,tapi ternyata McD adalah yang pertama membuat system masak cepat saji.

Bagaimanakah McD membuat sistem masak cepat saji?

McDonald’sadalah nama yang tidak asing lagi di telinga kita. Restoran fast food ini menjual berbagai makanan seperti ayam goreng, burger, es krim, dan sebagainya.

Setelah 11 tahun McDonalds berdiri, Richard dan Maurice McDonald ingin membuat restorannya mejadi lebih baik. Mereka ingin membuat makanan lebih cepat dan lebih murah. Mereka menutup restorannya sementara dan merombak dapur. Dapur baru ini didesain tidak untuk bekerja seprti restoran pada umumnya, mereka mendesain dapur ini seperti pabrik perakitan mobil. Sistem yang mirip dengan yang ada di pabrik perakitan mobil ini dinamakan Speedee Service System.

Sebelum McDonald bersaudara menciptakan sistem produksi fast food, beberapa restoran sudah bisa membuat makanan dengan cepat. Restoran-restoran tersebut mempekerjakan short-order cooks atau juru masak yang hanya menyiapkan makanan cepat saji. Namun, juru masak seperti ini perlu latihan yang cukup panjang dan tidak mudah dicari. Tetapi, Speedee Service System berbeda. Sistem ini tidak menggunakan juru masak yang terampil. Sistem ini menggunakan juru masak biasa dalam jumlah banyak. Setiap juru masak biasa ini ditugaskan melakukan instruksi kecil dalam keseluruhan pembuatan makanan.

Tak hanya dari sisi sumber daya manusia, McDonald’s membuat restorannya lebih efisien dengan menggunakan peralatan yang lebih spesifik seperti:

  • Pemanggang besar yang dapat digunakan satu orang untuk memasak banyak daging burger sekaligus
  • Tempat saus dan topping untuk menambahkan bahan pelengkap pada makanan
  • Penggorengan yang dapat digunakan satu orang untuk menggoreng kentang
  • Mesin soda dan milkshake untuk membuat minuman dan makanan pencuci mulut
  • Kasir untuk memesan makanan dan mengambil makanan

Tidak seperti restoran pada umumnya yang memiliki banyak menu dan berusaha menyajikan makanan secepat mugkin, McDonald’s hanya memiliki sedikit menu tetapi dapat menyajikan makanan dalam jumlah banyak dan waktu singkat. Seiring berjalannya waktu, Speedee Service System ini mulai digunakan sebagai dasar restoran fast food lainnya. Walaupun berbagai restoran fast food menyediakan menu makanan yang berbeda, mereka memiliki kesamaan yaitu:

  • Setiap kali kita masuk ke restoran fast food, kita langsung memesan dan mengambil makanan di kasir
  • Untuk drive through, pemesanan dilakukan dengan mesin atau melewati jendela. Pengambilan makanan juga diberikan melalui jendela oleh staff.
  • Makanan yang dipesan biasanya dibungkus secara terpisah lalu dimasukkan ke dalam kantong atau diletakkan di atas tray.
  • Sebagian besar makanan dapat dimakan tanpa menggunakan sendok atau garpu
  • Harga makanan relatif murah
  • Setiap cabang restoran memiliki karakter yang identik
  • Setiap restoran dari perusahaan yang sama biasanya memiliki menu yang sama

Sumber: http://science.howstuffworks.com/innovation/edible-innovations/fast-food.htm

image

McDonald’s merupakan waralaba rumah makan cepat saji yang terbesar di dunia. Di Indonesia McDonalds pertama kali di buka pada tahun 1991 di Jakarta. Hingga saat ini, kepopuleran salah satu restoran cepat saji ini tetap eksis. Hidangan yang menjadi ciri utama McDonalds adalah hamburger .Selain itu, mereka juga menyediakan berbagai minuman ringan dan juga kentang goreng, serta hidangan lokal yang disesuaikan.Tidak seperti Restoran Mcdonald’s lainnya di dunia, di Indonesia pihak McDonalds sendiri menyajikan nasi sebagai makanan berat.

Pertama didirikan pada 1940-an oleh Dick dan Mac McDonald bersaudara di San Bernadino, California. Mereka menegenalkan “Speedee Service System” . Speed Service System adalah aplikasi produksi otomotif perakitan revolusioner yang kemudian mengubah industri jasa makanan.pada tahun 1948, yang kemudian menjadi pinsip dasar restoran siap-saji modern. Maskot awal McDonald’s yang bernama Speede, adalah seorang pria dengan kepala berbentuk hamburger yang menggunakan topi koki. Speede kemudian digantikan oleh Ronald McDonald pada tahun 1963. Karena konflik saudara yang yang berkepanjangan akhirnya saham McDonald dibeli oleh RayKroc serta membuka cabang ke seluruh dunia.

Beberapa masalah yang dihadapi oleh McDonald sebelum menjadi seperti saat ini adalah :

  1. Makanan cepat saji restoran terkadang mengalami kesulitan merekrut staf yang cukup.
  2. permintaan pelanggan naik turun terhadap restoran akhirnya menjadi kadang-kadang overstaffed
    dan di lain waktu kekurangan tenaga.
  3. Makanan yang tidak terpakai menjadi basi dan harus dilempar jauh.

Untuk memberikan solusi terhadap hal tersebut Departemen teknik Mcdonalds memutuskan untuk mengatasi masalah tersebut dengan perangkat persiapan makanan yang bisa dioperasikan oleh robot. Penggunaan robot atau suatu mesin pada peralatan masak McDonalds bertujuan untuk mempermudah pekerjaan menjadi efisien dan praktis. Contoh pemanfaatan mesin untuk mempermudah pekerjaan ialah mesin penggoreng kentang, mesin penggoreng daging burger, mesin es krim, dan masih banyak lagi.

Selain itu, McDonalds saat ini juga telah menyediakan alat pemesan dengan pembayaran otomatis atau yang disebut saja dengan sebuah kios digital. Setelah memesan dan membayar pelanggan dapat mengambil makanannya sendiri di tempat pengambilan yang dilayani oleh karyawan. Penggunaan teknologi semacam ini semakin efisien dan mengurangi tenaga karyawan yang dialihkan fungsinya.

sumber :