Bagaimana cara kerja dari printer laser?

Memang kita semua tak luput dari yang namanya teknologi. Banyak sekali produk dari teknologi itu sendiri. Mulai dari dibidang ekonomi bahkan sampai pembuatan AI. Salah satu produk dari teknologi adalah printer. Siapa yang tidak tahu printer? alat untuk mencetak suatu data yang dicetak pada media tertentu.

Lantas bagaimana cara mengabstraksikan cara kerja dari Printer ?

Banyak orang yang menggunakan printer laser dalam kehidupan sehari-hari mereka, namun kemungkinan besar tidak pernah memikirkan teknologi yang bekerja mengubah bit data digital menjadi gambar dan teks yang dapat dibaca. Jika hanya melihat dari luarnya saja itu seakan-akan mudah prosesnya, padahal dalam pemrosesan sebuah bit data digital menjadi hasil cetakan itu program yang telah di design sedemikian rupa itu mengeksekusi ribuah bahkan jutaan data untuk menampilkan hasil cetakan sesuai dengan yang di perintahkan.

how-laser-printer-works

Berikut cara kerja printer laser mulai dari input data ke printer sampai pencetakan :

  1. Jutaan bit data (karakter) di alirkan ke printer dari komputer.

  2. Sirkuit elektronik di printer (secara efektif) menggambarkan bagaimana cara mencetak data yang diterima sehingga terlihat benar pada halaman nanti.

  3. Sirkuit elektronik mengaktifkan kawat korona. Ini adalah kawat bertegangan tinggi yang memberi muatan listrik statis ke tempat terdekat.

  4. Kawat korona menaiki drum fotoreseptor sehingga kenaikan drum muatan positif menyebar secara merata di permukaannya.

  5. Pada saat yang sama, sirkuit mengaktifkan laser untuk membuatnya menarik gambar halaman ke drum. Sinar laser memantul dari cermin bergerak yang memindainya di atas drum. Sinar laser akan menyentuh drum, yang membuat area muatan positif menghilang dan menciptakan area bermuatan negatif. Secara bertahap gambar keseluruhan halaman terbentuk di drum, dimana halaman harus berwarna putih yang merupakan area dengan muatan positif, dimana halamannya harus berwarna hitam yang merupakan area muatan negatif.

  6. Rol tinta yang menyentuh fotoreseptor drum melapisinya dengan partikel kecil bubuk tinta (toner). Toner telah diberi muatan listrik positif, sehingga menempel pada bagian drum fotoreseptor yang memiliki muatan negatif. Tidak ada tinta yang tertarik ke bagian drum yang memiliki muatan positif. Sehingga gambar tercetak dihalaman.

  7. Sepotong kertas dari tempat kertas di sisi lain printer mengalir ke arah drum. Saat bergerak terus, kertas diberi muatan listrik positif yang kuat dengan kawat korona lain.

  8. Saat kertas bergerak di dekat drum, muatan positifnya menarik partikel toner bermuatan negatif dari drum. Gambar dipindahkan dari drum ke kertas, partikel toner hanya menempel ringan di permukaan kertas.

  9. Kertas tinta melewati dua rol panas (unit pelebur). Panas dan tekanan dari penggulung menyatukan partikel toner secara permanen ke dalam serat kertas.

  10. Hasil cetak muncul dari sisi lain printer. Berkat unit fuser, oleh karena itu kertas cetakan dari printer laser akan terasa hangat saat baru keluar dari printer.

Sumber :man_technologist: :


CARA KERJA PRINTER LASER

  1. Dimulai saat pengguna menekan tombol cetak di komputer, informasi dalam bentuk byte dikirim ke sebuah chip kecil di printer. Otak mini ini mengubah data menjadi gambar dua dimensi yang siap dicetak. Komponen tersebut kemudian diaktifkan sekaligus untuk memulai proses mengubah gambar digital menjadi hard copy.

  2. Sebuah laser ditembakkan sesuai dengan dot-dot yang akan dicetak. Spinning mirror menyebabkan dot-dot menyebar pada drum. Drum berputar pada garis selanjutnya. Drum ini adalah photosensitive, karena sinar laser, drum menjadi terisi muatan listrik dimanapun titik yang akan dicetak.

  3. Sejalan dengan drum yang terus bergerak, bagian terisi muatan dari drum melewati tangki yang berisi serbuk hitam yang dinamakan toner. Toner menempel ke drum pada bagian yang terisi muatan sehingga pola toner pada drum sesuai dengan image yang akan dicetak.

  4. Selembar kertas kemudian dilewatkan drum. Kawat yang terisi muatan listrik melapisi kertas. Ketika kertas kontak dengan drum, toner menempel pada kertas.

  5. Sejalan ketika kertas berputar pada drum, kertas melewati area panas dan tekanan yang dinamakan fusing system/fuser. Fusing system ini berfungsi untuk melelehkan tinta ke kertas. Kemudian kertas keluar dari printer. Di saat yang sama, permukaan drum melewati wire lain yang dinamakan corona wire. Corona wire ini me-reset charge pada drum, dan drum siap untuk halaman selanjutnya

Referensi :


https://www.facebook.com/notes/veneta-system/cara-kerja-printer-laser/82197075841/