Bagaimana cara berpikir ke depan melalui pendekatan Computational Thinking?

Berpikir komputasi

Berpikir komputasi adalah teknik pemecahan masalah yang sangat luas wilayah penerapannya. Tidak mengherankan bahwa memiliki kemampuan tersebut adalah sebuah keharusan bagi seseorang yang hidup pada abad ke dua puluh satu ini.

Seperti juga bermain musik dan belajar bahasa asing, Computational Thinking melatih otak untuk terbiasa berfikir secara logis (Thinking Logically) , berfikir secara terstruktur (Thinking systematically) dan juga berfikir kedepan (Thinking Ahead) .

Bagaimanakah cara berpikir ke depan (Thinking Ahead) melalui pendekatan Computational Thinking

Ada bermacam macam tipe developer, tetapi mereka memiliki satu kesamaan: mereka semua berpikir seperti komputer. Dan mereka membuat pendekatan untuk segala sesuatu dalam hidup mereka, apakah itu masalah perangkat lunak yang menantang, ataupun “meretas” aspek-aspek lain dalam kehidupan mereka. Salah satu cara berpikir yang membuat seorang programmer menjadi sukses seperti Bill Gates, Mark Zuckerberg, Marissa Mayer, dan Jeff Bezos adalah dengan berpikir jauh kedepan. Mengembangkan pola berpikir ini menjadi elemen penting untuk menjadi seorang programmer besar. Lalu bagaimana cara untuk berpikir jauh kedepan?

  1. Putuskan apa yang ingin kalian capai

    Daripada bergosip dengan lain, orang-orang sukses cenderung untuk belajar konsep baru atau keterampilan baru. Alih-alih menonton televisi, mereka lebih memilih untuk membaca otobiografi. Daripada makan makanan cepat saji mereka lebih suka untuk pergi ke gym. Dan bukannya berpesta setiap akhir pekan mereka lebih memilih untuk melakukan amal setiap pekan. Hal ini mereka lakukan karena mereka memutuskan bekerja untuk masyarakat dan bukannya untuk diri mereka sendiri. Karena itu mereka akan selalu berusaha untuk mengembangkan inovasi mereka agar dapat berguna untuk orang banyak. Dengan memutuskan terget kita kedepannya akan lebih mudah bagi kita untuk menentukan masa depan seperti apa yang ingin kita capai.

  2. Biasakan untuk Selalu Buat Rencana

    Ketika seorang ilmuwan komputer membuat suatu program mereka akan mempertimbangkan banyak hal, seperti menentukan output yang diperlukan, menentukan tindakan-tindakan yang diperlukan untuk mencapai output, mempertimbangkan sumber daya yang dibutuhkan, mempertimbangkan harapan pengguna. Setelah mempertimbangkan hal hal tersebut meraka akan mulai memutuskan apa yang akan mereka capai. Setelah itu mereka menentukan persyaratan apa saja yang dibutuhkan dan terakhir mereka akan memperkirakan kejadian apa saja yang mungkin akan terjadi.

    Dengan terbiasa membuat rencana, akan mempermudah untuk mengantisipasi langkah langkah selanjutnya. Ambil contoh seorang pemain biliar, seorang pemain biliar yang sukses tidak akan merencanakan untuk membuat satu bola jatuh ke lubang tapi mereka juga akan merencanakan dimana bola akan berhenti untuk mekalukan shot selanjutnya.

  3. Jangan Pernah Menetap Pada Kegagalan di Masa Lalu dan Jangan Cepat Merasa Puas

    Mengutip dari perkataan Steve Jobs: “Stay hungry. Stay foolish”. Maksud dari kutipan ini adalah jangan pernah puas dengan apa yang telah kalian dapatkan. Tidak masalah jika itu adalah kemenangan atau kegagalan. Jika kalian gagal, jangan jadikan hal tersebut sebagai alasan kalian untuk menyerah. Teruskan perjuangan kalian dan tinggalkanlah kegagalan kalian. Jangan hanya terus menetap pada kegagalan kalian. Hai itu hanya akan membuat kalian terjebak pada masa lalu dan kalian akan lupa untuk mempersiapkan apa yang akan terjadi di masa depan.

    Jika kalian berhasil, kalian punya tanggung jawab besar untuk menjaga keberhasilan kalian. Orang-orang sukses tidak pernah berhenti sekalipun sudah berhasil. Setelah satu tugas selesai hal berikutnya yang mereka pikirkan adalah bagaimana cara agar dapat membuat pekerjaan bahkan lebih produktif, apa pelajaran yang dipelajari, dan bagaimana cara untuk bisa mendapatkan pertumbuhan eksponensial dalam pekerjaan.

  4. Buatlah Menyenangkan

    Jika kalian bersenang-senang dengan apa yang kalian lakukan, kalian benar-benar tidak peduli apa yang terjadi di sekitar Anda. Bayangkan seorang anak bermain ayunan di luar sana. Tidak peduli apakah ia akan jatuh, atau seseorang sedang bertengkar di sekitarnya atau bahkan jika hari itu mulai hujan, dia tidak akan berhenti bermain karena ia sedang bersenang-senang. Jika kalian merasa kurang termotivasi, berbicaralah pada diri kalian sendiri. Temukan alasan mengapa kalian melakukan hal tersebut dan buatlah menjadi hal yang menyenangkan. Kalian juga dapat mencoba seminar motivasi atau cukup berlangganan dengan salah satu saluran inspiratif di Youtube.

Sumber :
wikibooks.org
quora.com : How Do You Learn to Think Ahead


Sumber : http://people.cs.vt.edu/~kafura/CS6604/Images/CT-Logo.jpg

Computational Thinking adalah tidak berarti berpikir seperti komputer, melainkan berpikir tentang komputasi di mana sesorang dituntut untuk memformulasikan masalah dalam bentuk masalah komputasi dan menyusun solusi komputasi yang baik (dalam bentuk algoritma) atau menjelaskan mengapa tidak ditemukan solusi yang sesuai. Dalam Computational thinking dikenal 4 metode dalam penyelesaian masalah yang kompleks, yaitu :

  1. Dekomposisi:
    Yaitu kemampuan untuk memecah tugas (masalah) kompleks menjadi tugas-tugas kecil yang lebih rinci. Misalnya memecah ‘kopi susu’ berdasarkan komponen penyusunnya: kopi, gula, susu dan air panas.

  2. Pengenalan pola:
    Yaitu kemampuan untuk mengenal kesamaan atau perbedaan umum yang nantinya akan membantu dalam membuat prediksi. Misalnya mengenal pola penjualan saham.

  3. Generalisasi pola dan abstraksi:
    Kemampuan menyaring informasi yang tidak dibutuhkan dan menarik generalisasi dari informasi yang dibutuhkan sehingga seseorang dapat menggunakan informasi tersebut untuk menyelesaikan masalah yang serupa. Contohnya dalam menentukan posisi di bumi dapat digeneralisasi dengan menggunakan titik koordinat bujur dan lintang.

  4. Perancangan algoritma:
    Adalah kemampuan untuk menyusun langkah-langkah penyelesaian masalah. Contohnya merancang langkah-langkah membuat kopi susu, dimulai dari mempersiapkan air panas, cangkir, sendok serta mencampur kopi, gula dan susu, mengaduk hingga menghidangkan.

Dalam Computational thinking , kita juga dituntut untuk dapat Thinking Ahead (Berpikir kedepan) . Thinking ahead dalam konteks computational thinking berarti sebagai cara berpikir dalam merencanakan atau menerka sesuatu di masa yang akan datang melalui pendekatan computational thinking.


Sumber: https://www.heartlandfoundation.org/wp-content/uploads/2015/08/Think-Ahead-WorksR.jpg

Tidak ada orang yang bisa melihat masa depan, namun kita semua harus merencanakan dan menerkanya agar lebih siap menghadapi apa yang akan terjadi kedepannya. Rencana dan dugaan yang kita buat semuanya didasarkan pada pengetahuan dan pengalaman masa lalu kita dan dengan cara berpikir komputasi. Jika Anda tidak ingin dibutakan oleh masa depan dan ingin merasa siap untuk apa pun tantangan hidup yang mungkin akan terjadi pada Anda, maka Anda harus dapat menguasai metode Thinking Ahead melalui pendekatan Computational Thinking.

Berikut adalah langkah langkah untuk berpikir ke depan :

  1. Tentukan apa yang ingin anda rencanakan dan yang ingin anda capai.
    Masa depan adalah tempat yang besar dengan banyak sekali kemungkinan didalamnya. Ketidakpastian adalah satu kata yang dapat mendefinisakan masa depan. Maka dari itu tentukanlah apa yang ingin anda lakukan kedepannya.

  2. Dekomposisikan rencana atau hal yang ingin anda lakukan.
    Dengan mendekomposisikan rencana atau hal yang ingin anda lakukan , anda akan mengetahui poin poin penting apa saja yang harus anda persiapkan dan lakukan untuk mencapai tujuan anda.

  3. Analisi pola yang biasa terjadi
    Misal dalam permainan saham kita harus tahu bagaimana pola dari pergerakan saham itu sendiri sehingga nantinya ketika kita membeli saham kita tahu saham mana yang akan mengalami kenaikan dan penurunan berdasarkan pola yang telah kita amati. Begitu juga dengan masa depan , terkadang ada pola pola dalam hidup kita yang terjadi secara terstruktur. Maka dari itu kita harus mengenali pola pola suatu kejadian agar kita dapat mengantisipasi sesuatu hal yang kita tidak inginkan kedepannya.

  4. Abstaraksikan
    Abstraksikan dengan cara membuat situasi hipotetis yang berkaitan dengan tujuan Anda. Tanyakan pada diri Anda “bagaimana jika” untuk berbagai kemungkinan dan bayangkan kemungkinan hasil, kemungkinan peristiwa yang mungkin terjadi. Terutama, pikirkan kemungkinan konsekuensi dari berbagai tindakan yang berbeda. fokuslah pada rincian penting dan abaikanlah informasi yang tidak relevan

  5. Rancanglah algoritma untuk mencapai tujuan anda
    Buatlah langkah langkah apa saja yang harus anda lakukan dalam mencapai tujuan anda dengan mempertimbangkan dari informasi informasi yang telah anda dapatkan melalui langkah langkah sebelumnya.

  6. Menyesuaikan.
    Saat Anda melihat apa yang benar-benar terjadi, atur tindakan atau tanggapan Anda sebaik mungkin. Anda mungkin tidak memiliki kesempatan untuk mengubah arah setelah Anda memulai, namun Anda memiliki keuntungan untuk mendapatkan informasi atau hasil baru. Gunakan mereka untuk memutuskan bagaimana mengubah tindakan Anda di masa sekarang dan di masa depan.

Daftar Pustaka


Think ahead atau yang dalam bahasa indonesia berarti berpikir kedepan merupakan suatu cara kita melihat lebih jauh di masa yang akan datang dengan memperhatikan aspek aspek yang menunjang pemikiran kita tersebut. Banyak manfaat yang bisa kita raih dengan berpikir kedepan, diantaranya adalah untuk meminimalisir kesalahan kesalahan yang terjadi sehingga semua aktivitas kita bisa terpenuhi dengan lancar. Namun, tidak semua hal yang kita rencanakan pasti berhasil. Pasti akan muncul masalah masalah yang mengiringinya.

Lalu agar kita dapat berpikir kedepan diperlukanlah sebuah kebiasaan berpikir secara bertahap. Dalam hal ini saya telah menyimpulkan beberapa tips agar kita bisa berpikir kedepan, yaitu:

image
1. Buat daftar kegiatan
Rancang kegiatan yang akan dilakukan selama periode tertentu, bisa dalam satu hari atau satu minggu atau sesuai keinginan kita. Dalam membuat daftar tersebut, rancang dengan teliti dan sedetail mungkin. Dari daftar tersebut kita bisa memperkirakan sebagian masalah yang mungkin timbul sehingga kita sudah berpikir lebih maju untuk menentukan solusi jika benar terjadi masalah dalam kegiatan yang sudah kita rencanakan.

image
2. Luangkan sebagian waktu sibuk
Usahakan sempatkan waktu untuk diri anda sendiri secara rutin. Dan juga posisikan waktu tersebut dimana anda bisa berpikir secara jernih serta cari tempat senyaman mungkin. Jika kita melakukan hal ini kemungkinan besar kita dapat memikirkan sesuatu untuk beberapa waktu kedepan.

image
3. Bertindaklah sebelum kita sepenuhnya siap
Biasakan anggap bahwa kita menggunakan data yang tidak selesai atau kurang update. Lalu lengkapi data tersebut berdasarkan fakta fakta yang ada. Sehingga kita diharuskan berpikir lebih lebih jauh dari data yang kita dapatkan sebelumnya.

image
4. Hati hati dengan masalah yang tak terduga
Hal ini sangat sesuai dengan pepatah yang mengatakan “Sedia payung sebelum hujan” dimana kita harus selalu siap sedia dalam mengatasi masalah yang muncul baik yang terduga maupun yang tidak terduga. Setidaknya kita sudah meminimalisir kerugian yang terjadi jika kedua kondisi tersebut terjadi.

Sumber :
https://www.entrepreneur.com/article/217486
http://topstepconsulting.com/thinking-ahead-train-mind-see-future/